Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Business
  2. Productivity
Business

11 Tool Untuk Meningkatkan Produktifitasmu Selama Di Jalan

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Ketika kamu berkerja di jalan, kamu perlu ekstra berhati-hai tentang bagaimana kamu mengelola dirimu sendiri. Itu tidak semudah memasuki rutinitas yang bagus ketika kamu secara konstan berpergian. Itu mungkin dilakukan—tanyakan ke nomaden digital manapun atau pelaku perjalanan bisnis—namun kamu hanya harus meletakkan beberapa sistem pada tempatnya yang membantu.

Di dalam artikel saya, saya melihat beberapa strategi yang dapat menjagamu tetap produktif di jalan. Di dalam artikel ini, saya akan menggali sedikit lebih dalam ke dalam tool yang dapat membantumu meletakkan strategi ini ke dalam tindakan.

Jika kamu berkerja sembari bepergian, dan perlu menyelesaikan tugas, kamu kamu memerlukan tool yang benar. Berikut sejumlah tool produktifitas yang saya gunakan untuk menaikkan produktifitas saya selagi dalam perjalanan. Kamu tentu akan menemukan yang akan membantumu berkerja lebih baik.

Beberapa Cara Untuk Memantau Tugasmu

Jika kamu seorang nomaden digital atau hanya seseorang yang banyak berpergian untuk kerja, peluangnya kamu tidak memiliki boss yang memantau lewat bahumu setiap lima menit memberitahumu apa yang harus dilakukan. Kamu bertanggung jawab untuk menyelesaikan pekerjaan, namun kamu harus melakukannya di dalam aturanmu sendiri. Tidak ada yang akan mengarahkanmu.

Saya telah menemukan cara terbaik untuk memantau semuanya yang saya kerjakan yaitu melalui sebuah sistem produktifitas. Saya maju dengan versi modifikasi dari Getting Things Done (GTD) namun kamu perlu memilih sesuatu yang berkerja untukmu dan pekerjaanmu.

Saya tahu bahwa daftar kerja pada OmniFocus saya memiliki setiap artikel yang sedang saya kerjakan karena saya benar-benar patuh dalam menambahkannya. Ini berarti tidak ada yang akan terlewat melalui celah.

Ada banyak aplikasi daftar kerja yang bagus di luar sana, sama halnya dengan project manager yang bagus. Saya menggunakan OmniFocus untuk barang-barang pribadi saya dan Trello untuk berkolaborasi dengan editor Tuts+, namun aplikasi yang berbeda mungkin lebih cocok denganmu.

Pilih sebuah aplikasi daftar kerja yang bagus yang memiliki fitur yang kamu inginkan dan yang kamu dapat gunakan dengan mudah selama di jalan, seperti saat kamu di rumah atau di dalam kantor.

Tempat Menampung Semuanya Seperti Evernote.

Tool produktifitas esensial lainnya adalah sebuah tempat untuk menampung semuanya. Itu adalah tempat dimana kamu dapat melempar, yah, semuanya. Pikiran acak, tiket pesawat, daftar belanja, artikel yang ingin kamu baca, dan jutaan hal lainnya yang harusnya ditumpuk ke dalam tempat menampung semuanya.

Ketika kamu berpergian, kamu akan sering menerima rekomendasi untuk hal-hal untuk dilakukan, tempat untuk berkerja, kota untuk dikunjungi, dan sebagainya. Itu semua masuk langsung ke dalam tempat itu. Ketika kamu masuk ke kota, katakanlah Dublin, kamu memasukkan itu ke dalam pencarian dan melihat semuanya yang kamu dapatkan tentang itu.

Sebuah tempat menampung semuanya membuatmu menyimpan banyak informasi yang berbeda dalam satu tempat. Jika ada satu hal yang telah saya pelajari tentang berkerja sembari berpergian, itu adalah kamu perlu menjadi fleksibel. Keadaanmu berubah secara konstan. Tiap sistem yang kaku tumbang.

