Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Finance

Meminjam Uang untuk Mendanai Bisnis

by
Read Time:11 minsLanguages:
This post is part of a series called Funding a Business.
Funding a Business From Your Own Pocket
Raising Money For Your Business Through Crowdfunding

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Berutang adalah suatu hal yang memalukan. Dari kutipan Shakespeare "Neither a borrower nor a lender be" lalu Benjamin Franklin "Rather go to bed supperless than rise in debt," orang-orang bijak selama berabad-abad telah mengingatkan kita akan bahaya dari meminjam.

Tapi bagi banyak bisnis kecil, meminjam adalah cara ampuh untuk mengumpulkan uang guna membiayai pertumbuhan dan ekspansi. Sama seperti metode pendanaan lainnya, meminjam memiliki pro dan kontra khusus.

Dalam tutorial ini, kita akan membahas berbagai opsi untuk meminjam uang, dan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Lalu, kita akan melihat beberapa cara praktis untuk mendapatkan dana sesuai persyaratan yang masuk akal untuk bisnis anda.

Artikel ini adalah bagian ketiga dari delapan bagian dalam seri kami tentang Pendanaan Bisnis. Kami telah memberikan banyak opsi pendanaan utama, dan menjelaskan bagaimana mendanai bisnis dari kantong anda sendiri. Setelah ini, kita akan membahas berbagai bentuk equity investment.

Tapi untuk hari ini, kita fokus pada utang (debt). Pada akhirnya, anda harus berada dalam posisi yang baik untuk memutuskan apakah meminjam adalah pilihan yang baik untuk bisnis anda, pahami berbagai alternatif yang tersedia untuk anda, dan ketahui bagaimana mengajukan dan mendapatkan dana dengan persyaratan yang menguntungkan.

1. Beberapa Opsi yang Berbeda

Ada banyak cara berbeda dalam sebuah bisnis untuk meminjam uang. Berikut adalah beberapa yang utama:

Pinjaman Bank

Pilihan paling sederhana adalah pergi ke bank lokal anda dan mintalah pinjaman bisnis. Nah, konsepnya sederhana: anda meminjam jumlah tertentu untuk jangka waktu tertentu, katakanlah lima tahun, dan bayar kembali dengan angsuran bulanan dengan bunga yang ditambahkan.

Jika anda bisa memenuhi syarat, ini adalah salah satu cara terbaik untuk meminjam, karena anda mendapatkan akses jangka panjang ke dana, dengan tingkat bunga yang seringkali lebih baik daripada yang ditawarkan oleh opsi lain seperti kartu kredit (credit card) untuk bisnis. Tapi "kalau" itu diperlukan. Karena meminjam ke bank bisa sangat sulit untuk disetujui, dan bahkan jika anda berhasil, sering kali bank akan meminta personal guarantee yang signifikan atau jaminan.

Bantuan Pinjaman dari Pemerintah

Jika anda berjuang untuk memenuhi persyaratan untuk mendapatkan pinjaman bank, U.S. Small Business Administration mungkin dapat membantu.

Dengan pinjaman ini, sebetulnya anda masih meminjam dari bank atau private lender (pemberi pinjaman pribadi) lainnya, tidak langsung dari pemerintah. Tapi SBA menjamin pinjaman, sehingga lebih mudah untuk meyakinkan private lender untuk memberikan kredit kepada anda. Ada program pinjaman usaha kecil untuk umum, dan juga untuk bisnis yang menghadapi keadaan khusus seperti pulih dari bencana alam. Anda bisa mencari tahu lebih banyak di sini.

Program SBA dapat mempermudah bisnis kecil memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman, namun masih ada persyaratan kelayakan, dan mendapatkan pinjaman bisa menjadi proses yang panjang. Keseringannya anda harus memberikan personal guarantee dan jaminan. Dan jika anda gagal, bukan berarti dukungan pemerintah membebaskan anda dari kewajiban. Bank masih akan mencoba mengambil apa yang bisa diambil, dan kemudian pemerintah akan mencoba mengembalikan sisa utang anda.

Program ini khusus untuk perusahaan U.S., namun beberapa negara lain menawarkan hal yang serupa. Skema Pendanaan untuk Pemberian Pinjaman Bank di Inggris adalah salah satu contohnya.

