Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Writing

Bagaimana Cara Menjadi Penulis yang Lebih Baik: 10 Langkah (Baik ke Hebat)

by
Read Time:10 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Panjijey Panjey (you can also view the original English article)

Apakah pekerjaan anda mengharuskan anda untuk mengirim email teratur, laporan proyek, proposal atau komunikasi tertulis panjang yang lainnya? Jika begitu, anda tidak sendirian. Menulis adalah sebuah bagian besar dari banyak perkerjaan. Faktanya, menurut National Association of Colleges and Employers, 8 dari 10 perekrut yang disurvei mencari keterampilan komunikasi tertulis pada resume kandidat.

Keterampilan menulis yang baik dapat membuat anda tampak lebih kredibel. Lebih penting lagi, belajar bagaimana cara menjadi penulis yang lebih baik dapat membantu anda untuk menjadi lebih efektif pada pekerjaan anda.

How to write betterHow to write betterHow to write better
Belajar bagaimana cara menulis lebih baik dapat menambah kredibilitas anda dan membantu karir anda. (Sumber Gambar)

Bahkan jika anda bukan seorang penulis profesional, anda dapat belajar bagaimana cara menulis lebih baik. Dalam artikel ini, kami menyediakan sepuluh langkah-langkah tentang bagaimana cara menjadi seorang penulis yang lebih baik--tidak peduli apa pekerjaan anda.

Langkah 1. Tetap Tenang

Untuk banyak non-penulis, permintaan untuk menulis sesuatu mungkin tampak luar biasa. Anda mungkin bahkan memiliki kilas balik ke tugas-tugas menulis sekolah. Jika anda tidak menikmati tugas-tugas sekolah itu, anda bahkan mungkin merasa sedikit ketakutan pada prospek harus menulis sesuatu untuk pekerjaan anda.

Tapi jika anda terorganisir, anda dapat menulis sebuah dokumen profesional ketika diminta. Kebanyakan orang tidak suka menulis karena mereka tidak mengerti bagaimana cara melakukannya dengan baik. Tapi panik tidak akan membantu anda menyelesaikan tugas menulis anda.

Ada cara untuk menjadi seorang penulis yang lebih baik. Seperti tugas lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan, tulisan bagus mengikuti sebuah proses. Dalam artikel ini, saya akan membagikan proses itu dengan anda. Jadi, apakan anda ditugaskan untuk menulis sebuah laporan, sebuah memo, sebuah surat, atau bahkan hanya sebuah email yang panjang--anda bisa mengatasinya. Ikuti saja langkah-langkah mudah ini untuk menjadi seorang penulis yang lebih baik.

Langkah 2. Indentifikasi Tujuan dari Proyek Menulis Anda

Sebelum anda bisa mulai menulis, anda perlu tahu kenapa anda telah ditugaskan untuk menulis sesuatu. Dengan kata lain, apa tujuan dari tulisan anda? Untuk menemukan tujuan untuk proyek menulis anda, tanyakan pertanyaan ini: untuk apa ini?

Berikut adalah beberapa tujuan yang paling umum di balik tugas pekerjaan:

  • Menginformasikan. Tulisan informasional sangat umum dalam kebanyakan bisnis. Banyak laporan-laporan masuk ke dalam kategori ini serta beberapa memo. Sebuah subset dari jenis tulisan ini adalah tulisan instruksional, yang digunakan untuk buku petunjuk karyawan dan dokumen pelatihan lainnya.
  • Membujuk. Dengan jenis tulisan ini, anda mencoba untuk mengubah pikiran pembacanya. Penggunaan yang paling jelas dari tulisan persuasif dalam bisnis adalah dalam proposal penjualan. Tapi anda mungkin juga membutuhkannya ketika berhadapan dengan seorang pelanggan atau rekan kerja yang kesal.
  • Menggambarkan. Tulisan deskriptif hanya menyatakan apa adanya (atau dalam beberapa kasus, apa yang akan terjadi). Itu digunakan untuk laporan persediaan atau deskipsi properti. Itu juga dapat digunakan dalam spesifikasi teknik atau proyek apapun yang mengharuskan anda untuk menggambarkan sesuatu.
  • Menghibur. Meskipun anda mungkin berpikir bahwa hiburan bukan sebuah tujuan dari tulisan bisnis, terkadang itu sangat membantu untuk menambahkan sebuah elemen hiburan melalui humor atau cerita. Jika anda menulis sebuah pidato, misalnya, anda mungkin menginginkannya untuk memiliki beberapa nilai hiburan.

