Advertisement
  1. Business
  2. Income

Bagaimana Mengevaluasi Peluang Dari Ide Penghasilan Pasif

by
Read Time:10 minsLanguages:
This post is part of a series called How to Create Passive Income (Complete Beginner’s Guide).
8 Best Ways to Make Passive Income Online in 2017
How to Create Multiple Streams of Passive Income

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Selama beberapa tutorial terakhir di dalam seri ini, kita telah menyelami ke dalam bagaimana mulai membuat penghasilan pasif:

Di dalam tutorial ini kita akan membawa seri ini selangkah lebih maju dan membahas bagaimana mengevaluasi ide-ide penghasilan pasifmu untuk melihat apakah ada potensinya.

Ada sejumlah pertanyaan yang perlu kamu jawab secara jujur untuk mengevaluasi idemu dengan benar. Tidak semua ide akan berkerja, atau berkerja untukmu. Panduan ini merupakan bantuan untuk memeriksa peluang terbaik dalam ide penghasilan pasif untuk diambil tindakan.

Di sisi lain, ini hanyalah panduan. Jika kamu benar-benar merasa idemu dapat berhasil, terlepas dari bagaimana kamu menjawab pertanyaan-pertanyaan ini, kamu haruslah menjalankan itu.

Saya telah memecah pertanyaan berguna tersebut ke dalam dua bagian:

  1. Pembuatan yang membahas yang sebenarnya dalam membuat produk atau layanan atau yang akan kamu tawarkan.
  2. Pemasaran yang membahas cara menemukan sebuah pasar dan menjual produkmu.

Seiring saya melalui pertanyaan-pertanyaan ini, saya akan menggunakan contoh praktis dari salah satu ide penghasilan pasif yang sedang saya kerjakan sendiri: sebuah t-shirt psikologi humor.

Is your passive income ideas a good opportunityIs your passive income ideas a good opportunityIs your passive income ideas a good opportunity
Apakah ide penghasilan pasifmu merupakan sebuah peluang yang bagus? (sumber foto)

Mari kita lihat peluang penghasilan pasif yang kamu pertimbangkan, dan pilah ide yang tidak bagus, untuk mempersempit apa yang harusnya kamu kejar.

1. Pembuatan

Tidak ada gunanya mencoba menjual sebuah produk dimana kamu tidak layak membuatnya

Q1. Apakah Kamu Menyelesaikan Masalah?

Pertama-tama, kita perlu menentukan apakah ide itu memang bagus. Jika tidak, kamu hanya membuang waktu mengerjakan sesuatu yang tidak akan pernah membayar.

Pastikan Untuk Menyelesaikan Permasalahan Orang Yang Sebenarnya

Sementara ada banyak hal yang menentukan apakah sebuah produk atau layanan itu baik atau buruk, tes paling sederhana adalah menanyakan pada dirimu sendiri satu pertanyaan: apakah kamu menyelesaikan permasalahan seseorang?

Jika ada seseorang di luar sana yang memerlukan (atau paling tidak menginginkan) apa yang kamu tawarkan, maka paling tidak pada satu orang tersebut, itu adalah sebuah produk yang bagus. Semakin banyak orang yang permasalahannya kamu selesaikan, semakin baik.

Mari kita lihat ide t-shirt saya. Walaupun saya tidak menyelesaikan sebuah permasalahan yang unik atau sulit, ada orang-orang di luar sana yang ingin membeli t-shirt lucu. Ada mahasiswa psikologi yang menyukai pakaian bertema psikologi. Sementara itu tidaklah revolusioner, saya akan menawarkan sebuah solusi pada sebuah permasalahan (menemukan t-shirt yang lucu/psikologi) yang dimiliki orang sungguhan.

Ingatlah Bahwa Scam Tidak Menyelesaikan Masalah

Ini harusnya tidak perlu dikatakan lagi, namun sekarang waktunya untuk menekankannya. Scam dan produk rip-off tidak menyelesaikan permasalahan apapun. Jika kamu berencana membayar seseorang untuk mengaduk eBook informasi buruk dengan harapan orang-orang bodoh akan membelinya di Amazon, kamu tidak akan melangkah jauh. Ini bukanlah jenis peluang penghasilan pasif yang tepat untuk dikejar.

Kamu mungkin melihat kesuksesan jangka pendek namun, dalam jangka panjang, Amazon akan menutupmu. Tentu saja, kamu dapat berpindah ke scam berikutnya, namun lebih baik menggunakan waktu untuk mengembangkan bisnis berkelanjutan yang nyata, yang dapat membawa penghasilan pasif dalam jangka panjang.

