Advertisement
  1. Business
  2. Creativity

7 Ide Bisnis Untuk Membuat Uang Di Dalam Ekonomi Kreatif

by
Read Time:11 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Apakah mungkin untuk berkembang dan menjadi sukses hanya dengan berprestasi dengan idemu? Ya—paling tidak di dalam apa yang dikenal sebagai "ekonomi kreatif". Tidak hanya itu mungkin untuk pelaku kreatif berkembang di dalam sistem ini, namun sistem itu sendiri dibangun sebagai ganti dan eksekusi ide mereka.

Author Johe Howkins, yang telah menulis buku tentang ekonomi kreatif selama 15 tahun terakhir, telah mendefinisikan ekonomi kreatif sebagai ekonomi yang "berhubungan dengan ide dan uang".

Di dalam ekonomi ini, komoditi utama adalah imajinasi, kecerdikan, dan inovasi. Semakin banyak orang atau organisasi memiliki komoditi, semakin tinggi nilai yang mereka sediakan. Dibandingkan dengan ekonomi manufaktur, dimana faktor utama yang mendorong nilai adalah output, perdagangan, dan permintaan konsumen. Di dalam ekonomi kreatif, kekuatan dan keunikan ide lebih penting daripada efisiensi lini produksimu.

Berdasarkan bagaimana organisasi seperti United Nation (PBB) dan Inter-American Development Bank, berusaha untuk mendefinisikan dan mengukur ekonomi kreatif, penting untuk mengerti bagaimana cara kerjanya dan peran apa yang kita mainkan di dalamnya.

Investing in CreativityInvesting in CreativityInvesting in Creativity
Berinvestasi di dalam kreatifitasmu (grafis).

Mengapa Ekonomi Kreatif Penting?

Terlepas dari namanya, ekonomi kreatif tidak terbatas pada bidang kreatif spesifik. Selama nilai diukur dalam istilah inovasi dan ide, konsep ini berlaku. Tetap saja, industri yang cenderung untuk memproduksi itu kebanyakan mencakup seni, desain, hiburan, media, dan kebudayaan

Ada beberapa alasan mengapa ekonomi kreatif penting sekarang, bahkan untuk orang yang bukan seniman atau pelaku kreatif tradisional lainnya. Pertama-tama, teknologi web terkini membuatnya mungkin untuk orang-orang untuk secara cepat dan mudah meluncurkan dan mempromosikan ide, terlepas dari background dan pendapatan. Sebagai contoh, pelaksanaan bisnis seperti lean startup memperpendek siklus pengembangan bisnis, mengijinkan mereka untuk meluncurkan produk dan layanan secepat mungkin.

Event seperti Startup Weekend dan berbagai hackathon mendorong partisipan untuk mengirimkan produk minimal dalam hitungan hari atau jam, sembari juga membuat kondisi untuk pelaku kreatif berkolaborasi dengan yang lainnya selama periode singkat ini. Apakah idemu adalah blog sederhana atau paket software online, menguji dan meluncurkan idemu cenderung menjadi cara lebih cepat dan lebih efektif biaya saat ini dibandingkan jika terjadi sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu.

Pelajari lebih lanjut tentang pendekatan ke lean startup:

Juga, sekarang banyak pekerjaan sederhana berulang yang dapat diotomatisasi. Para ahli memperkirakan bahwa di tahun 2020, akan ada jumlah bersih sekitar 5 juta pekerjaan yang hilang di dalam pasar global. Berdasarkan laporan yang sama, skill utama yang akan  menjadi penting dan meningkat selama waktu ini adalah kemampuan kognitif seseorang, yang mencakup kreatifitas, alasan, dan fleksibilitas kognitif. Ini berarti bahwa pekerja yang mencari untuk tetap kompetitif di masa mendatang harus membawa sesuatu yang ekstra: kreatifitas mereka.

Karena kondisi ini, menjadi lebih penting bagi pekerjaan yang memiliki keahlian untuk belajar bagaimana berkompetisi di dalam ekonomi kreatif, dimana ide mereka dapat dengan segera disadari dan skill mereka tidak dapat diotomatisasi. Sementara bidang kreatif di bawah seni, desain, dan kebudayaan mudah diidentifikasi untuk berkembang di dalam ekonomi ini, kemampuan teknis juga sama krusialnya.