Aplikasi yang populer adalah Evernote, walaupun ada aplikasi lainnya seperti Simplenote yang melakukan hal yang hampir sama. Secara pribadi, saya menggunakan Ulysses.

Dropbox Atau Google Drive

Dropbox atau Google Drive adalah aplikasi yang bagus untuk siapapun yang berkerja pada sebuah komputer. Mereka berguna sebagai backup sederhana, cara untuk memindahkan file antara perangkat yang berbeda, dan untuk menyimpan file penting agar dapat diakses sepanjang waktu. Itu adalah penggunaan terakhir yang membuatnya esensial untuk siapapun yang berpergian.

Kamu tiba di hotel, di waktu tengah malam, semua yang kamu punya yang menggunakan batere dalam keadaan mati, kamu lupa adaptormu, dan orang di meja tidak dapat menemukan pemesananmu. Apa yang kamu lakukan?

Oke, itu adalah skenario ekstrim namun hal seperti ini terjadi, hanya saja tidak seburuk itu, sepanjang waktu saat kamu berpergian. Jika kamu memiliki Dropbox atau Google Drive maka solusinya sederhana, kamu hanya perlu log in pada komputer lobi dan menemukan konfirmasi pemesanan yang kamu simpan ke akunmu.

RescueTime

Tanpa jam kerja yang ditentukan dan sebuah manager yang mengawasi setiap gerakanmu, penundaan dapat dengan cepat menjadi cara hidup. Mengapa berkerja ketika kamu dapat melakukan... hal lainnya?

RescueTime adalah tool produktifitas yang bagus untuk, jika tidak mengalahkan penundaan, paling tidak membuatmu menyadari itu. Sebuah aplikasi kecil melacak bagaimana kamu menggunakan komputer; itu mencatat setiap aplikasi yang kamu gunakan dan berapa lama kamu menghabiskan waktu menggunakannya. Pada akhir minggu, kamu mendapatkan email yang menganalisa bagaimana kamu menghabiskan waktumu. Dengan menemukan seberapa banyak jam yang kamu habiskan pada Facebook dapat menakutkan.

Seperti halnya email mingguan, situs RescueTime dapat memberikanmu jam demi jam uraian bagaimana kamu menghabiskan waktumu. Kamu dapat menyadari ketika kamu paling produktif dan kapan kamu mencari alasan untuk tidak berkerja. Kamu dapat juga mengaturnya untuk mengirimkan notifikasi jika kamu, katakanlah, menghabiskan lebih banyak jam pada situs media sosial atau mencapai target produktifitas.

Jika kamu berkerja sendiri, apakah itu di dalam kantor rumah atau kedai kopi, RescueTime merupakan keharusan.

LoungeBuddy, Workfrom dan DesksNearMe

LongueBuddy adalah sebuah aplikasi web, iOS dan Android yang menunjukkan semua lounge di dalam airport. Itu memberikan daftar dimana mereka berada, fasilitasnya, harga, jam buka, dan review pengguna. Kamu bahkan dapat menggunakan itu untuk membayar akses beberapa dari mereka.

loungebuddy

Ketika kamu berpergian, airport lounge adalah sebuah tempat berlabuh. Mereka adalah salah satu tempat terbaik untuk berkerja. Mereka normalnya memiliki kursi yang nyaman, wifi yang kencang, makanan yang enak, dan bir dingin. Jika kamu memiliki beberapa jam di antara penerbangan, periksa LongueBuddy untuk melihat apakah ada sesuatu yang bagus didekatmu untuk melakukan sedikit pekerjaan.

Workfrom dan DesksNearMe serupa dengan LongueBuddy, kecuali mereka menunjukkan kedai kopi, area berkerja, perpustakaan, dan tempat serupa lainnya untukmu berkerja ketika berada di dalam sebuah kota. Workfrom lebih baik dalam menyoroti kedai kopi sementara DesksNearMe memiliki lebih banyak database lengkap untuk area berkerja. Jika kamu berada di dalam sebuah kota yang baru dan perlu menemukan tempat yang bagus untuk berkerja, mereka merupakan layanan yang cukup berguna.