Business Credit Card

Bisnis bisa menggunakan kartu kredit, sama seperti individu. Dan cara bagaimana menggunakannya juga sama. Meskipun pebisnis mudah mendapatkan akses jangka pendek terhadap dana, dan jauh lebih mudah untuk mengajukan pinjaman daripada pinjaman bank, sangat berbahaya jika membiarkan saldo terlalu tinggi untuk jangka waktu yang lama. Suku bunga seringkali lebih dari 20%, jadi sebaiknya terus melunasi saldo sebanyak yang anda mampu. Hanya gunakan kartu kredit untuk pendanaan jangka panjang sebagai upaya terakhir.

Business Lines of Credit

Metode ini bekerja dengan cara yang mirip seperti kartu kredit (credit card). Daripada meminjam dalam jumlah yang tetap, anda mendapatkan akses ke dana berapa pun yang anda butuhkan sampai jumlah yang disepakati. Tapi suku bunga seringkali lebih menguntungkan, apalagi jika bisnis anda memiliki aset yang bisa anda tawarkan sebagai jaminan. Anda hanya membayar bunga atas jumlah uang yang anda akses, bukan pada ukuran keseluruhan credit line.

Untuk melihat beberapa contoh bagaimana mereka bekerja, anda bisa melihat penawaran dari Wells Fargo atau Bank of America.

Factoring

Katakanlah anda telah menjual barang seharga $10.000, namun belum menerima uangnya dari pelanggan. Anda bisa pergi ke perusahaan factoring (anjak piutang), yang akan segera memberi anda $8.500. Kemudian ketika pelanggan membayar sebulan kemudian, perusahaan factoring mengirimkan sisa $1.500, dikurangi biayanya.

Factoring adalah solusi pendanaan jangka pendek yang baik saat anda melakukan penjualan dan menunggu uang masuk, namun anda harus melihat opsi lain jika anda ingin mendanai bisnis anda untuk jangka panjang.

2. Keuntungan Membiayai Bisnis dengan Meminjam

Semua bentuk utang di sini memiliki biaya dan risiko yang terkait dengannya. Tapi jika digunakan dengan benar, meminjam bisa memiliki beberapa keunggulan yang powerful untuk bisnis. Berikut adalah beberapa di antaranya:

Kontrol Penuh

Banyak opsi lain yang akan kita lihat dalam seri ini melibatkan mengundang orang untuk berinvestasi di perusahaan anda, dan memberikan mereka beberapa kontrol dalam prosesnya.

Dengan berutang, di sisi lain anda tetap memegang kendali. Pemberi pinjaman akan melihat business plan dan akan menginterogasi anda mengenai praktik dan strategi bisnis anda, namun begitu anda disetujui, mereka tidak akan berusaha mengambil kendali dari anda yang mana modal investor seperti venture capital atau private equity terkadang melakukannya. Anda mungkin harus menunjukkan laporan keuangan dan mematuhi "perjanjian" yang menentukan hal-hal seperti "level" uang tunai yang harus anda pertahankan untuk kesehatan bisnis, namun selama bisnis anda sehat dan anda melakukan pembayaran kembali, anda tetap memiliki kontrol penuh.

Simpan 100% Keuntungan Masa Depan

Alasan utama pemilik bisnis kecil mengambil pinjaman adalah berinvestasi di masa depan dengan perusahaan mereka, dan masuk akal untuk mengharapkan investasi tersebut menghasilkan keuntungan. Bila anda meminjam uang, semua keuntungan itu milik anda (tentu saja dikurangi pembayaran pinjaman). Ini berbeda dengan equity funding, di mana anda melepaskan sebagian keuntungan masa depan anda kepada orang lain sebagai imbalan atas uang mereka di awal.

Jika anda menggunakan uang dengan baik, utang sebenarnya bisa menjadi bentuk pendanaan yang lebih murah daripada equity. Misalnya, ketika Facebook baru berumur beberapa bulan, pada tahun 2004, ia mendapatkan dana $500.000 dari angel investor, Peter Thiel, yang mengambil 10% perusahaan sebagai imbalannya.

Saham 10% yang dimiliki pendiri Facebook akhirnya bernilai lebih dari $1 miliar. Jika mereka melakukan pinjaman $500.000, mereka hanya akan membayar kembali bunga ditambah $500.000: opsi yang jauh lebih murah.

