Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Resumes

Bagaimana Membuat Resume Anda Tampil Beda Sebagai yang Terbaik

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Seorang perekrut menerima 250 resume lamaran untuk tiap lowongan pekerjaan. Setelah membaca ratusan surat lamaran, saya tidak akan terkejut apabila semua resume tampak sama bagi mereka.

Bagaimana Anda bisa memastikan resume Anda tampil beda dari sekian banyak yang mereka terima? Artikel ini akan menunjukkan caranya bagi Anda.

How do you make your resume stand out as the bestHow do you make your resume stand out as the bestHow do you make your resume stand out as the best
Bagaimana Anda membuat resume Anda tampil menonjol sebagai yang terbaik? (sumber grafis)

Sebelum menggali lebih jauh ke cara-cara hebat untuk membuat resume Anda tampak menonjol dengan cepat, mula-mula pertimbangkan untuk menggunakan templat resume profesional yang tampil beda. Kami memiliki ratusan desain hebat yang siap untuk diubahsuai untuk pengalaman dan kebutuhan kerja Anda.

Sekarang mari mempertimbangkan tips resume dahsyat untuk menjadikan lebih baik konten, penulisan, dan desain resume Anda agar tampil menonjol sebagai pelamar terbaik dan mendapatkan pekerjaan yang Anda bidik:

10 Cara untuk Membuat Resume Anda Tampil Menonjol Dengan Konten Hebat

1. Buka Dengan Kuat untuk Menonjol Dengan Cepat

20 kata pertama resume Anda adalah hal kritis karena secara kasar itu setara dengan apa yang bisa orang baca dalam enam sampai tujuh detik—rata-rata waktu yang dihabiskan perekrut untuk membaca resume Anda.

Email dan detail kontak yang ada di bagian atas adalah pengecualian karena perekrut tidak akan repot-repot melihatnya kecuali mereka sudah memeriksa lamaran Anda.

Dengan 20 kata, itu hanya cukup untuk satu atau dua poin pertama di ringkasan profesional Anda. Gunakan poin-poin tersebut untuk mengikhtisarkan keahlian dan perkembangan karir Anda.

Sebagai contoh:

"Pengembang Serba Bisa dengan 15 tahun pengalaman terpadu dalam pengembangan iOS, web, dan Internet of Things (IoT)."

Itu adalah satu poin dengan satu nama pekerjaan, masa kerja, dan daftar keahlian-keahlian kunci dalam 18 kata saja.

2. Tambahkan Proyek-Proyek Sampingan ke Resume Anda

Proyek-proyek sampingan menunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang giat dan menggunakan waktu senggang untuk belajar berbagai keahlian baru dalam rangka meningkatkan kualitas kerja Anda.

Proyek-proyek sampingan termasuk kerja-kerja freelancer dan relawan yang terkait dengan pekerjaan Anda sangat baik dalam meningkatkan kredensial Anda. Tetapi Anda juga bisa menyebutkan proyek-proyek yang tidak secara langsung terkait dengan pekerjaan utama Anda. Sebagai contoh, bekerja sebagai manajer properti paruh waktu membangun keahllian administratif dan layanan pelanggan, dua perangkat keahlian yang bisa ditransfer ke banyak industri.

Proyek-proyek sampingan bisa disebutkan bersama pekerjaan utama Anda untuk menunjukkan perkembangan di dalam dan di luar kantor. Tetapi jika Anda punya banyak proyek atau serentak, sebaiknya disebutkan dalam bagian terpisah untuk tidak membuat perekrut kebingungan akan kronologi Anda.

3. Daya Ungkit Kegagalan Dalam Resume Anda

Kisah kegagalan adalah hal terakhir yang perekrut ingin lihat dalam suatu resume. Lamaran Anda dijamin tampil beda jika Anda membagikan salah satu momen ketidaksempurnaan Anda.