TripIt

Jika kamu akan berkerja di dalam sebuah airport, kamu memerlukan bagian dari pikiranmu dimana kamu dapat menurunkan kepalanmu dan mengerjakannya tanpa khawatir ketinggalan penerbanganmu. Ini dimana TripIt muncul.

TripIt adalah aplikasi web dan mobile yang secara otomatis mengimport informasi perjalananmu dari akun emailmu. Itu kemudian memantau tiap update atau perubahan. Ketika gerbangmu diumumkan, TripIt akan mengirimkanmu sebuah notifikasi. Jika penerbanganmu ditunda, dibatalkan atau yang lainnya, TripIt akan memberitahumu.

TripIt tidak melakukan apapun yang menggegerkan; itu hanya memberimu rasa percaya diri untuk duduk di dalam airport longue sambil berkerja tanpa khawatir tentang penerbanganmu.

Sebuah VPN

Sebuah Virtual Private Network (VPN) adalah sebuah cara untuk melindungi traffic internetmu sembari kamu berkerja pada sebuah jaringan wifi umum. Daripada mengirimkan informasi tidak terenkripsi pada web, semua trafficmu dilindungi dan dikirimkan via sebuah server yang aman.

Di dalam artikel di atas, saya menuliskan mengapa orang-orang yang berpergian untuk berkerja seharusnya menggunakan VPN (dan juga merekomendasikan beberapa yang bagus). Bacalah artikel itu dan kemudian pilih VPN yang terbaik untuk kebutuhanmu, jika kamu belum pernah menggunakannya.

Sebuah Pomodoro Timer

Kebanyakan orang secara masif meremehkan waktu yang diperlukan untuk setiap tugas non administratif. Jika sesuatu memakan waktu satu jam kerja fokus, kamu dapat melakukan itu dalam satu jam, atau menggabungkan itu dengan beberapa penundaan dan melebarkan itu menjadi lebih dari tiga jam. Terlalu mudah untuk mengatakan itu memakan waktu tiga jam.

Tool produktifitas terbaik untuk mengalahkan penundaan ini adalah Teknik Pomodoro. Pada dasarnya, kamu menentukan sebuah timer selama 25 menit dan berkerja non stop hingga itu berdering. Ketika itu berdering, kamu mengambil istirahat 5 menit dan kemudian kembali berkerja. Setelah empat set, kamu mengambil istirahat yang lebih lama. Itu teknik yang sangat efektif.

Teknik Pomodoro bahkan lebih efektif untuk orang yang sedang dalam perjalanan. Tanpa adanya seorang manager yang berdiri mengawasimu, kamu mengandalkan pada motivasimu sendiri.

Jauh lebih mudah untuk membuat dirimu hanya melakukan 25 menit kerja sebenarnya daripada mencoba dan duduk di depan komputer berjam-jam hanya mengetuk-ngetuk ketika pantai memanggil. Jika saya khususnya merasa tidak produktif, saya akan mengurangi timer ke 20 menit dan hanya melakukan dua atau tiga set. Bahkan 40 menit atau satu jam kerja keras, cukup untuk mencapai banyak.

Saya menggunakan Be Focussed Pro namun ada banyak aplikasi Pomodoro lainnya di luar sana untuk setiap platform. Jika kamu hanya ingin mencoba sebuah teknik, periksa TomatoTimer; itu berbasis web sehingga akan berkerja pada perangkat manapun.

WeSwap dan CurrencyFair

Sebuah bagian besar menjadi produktif adalah menjadi efisien. Kamu mengoptimalkan alur kerjamu sehingga kamu tidak membuang-buang waktu pada tugas yang tidak penting atau tidak relevan. Lalu mengapa, tidakkah kamu akan mengoptimalkan bagaimana kamu menghabiskan uang yang kamu dapatkan dengan berkerja begitu keras?