Peluang penghasilan pasif yang bagus menyelesaikan permasalahan orang-orang. Ide terbaik membantu pelanggan. Paling baik untuk menghindari pendekatan scam dan berfokus pada membawa nilai sebenarnya.

Q2. Apakah Kamu Memiliki Skill Untuk Melakukannya?

Bahkan ide penghasilan pasif terbaik tidak bernilai jika kamu tidak dapat benar-benar membangunnya. Coding skill saya berada pada tingkat... dasar. Tidak peduli seberapa bagus sebuah ide untuk aplikasi yang saya pikirkan, saya tidak akan pernah dapat membuatnya. Kecuali jika kamu dapat membuat sebuah project yang kamu rencanakan, itu tidak akan berhasil.

Sekarang ada dua catatan sampingan di sini:

1. Manfaatkan Pembelajaran Sebagai Pintu Masuk

Pertama-tama, jika kamu merencanakan untuk belajar sebuah skill hanya untuk kesenangan, maka kamu dapat menggunakan project penghasilan pasif sebagai goal yang bagus. Jika saya serius tentang belajar code secara benar, saya mungkin akan memiliki ide sebuah aplikasi yang ingin saya buat dan kerjakan.

2. Buat Modal Berkerja Untukmu

Kedua, modal dapat menjadi pengganti skill. Ini berkerja lebih baik untuk project yang lebih kecil daripada yang lebih besar. Saya membayar seorang desainer sekitar $200 untuk membuat desain t-shirt. Itu adalah investasi yang masuk akal.

Untuk membayar seorang pengembang untuk membuat sebuah aplikasi akan memakan ribuan atau puluhan ribu dollar. Kecuali jika kamu mengharapkan untung yang besar, bergantung pada freelancer bayaran untuk menjalankan ide merupakan ide yang buruk.

Q3. Apakah Kamu Memiliki Apa Yang Diperlukan Untuk Melakukannya Dengan Baik?

Hanya dengan dapat membuat sesuatu secara teknis tidaklah cukup: kamu harus dapat melakukannya dengan baik. Jika kamu ingin menonjol di dalam sebuah pasar yang padat, produkmu haruslah bagus.

Apa yang diperlukan untuk melakukan sesuatu yang baik itu tergantung. Jika kamu menjalankan sebuah blog perjalanan, kamu memerlukan cerita yang benar-benar menakjubkan dan unik. Untuk t-shirt saya, saya tahu saya memerlukan sebuah konsep yang benar-benar lucu.

Jangan hanya berkomitmen pada sebuah ide karena secara teknis kamu mampu melakukannya. Jika kamu tidak memiliki bakat, uang, kontak, atau apapun dari ribuan hal yang tidak dapat diukur lainnya yang diperlukan untuk membuat sesuatu yang bagus, kamu lebih baik mempertimbangkan ulang.

Q4. Berapa Lama Waktu Yang Kamu Perlukan Untuk Melakukannya?

Dengan penghasilan pasif, poin utamanya adalah menghindari menukarkan waktu demi uang. Sebagai gantinya, kamu menginvestasikan waktumu dengan harapan membuat nilai balik yang bagus. Namun bagaimana pun juga, ada investasi yang bagus dan investasi yang buruk ketika mempertimbangkan peluang penghasilan pasif.

Terkadang sesuatu yang memerlukan sebuah akhir pekan untuk mengerjakannya yang menghasilkan lebih sedikit uang lebih layak dikerjakan daripada melakukan sesuatu yang memerlukan waktu enam bulan. Jika kamu akan memakan waktu lama untuk membuat sesuatu yang hanya akan terjual beberapa dollar, investasinya mungkin tidak balik modal.

Dengan ide t-shirt saya, saya percaya diri saya dengan mengerjakannya di bawah satu minggu. Akan ada beberapa pekerjaan sambil jalan dengan mengelola kampanye iklan dan sejenisnya, namun kebanyakan itu tidak akan memakan waktu lama. Ini berarti bahwa saya hanya perlu menghasilkan beberapa ratus dollar untuk investasinya agar, yang paling buruk, netral.

Q5. Apakah Itu Benar-Benar Project Penghasilan Pasif?

Terakhir, apakah kamu benar-benar sedang mengerjakan project penghasilan pasif? Sangat mudah untuk jatuh ke dalam jebakan melakukan sesuatu yang akan memerlukan banyak pemeliharaan. Sesuatu seperti sebuah aplikasi tidaklah sepasif itu.

