Cyber Monday Sale Save up to 40% off unlimited courses, tutorials and creative assets. Cyber Monday Sale! Save Now
Advertisement
  1. Business
  2. Proposals

Panduan Freelancer untuk Menulis Proposal

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Ratnawati (you can also view the original English article)

Menulis proposal merupakan suatu bentuk seni: Anda butuh untuk merancang konsep sebuah projek, dengan segala keuntungan yang membuat klien Anda langsung segera menulis cek, seperti negatifnya, seperti label harga besar.

Ini perlu dokumen persuasif, tapi ini juga perlu sejelas profesional.

Tetapkan Formalitas Proposal Anda

Tidak setiap projek membutuhkan proposal. Kenyataannya, banyak freelancer tidak menulis proposal yang formal dalam hidup mereka. Sebuah ringkasan cepat atau surat permintaan mungkin sudah lebir dari cukup untuk membuat projek.  Tetapi jika gol Anda untuk membuat projek besar, sangat penting untuk menguasai ketrampilan penulisan proposal—sangat jarang Anda bisa menjelaskan biaya besar di dalam ratusan kata atau kurang.  Sebaliknya, ketika Anda memiliki bagian yang bergerak, Anda harus bisa menjelaskan apa mereka, kenapa klien Anda butuh salah satunya dan label harga.

Jika Anda tidak ingin keseluruhan proposal untuk memenangkan pada klien Anda, ini terkadang tidak sepadan dengan usaha menulisnya. Akan tetapi, jika Anda ingin melatih ketrampilan menulis proposal Anda, ada baiknya untuk di-dalam penawaran yang biasa Anda tawarkan kepada klien.  Saya tidak menyarankan untuk melakukan pada satu artikel atau logo, tetapi untuk sesuatu yang sedikit lebih besar, pertimbangkan untuk mengambil kesempatan melatih ketrampilan Anda.

Persingkat Proses

Ada beberapa bagian pada proposal yang hampir sama, apakah Anda menulis proposal untuk klien besar yang pernah Anda berikan atau untuk projek kecil. Jadi kenapa menulis ulang pada bagian sama setiap kali Anda ingin membuat proposal baru?

Anda bisa membuat template untuk bisnis Anda, memberikan Anda untuk bisa menggunakan pekerjaan yang sudah dilakukan. Daniel Waldman, Evolve Communications, tidak menggunakan template resmi tetapi dia mendapatkan keuntungan dari menggunakan kembali pekerjaannya:

Semenjak memulai bisnis saya, saya telah menulis sekitar seratus proposal. Plus, pekerjaan sebelumnya, saya telah banyak menulis, banyak proposal.  Setiap waktu, saya telah mengembangkan beberapa kumpulan bahasa untuk pelayanan dan item lainnya yang dipakai lagi dan lagi. ini bukan template per se, tetapi lebih seperti beberapa frase stAndar yang saya kembangkan untuk setiap proposal.

Ini tidak terlalu penting untuk membuat template lengkap yang Anda ikuti setiap tulisannya ketika menulis sebuah proposal baru, tetapi pastikan bahwa Anda tidak butuh untuk mengulang kembali setiap kali Anda memulai membuat proposal baru. Anda bisa mendapatkan keuntungan dari menggunakan ulang pekerjaan Anda jika Anda hanya butuh untuk mencetaknya kembali untuk membuka proposal lainnya, jadi Anda bisa potong, salin dan menyesuaikan bahasa.

Ada tambahan bonus ketika mengikuti template stAndar atau mengatur untuk setiap proposal yang Anda tulis. Sangat mengejutkan begitu mudahnya Anda melupakan bagian yang biasa Anda masukkan ketika Anda terburu-buru untuk mengambil tawaran yang berada di depan pintu.  Dengan mengikuti daftar stAndar bagian untuk memasukkan ke dalam proposal, Anda membuatnya terlihat susah untuk melewati apapun.

Di sana ada beberapa bagian yang tidak harus ada pada setiap proposal (kecuali, mungkin, harga), karena perbedaan disetiap projek. Tetapi Anda bisa membangun jenis template projek yang biasa Anda pakai.

Mengerti Klien Anda

Rahasia untuk membuat proposal luar biasa—seperti yang didefinisikan ketika Anda menerima pembayaran—adalah untuk mengerti apa yang sebenarnya klien cari. Seperti penjelasan Waldman,

Proposal yang bagus adalah proposal yang menang! Artinya adalah proposal yang bagus adalah proposal yang a) menunjukkan keahlianmu b) menunjukkan bisnis pribadi dan c) menunjukkan ilmu Anda pada klien.  Pukul ketiganya, dan Anda pantas untuk disewa.

Lakukan beberapa penelitian serius kepada klien yang proposal Anda tulis. Ini bukan hal yang tidak biasa seorang freelance untuk bertemu dengan calon klien sebelum membuat proposal, tapi mungkin Anda ingin selangkah lebih maju.  Lakukan penelitian kepada saingan klien, industri dan masalah spesifik lainnya yang dapat membantu Anda mengatasi proposal Anda.

Klien pada umumnya akan mendatangi Anda dengan masalah spesifik yang ingin mereka perbaiki. Pada level dasar kebanyakan, sebuah proposal adalah untuk menyarankan bagaimana memperbaiki suatu masalah.  Tetapi bukan berarti Anda hanya memegang permasalahan yang klien katakan. Melakukan penelitian lebih akan memberi tahu Anda langkah lain yang akan menguntungkan klien dan membuat Anda tetap teguh dengan saingan Anda.