Untuk memberikan beberapa contoh nyata, anda mungkin telah ditugaskan untuk menulis sebuah proposal proyek untuk mendapatkan dana untuk sebuah proyek yang akan datang. Tugas ini kemungkinan besar akan melibatkan beberapa tulisan persuasif. Atau, manajer anda mungkin telah meminta ringkasan email dari proyek anda saat ini. Ringkasan emailnya kemungkinan besar melibatkan tulisan informatif.

Terkadang tujuan dari tulisan anda akan terlihat jelas. Tapi lain waktu anda mungkin perlu bertanya. Setelah anda mengerti kenapa anda perlu menulis apa yang akan anda tulis, anda siap untuk pindah ke langkah selanjutnya.

Langkah 3. Mengumpulkan Informasi

Agar tulisan anda menjadi bagus, itu perlu akurat. Dalam kebanyakan kasus, itu membutuhkan pengetahuan atau penelitian. Untuk memulai, buat sebuah daftar dari semua yang anda tahu mengenai topik anda yang telah ditugaskan. Jika anda tidak tahu sesuatu, tapi percaya itu seharusnya menjadi bagian dari tugas menulis anda, sertakan itu pada daftarnya dengan sebuah tanda tanya di sebelahnya.

Jika anda membutuhkan ilustrasi atau foto apapun untuk tugas menulis anda, itu ide yang bagus untuk menemukan itu saat ini. Dalam kebanyakan kasus, anda mungkin perlu mengatur sebuah foto untuk dibuat atau sebuah ilustrasi untuk diciptakan. Juga, jika tulisan anda harus disetujui oleh tim teknis atau departemen hukum perusahaan anda, berikan area itu sebuah pemberitahuan bahwa proyek anda akan datang.

Selanjutnya, pergi melalui daftar yang anda buat dan meneliti informasi yang hilang (hal-hal dengan tanda tanya). Dalam kebanyakan kasus, informasinya mungkin tersedia dalam perusahaan anda. Jangan takut untuk bertanya pada seseorang untuk informasi yang tidak anda miliki.

Jika informasinya tidak tersedia, anda mungkin perlu melakukan penelitian anda sendiri. Jika informasi yang hilang membutuhkan banyak pekerjaan tambahan pada bagian anda, tanya manajer anda atau orang yang menugaskan proyek menulisnya ke anda apakah mereka berpikir bahwa informasi itu benar-benar diperlukan untuk tugas ini.

Langkah 4. Atur Informasi Anda

Sekarang anda sudah mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan proyek menulis anda, saatnya untuk mulai mempersempitnya. Tetap fokus saat anda memutuskan apa yang anda butuhkan dan apa yang tidak anda butuhkan.

Itu dapat membantu untuk menaruh informasinya ke urutan kasar berdasarkan pada apa yang paling penting bagi orang yang akan menerima email atau dokumen tertulis anda. Singkirkan informasi apapun yang tidak terkait langsung dengan tugas menulis anda--tapi jangan buang mereka sepenuhnya. Informasi tambahan itu bisa berguna jika seseorang memiliki pertanyaan tambahan setelah anda menyerahkan tugas anda atau jika bos anda menugaskan anda sebuah proyek lanjutan.

Sebagai contoh, jika anda sedang mengerjakan sebuah proposal proyek anda pastinya ingin untuk menyertakan informasi yang menjelaskan mengapa proyeknya penting. Jika anda memiliki informasi tentang sejarah proyeknya, itu mungkin kurang relevan dengan proposal anda.