Tentu ini adalah contoh ekstrem, dan kenyataannya mungkin tidak mungkin perusahaan baru semacam itu bisa mendapatkan pinjaman yang begitu besar. Tapi itu menggambarkan bahwa walaupun utang pada awalnya bisa mahal, itu bisa sangat berharga dalam jangka panjang.

Akses yang Cepat

Sedangkan merayu calon investor potensial adalah proses yang panjang, beberapa pilihan pinjaman jauh lebih cepat. Anda hanya harus melalui proses application dan memberikan bukti kelayakan finansial bisnis anda, namun tetap saja, anda biasanya bisa mengharapkan keputusan yang lebih cepat, terutama dengan hal-hal seperti factoring, credit card dan line of credit. Beberapa layanan online bahkan mengurangi waktu untuk pencairan dananya. Kabbage misalnya, berjanji untuk menyediakan dana dalam waktu tujuh menit (jika anda disetujui).

3. Kekurangan Pendanaan Bisnis dengan Meminjam

Tentu saja utang juga memiliki sisi negatifnya. Berikut adalah tiga hal yang utama.

Kesulitan dalam Mendapatkannya

Ini adalah kerugian terbesar bagi banyak bisnis, mereka tidak dapat memenuhi syarat untuk mendapatkan pinjaman. Bank dan kreditur lainnya menjadi lebih berhati-hati setelah krisis keuangan 2008, dan persyaratannya seringkali sangat ketat. Dukungan SBA dapat membantu, namun program itu pun memiliki batasan kelayakan.

Hasilnya, separuh dari semua bisnis kecil telah ditolak untuk mendapatkan pinjaman yang sangat dibutuhkan dalam empat tahun terakhir, menurut sebuah survei oleh National Small Business Association. Sebagai tambahan, 29% bisnis kecil melaporkan mendapati pinjaman atau line of credit yang ada berkurang.

Biaya Pelunasan

Setiap bentuk pendanaan memiliki biayanya sendiri, namun dengan utang, biaya tersebut lebih nyata dan segera.

Dengan berbagai bentuk dana "equity" yang akan kita lihat di tutorial yang akan datang, misalnya anda menyerahkan saham di bisnis anda dan sebagian profit di masa depan. Seperti yang kita lihat di contoh Facebook, ada biaya untuk itu, tapi itu lebih tidak dapat dinyatakan dengan jelas.

Di sisi lain, ketika anda mengambil pinjaman, anda berkomitmen untuk mulai melunasi pinjamannya setiap bulannya, dengan bunga, baik bisnis anda menghasilkan keuntungan atau tidak. Survei NSBA yang sama menemukan bahwa tingkat suku bunga rata-rata pada kartu kredit bisnis adalah 15,6%, dan kebanyakan bisnis membayar 20% atau  Bentuk utang lainnya biasanya memiliki tingkat suku bunga yang lebih rendah, namun anda masih terjebak dalam rencana pelunasan yang akan memakan keuntungan anda.

Risiko Pribadi

Seringkali, bank akan meminta pemilik usaha untuk menjadikan rumah mereka atau aset pribadi lainnya sebagai jaminan pinjaman usaha, atau memberikan personal guarantee. Hal ini sangat umum terjadi pada bisnis kecil dengan riwayat perdagangan terbatas. Jika anda melakukan itu, risikonya cukup besar. Jika bisnis anda gagal dan anda tidak dapat membayar kembali pinjaman tersebut, anda bisa kehilangan tidak hanya bisnis anda tapi juga rumah anda. Kita akan melihat lebih jauh tentang masalah jaminan dan garansi di bagian berikutnya.

4. Tips untuk Pendanaan yang Sukses

Seperti yang ditunjukkan oleh statistik survei, meminjam uang tidaklah mudah, terutama dengan persyaratan yang bisa anda setujui. Tapi bukan berarti tidak mungkin. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa anda gunakan.

Berfikir dan Terus Mencari yang Sesuai

Michael McKean dari perusahaan perhotelan Knowland Group mendekati selusin bank yang berbeda sebelum menemukan pinjaman yang dapat diterima. Beberapa menolaknya langsung, sementara yang lain kembali dengan persyaratan yang berat. Dia terus mencari, dan akhirnya mendapat pinjaman dari Bank M&T. Pendekatannya terhadap M&T sama persis dengan bank-bank lain, tapi kali ini berhasil. Kegigihan terkadang terbayar.