Tetapi Anda harus berhati-hati dalam melakukan ini. Kegagalan itu sendiri hanya umpan untuk mendapatkan perhatian. Yang mengikutinya lebih penting. Baik mereka mendapat kesan buruk dan berhenti membaca resume Anda, atau mereka lanjut membaca.

Bagikan cerita pendek proyek atau tugas yang gagal dengan salah satu pemberi kerja Anda sebelumnya. Lalu tekankan apa yang Anda lakukan untuk mengoreksinya, berapa lama yang dibutuhkan untuk memperbaikinya, dan hasilnya. Jangan berlebihan menggunakan strategi ini dengan membagikan satu kegagalan tiap titel pekerjaan dalam riwayat kerja Anda.

Alasan lain hal ini berhasil adalah karena perekrut akan berpikir Anda kemungkinan tidak akan melakukan kesalahan yang sama, dan membuang sumber daya perusahaan dalam prosesnya.

4. Ubahsuai Resume Anda untuk Pekerjaan yang Anda Inginkan

Sekitar 36% pemberi kerja mengabaikan aplikasi yang resumenya tidak disusun untuk posisi yang diiklankan.

Berita baiknya adalah Anda tidak perlu mengubah keseluruhan resume untuk tiap pekerjaan yang Anda lamar. Berikut adalah beberapa hal untuk membuat resume Anda tampak terpersonalisasi.

  • Format cetak tebal keahlian khusus dan kata-kata kunci lainnya yang disebutkan dalam lowongan kerja.
  • Salin jargon mereka dari lowongan kerja yang Anda lamar. Sebagai contoh mereka menulis Photoshop atau Photoshop CS6? Customer service representative atau customer champion?
  • Hapus riwayat pekerjaan dan keahlian yang tidak berhubungan dari resume Anda.

5. Tambahkan Konteks ke Nama Pekerjaan Resume Anda

Tidak ada nama pekerjaan yang sudah jelas dengan sendirinya, tetapi itulah cara berpikir para kandidat ketika berurusa dengan lamaran kerjanya. Nama pekerjaan seperti "penulis konten", "manajer pemasaran", dan bahkan yang lebih spesifik seperti "Pengembang iOS" tidaklah jelas dengan sendirinya, terutama bagi perekrut yang mungkin tidak memiliki latar belakang pengetahuan tentang apa yang Anda lakukan.

Sebagai contoh kita menggunakan "Manajer Pemasaran". Istilah ini kabur, dan kecuali pembaca menelusuri tiap baris riwayat profesional Anda, mereka tidak akan tahu hal-hal vital berikut:

  • Industri tempat Anda bekerja: perjalanan, asuransi, produk-produk SaaS. Semuanya membuat perbedaan besar.
  • Jenis pemasaran yang Anda lakukan: pemasaran digital atau media tradisional
  • Jenis media yang Anda akrab dengannya: cetak, audio, digital
  • Platform yang Anda gunakan untuk bekerja: radio, Facebook, Google, majalah, TV
  • Jenis klien yang Anda bekerja dengan mereka: pemilik usaha kecil, B2B, CEO

Resume Anda akan tampil menonjol jika nama pekerjaan Anda juga menonjol. Dan salah satu cara yang pasti adalah dengan menjadi spesifik. Dalam contoh di atas, alih-alih menuliskan "Manajer Pemasaran", pelamar bisa menggunakan "Manajer Pemasaran Online untuk Asuransi Jiwa dan Investasi."

Ini tidak berarti bahwa Anda harus mengisi riwayat pekerjaan Anda dengan berbagai tanggung jawab khususnya. Melainkan nilai penting memasukkan hal-hal spesifik dalam pekerjaan Anda, temukan cara untuk secara efektif mengikatnya dalam sebuah pencapaian. Berbagai keahlian dan tugas lainnya yang Anda tidak memiliki pencapaian penting di situ masih bisa disebutkan di bagian keahlian resume Anda.