Jika kamu berpergian, ada biaya untuk menghabiskan uang. Katakanlah kamu memiliki akun bank US dan ingin menggunakan kartu debit untuk membayar makanan di Perancis. Tagihannya €20, sekitar $21.22 pada nilai tukar pasar menengah saat ini, jadi kamu menggesek kartumu (atau mungkin,menggunakan chip karena bank Eropa telah menganut cara keamanan modern) dan suatu nilai di sekitar $24 diambil dan akun bankmu.

Tidak hanya kamu membayar biaya untuk menggunakan kartumu, namun kamu juga mendapatkan nilai tukar yang jelek; paling tidak 10% pada rate pasar menengah. Jika kamu tidak berhati-hati, mudah untuk berakhir dengan menghabiskan ratusan dollar tiap bulan pada biaya transaksi dan nilai tukar yang jelek.

currencyfair

WeSwap dan CurrencyFair adalah layanan transfer mata uang crowdsource. Daripada menukar uangmu dengan sebuah bank, mereka menukar itu dengan pewisata lainnya pada rate pasar menengah. Mereka juga memasang komisi yang sangat kecil; itu bisa serendah 1%.

Dengan WeSwap, kamu mendapatkan sebuah kartu debit yang dapat kamu gunakan untuk menghabiskan uang yang ada di dalam akunmu. Itu berkerja seperti sebuah kartu lokal (dengan tanpa biaya transaksi) dalam banyak mata uang. Jika kamu berada di Eropa, itu akan menggunakan Euro di dalam akunmu; jika kamu berada di USA, itu akan menggunakan dollar. Jika kamu banyak berpergian, itu adalah cara yang bagus untuk meminimalkan biaya menghabiskan uang.

CurrencyFair didesain untuk mentransfer jumlah uang yang lebih besar. Jika seseorang membayarmu dalam dollar dan kamu ingin menerima itu di dalam Euro, dengan menggunakan CurrencyFair alih-alih bankmu untuk mengelola hal-hal akan membuatmu menghemat banyak uang pada nilai tukar yang jelek dan komisi.

Produktifitas jauh lebih dalam daripada hanya berkerja secara efisien. Kamu juga perlu memastikan kamu melihat buah dari hasil kerja kerasmu dengan benar.

Backblaze Atau CrashPlan

Di dalam artikel saya tentang menjaga komputermu tetap aman saat berpergian, saya menyebutkan Backblaze dan CrashPlan. Mereka berdua merupakan solusi backup yang serupa yang secara otomatis menyimpan semuanya pada komputermu ke sebuah backup di luar situs. Jika kamu berpergian dengan komputermu, kamu memerlukan satu dari mereka.

Pada beberapa titik, beberapa waktu perjalananmu, komputermu akan rusak atau dicuri. Kesempatannya terlalu tinggi jika kamu berpindah-pindah secara konstan. Ketika itu terjadi, kamu ingin dapat tetap berkerja segera setelah mendapatkan komputer pengganti. Dengan Backblaze atau CrashPlan, kamu tidak akan kehilangan file apapun; mereka semua dapat dikembalikan dari website mereka.

Rangkuman

Berkerja sembari berpergian memerlukan dedikasi. Tidak mudah untuk mengatakan tidak untuk cocktail di pantai, dan alih-alih, duduk dan berkerja. Saya telah menggunakan semua tool produktifitas terbaik yang diliput di dalam artikel ini dan setiap dari mereka telah, dalam beberapa cara, membantu saya lebih produktif di jalan. Periksa mereka, dan, jika kamu mendapatkan tool bagus lainnya yang membantu menjagamu tetap produktif selama berpergian, silahkan beritahu saya.

Juga, jika kamu ingin Membangun Sendiri Sistem Produktifitasmu periksa panduan multi bagian kami yang komprehensif yang membimbingmu melalui sejumlah metode produktifitas, sehingga kamu dapat membuat pendekatan sendiri akan apa yang berkerja paling baik untukmu—terlepas di belahan dunia mana kamu berkerja.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.