Advertisement
  1. Business
  2. Business Cards

7 Tips Tentang Informasi Apa Untuk Diletakkan Pada Kartu Bisnismu

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Sebuah kartu bisnis yang bagus tidak hanya merupakan sebuah alat untuk memberikan informasi kepada prospek namun sebuah kesempatan untuk menghubungkan dengan sebuah prospek baru pada tingkatan personal. Untuk alasan itu, kartu bisnis yang bagus tidak akan pernah dapat digantikan dengan alat networking digital apapun, karena peralatan digital memiliki kekurangan faktor orang.

Sebuah kartu bisnis yang bagus merupakan perpanjangan merekmu yang menjelaskan informasi yang benar tentang siapa kamu dan apa yang kamu lakukan dalam sebuah cara yang mudah diingat, ampuh, dan penuh arti.

Jadi informasi apa saja yang harus ada dalam sebuah kartu bisnis?

Berikut 7 tips kartu bisnis yang dapat kamu gunakan untuk mengubah kartu bisnismu dari sepotong kertas yang orang buang dalam tong segera setelah mereka pulang, menjadi agen penghubung ampuh yang menarik prospek ke bisnismu seperti jarum terhadap magnet.

1. Logo dan Tagline

Sebelum kamu memikirkan tentang informasi apa yang ada dalam kartu bisnismu, kamu perlu memastikan untuk mencantumkan logo dan tagline. Sebagai sebuah perpanjangan merekmu, kartu bisnis perlu menjelaskan identitas bisnismu (melalui bentuk, warna, dan kata-kata yang ditampilkan) kepada prospek.

Setiap orang yang memegang kartu bisnis di antara jarinya harus dapat mengidentifikasi merekmu dan secara langsung mengenali dimanapun mereka mungkin melihatnya di masa mendatang, entah itu dalam websitemu, portofoliomu, newsletter, atau bahkan pada toko atau studio.

2. Nama dan Jabatan Pekerjaan

Tampak jelas, bukan? Namun kamu akan terkejut banyaknya orang keliru akan hal ini. Pertama adalah nama. Jika namamu David namun memilih untuk dipanggil Dave atau bahkan Steve (untuk alasan yang ganjil), letakkan itu pada kartu, bukan nama yang pertama. Sebuah kartu bisnis tidak dimaksudkan untuk menyediakan informasi genetis namun memperkenalkanmu pada orang yang mungkin tertarik untuk berbicara denganmu. Perkenalkan dirimu sebagaimana kamu ingin dipanggil untuk menghindari perkenalan ulang yang canggung nantinya.

Bagaimana dengan jabatan? Sebagai seorang freelancer, entrepreneur, atau solopreneur kamu mungkin memakai banyak topi dalam bisnismu. Yang mana yang kamu tuliskan dalam kartu bisnismu? Gunakan yang mendeskripsikan tugas utamamu dalam bisnis—dimana tugas berarti pekerjaan yang mungkin ingin diperkerjakan oleh prospek kepadamu.

Saya tidak dapat memberitahumu seberapa banyak kartu bisnis yang saya terima pada konferensi dan acara networking yang tidak mengatakan apa yang sebenarnya dikerjakan oleh orang yang memberikan kartu itu. Sebagai gantinya, setelah nama itu menyebutkan CEO, Founder, atau President. Kamu mungkin mengira itu terdengar keren, namun itu jelas tidak membantu. Ketika saya pulang, saya tidak yakin apa pekerjaan orang itu atau mengapa saya harus menelpon. Melihat sebuah kartu dan John, Founder Video Masters, misalnya, tidak banyak memberi tahu saya. "Apakah John seorang videografer? Seorang video editor? Seorang penulis naskah? Oh, saya lupa." Tong Sampah!

Jika kamu ingin mempertahankan posisimu pada kartu bisnis, lakukan itu setelah jabatan tugas. Sebagai contoh:

Video Masters
John Smith, Videographer & Co-Founder.

3. Informasi Kontak

Informasi kontak adalah daging dari sebuah kartu bisnis. Jika kamu ingin orang menghubungimu, kamu harus memberi tahu mereka caranya. Namun info kontak mana yang harus kamu cantumkan? Kata kunci yang harus diingat adalah "langsung."

