Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Social Media
Business

Bagaimana Menemukan Suara Ideal Media Sosial Anda

by
Length:MediumLanguages:
This post is part of a series called Get Started: Social Media Guide for Small Business.
How to Optimize Your Social Media Profiles
14 Helpful Social Media Management Tools for a Better Workflow

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Menentukan panduan untuk strategi media sosial Anda dan mengoptimalkan profil sosial Anda adalah langkah pertama menuju kehadiran online yang utuh dan berdampak. Untuk mencapai audiens Anda dan mejadi lebih diingat, Anda harus tampil beda.

Dengan aksi yang tepat, Anda bisa dengan cepat menunjukkan keistimewaan Anda dalam kompetisi, dengan memasuki aset terdahsyat Anda: merek.

Apabila Anda menginjeksikan merek Anda ke aktivitas online, Anda akan memberikan kepada pengguna rasa tentang bagaimana bekerja dengan Anda dan bagaimana Anda memperlakukan para pelanggan atau klien Anda. Mereka bisa dengan cepat menentukan bagaimana masalah mereka pada khususnya atau situasi yang akan ditangani, berdasarkan itu mereka akan membuat keputusan apakah akan bekerja sama dengan usaha kecil Anda.

Menerjemahkan brand Anda ke media sosial bisa jadi terlihat sulit akibat kurangnya interaksi tatap muka. Tetapi kabar baiknya adalah Anda bisa melakukan transisi dengan jauh lebih mudah apabila dengan menggunakan aset terbesar merek anda: brand voice.

Social Media Voice for Your Small Business
Temukkan kekuatan suara media sosial Anda. (sumber grafis)

Di bagian dari Panduan Media Sosial untuk Usaha Kecil ini, kami mencakup tentang bagaimana mengidentifikasi brand voice Anda dan memanfaatkannya di media sosial untuk menarik audiens target Anda.

Bagaimana Menemukan Suara Media Sosial Ideal Anda

Ide dibalik suara media sosial merek dikembalikan ke audiens target Anda. Anda harus memiliki gambaran yang sangat jelas tentang siapa yang Anda ingin layani untuk bisa menjangkau mereka. Suatu merek yang membidik untuk menarik para remaja akan menggunakan suara yang berbeda dengan yang mencoba menarik perhatian ibu rumah tangga, bukan?

Memahami profil demografi audiens Anda akan sangat membantu karena apapun yang Anda lakukan terkait pemasaran tidak bisa tidak harus dimulai dengan audiens yang menjadi target Anda. Inilah mengapa pakar pemasaran dan branding merekomendasikan untuk membuat persona fiktif dengan semua karakteristik, sifat, dan juga usia, pendidikan, penghasilan, ketertarikan. Persona fiktif ini juga dikenal sebagai persona pembeli. Kapan saja Anda membuat materi promosi, Anda harus mengingat-ingat orang seperti ini dan merangkai pesan Anda berdasarkan hal itu.

Pelajari lebih banyak tentang memahami pelanggan Anda dan buatlah persona pembeli pertama Anda:

Begitu Anda mengetahui siapa yang akan Anda buat tertarik, saatnya mempertimbangkan beberapa konsep kunci.

1. Kepribadian Merek (Brand Personality)

Cara termudah untuk menentukan brand personality Anda dalah dengan memikirkannya seakan-akan orang sungguhan. Dengan mencamkan hal itu baik-baik coba jawab beberapa pertanyaan berikut:

  • Jika brand Anda adalah seorang manusia, seperti apa manusia itu? - Berpikirlah dalam konteks kata sifat di sini: bersahabat, suka bermain, menginspirasi, memberdayakan, menyenangkan, nyentrik, culun...
  • Jika brand Anda adalah seorang manusia, bagaimana mereka akan beraksi jika bertemu dengan pelanggan ideal Anda?  - Apakah merek Anda lebih seperti sahabat atau seorang mentor?
  • Terakhir, jika brand Anda seorang manusia, mereka TIDAK akan seperti apa? - Kembali gunakan kata sifat di sini untuk menentukan istilah-istilah yang Anda tidak ingin itu diasosiasikan dengan brand Anda.