Apa yang berharga di dalam ekonomi kreatif adalah betapa unik dan inovatifnya idemu, daripada bentuk output kreatifmu. Dengan kata lain, seorang pematung yang tidak melakukan inovasi kerja mungkin berakhir dengan menghasilkan lebih sedikit nilai di dalam sebuah ekonomi kreatif daripada seorang programer yang membangun solusi teknologi sederhana pada sebuah permasalahan penting di dunia.

Berkembang Di Ekonomi Kreatif

Terlepas dari kumpulan skill yang kamu miliki, mungkin bagimu untuk berpartisipasi di dalam ekonomi kreatif. Ingat, bagaimana pun juga, bahwa berkompetisi di dalam ekonomi kreatif tidak untuk semua orang. Berikut ciri dan skill yang mungkin diperlukan untuk berkembang:

  • Kompetensi dan penguasaan di bidangmu. Karena nilai dan input seseorang di dalam ekonomi kreatif bergantung pada kekuatan ide mereka, untuk melakukannya dengan baik memerlukan kompetensi. Namun tidak cukup untuk mengetahui skill yang diperlukan bagimu untuk mulai menyebut diri sendiri sebagai seorang "programmer" atau "seniman" atau "startup founder"—kamu juga memerlukan visi dengan ide yang canggih dan berharga di dalam industrimu. Kamu dapat mencapai ini hanya melalui latihan sunguh-sungguh, pengalaman keras, dan dengan membentuk dan menguji ide pada perjalanannya.
  • Kemampuan entrepreneurial. Ide bagus dan kompetensi hanya sebatas itu. Tanpa kemampuan entrepreneurial yang cocok, akan sulit untuk membuat project bertahan dan menguntungkan. Kemampuan entrepreneurial bagaimana pun juga tidak hanya terbatas pada aspek finansial dari idemu. Penting juga bagi pelaku kreatif untuk mengerti marketing, sales, dan organisasi. Jika berkerja dengan sebuah tim, kemampuan manajemen juga akan bermanfaat.
  • Menjadi bagian dan komunitas yang kuat. Ada aspek sosial bagi ekonomi kreatif, apakah kamu mencari untuk meluncurkan project sipil, berkolaborasi dengan lainnya, membangun sebuah audiens, atau hanya memiliki dukungan inspirasional dan dukungan kelompok kreatif. Dalam ketiadaan komunitas, temukan atau buat sendiri. Lagipula, di dalam sebuah ekonomi kreatif yang menghargai ide dan kreatifitas, akan sulit untuk membentuk peranmu di dalam pasaran tanpa keberadaan yang lainnya.

Dengan menjadi kompeten di dalam bidangmu, dengan memiliki beberapa kemampuan entrepreneurial, dan menjadi bagian dari sebuah komunitas, kamu meningkatkan peluangmu dalam berkembang melalui kreatifitas.

How to Make Money in a Creative EconomyHow to Make Money in a Creative EconomyHow to Make Money in a Creative Economy
Apakah jalanmu untuk berkembang di dalam ekonomi kreatif? (ilustrasi)

Bagaimana Membuat Uang Di Dalam Ekonomi Kreatif

Sementara tidak ada ide spesifik atau project yang dapat kamu luncurkan, mereka adalah model bisnis yang dapat kamu gunakan untuk memulai sendiri projectmu di dalam ekonomi kreatif.

1. Mengajar Sebuah Keahlian Tertentu

Karena pelaku kreatif cenderung memiliki pengetahuan di bidangnya, mereka dapat membangun sebuah bisnis dalam mengajari banyak keahlian yang telah mereka pelajari dan lakukan berulang-ulang. Kemampuan ini dapat berapa teknis, kreatif, atau bahkan mencakup soft skill seperti negosiasi, networking, dan komunikasi. Jika kamu memiliki sebuah skill yang membutuhkan waktu lama untuk dikuasai, memiliki batasan yang besar untuk memulai, dan memiliki permintaan, kamu dapat mempertimbangkan mengajari atau melatih sebuah bagian model bisnismu.

Sebagai contoh, instruktur di Tuts+ meletakkan  baik course gratis dan berbayar mengajari skill seperti coding dan desain web.

Teach at Envato TutsTeach at Envato TutsTeach at Envato Tuts
Mengajar di Envato Tuts+.

Ada juga marketplace lainnya untuk bidang spesifik, seperti Creativebug untuk seni dan kerajinan tangan. Ada juga marketplace edukasional yang dapat kamu periksa secara online, yang memuat bervariasi pelajaran, mulai dari memasak sehat, hingga bisnis, hingga speed reading.