Business Card Information - Flat Design
Desain template kartu bisnis rata (tersedia di GraphicRiver).

Secara alami disampaikan dari satu tangan ke tangan lainnya (lebih disukai sambil melakukan kontak mata), kartu bisnis membuat sebuah hubungan personal antara kamu dan prospek. Kamu tidak ingin merusak koneksi itu dengan menyediakan prospek dengan sebuah email umum info@DomainName.com atau telepon jalur umum dimana mereka harus melewati sebuah menu digital dan tiga operator berbeda sebelum mencapaimu.

Di akhir spektrum, bagaimana pun juga, kamu tidak ingin terlalu personal seperti memberikan nomor telpon rumah dimana mungkin akan dijawab oleh anakmu yang berusia 5 tahun, atau email pribadi dari @gmail.com. Itu jelas tidak profesional.

Selalu berikan informasi kontak langsung sebagai profesional, lebih dari sebuah bisnis, sembari menjaga info personal tetap privat.

Apakah kamu perlu mencantumkan alamat fisik? Hanya jika kamu memiliki toko atau studio fisik yang lokasinya krusial untuk menjalankan bisnis. Jika kamu seorang fotografer, misalnya, yang memotret orang di sekitar lokasimu, kamu harus paling tidak mencantumkan daerahmua pada kartu. Jika kamu seorang copywriter, bagaimana pun juga, yang berkerja dari manapun yang ada internet, tidak ada tujuannya memberikan alamat bisnis. Itu jelas tidak relevan.

4. Website, Namun Bukan Homepage

Apa tujuan meletakkan alamat web pada kartu bisnis? Tidak sekedar menunjukkan bahwa kamu punya. Itu sesuatu yang biasa sekarang ini. Semoga, prospek yang tertarik akan terkesan dengan kartu bisnismu sehingga segera setelah mereka pulang mereka akan mengetikkan websitemu ke dalam browser untuk mencari lebih lanjut tentang kamu. Jadi mengapa tidak mengirimkan mereka ke sebuah halaman dengan tujuan itu?

Buatlah sebuah halaman dengan pesan selamat datang atau rekam sebuah video perkenalan yang singkat dan menyenangkan dimana orang mengenalmu lebih baik dan mengerti bagaimana kamu dapat membantu mereka. Letakkan penawaran spesial di situ bagi mereka, atau miliki sebuah bonus kecil yang dapat mereka download sebagai rasa terima kasih telah terhubung denganmu. Singkatnya, kirimkan prospek ke sebuah halaman yang memperdalam hubungan yang telah kamu buat dengan mereka secara pribadi sembari memberikan kartumu.

Satu tip pro terakhir: Buat URL menuju websitemu tetap singkat dan mudah diketik. Tidak ada yang akan pulang mengetik tiga baris alamat web. Buat tetap sederhana dan menarik dan kamu akan mendapatkan peluang lebih besar dalam memancing orang masuk. secara pribadi, saya akan lebih tertarik untuk memeriksa sebuah link ke "domainname.com/magic" daripada sebuah link biasa ke "domanname.com/landing-page."

5. Profil Media Sosial

Cantumkan profil media sosialmu pada kartu bisnis. Namun tidak semuanya. Saluran media sosial telah menjadi bagian tak terelakkan baik bagi bisnis tradisional maupun virtual. Jika kamu tidak berada dalam media sosial, kamu tidak hadir di mata pelangganmu. Secara harafiah.

Itu tidak berarti, bagaimana pun juga, kamu harus mencantumkan semua 5, 6, 8, atau seberapa banyak akun media sosial yang kamu punya dalam kartu bisnis. Pertama-tama, karena aturan desain sederhana dalam Tip nomor 6 yang harus diikuti. Yang kedua, kamu ingin memberikan prospek peluang untuk terhubung denganmu, tidak menggangu mereka dengan kehadiranmu. Jadilah strategis tentang daftar media sosialmu dan daftarkan hanya satu atau dua (tertinggi!) dimana prospek dapat merasakan hasil karyamu.