Jadi jangan berasumsi bahwa karena anda telah ditolak oleh satu atau dua bank, anda akan ditolak oleh mereka semua. Terus membuat proposal, menargetkan 10 atau lebih kreditur yang berbeda, untuk memaksimalkan peluang kesuksesan anda. Dan jangan lupa untuk melihat apakah anda memenuhi syarat untuk program SBA manapun.

Jumlah yang Kecil

Jika anda terus ditolak untuk mendapatkan pinjaman, cobalah meminta jumlah yang lebih kecil. Mungkin pemberi pinjaman tidak menganggap perusahaan anda dapat menangani jumlah yang anda minta, tapi akan siap untuk memberi pinjaman yang lebih sedikit.

Merupakan hal yang layak menjadi kecil dalam hal institusi yang anda dekati. Banyak bank nasional yang besar mewaspadai pinjaman kepada perusahaan-perusahaan kecil, karena mereka masih harus menanggung biaya administrasi dan penjaminan, namun menghasilkan keuntungan lebih sedikit daripada pinjaman yang lebih besar.

Jadi keluarlah dan cari nama-nama besar, dan dekati bank lokal kecil, komunitas bank dan credit unions juga.

Hati-hati dengan Komitmen Anda

Dengan berbagai jenis pinjaman, beberapa jenis jaminan atau personal guarantee akan dibutuhkan. Jika anda putus asa untuk mendapatkan dana, anda bisa tergoda untuk menandatangani apa pun yang anda diminta untuk ditandatangani, tapi setidaknya anda perlu bernegosiasi, dan bahkan pergi meninggalkannya jika anda tidak merasa nyaman dengan apa yang ada dalam cetakannya.

Langkah pertama adalah menawarkan sebanyak mungkin aset bisnis untuk jaminan. Semakin banyak keamanan yang dapat anda berikan dari bisnis anda, semakin sedikit yang harus anda berikan dari dana pribadi anda. Jadi, buatlah persediaan lengkap dari apapun yang dapat anda sertakan dalam proposal anda, dan cobalah memberi pemberi pinjaman sebanyak mungkin keamanan.

Jika tidak memungkinkan untuk menghindari personal guarantee, paling tidak cobalah membatasinya, melindungi rumah keluarga anda jika anda bisa. Terjun ke dunia bisnis sudah cukup berisiko, tanpa secara benar-banar mengkaji segala sesuatunya.

Kelihatannya seolah anda tidak memiliki posisi untuk bernegosiasi, tapi jangan lupa bahwa pemberi pinjaman tidak melakukan sesuatu untuk anda. Ini adalah transaksi bisnis, dan mereka mungkin bersedia membuat beberapa kelonggaran untuk menyelesaikannya dengan sukses. Jika mereka tidak mau, mungkin lebih baik pergi daripada melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan keinginan anda. 

Dapatkan Bantuan

Anda telah mengambil langkah pertama dengan membaca tutorial ini, tapi jika anda ingin membahas secara lebih mendalam atas semua opsi yang ada, bantuan ada di luar sana. Kelompok non-profit SCORE menjalankan workshop untuk pemilik bisnis kecil baik online maupun lokal, serta memberikan bimbingan dan saran. SBA juga mengoperasikan sekitar 900 Pusat Pengembangan Bisnis Kecil secara nasional, memberikan bantuan tidak hanya dengan pinjaman SBA tetapi juga aspek pendanaan lainnya dan menjalankan bisnis anda. Dan ada Pusat Bisnis Wanita yang ditujukan khusus untuk membantu pengusaha wanita.

5. Opsi Lainnya

Jadi sekarang anda tahu beberapa opsi untuk meminjam uang untuk bisnis anda, beserta kelebihan dan kekurangan pada masing-masing pendekatan. Plus, anda punya beberapa strategi yang bisa anda gunakan untuk mendapatkan pendanaan.

Setelah membaca ini dan mengeksplorasi setiap alternatif, anda mungkin akan selalu memihak Shakespeare dan Franklin, dan memutuskan bahwa utang itu bukan untuk anda. Jika begitu, jangan khawatir. Selama lima minggu ke depan, kita akan mengeksplorasi berbagai opsi yang berbeda untuk Pendanaan Bisnis, mulai minggu depan dengan tutorial tentang crowdfunding.

Sumber

Graphic Credit: Bank didesain oleh Adrijan Karavdic dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.