Kepribadian brand Anda tidak sama dengan avatar pelanggan ideal sehingga penting untuk tidak mencampuradukkan keduanya. Camkan dalam pikiran juga tentang budaya perusahaan Anda. Apakah nilai-nilai inti Anda? Apa yang menggerakkan Anda? Apa yang memotivasi Anda untuk memulai bisnis Anda?

Kepribadian brand Anda akan diterjemahkan menjadi suara brand, yang akhirnya akan memandu Anda dalam menciptakan konten untuk media sosial dan dalam semua interaksi dengan audiens Anda.

2. Nada (Tone)

Begitu Anda selesai menentukan kepribadian brand Anda, Anda harus mendefinisikan nadanya. Meskipun suara Anda akan selalu sama, nada adalah yang menambahkan cita rasa spesial ketika Anda berinteraksi dengan pelanggan. Nada sangat tergantung pada situasi kekinian dan kanal tempat terjadinya komunikasi. Nada suara Anda membantu untuk membangun kredibilitas.

Sebagai contoh, kepribadian brand Anda mungkin senang ermain, menyenangkan, dan ramah, maka suara media sosial Anda harus merefleksikan hal tersebut di semua interaksi. Meskipun demikian, ada beberapa situasi yang membutuhkan nada yang lebih serius dan tidak ada masalah menggunakannya. Bahkan jika brand Anda sangat tergantung pada keriangan bermain, hindari bercanda dengan pelanggan yang jelas-jelas marah atau tertekan. Lakukan yang terbaik untuk mempertahankan sikap positif dan bersahabat, tapi tunjukkan bahwa Anda telah mendengar frustasi mereka dan sedang bekerja untuk menyelesaikannya.

Contoh yang hebat dari brand yang bersahabat dan ceria sekaligus mengakui pentingnya keseriusan adalah MailChimp. Keseluruhan Panduan Suara dan Nada mereka menunjukkan berbagai penggunaan suara dan nada di semua kehadiran onlinenya. Lihatlah screenshot di bawah ini untuk melihat bagaimana mereka menangani situasi yang serius:

Mailchimp Voice and Tone Guide Example
Contoh Mailchimp dari panduan Suara dan Nada mereka.

Belajar lebih banyak tentang mengembangkan suara dan nada merek usaha kecil Anda:

3. Bahasa

Mungkin Anda sudah membaca online bahwa Anda ingin membangun hubungan dengan seseorang, Anda harus menggunakan bahasa mereka. Meskipun pernyataan itu benar, kebanyakan panduan tidak memberitahu Anda bagaimana sebenarnya cara mengetahui bahasa audiens Anda.

Cara terbaik untuk menjadi akrab dengan jenis bahasa yang digunakan audiens Anda adalah dengan mengobservasi mereka secara online. Mungkin kedengarannya menyeramkan, tapi tidak demikian. Tidak berarti Anda harus secara obsesif menguntit profil online mereka. Artinya Anda harus menemukan di mana para audiens anda suka menghabiskan waktu mereka online dan lakukan yang terbaik untuk menghabiskan beberapa jam dalam satu pekan di kanal yang sama.

Katakan saja, misalnya, audiens target Anda utamanya terdiri dari para pengguna Facebook. Anda juga bisa bergabung di beberapa grup yang mereka ada di situ dan mencatat cara mereka mengekspresikan frustrasi dan masalah-masalahnya. Perhatikan bahasa yang mereka gunakan. Observasi kata-kata mereka, terutama kata-kata sifat.

Pertimbangkan untuk membuat catatan di Google Doc atau Evernote yang merekam kata-kata sifat tersebut. Anda tidak harus mengingat-ingat semua kalimat mereka, tetapi catat frase-frase paling umum yang mereka gunakan.

Lalu pertimbangkan bagaimana Anda menggunakan kata-kata itu di suara Anda dalam kampanye media sosial Anda. Hal yang penting di sini adalah jangan menyalin kata-kata mereka sama persis tapi tunjukkan bahwa Anda memahami masalah, kekhawatiran, dan frustrasi mereka. Buat mereka merasa bahwa mereka bisa terhubung dengan Anda dan saksikan mereka berubah menjadi fans yang loyal pada brand Anda.