Business Card Social Info
Kartu bisnis pribadi yang kreatif dengan fitur sosial yang bagus. Template tersedia di GraphicRiver.

Sebagai contoh, jika kamu seorang fotografer atau videografer dengan akun Instagram yang aktif, daftarkan itu. Jika kamu seorang desainer grafis dengan banyak pengaruh pada Behance, kirimkan orang ke sana. Jika kamu seorang penulis atau blogger atau hanya memiliki kehadiran tekstual yang kuat dan mengikuti channel seperti medium, promosikan itu. Buat daftar profil terkuatmu, bukan hanya tiap profil sosialmu.

6. Area Putih

Ya, area putih begitu penting sehingga memiliki tip sendiri dalam daftar ini. Berapa sering kamu diberikan kartu bisnis yang begitu kebanyakan informasi sehingga membuatmu pusing hanya dengan melihatnya? Ingat, tujuan kartu bisnis tidak untuk mempersulit prospek tapi untuk mengundang mereka agar terhubung denganmu. Dan timbunan tidak mengundang siapapun.

Area putih tidak harus berwarna "putih" tentu saja. Itu hanya berarti harus ada area kosong pada kartumu agar informasi di dalamnya (dan prospek yang melihatnya) bernafas lega. Periksa desain kartu bisnis minimalis menakjubkan berikut yang mengandung semua informasi yang diperlukan tanpa tumpukan yang tidak penting.

7. Kreatifitas

Tip final berikut adalah pamungkas dari desain kartu bisnis. Semua tip di atas masuk pada kategori nasihat praktis untuk hasil terbaik. Namun, bahkan jika kamu mengikutinya hingga ke hurufnya, namun membentuknya ke dalam penyajian yang umum dan membosankan (yang telah kita lihat ribuan kali), tidak ada yang akan menghubungimu dalam waktu dekat. Tidak peduli seberapa banyak kartu yang kamu berikan.

Kamu perlu menjadi kreatif dengan penyajian dalam sebuah cara yang mengekspresikan dirimu!

Tunjukkan ke orang-orang apa yang kamu lakukan melalui desain kartumu daripada hanya dengan memberitahu mereka melalui jabatan pekerjaanmu. Jika kamu berada dalam industri musik, misalnya, kamu dapat menggunakan sebuah kartu bisnis yang didesain seperti sebuah turntable digital atau template piano klasik tergantung pada bagaimana kamu memproduksi musik.

Jika kamu seorang fotografer, kamu mungkin memilih sebuah desain kartu kamera modern, atau melakukan sesuatu dengan desain yang lebih klasik (namun tetap kreatif), jika itu mengekspresikan merekmu dengan lebih baik, seperti kartu bisnis fotografer ini.

Photographer Creative Business Card
Kartu bisnis kreatif untuk fotografer (template tersedia di GraphicRiver).

Buat mereka tertawa, tertarik, dan biarkan mereka mengisi kekosongan. Jadilah kreatif. Dan jika kamu tidak bisa memikirkan ide bagus untuk desain kartumu sendiri, jangan khawatir. Kamu dapat selalu mendapatkan desainer kartu bisnis untuk membantu membuat sesuatu yang unik dan pribadi. Temukan seorang dengan desain yang kamu suka dan hubungi mereka untuk sesuatu yang baru dalam bisnis dan industrimu.

Apapun yang kamu putuskan untuk lakukan, dan demi sesuatu yang bagus dalam bisnis, jangan terlalu datar! Berikan orang alasan yang bagus untuk menghubungimu—bahkan jika hanya untuk mengatakan "saya begitu menyukai kartu bisnismu sehingga saya harus menghubungimu!" Kamu dapat selalu memperdalam hubungan dari situ.

Sekarang setelah kamu memiliki semua informasi yang kamu perlukan untuk dicantumkan dalam kartu bisnis, jenis kartu seperti apa yang akan kamu buat? Melihat desain kartu bisnis yang menarik menakjubkan yang kamu sangat sukai? Beritahu kami dalam komentar!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.