6. Tampilkan Keterampilan Lunak Dalam Resume Anda

Para pemberi kerja menghargai keterampilan lunak lebih dari yang Anda sangka. Meskipun pasar kerja lebih baik saat ini dan lebih ramah pada yang baru lulus, banyak pemberi kerja yang merasa mereka masih kurang dalam hal keahlian yang dibutuhkan untuk berhasil dalam dunia kerja.

Berikut adalah beberapa keterampilan yang masih kurang pada pelamar, menurut survey Career Builder terhadap 2.186 manajer perekrutan dan profesional bidang SDM.

  • Pemecahan masalah: 48%
  • Kepemimpinan: 42%
  • Kerjasama tim: 39%
  • Komunikasi tertulis dan verbal: 37%
  • Pemikiran kreatif: 35%

Demonstrasikan keahlian-keahlian ini dalam resume Anda. Jika Anda tidak yakin bagaimana menuliskan keahlian kepemimpinan dan pemecahan masalah Anda, bacalah bagian panduan ini tentang menuliskan keterampilan lunak dalam resume Anda.

Jaclyn Westlake dari The Job Hop menyarankan:

"Menambahkan mutiara tersembunyi untuk menampilkan kepribadian Anda dan cerahkan hari perekrut Anda. Ini bisa dilakukan dengan memasukkan poin jenaka seperti, 'Mencegah partisipan tertidur dengan membawa humor ke dalam rapat yang membosankan.'"

8. Bermainlah ke Kebiasaan Sosial Perekrut

Career Builder menyurvei lebih dari 2000 manajer perekrutan dan menemukan bahwa 60% di antara mereka menggunakan media sosial untuk menyaring kandidat. Jika Anda bekerja di bidang-bidang berikut, profil media sosial Anda lebih dimungkinkan untuk ditelusuri:

  • IT: 76%
  • Penjualan: 65%
  • Layanan keuangan: 61%

Mengatur profil Anda ke 'friends only' atau privat tidaklah menguntungkan bagi Anda. Dua dari lima pemberi kerja yang disurvei mengatakan bahwa mereka tidak akan mewawancarai kandidat yang tidak bisa mereka saring secara online.

Sekarang Anda tahu tentang hal ini, jadi Anda bisa memanfaatkannya.

Tambahkan tautan ke LinkedIn dan profil media sosial lainnya yang relevan di resume Anda. Jika Anda adalah kontributor untuk blog dalam suatu industri, sebutkan halaman profil penulis Anda supaya perekrut bisa membaca artikel-artikel yang Anda tulis. Apa saja yang menambahkan kredibilitas ke kehadiran online Anda akan bernilai untuk dimasukkan.

9. Dapatkan Jalur Dalam Seorang Perekrut

Jangkau di jaringan Anda atau kirimkan email pada perekrut yang Anda tahu untuk mendapatkan wawancara informasional. Lalu ajukan pertanyaan pada mereka tentang perusahaan dan posisi yang mereka coba isi.

Jika tidak ada waktu atau Anda tidak punya kontak dalam perusahaan target Anda, cari secara online. Baca rilis pers terbaru, situs web perusahaan, dan ulasan karyawan untuk memahami budaya perusahaan dan kebutuhan talentanya.

Informasi yang Anda ungkapkan dalam riset ini bisa membantu Anda mengubahsuai resume Anda sesuai kebutuhan perusahaan.

10. Kurasi Sampel Pekerjaan untuk Resume Anda

Karena mayoritas resume dikirimkan dan dibaca secara online, Anda bisa memasukkan tautan untuk menunjukkan sampel kerja Anda dalam resume, daripada membuat perekrut mengecek website terpisah yang berisi portofolio Anda.

Sebagai contoh, Anda bisa menautkan sampel desain, aplikasi, atau artikel yang Anda tulis secara langsung di bagian riwayat pekerjaan resume Anda. Jika Anda bekerja di bidang penjualan, Anda juga bisa membuat tautan ke kutipan presentasi penjualan Anda. Ini adalah cara yang terukur untuk menunjukkan keahlian Anda di resume agar tampil beda.

