Advertisement
  1. Business
  2. App Training

Keuntungan Keynote

by
Read Time:10 minsLanguages:
This post is part of a series called How to Use Apple Keynote (Ultimate Tutorial Guide).
How to Quickly Change Keynote Custom Themes (In 60 Seconds)
Keynote for Apple Mac: 15+ Top Presentation Tips & Tricks for 2019

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Ketika berbicara tentang membuat presentasi, hanya ada dua pilihan serius di pasaran saat ini: PowerPoint dari Microsoft dan Keynote dari Apple. Ya, ada beberapa pilihan lainnya yang sedang menanjak seperti Google Docs, namun hampir dapat diharapkan bahwa kamu akan menggunakan di antara dua tadi ketika membuat sebuah presentasi.

Dan lagi, walaupun PowerPoint merupakan aplikasi yang paling sering digunakan untuk membuat presentasi—namanya bahkan merupakan sinonim dari presentasi—masih jauh dari sebagai aplikasi terbaik untuk membuat presentasi. Kita telah melihat cara untuk membuat presentasi paling mendasar hanya dengan teks dan gambar dalam aplikasi apapun, dan aplikasi web yang membuatnya mudah untuk menyusun sebuah presentasi tidak seperti yang lain. Namun ketika itu tentang presentasi tradisional, tidak ada yang seperti Keynote. Itu lebih sederhana, lebih mudah digunakan, dan lebih kompatibel dengan sistem lain dibandingkan PowerPoint.

Mari kita lihat hal-hal dimana Keynote mengalahkan PowerPoint, dan mengapa kamu harusnya berpindah ke Keynote di saat berikutnya kamu perlu membuat presentasi tradisional.

Presentasimu, Dimana Saja

Sekarang ini, banyak yang mengganti komputer mereka dengan iPhone atau iPad. Mencoba mengakses, mengedit, atau melakukan slideshow presentasi PowerPoint dari perangkat iOS bukan merupakan tugas yang sederhana. Batasan aplikasi Office pada iPhone hanya membolehkanmu melakukan preview PowerPoint, dan aplikasi alternatif seringkali merusak presentasimu. Dengan Keynote, di sisi lain, kamu akan memiliki sebuah cara penuh fitur untuk membuat, mengedit, dan menyajikan presentasi dari manapun.

Cukup download aplikasi Keynote dari App Store—gratis, nyatanya, jika kamu memiliki sebuah perangkat baru—dan kamu siap melanjutkan! Nyatanya, jika kamu menyimpan file Keynote pada Mac ke iCloud, kamu bahkan dapat mengakses, memodifikasi, atau menyajikan Keynote tersebut dari iOS. Cukup buka Keynote for iOS, dan semua presentasimu akan berada di sana secara otomatis pada perangkatmu segera setelah sinkronisasi.

Fitur mayoritas Keynote sama persis dengan setiap versi aplikasi ini, sehingga kamu dapat membuat presentasimu pada Mac, mengeditnya kemudian pada iPad, dan semuanya akan tetap sama. Kamu tentu saja perlu memastikan untuk menggunakan icon default, sehingga mereka dapat digunakan pada iPad, namun selain itu, tidak ada yang benar-benar harus dikhawatirkan karena Keynote for iPad juga begitu lengkap fiturnya.

Yang terbaik adalah, semua perubahan yang kamu buat pada presentasi secara otomatis disinkronkan via iCloud pada Mac dan iCloud.com, dimana kamu dapat melihat dan mengedit presentasimu dengan fitur yang sama secara online. Aplikasi web Keynote barangkali yang paling mengejutkan dari trio aplikasi ini, karena itu memiliki setiap fitur yang dapat kamu harapkan dari sebuah aplikasi desktop, langsung di dalam apa web.

Sehingga, jika kamu ingin membuat sebuah presentasi dan menyimpannya pada satu  perangkat,PowerPoint akan tetap berkerja dengan baik. Namun jika kamu ingin ketepatan yang sempurna antar Mac, iPad, dan bahkan PC atau Chromebook, Keynote adalah aplikasi yang tepat untukmu.

Presentasi Dapat Menjadi Lebih Dari Itu

Katakanlah kamu baru saja memberikan sebuah presentasi yang bagus pada sebuah kelompok sejawat dan mereka menyukai itu. Salah satu pertanyaan tindak lanjut yang cenderung kamu terima adalah "Dimana kami dapat menemukan ini secara online?"

Nah, salah satu kelebihan Keynote lainnya adalah kemampuannya untuk secara cepat mengekspor presentasi ke HTML, yang secara esensial mengubah presentasimu ke dalam sebuah website secara otomatis. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Buka presentasimu.
  2. Klik menu File, kemudian pilih submenu ExportTo, dan pilih HTML.
  3. Pilih lokasi pada hard drive Mac untuk menyimpan file.
  4. Setelah menyimpannya, upload ke server web favoritmu. Saya cukup menaruhnya ke dalam folder public dalam akun Dropbox saya, yang tampaknya merupakan cara termudah untuk membagikan presentasi.
  5. Kirimkan tautan file index.html yang telah dibuat ke siapaun yang menginginkannya, atau cukup bagikan tautan itu secara online. Berikut presentasi saya, sebagai contoh.