Mengusulkan Satu Pilihan

Hampir selalu lebih baik untuk mengusulkan satu usulan spesifik kepada klien Anda, mungkin dengan beberapa pilihan yang bisa mereka pilih. Mengikuti pendekatanan ini berarti Anda tidak ingin membebani calon klien Anda dengan terlalu banyak pilihan.  “Cobalah untuk tidak menawarkan ‘menu cina’ harga” sebagaimana penjelasan Waldman. “Dalam pengalaman saya, ketika berhadapan dengan banyak pilihan, klien tidak akan memilih salah satunya. Akan tetapi, ada beberapa klien yang hanya ingin ini.”

Anda selalu bisa menawari pilihan lain kepada klien nantinya, tapi iini akan sulit untuk langsung memilih. Jika Anda menjaga proposal Anda tetap sederhana, prospek Anda lebih cenderung untuk membaca keseluruhan dokumen.  Anda juga ingin membuatnya mudah dimengerti. Jangan gunakan kata-kata indah atau jargon yang mungkin pembaca tidak kenal dengannya.

Selalu gunakan bahasa sederhana—meskipun Anda seorang penulis dan Anda ingin pamer.  Ini sangat penting untuk sejelas mungkin tentang apa yang ingin Anda tawarkan khususnya untuk dilakukan kepada klien. Kesalahapahaman dapat memaksa Anda memakan biaya, sebagaimana Waldman dapati:

Buatlah dengan jelas apa yang akan Anda lakukan. Saya sering terjebak dengan bahasa samar-samar di masa lalu, dan akhirnya diminta untuk melakukan layanan yang tidak terpikirkan oleh saya (saya juga tidak dibayar untuk itu).

Demikian pula, Anda ingin membuat harga menjadi mudah dimengerti. Klien terkadang sering membolak-balik dokumen, melihat akhir tulisan, sebelum membaca keseluruhan dokumen.  Tawarkan penjelasan yang jelas tentang harga, dengan jumlah akhir dalam huruf tebal di dekat bagian depan proposal Anda. Jika klien tidak menemukan tentang harga, dia tidak akan repot untuk menelusuri keseluruhan proposal, meskipun harga itu ada di sekitar situ.

Lakukan apapun untuk memastikan calon klien Anda memahami proposal Anda. Waldman menyarankan:

Tergantung dengan bisnis Anda dan bagaimana rumitnya proses calon klien Anda, tujuannya adalah untuk bertemu melalui proposal.  Saya mendapati ini merupakan langkah penting, sebagaimana mungkin akan ada pertanyaan yang akan diajukan. Plus, percakapan muka-ke-muka selalu membantu memperkuat hubungan Anda dengan calon klien.

Pertemuan muka-ke-muka mungkin terdengar seperti kerja tambahan, jika Anda yang menjadi klien, ini layak dilakukan.

Edit Sebanyak Mungkin yang Anda Bisa—Lalu Sekali Lagi

Meskipun hanya satu kesalahan penulisan bisa membuat calon klien Anda dan membuat mereka semakin tidak tertarik untuk bekerja dengan Anda. Koreksi tulisan Anda sebanyak mungkin sebelum Anda mengirimkannya.  Kita sudah bekerja pada proposal atau projek sampai larut di pagi hari, mengirimkan salinan secepat mungkin setelah kami selesai dan mendapati banyak kesalahan di esok harinya. Itu sangat jelek untuk bisnis.

Ini mungkin akan membangunkan seseorang, tetapi ini selalu ide bagus untuk mempunyai orang lain untuk memeriksa proposal Anda. Otak kita bisa bermain dengan kita, membuatnya sulit untuk menemukan tempat kesalahan, terutama ketika kita sudah membaca dokumen tertentu beberapa kali.

Seseorang yang baru datang ke proposal, kendati, akan sangat mudah mendapati kesalahan kita, meskipun dia buka seorang profesional. Jika Anda bisa membuat seorang profesional untuk melihat proposala, sangat lebih baik—bertukar beberapa pekerjaan untuk proposal bagus mungkin menjadi yang paling bagus Anda kirim.

Selalu Mengasah Ketrampilan Proposal Anda

Anda selalu bisa menjadi lebih baik dalam menulis proposal. Di sana pasti ada masa belajar yang membuat Anda harus tetap maju sebagaimana bisnis freelance Anda berkembang.

Pastikan untuk memperbarui template Anda atau mengumpulkan frase-frase sebagaimana kerja Anda berkembang. Waldman menunjukkan :

Saya bekerja pada perusahaan bio yang sama selama 2 tahun, sampai seseorang rekan menunjukkan ke saya bahwa fokus bisnis saya berubah. Itu adalah hal yang jelas untuk diperbarui, tetapi dengan berbagai alasan, saya tidak pernah benar-benar mempertimbangkan untuk memperbarui bagian itu.

Ini juga sangat bermanfaat untuk menguji pendekatan berbeda pada proposal Anda. Ini sangat sulit untuk mengumpulkan data untuk melihat tren ketika Anda hanya mengirimkan proposal seperti yang mereka minta, tapi ini bermanfaat untuk mengumpulkan apa yang Anda bisa dan menganalisanya.

Photo credit: Some rights reserved by adamradosavljevic.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.