Langkah 5. Buat sebuah Garis Besar

Karena tugas sekolah dimana garis besar kompleks yang ditugaskan itu harus memiliki angka Romawi dan diperlukan pernyataan tesis, banyak orang telah membenci garis besar. Jangan khawatir. Garis besar ini bukan salah satu dari mereka.

Untuk garis besar singkat ini sertakan sebuah pengantar, setidaknya dua atau tiga poin pendukung utama tentang subyek yang anda liput, dan sebuah kesimpulan. Tambahkan judul untuk proyek menulis anda, dan anda pada dasarnya sudah selesai dengan garis besar anda. Lihat, itu tidak sulit!

Pastikan pengantar anda kuat--itu adalah hal pertama yang pembaca anda lihat dengan baik ketika mereka membuka dokumen anda. Demikian juga, habiskan beberapa waktu tambahan pada kesimpulan anda karena itu adalah hal terakhir yang akan mereka baca. Plus, kesimpulan anda harus menyertakan sebuah call-to-action yang memberitahu pembaca apa yang harus dilakukan selanjutnya jika anda sedang menulis sebuah karya persuasif.

Ingat, ini bukan sekolah. Anda tidak akan menyerahkan garis besar ini. Garis besarnya adalah untuk membantu anda menjadi terorganisir, jadi anda adalah satu-satunya yang membutuhkannya agar masuk akal.

Langkah 6. Tulis Dokumennya

Dengan semua persiapan anda lengkap, itu hanya masalah mengisi garis besar anda dengan informasi yang anda kumpulkan sebelumnya. Ingatlah tujuan dari tulisan anda saat anda menulis.

Dalam kebanyakan kasus, anda akan ingin untuk menggunakan suara aktif untuk proyek menulis profesional anda. Itu lebih mudah bagi kebanyakan orang untuk membaca. Jika anda menulis sebuah dokumen persuasif (lihat Langkah 2) seperti surat penjualan atau proposal, anda akan ingin untuk menyertakan beberapa kata jual dalam tulisan anda. Dan jangan lupa untuk meminta penjualannya di call to action anda.

Jika bisnis anda memiliki sebuah panduan gaya untuk komunikasi tertulis, juga ingatlah persyaratan itu saat anda menulis. Jika tidak ada panduan gaya, lihatlah pada gaya yang digunakan dalam komunikasi yang serupa untuk mendapatkan gambaran dari gaya penulisan yang dapat diterima untuk tulisan anda. Sebagai contoh, jika anda menulis sebuah email mendaftarkan proyek-proyek anda saat ini anda bisa bertanya kepada seorang rekan kerja apakah mereka telah menulis sebuah email yang serupa dan jika mereka bersedia menunjukkannya kepada anda.

Langkah 7. Tinjau Ulang Bahannya Dengan Hati-Hati

Begitu anda memiliki sebuah konsep tertulis, anda mungkin berpikir anda sudah selesai. Tapi mengantarkan atau mengirim tugas menulis anda sementara itu masih penuh dengan kesalahan dapat membuat anda terlihat kurang profesional. Tinjau ulang dokumen anda dengan hati-hati untuk memastikan tidak ada kesalahan.

Mulai dengan menggunakan pemeriksa ejaan dan tata bahasa alat menulis anda, tapi jangan mengandalkan sepenuhnya pada mereka. pemeriksa ejaan dan tata bahasa bisa ketinggalan banyak jenis kesalahan umum. Jadi, anda akan ingin membaca konsep anda dengan hati-hati dan dengan serius. Jika anda memiliki seorang teman atau rekan, itu bisa menjadi ide yang bagus untuk meminta mereka untuk membaca dan mencari kesalahan.

Jika seseorang perlu menyetujui konsep anda, mereka mungkin ingin melihatnya begitu anda selesai memeriksa dokumen anda. Tinjauan yang menyeluruh dari tulisan anda bisa berarti perbedaan antara tulisan bagus dan tulisan hebat.