Namun kamu tidak perlu harus bergabung ke sebuah course marketplace untuk mulai mengajar. Kamu dapat membuat sendiri website coursemu, menjual ebook, atau membuat bootcamp pribadi dan seminar.

Satu contoh bagus sebuah guru yang menjual pada platformnya sendiri adalah desainer Nathan Barry, yang mempublikasikan ebooknya sendiri tentang desain aplikasi, dengan satu ebook menghasilkan penjualan sebesar lebih dari $100,000. Jurnalis Mridu Khullar Relph, di sisi lain, menggunakan websitenya untuk menjual baik course dan ebook yang mengajari jurnalis lainnya bagaimana menyeleraskan dan meningkatkan permainan freelance mereka.


2. Menjadi Seorang Pelaku Kreatif Yang Didukung Audiens

Ketika itu tentang usaha kreatif, kolaborasi dan komunitas memiliki peran penting untuk dimainkan—khususnya jika kamu bergantung pada sebuah komunitas spesifik untuk mendanai idemu. Ini adalah model yang digunakan pelaku kreatif yang bergantung sebagian besar pada pendanaan berbasis penggemar. Di dalam model ini, jika seseorang menyukai karyamu, mereka berkomitmen untuk memberi donasi berulang (seperti bulanan atau berdasarkan output) atau membantumu mendanai project kreatif spesifik sebagai ganti dari penghargaan penyumbang ekslusif.

Sementara banyak pelaku kreatif dapat menghasilkan dan mengelola donasi sendiri, mereka juga dapat menggunakan layanan crowdfunding seperti berikut ini:

  • Patreon digunakan oleh seniman yang berkerja di dalam media yang berbeda seperti menggambar dan melukis, podcast, fotografi, dan teater. Seniman komik Jeph Jacques, yang membuat strip "Questionable Content", membuat paling tidak $7,000 per bulan dari situs.
  • PledgeMusic mendanai musisi yang berkerja pada bermacam gense, dari hip hop hingga rock.
  • Quirky adalah crowdfunding untuk ide produk. Diantara produk terkini yang telah didanai dari situs adalah Pawcet, sebuah fountain tempat minum anjing, dan Egg Minder, sebuah tatakan telur pintar yang melacak saat telurmu mulai jelek.
  • AppsFunder adalah pendanaan untuk pengembangan aplikasi, termasuk games dan alat produktfitas.
  • Terlepas dari Kickstarter, ada banyak situs crowdfunding yang meliput project pada berbagai bidang berbeda, seperti Indiegogo dan RocketHub.

3. Membuat Skill Menjadi "Produk"

Cara lainnya untuk membuat uang di dalam ekonomi kreatif adalah dengan mengambil skill dan pengetahuan khususmu dan mengubahnya menjadi sebuah produk. Produk-produk ini seringkali dimaksudkan untuk digunakan oleh orang yang memerlukan skillmu namun tidak memilikinya. Ini dapat berapa stock grafis dan foto, template desain, atau worksheet dan cheat sheet yang menyederhanakan proses yang kompleks.

Tidak seperti layanan, yang seringkali memiliki harga yang berubah dan memerlukan banyak waktu tatap muka dengan tiap klien, produk hendaklah memiliki penetapan harga yang sederhana dan tidak terpisah untuk tiap pelanggan.

Sebuah contoh dari ini adalah pembuat yang berpartisipasi di dalam marketplace online kami Envato Market, yang menjual template website, template grafis, file video, dan banyak lagi. Pelajari bagaimana menjadi seorang author dan mulai menjual. Ada lebih dari 6 juta pengguna dalam delapan marketplace yang berpartisipasi di dalam ekonomi yang giat ini.

Envato MarketEnvato MarketEnvato Market
Envato Market.

Pelajari lebih lanjut tentang mendapatkan penghasilan dari menjual stock dan bagaimana menghasilkan produk dari layananmu:

4. Mempublikasikan Konten

Ketika itu tentang ide, satu cara untuk membuatnya bersinar adalah dengan membuat konten menarik yang mempesona audiens targetmu. Konten ini dapat menonjol sendiri untuk membantumu membentuk dirimu sendiri sebagai pemain serius di dalam ekonomi kreatif, atau itu dapat berupa penghasil pendapatan.