Jika kamu mengklik pada tautan di atas, kamu akan menyadari bahwa presentasi berjalan bagus di dalam browsermu, dan bahkan animasi dapat ditangani. Cukup keren, bukan?

Keynote juga tentu saja membolehkanmu mengekspor presentasimu dalam format PowerPoint untuk dibagikan dengan lainnya yang barangkali menggunakan PC, namun itu juga mencakup beberapa pilihan export yang lebih menarik, termasuk PDF (sebuah cara yang bagus untuk menjadikan presentasi sebuah buku) dan QuickTime (untuk menjadikan presentasimu sebuah film, atau cukup simpan itu sebuah slideshow yang dapat kamu klik melalui satu slide sekali waktu dalam komputer manapun yang menjalankan QuickTime). Bandingkan itu dengan pilihan export default PowerPoint, dan kamu akan menyadari secara cepat bahwa Keynote membolehkanmu melakukan lebih jauh dengan presentasimu.

Itu Sangat, Sangat Sederhana.

Ambil waktu sejenak dan pelajari benar-benar kedua gambar ini:

Itu seharusnya tampak jelas dari gambar tersebut, namun saya tetap akan mengatakannya: Keynote jauh lebih ramah pengguna. Lihat saja jumlah pilihan yang berlimpah dalam PowerPoint. Ada lebih dari 40 hal yang dapat diklik pengguna, dibandingkan dengan sekitar 15 saja dalam Keynote. Keynote memiliki fitur yang hampir sama persis seperti PowerPoint—dengan tenaga ekstra di baliknya, seperti yang baru saja kita lihat—namun itu mengaturnya agar fitur-fitur tersebut tidak kelihatan melimpah.

Mari bandingkan jumlah klik yang diperlukan untuk memasukkan sebuah chart ke dalam presentasi, baik dalam Keynote dan PowerPoint.

Pertama-tama, di dalam Keynote:

  1. Klik icon Chart pada bagian atas jendela.
  2. Pilih jenis chart yang ingin kamu masukkan.
  3. Chart akan ditambahkan pada slide, dan kamu dapat menambahkan data chart dari tampilan sederhana di dalam Keynote.

Berikut adalah gambar tampilan penggunaan yang akan kamu gunakan untuk memodifikasi data dan tampilan chart. Itu memiliki banyak pilihan untuk membuat semuanya tampak bagus, tanpa merasa terlalu berlimpah.

Sekarang, di dalam PowerPoint:

  1. Klik tab Charts dari menu tab bagian atas.
  2. Klik icon Column Charts.
  3. Pilih jenis chart kolom yang ingin kamu masukkan.
  4. Microsoft Excel akan membuka, dimana kamu dapat memasukkan data untuk chart. Ya, kamu membacanya dengan benar: kamu harus menjalankan Excel untuk memasukkan data ke dalam chart yang ingin kamu masukkkan ke dalam PowerPoint.

Berikut dua gambar berbeda dari dua program yang berbeda yang harus kamu gunakan untuk memodifikasi data dan tampilan chart di dalam PowerPoint:

Sekarang, hanya dari kedua gambar tersebut, aplikasi mana yang lebih baik kamu gunakan?

Barangkali ada keuntungan memiliki aplikasi spreadsheet dengan fitur lengkap untuk mengedit chart, namun itu berlebihan bagi kebanyakan chart. Belum lagi, perasaan umum PowerPoint itu. Itu tumbuh semakin membengkak, dan akan memperlambatmu dengan membuat tugas sederhana jauh lebih rumit daripada seharusnya. Keynote, khususnya dalam versi terbarunya, terasa hampir terlalu tipis, namun tampilannya yang bersih membantumu fokus pada apa yang benar-benar penting: presentasimu.

Kesimpulan

Mari ambil waktu sejenak untuk memeriksa papan skor:

  • Ketika bicara tentang kemampuan akses, Keynote menang. Kamu dapat menggunakannya pada Mac, iPhone, iPad, atau cukup pada komputer apapun dengan sebuah browser web berkat iCloud.
  • Ketika bicara tentang kecocokan antar platform, Keynote menang. Mengekspor sebuah presentasi sebagai HTML membuat berbagi dalam cara apapun yang kamu inginkan menjadi begitu sederhana, dan pilihan export lainnya hanya membuat PowerPoint tampak jauh lebih ketinggalan.
  • Dan terakhir, ketika berbicara tentang kemudahan pemakaian, Keynote jelas-jelas menang.

Semua alasan ini adalah mengapa Keynote jelas menjadi pemenang ketika berbicara tentang software presentasi pada Mac atau iPad—atau bahkan pada PC jika kamu memiliki akun iCloud. Itu lebih sederhana, berkerja lebih baik, dan membantumu fokus pada membuat presentasi yang bagus.

Namun pada akhirnya, membuat sebuah presentasi yang hebat adalah yang terpenting. Jadi, jika kamu berpegand pada PowerPoint, jangan lupa untuk memeriksa tutorial PowerPoint 101 kami yang baru yang akan membantumu mengerti PowerPoint dan tetap dapat membuat presentasi yang bagus dengan itu, bahkan jika itu lebih membingungkan.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.