Langkah 8. Tambahkan Gambar-Gambar dan sebuah Template

Bagaimana dokumen anda terlihat dapat mempengaruhi bagaimana pembaca anda bereaksi. Untuk proyek menulis yang lebih panjang, terutama, anda akan ingin menggunakan sebuah template profesional untuk memastikan dokumen anda menyampaikan kesan yang tepat. Dan entah apakah anda menulis untuk bos anda atau untuk seorang pelanggan, kesan pertama itu penting.

Juga, jika anda memiliki ilustrasi atau foto anda juga bisa menambahkan mereka pada tahap ini. Untuk mendapatkan sebuah gambaran dari perbedaan yang dapat dibuat template profesional, lihatlah artikel-artikel ini dengan contoh template laporan dan proposal:

Seperti yang anda lihat, sebuah template profesional dapat menyatukan tugas menulis anda dan memberikannya sebuah tampilan kohesif yang menarik. Untungnya, ada banyak template-template berkualitas tinggi yang tersedia. Sebagai contoh, anda akan menemukan ratusan template proposal berkualitas tinggi yang tersidia di Envato Elements dan GraphicRiver.

Langkah 9. Pertimbangkan Kesan Pertama

Ketika datang ke kesan pertama, bagaimana dokumen anda terlihat ketika itu diterima juga penting. Pertimbangkan kesan pertama itu sebelum anda mengirimkan proyek menulis anda.

Jika proyek menulis anda adalah sebuah email, pastikan itu memiliki sebuah garis subjek yang bagus. Garis subjek yang bagus menggambarkan tentang apa emailnya tanpa menjadi terlalu samar. Pada waktu yang sama, garis subjek email anda harus pendek dan ke intinya.

Jika anda menulis sebuah dokumen yang lebih panjang dan anda akan mengirimkannya, periksa kemasannya. Jika memungkinkan, proyek menulis anda harus dikirimkan dalam sebuah amplop atau kotak dengan logo perusahaannya di atasnya. Juga, harus ada sebuah sampul laporan dan sebuah surat sampul menjelaskan untuk apa dokumennya.

Langkah 10. Kirim Dokumennya

Tergantung pada tipe proyek menulis yang sedang anda kerjakan, anda hanya menghabiskan waktu dari beberapa jam sampai beberapa hari menulisnya. Tapi usaha lebihnya telah menjadi setimpal karena tulisan anda tidah hanya bagus, itu hebat. Sekarang anda siap untuk mengirim dokumennya.

Periksa ulang informasi pengiriman anda untuk memastikan bahwa itu sampai ke orang yang tepat. Untuk sebuah dokumen yang dicetak, informasi itu kemungkinan adalah alamat fisik. Untuk sebuah email, pastikan anda mengirimkannya ke alamat email yang tepat.

Jika anda tidak mendengar kabar dari penerimanya, tidak apa-apa untuk menindaklanjutinya dengan mereka dalam beberapa hari untuk memastikan mereka menerimanya. Anda juga dapat menawarkan untuk menjawab pertanyaan apapun yang mereka miliki.

Pelajari Lebih Lanjut

Inilah Envato Tuts+, kami memiliki banyak sumber daya untuk membantu anda meningkatkan keterampilan menulis anda. Banyak dari tutorial kami berlaku untuk jenis penulisan tertentu yang mungkin perlu anda lakukan. Berikut adalah hanya beberapa dari tutorial menulis kami yang mungkin ingin anda jelajahi:

Kesimpulan

Bahkan jika anda tidak memiliki latar belakang penulisan, anda bisa belajar bagaimana cara menjadi lebih baik dalam menulis. Langkah-langkah dalam artikel ini akan membantu anda belajar bagaimana cara menjadi seorang penulis yang lebih baik tidak peduli apa profesi anda. Semoga berhasil dengan tugas menulis anda selanjutnya!

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.