Sampel Pekerjaan yang Dimasukkan ke Resume Anda

  • Harus berhubungan dengan bidang perusahaan, basis klien, atau produk.
  • Tidak bertentangan dengan sudut pandang atau citra perusahaan
  • Merepresentasikan kerja yang Anda diekspektasikan untuk melakukannya

Bagaimana Membuat Resume Anda Tampil Beda Melalui Penulisan yang Kuat

Mari kita lihat cara menulis resume yang tampil beda dengan beberapa tips bermanfaat, mulai memilih kata-kata kuat yang terbaik, hingga menggunakan tenses kata kerja yang benar, dan sebagainya.

1. Gunakan Kata-Kata Kuat Utama (Kata-Kata Kuat Hebat vs Hambar)

Anda sudah tahu bahwa kata-kata kuat menekankan keahlian dan pencapaian yang sudah Anda sebutkan di resume. Tetapi ada banyak kata kuat di luar sana yang sulit dipilih. Sejumlah kata-kata kuat tidak cukup untuk meningkatkan kualifikasi Anda, tetapi kata-kata lain terlalu fantastis dan mungkin tidak terdengar normal dalam konteks resume.

Pertimbangkan perbandingan-perbandingan berikut:

Hambar

Mengesankan

Puitis

Meningkatkan

Menaikkan, Melonjakkan, Mendorong

Memekarkan, Mengakumulasi

Mengajar

Melatih, Memberi Instruksi, Mengarahkan

Mengindoktrinasi, Mencerahkan

Meneliti

Mengeksplorasi, Menginvestigasi, Menganalisis

Memeriksa, Mencermati, Menjajaki

Jika memang diperlukan, gunakan kamus untuk menemukan kata-kata kuat yang hebat untuk membuat resume Anda tampil beda, tetapi berhati-hatilah pada kata-kata yang dipilih. Pastikan pilihan kata Anda tidak membuat Anda seakan-akan membuat resumenya berlebihan.

2. Jelaskan Pencapaian, Bukan Hanya Dalam Angka

Memasukkan angka dan persentase bukanlah satu-satunya cara untuk membuat pencapaian Anda bisa dipercaya.

"Mensupervisi tim yang terdiri dari 5 pengembang" tidak akan banyak menjelaskan, Anda harus menambahkan konteks. Sebutkan jenis proyek yang Anda kerjakan atau platform yang digunakan.

Menuliskan informasi tentang departemen tim Anda, proyek, produk atau layanan, para klien, dan target juga membantu dalam membangun gambar yang lengkap terhadap pencapaian Anda.

Contoh-Contoh Pencapaian yang Menonjol

  • Dinobatkan Sebagai Penjual Terbaik perangkat lunak faktur XYZ selama 4 bulan berturut-turut.
  • Mengembangkan aplikasi perjalanan iOS ABS 3 bulan sebelum tenggat waktu.
  • Menciptakan program pelatihan penjualan B2B untuk para pemasar farmasi

3. Gunakan Tenses Kata Kerja Resume yang Benar

Jangan menulis dengan kata kerja present tense untuk pekerjaan Anda sebelumnya, dan jangan menulis dengan kata kerja past-tense untuk pekerjaan Anda saat ini. Ini sangat jelas tetapi banyak kandidat yang lupa mengecek konsistensi tenses verb dalam resume mereka.

Kalau beruntung, beberapa manajer perekrutan tidak akan mendapatinya. Tetapi Anda tidak bisa menuliskan 'cermat terhadap perincian' sebagai salah satu keterampilan lunak Anda lalu terjebak dalam tenses kata kerja yang tidak sesuai dalam resume Anda. Tidak ada cara memperbaikinya.

9 Tips Pemformatan dan Desain untuk Membuat Resume Anda Tampil Menonjol

Mari melihat cara membuat resume Anda tampil beda dengan pemformatan yang benar dan pilihan desain kreatif yang tepat.