Sebuah contoh populer dari ini adalah situs Brain Pickings. Penulsi Maria Popova awalnya memula situs tersebut sebagai project pribadi untuk dia dan temannya, namun itu akhirnya menjadi salah satu situs paling populer di web, dan bahkan dicantumkan di dalam arsip web permanen Library of Congress.

Situs tersebut menghasilkan pendapatan melalui donasi pembaca dan komisi afiliasi dari buku yang dituliskan oleh Popova. Walaupun situs tersebut bebas iklan, banyak pembuat konten lainnya seringkali menggunakan iklan untuk membuat uang dari konten mereka.

Terlepas dari blog, pembuat konten dapat juga menghasilkan podcast, video, dan media lainnya. Mulailah dengan menghasilkan produk kontenmu sendiri,

5. Membuat Teknologi Tool Pemecah Masalah

Untuk lebih cenderung ke arah teknologi, dengan membuat penemuan atau inovasi pemecah masalah adalah cara bagus untuk membuat sebuah dampak di dalam ekonomi kreatif. Produk-produk ini seringkali merupakan output dari proses seperti "lean startup", yang memerlukan banyak feedback pengguna dan perencanaan desain, dengan tujuan merilis sebuah produk secepat mungkin.

Creative Problem SolvingCreative Problem SolvingCreative Problem Solving
Membuat alat problem solving (ilustrasi).

Inovasimu tidak harus berapa mengubah dunia—walaupun itu membantu—itu hanyalah untuk menyelesaikan masalah yang berat untuk lainnya. Jika kamu ingin itu menguntungkan, pengguna targetmu hendaklah ingin dan mampu untuk membayar atas solusimu.

Satu contoh adalah Bidsketch, yang membantu freelancer dan profesional layanan membuat proposal secara cepat. Contoh lainnya adalah Slack, sebuah aplikasi perpesanan yang telah berkembang secara populer dimana itu digunakan di dalam banyak organisasi dari Buzzfeed hingga NASA Jet Propulsion Laboratory, juga tim kami di sini di Envato.

6. Menyedakan Platform Untuk Kreatif Lainnya

Ide populer di dalam sebuah ekonomi kreatif biasanya berapa membuat sesuatu sendiri, namun itu juga penting untuk menjalin rekanan dari pelaku kreatif lainnya dan memberikan mereka sebuah platform untuk mempromosikan ide dan produk mereka. Ini dapat berupa dalam bentuk event berbayar, seperti konvensi, workshop, dan diskusi panel. Kamu dapat juga mengerjakan publikasi, promosi, dan distribusi hasil akhir karya mereka. Di dalam model ini, itu tampak seolah kamu adalah pemilik galeri atau makelar seni daripada seniman.

Contoh yang dapat dicatat termasuk Circle Conference, dimana pelaku kreatif mendatangi workshop dan diskusi panel, juga membangun network dengan lainnya. Ada juga Radiotopia, yang secara esensial adalah jaringan podcast yang mewadahi produser independen yang membuat acara berbasis cerita.

7. Investasi Di Dalam Kreatif Lainnya

Ini serupa dengan ide di atas, namun kamu memiliki lebih banyak kulit di dalam permainan dengan secara finansial menginvestasikan di dalam ide kreatif orang lainnya. Jika kamu khususnya mengerti dalam bisnis dan keuangan, kamu dapat menginvestasikan di dalam bisnis atau kreatif lainnya. Jenis peluang ini biasanya dilarang untuk hanya pada usaha kapitalis dengan banyak uang untuk diinvestasikan, namun dengan crowdfunding yang menjadi lebih umum, sekarang ada banyak pilihan untuk startup dimana investor awal memiliki hak sebagai gantinya.

Satu ketidakuntungan model ini adalah bahwa itu adalah permainan dan taruhan tinggi memerlukan pengetahuan yang mendalam dalam berinvestasi dan berbisnis. Itu bukan sebuah titik masuk ideal ke dalam ekonomi kreatif.

Bagaimana Tampak Masa Depanmu Di Dalam Sebuah Ekonomi Kreatif?

Dengan semua contoh di atas, kamu dapat mulai berpikir cara untuk menggunakan skilldan idemu terkini untuk berpartisipasi di dalam ekonomi kreatif. Kamu dapat menggunakan salah ide di atas, atau mencampurkan dua atau lebih ide bersama-sama. Hal terpenting adalah bahwa di akhir hari, idemu semakin berharga dan berguna bagi yang lainnya.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.