4. Tujuan Merek Anda

Potongan terakhir teka-tekinya adalah tujuan merek Anda. Apa yang Anda ingin coba raih? Apakah Anda ingin mengedukasi audiens Anda atau menginspirasi mereka agar melakukan sesuatu? Apakah Anda ingin menyenangkan mereka agar mereka merasa terdorong untuk mengunjungi website Anda dan membeli dari Anda? Bagaimana Anda bisa membantu mereka menyelesaikan permasalahan khususnya? Tujuan merek Anda akan membantu Anda mengoptimalkan suara media sosial Anda dan tipe konten yang Anda bagikan dengan audiens target Anda. Itulah titik sentuh yang memandu aksi Anda sebagai suatu usaha kecil.

Sejumlah cuitan dari State Farm berikut adalah contoh yang hebat merek yang peduli untuk mempertahankan kepribadiannya bahkan ketika mereka membagikan konten yang sedang tren. Perhatikan bahwa penggunaan tagar branded yang akan lebih jauh memperkuat pesan brand mereka:

State Farm Hashtag examples
State Farm menggunakan tagar dan pesan branded bahkan ketika mereka melakukan kurasi konten.

Bagaimana Anda mendefinisikan tujuan dan nilai-nilai brand Anda? Pelajari lebih lanjut tentang membangun nilai-nilai merek usaha kecil Anda:

Bagaimana Menggunakan Media Sosial untuk Terhubung Dengan Audiens Anda

Sekarang Anda mengetahui prinsip-prinsip utama brand voice, saatnya untuk melakukan aksi dengan menerapkannya dalam strategi media sosial Anda.

1. Buat Suatu Panduan Gaya

Jika Anda punya karyawan yang menangani media sosial dan pemasaran Anda secara umum, buat panduan gaya untuk brand voice Anda. Bagikan dengan semua orang yang terlibat dalam penulisan brand Anda atau bicara atas nama brand Anda. Termasuk para guru pemasaaran Anda, para penulis konten, editor, agen layanan pelanggan, termasuk juga karyawan yang berhadapan dengan publik.

Panduan ini bisa sesederhana satu halaman Google Document dengan daftar kata sifat yang menunjukkan brand voice Anda. Anda juga bisa menjadi lebih spesifik dan memberikan contoh pesan-pesan untuk dibagikan di berbagai media sosial atau bagaimana merespon berbagai permintaan pelanggan.

Ambil satu kata sifat dan ubah menjadi tagar branded yang bisa Anda lekatkan ke cuitan atau foto Instagram Anda. Pastikan Anda memasukkan sejumlah contoh tentang apa yang harus dilakukan atau tidak dilakukan, dengan menggunakan kata-kata yang harus dihindari dari langkah di atas.

2. Manfaatkan Suara Media Sosial Anda

Begitu Anda selesai membuat panduan gaya untuk suara Anda, tiba saatnya memanfaatkannya di media sosial untuk terhubung dengan audiens Anda. Jenis konten yang Anda bagikan sekali lagi tergantung pada audiens target Anda.

Jika Anda ingin menarik para remaja atau orang dewasa muda, jadikan pembaruan media sosial Anda pendek dan optimis. Pertimbangkan membuat atau menggunakan meme untuk menghibur atau mengedukasi mereka. Video juga bisa cukup efektif karena mudah dikonsumsi, terutama dalam perjalanan.

Jika Anda ingin memberdayakan dan menginspirasi perempuan muda, tambahkan kombinnasi gambar atau kutipan yang inspiratif dan memotivasi dengan kandungan pesan personal.

Lihatlah bagaimana Peg Fitzpatrick menggunakan kutipan dengan interpretasi pribadi untuk berinteraksi dengan audiens targetnya.

Engaging Message Example
Pembaruan yang dipersonalisasi melangkah lebih jauh daripada yang generik.

Pertanyaan adalah contoh lain pembaruan status yang bisa dirancang dengan sempurna untuk  menyesuaikan dengan brand voice Anda dan melibatkan audiens target Anda.

Suatu merek yang melakukan ini dengan baik adalah DiGiorno Pizza. Umpan Twitter mereka sedikit bernada ironi, tetapi mereka menawarkan variasi konten yang bagus, yang menyampaikan nilai-nilai mereka, dan mereka mampu menerjemahkannya dengan baik ke pertanyaan-pertanyaan untuk melibatkan para pelanggan mereka:

Engaged Question on Social Media Example
DiGiorno tahu pertanyaan yang tepat agar bisa melibatkan audiens targetnya.