1. Sorot Seperti Penulis Iklan

Resume Anda adalah iklan diri Anda sendiri. Maka Anda mesti memikirkannya seperti seorang copywriter yang akan menulis suatu salinan iklan.

Buka dengan kuat (lihat Tips 1 di awal artikel ini) lalu gunakan bagian atas yang tersisa dari resume Anda untuk pencapaian-pencapaian penting Anda.

Gunakan format tebal untuk menyorot pencapaian signifikan dan kata-kata kunci. Tujuannya adalah untuk menekankan kata-kata kritis yang segera memberitahu pemberi kerja tentang apa yang mereka ingin tahu tentang diri Anda. Anda akan menginginkan poin-poin kunci Anda tampil menonjol di resume bahkan jika mereka hanya melihatnya sekilas.

2. Gunakan Fon yang Berbeda dan Tidak Nyeleneh

Gunakan fon yang berbeda tetapi tetap formal dan dapat dibaca. Times New Roman dan Arial terlalu umum hari-hari ini, jadi cobalah fon non kursif seperti Calibri, Cambria, Helvetica, dan Verdana.

Fon Garamond dan Lucida sans terlihat berkelas tetapi tidak terlalu akrab seperti Times Roman, jadi mungkin akan membuat resume Anda terlihat berbeda dan lebih modern.

3. Berhenti Bermain-Main Dengan Margin Resume Anda

Resume satu halaman dengan margin sangat tipis akan sulit untuk dibaca, dan terkadang informasinya tidak bisa diinterpretasikan dengan tepat oleh suatu sistem pelacak pelamar (applicant tracking system, ATS).

Jangan mengorbankan pandangan mata Anda, atau mata perekrut untuk memeras resume Anda jadi satu halaman saja. Gunakan margin yang benar dan jangan takut menggunakan dua halaman jika Anda harus melakukannya. Ada cara-cara untuk menulis resume yang ringkas tanpa mengorbankan keterbacaan dokumen Anda.

4. Jelaskan Apa Itu dalam Suatu URL

Menambahkan tautan ke portofolio online tidak menjamin perekrut akan mengkliknya.

Anda harus memotivasi mereka untuk melakukannya. Tambahkan deskripsi singkat apa yang mereka bisa ekspektasikan untuk dilihat di portofolio Anda.

Sebagai Contoh

behance.net/graphicdesigner1: Koleksi karya desain grafis dan ilustrasi saya yang digunakan untuk branding dan kampanye produk.

5. Pertimbangkan Gerakan Mata (Alur)

Anda bisa menjadi kreatif ketika mendesain resume Anda, tetapi tata letak yang dihasilkan harus mudah diikuti dan tidak penuh sesak.

Orang membaca dari kiri ke kanan, jadi hal itu harus menjadi panduan utama Anda dalam memosisikan aspek-aspek terpenting resume Anda. Gunakan warna, kolom, dan kepala teks untuk secara strategis memandu gerakan mata pembaca.

Dan juga, mulailah dengan templat resume profesional yang sudah jelas tampil beda dan Anda akan mendapatkan hasil yang lebih baik dengan lebih cepat.

6. Berpikirlah di Luar Kotak (Untuk Industri Anda)

"Baru saja merekrut untuk posisi pemasaran, kami telah menerima sejumlah resume yang sungguh menarik perhatian yang kandidatnya tidak sekedar meyebutkan pengalaman dan keahliannya. Mereka secara visual menampilkan keahliannya.

Ini menjadikan perekrutan jauh lebih menyenangkan dari sekedar menelusuri tumpukan dokumen hitam putih," ujar Sarah Dowzell, COO dan pendiri Natural HR.

Sedikit kreativitas bisa berdampak sangat panjang dalam membuat resume Anda tampil beda. Dalam industri kreatif seperti film, video, desain, dan pemrograman, mengirimkan resume yang di luar kotak akan memberi Anda manfaat besar dibandingkan pelamar yang menggunakan resume tradisional. Templat Clean Resume memiliki kombinasi modern desain minimalis dan elemen-elemen kreatif yang menonjol dan bisa digunakan untuk melamar pekerjaan ke beragam industri:

Clean Resume templates that stand out with minimal creative designClean Resume templates that stand out with minimal creative designClean Resume templates that stand out with minimal creative design
Templat Clean Resume yang tampak menonjok dengan desain kreatif minimalis.

