Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Color Psychology

Psikologi Warna: Apa yang Warna Katakan Tentang Anda

by
Read Time:4 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Ada alasan Anda melihat sekumpulan kecil perempuan memakai pakain bisnis merah di kerumunan ketika Anda menyaksikan State of the Union di televisi. Merah adalah warna kekuatan, dan mereka adalah para perempuan yang kuat!

Warna-warna yang Anda pilih untuk dipakai dan membranding diri Anda sendiri berbicara banyak tentang diri Anda—sebagai individu atau sebagai suatu bisnis.

Saya punya beberapa stel pakaian bisnis. Yang mutlak saya favoritkan adalah jingga limau yang cantik dan brokat merah  muda yang hot dengan kerah mandarin. Pakaian yang hot. Yang tampil beda di kerumunan. Dan tidak konservatif. Kapanpun saya pakai, banyak sekali pujian. Aku bangeeet!

Tapi saya tidak sedang ingin berbaur dengan siapapun di sekitar saya. Itu bukan modus saya. Saya seorang penulis freelance, editor, dan pengusaha. Saya suka bersenang-senang dengan warna. Saya tahu warna apa yang terlihat bagus untuk saya dan saya memakainya sesering mungkin. Apakah itu berarti saya secara tidak normal punya banyak koleksi pakaian hijau cerah? Ya, benar.

Saya sangat menikmati ketika membaca artikel di Inc.com ini tentang sadar warna. Memakai warna yang menyolok dan berani mungkin bukan ide yang hebat bagi orang yang mendapat penghasilan dari mengelola uang orang lain. Anda tidak ingin penasihat keuangan Anda tampak nyentrik dan nyleneh. Anda ingin orang yang menampilkan dirinya secara halus, atau bahkan konservatif. Itulah mengapa warna hitam, abu-abu, dan kuning kecoklatan adalah warna yang klasik dan populer.

Tapi bagaimana jika Anda sedang membuat kampanye pemasaran dari nol, atau mendesain situs web baru? Anda ingin desainer Anda tampak seperti apa? Saya kira kata "membosankan" tidak secara instan terpikirkan. Inilah mengapa para profesional kreatif harus tampil sadar warna, baik itu apa yang mereka pakai di tubuh mereka atau warna yang mereka gunakan di situs web yang didesainnya.

Lihatlah sekilas kamar kecil Anda dan website Anda  atau materi pemasaran Anda dan perhatikan warna apa yang paling prevalen. Mari kita lihat apa yang mungkin dikatakan warna-warna itu tentang diri Anda, berdasarkan psikologi warna.

Merah

Ingin orang bersemangat dan menarik perhatian orang ke diri Anda? Pakai warna merah. Itulah warna energi dan simbol kehidupan. Merah membangkitkan kekuatan, kekuasaan, dan menciptakan dampak visual. Ada alasan lampu lalu lintas untuk berhenti dan rambu berhenti berwarna merah—warna itu menarik perhatian kita. Karena merupakan warna yang kuat, merah juga bisa menampilkan agresi, jadi berhati-hatilah.

Merah Muda

Ada alasan mengapa sel penjara beberapa penjahat paling berbahaya dicat warna merah muda—terbukti warna ini menenangkan agresivitas Warna ini dianggap tenang, hangat, dan penuh cinta. Merah muda juga dianggap melemahkan kejantanan, meskipun saya tahu beberapa lelaki yang secara positif trlihat tampan dalam warna ini. Tidak seperti merah, warna merah muda menenangkan, bukannya menstimulasi.

Kuning

Kunig adalah warna kebahagiaan, cahaya matahari, tawa, dan optimisme. Itulah mengapa rumah kantor saya dicat dengan warna bayangan kuning yang ceria. Warna ini juga punya kekuatan untuk mengeluarkan kreativitas, tetapi bisa terkesan mengalahkan jika digunakan terlalu banyak. Corak kuning yang tepat bisa mengangkat semangat dan membangkitkan keramahtamahan. Corak yang salah bisa menjadikan Anda juling.

Jingga

Ingin membangkitkan suasana seperti pesta? Gunakan jingga. Warna ini diasosiasikan dengan waktu-waktu bergembira, kehangatan, dan ambisi. Sama sekali tidak ada unsur menenangkan dari warna ini, jadi jika Anda mencari pernyataan yang berani (dan Anda muak dengan warna merah) pikirkan warna jingga. Warna ini mudah dilihat dan susah dilewatkan—itulah mengapa para pemburu menyukai nyala warna jingga.

Ungu

Ungu adalah warna kebangsawanan dan diasosiasikan dengan kekayaan, kesejahteraan, kebijaksanaan, dan kecanggihan. Ingin menyampaikan tentang kualitas terbaik? Cobalah menggunakan ungu. Corak ini bisa membangkitkan kontemplasi atau meditasi, dan juga kesadaran spiritual. Tapi hindari menggunakannya terlalu banyak—kecuali Anda ingin menarik cewek-cewek ABG.

Biru

Secara keseluruhan biru adalah warna yang menenangkan, tenteram, dan sejumlah corak bisa menimbulkan sensasi rasa dingin. Didapati bahwa orang telah lebih produktif ketika bekerja di ruangan berwarna biru karena mereka tenang dan terfokus. Warna biru diasosiasikan dengan kecerdasan, kepercayaan, efisiensi, dan ketulusan. Tidak mengherankan inilah warna paling favorit kebanyakan orang.

Hijau

Warna uang dan alam—dua hal yang sangat penting. Hijau adalah warna menenangka lain yang juga dihubungkan dengan sifat murah hati dan damai. Hijau terletak di pisat spektrum warna dan dianggap sebagai warna keseimbangan dan pemulihan.

Hitam

Ini adalah warna otoritas, kekuasaan, kecanggihan, dan kekuatan. Warna yang suram ini juga menyampaikan kecerdasan—itulah mengapa kebanyakan pakaian wisuda berwarna hitam. Tergantung di mana Anda tinggal, hitam juga dihubungkan dengan duka cita. Ini adalah warna serius yang bisa berlebihan jika dipakai dari kepala hingga kaki—Anda tak ingin terlihat terserap ke dalam warna. Secara literal hitam adalah semua warna disatukan. Warna ini menutupi, menyingkapkan, dan menyampaikan.

Abu-Abu

Ingin tampak sepenuhnya netral? Gunakan abu-abu. Warna yang menekan, abu-abu memancarkan kekurangpercayaan diri, kurang berenergi dan depresi. Saya kira tidak mengejutkan kebanyakan switer lengan panjang saya berwarna abu-abu—saya selalu merasa menyerah ketika memakainya...

Kredit foto: Sebagian hak cipta oleh xilius.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.