3. Camkan Dalam Pikiran Tips-Tips Esensial untuk Hasil Terbaik Berikut Ini

Berikut adalah beberapa hal terakhir untuk diingat ketika mengembangkan suara sosial Anda:

Jujurlah dan Tunjukkan Sisi Kemanusiaan Anda

Tidak banyak perusahaan dan usaha kecil yang bersedia jujur dan transparan. Sebagian mungkin khawatir bahwa terlalu banyak transparansi akan membuat mereka rentan, tetapi kebenarannya adalah bahwa orang akan terhubung sangat baik dengan orang, bukan merek. Buka diri Anda dan jangan hanya berbagi tentang keberhasilan Anda, tetapi juga kesalahan Anda. Ini akan menunjukkan bahwa ada orang sungguhan di balik merek Anda.

Lebih jauh lagi, jenis pemasaran ini bisa membantu Anda tampil beda dari semua orang yang menampilkan citra sempurna bagi brand mereka. Ini juga menunjukkan bahwa Anda cukup percaya diri untuk mengakui bahwa Anda bermasalah. Selain itu, jika Anda berjalan jauh untuk menunjukkan bahwa Anda mampu menanganinya, pelanggan Anda akan semakin terhubung dengan Anda.

Fokus Pada Persona Brand Anda

Jika Anda mengubah mindset Anda dan mulai berkomunikasi seolah brand Anda adalah manusia, Anda punya kesempatan yang hebat untuk mendapat kemanfaatan. Sebutkan nama pengikut Anda, berterimakasihlah kepada mereka karena telah terlibat, dan berikan pengakuan pada mereka satu per satu. Hanya karena usaha Anda memiliki lebih dari satu karyawan tidak berarti Anda harus terdengar generik. Anda juga bisa lebih jauh dengan membuat maskot untuk berinteraksi dengan audiens Anda.

Tetaplah Otentik dan Konsisten

Suara dan nada Anda harus tetap otentik dan konsisten apapun yang terjadi. Jika sesuatu kelihatannya tidak benar, atau Anda kesulitan membayangkan diri Anda melakukan itu, jangan katakan sama sekali. Hindari menyuarakan keterpaksaan dan jangan coba-coba memasukkan humor ke dalam merek Anda jika itu bukan bagian panduan gaya Anda, hanya karena merek kompetitor Anda melakukannya.

Menganalisis suara dan nada Anda jauh lebih sulit daripada menganalisis kinerja cuitan terbaru Anda karena itu bisa diukur dengan cara yang langsung ke tujuan. Namun jika pendekatan Anda beresonansi dengan audiens Anda, Anda akan melihat banyak yang membagikan dan adanya umpan balik keterlibatan dari mereka.

Akan butuh waktu untuk melihat hasilnya, jadi hindari mengubah suara Anda karena Anda tidak langsung melihat keterlibatan. Satu-satunya hal yang akan diperoleh adalah membuat bingung audiens target Anda dan membuat mereka berkurang kepercayaan terhadap keseluruhan brand Anda.

Jika Anda tidak berdiri di belakang brand Anda, lalu bagaimana Anda berharap mereka mempercayai produk-produk yang Anda jual?

Suara Media Sosial Anda Dimulai Dengan Konsistensi

Suara media sosial Anda bukanlah sesuatu yang stagnan. Konsistensi dan autentisitas adalah kuncinya, tetapi pahami bahwa segala sesuatu berubah seiring waktu. Hal yang sama akan terjadi dengan suara media sosial Anda karena tanpa dapat dihindari brand Anda akan berubah setelh beberapa tahun.

Jika kehadiran media sosial Anda masih baru, luangkan waktu untuk menyempurnakan panduan Anda. Jika Anda telah terlibat secara sosial selama beberapa waktu tetapi Anda tidak melihat adanya konsistensi dalam pesan-pesan Anda, sekaranglah saat yang tepat untuk memperhalus suara.

Ambil satu langkah dalam satu waktu dan rencanakan prosesnya. Dengan tips-tips yang dibahas di sini, Anda akan bergerak di arah yang benar.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.