Cek templat resume dengan desain kreatif dan halus ini untuk mendapat lebih banyak opsi yang membantu Anda tampil beda dengan desain yang hebat:

Catatan: Beberapa industri tidak mengapresiasi resume yang kreatif dan di luar kotak, jadi gunakan penilaian terbaik Anda ketika menggunakan salah satu dari ini untuk pekerjaan yang Anda inginkan. Meskipun dalam konteks yang tepat resume bisa menjadi pembeda untuk mendapatkan pekerjaan.

5 Tips Pengiriman untuk Membuat Resume Anda Tampil Beda

Ya, cara Anda mengirimkan resume juga bisa membuatnya terlihat menonjol. Caranya adalah sebagai berikut:

1. Perhatikan Baik-Baik Instruksinya

Apakah format yang diminta MS Word atau PDF? Apakah diminta sebagai lampiran atau termasuk dalam badan email? Apakah nama Anda harus digunakan sebagai nama file dokumen? Semua hal yang terlihat kecil ini penting.

Praktek yang umum untuk pemberi kerja adalah menyaring pelamar yang tidak mengikuti instruksi dengan benar. Baca keseluruhan iklan lowongan kerja dari atas hingga bawah untuk memastikan bahwa Anda tidak melewatkan instruksi-instruksi kritis apapun.

2. Kirim Resume Anda pada Hari Senin

Suatu penelitian pada Bright.com mengungkap bahwa pelamar yang mengirim resume mereka pada hari Senin lebih mungkin untuk diwawancarai. Lamaran yang dikirim hari Sabtu hasilnya paling buruk, hanya 14% pelamar saja yang lanjut ke wawancara.

3. Meminta Orang Lain yang Mengirimnya

Resume Anda mengatakan bahwa Anda hebat, tetapi akan lebih hebat lagi jika orang lain yang menyatakannya.

Orang yang direferensikan dipekerjakan 55% lebih cepat daripada mereka yang datang dari situs pekerjaan online.

Itulah insentif lain dalam meningkatkan keterampilan pembangunan jaringan Anda: Jangkau teman-teman online dan offline, atau bicaralah ke pusat karir universitas Anda untuk menemukan orang yang akan mereferensikan Anda.

5. Gunakan Nama Penerima

Suatu survei dari Career Builder menyingkapkan bahwa 84% pelamar tidak berupaya melakukan riset tentang nama manajer rekrutmen. Anda pasti akan tampil menonjol jika menggunakan nama yang benar untuk lamaran pekerjaan Anda.

Selain itu, menuliskan "To Whom It May Concern" atau "Dear Hiring Manager" adalah salah satu cara untuk membuktikan Anda tidak mempersonalisasi aplikasi Anda.

Membutuhkan lebih banyak ide untuk membuat resume Anda tampil beda? Cek ini di panduan Envato Tuts+:

Jangan Lupa Tindak Lanjutnya

Para perekrut berkutat di antara sekian resume untuk beberapa posisi yang mereka coba isi. Bahkan jika resume Anda cukup mengesankan, masih ada peluang mereka tidak melihatnya. Itulah mengapa Anda membutuhkan tindak lanjut.

Kirim email singkat tindak lanjut dua hingga tiga hari setelah Anda kirimkan email lamarannya. Ulangi ketertarikan Anda pada pekerjaannya dan tanyakan apakah perekrut telah membaca lamaran Anda. Pelajari lebih lanjut tentang cara menulis email tindak lanjut setelah wawancara:

Jangan ragu untuk menindaklanjuti. Email yang sopan dan tepat pada waktunya adalah salah satu cara paling mudah untuk membuat resume Anda tampil beda.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.