Tentu, kamu menjualnya dan uang bergulir masuk (jika kamu berhasil), namun kamu harus menambahkan fitur-fitur baru, mengikuti pembaharuan sistem operasi, dan sebagainya. Jika kamu ingin aplikasimu relevan lebih lama daripada setahun, itu secara cepat menjadi pekerjaan penuh waktu.

Dengan rencana t-shirt saya, semuanya cukup aman. Kecuali jika saya ingin menjahitnya secara pribadi, itu tidak mungkin memakan waktu lebih dari satu atau dua jam kerja seminggu untuk mengendalikannya.

2. Pemasaran

Jika kamu mengerjakan sesuatu yang dapat kamu buat, menempatkannya dengan baik, merupakan penggunaan waktu yang layak, dan merupakan project penghasilan pasif sungguhan, maka waktunya untuk mulai melihat bagaimana kamu akan menjualnya. Mari kita kaji set pertanyaan penjualan yang berguna ini ketika mempertimbangkan peluang penghasilan pasif.

Q1. Bagaimana Kamu Akan Menjualnya?

Untuk menghasilkan uang dari project penghasilan pasifmu, kamu benar-benar perlu dapat menjual apapun yang kamu buat. Ini tidak perlu menjadi masalah yang sulit, namun kamu perlu memikirkan tentang bagaimana kamu akan melakukannya.

Jika kamu membuat sesuatu seperti theme WordPress, kamu dapat menjualnya melalui ThemeForest. Jika kamu membuat sebuah produk fisik, Amazon adalah pasar terbesar di dunia.

Untuk t-shirt saya, saya akan menjualnya melalui Amazon dan juga di toko kecil eCommerce saya.

Jika kamu tidak dapat memikirkan tempat menjual idemu, kamu memiliki masalah.

Q2. Apakah Kamu Memiliki Pasar Untuk Itu?

Jika kamu sudah memiliki akses ke pasar yang ada, semuanya akan jauh lebih mudah. Penulis pemula selalu bersusah payah agar orang membaca buku mereka namun Stephen King memiliki ratusan ribu penggemar yang akan berbondong-bondong membeli apapun yang dia tuliskan pada hari rilis. Jika kamu memiliki pengikut blog yang setia, sebuah newsletter, atau bahkan hanya teman Facebook yang banyak, kamu memulai dengan sebuah tepi.

Bagi saya, saya memiliki gelar psikologi sehingga saya tahu paling tidak beberapa orang yang mungkin tertarik dalam t-shirt bertema psikologi. Itu bukan merupakan pasar yang besar, namun itu merupakan sesuatu.

Q3. Apakah Memang Ada Pasarnya?

Jika kamu tidak memiliki akses ke pasar yang ada, apakah kamu yakin ada pasarnya? Puluhan ribu buku terbitan mandiri terjual kurang dari 20 salinan di Amazon. Penulisnya bahkan tidak bisa meminta teman dan keluarganya untuk membelinya. Sebelu kamu menginvestasikan berbulan-bulan pada sesuatu, pastikan bahwa kamu akan memiliki pasar untuk menjualnya. Bagaimana pun juga jika sesuatu itu cepat dilakukan, lebih baik untuk menyelesaikannya dahulu dan menemukan pasarnya kemudian.

T-shirt saya cepat dan murah dikerjakan dengan biaya muka yang sangat rendah; daripada menghabiskan beberapa minggu melakukan riset pasar, saya hanya akan meluncurkannya dan melihat apa yang terjadi.

Q4. Bagaimana Kamu Menemukan Orangnya?

Kecuali jika kamu memiliki penggemar yang menantikan untuk membeli produk barumu, kamu perlu melakukan pemasaran untuk menjangkau orang. Tergantung pada apa yang sedang kamu lakukan kamu memiliki beberapa pilihan:

  • Iklan Facebook sangat populer saat ini. Kamu dapat menargetkan group orang yang sangat spesifik.
  • Iklan Google juga merupakan alternatif yang bagus.
  • Skema afiliasi dapat mendorong orang lainnya untuk memasarkan produkmu, sebagai ganti dari potongan keuntungan.
  • Pemasaran organik, seperti menjangkau blogger dan "pemberi pengaruh" lainnya, dapat berkerja khususnya jika kamu membuat produk informasi bermutu tinggi.

Itu hanyalah beberapa ide. Ada ratusan cara potensial untuk menempatkan produkmu di muka orang-orang. Kita makan menjelajah beberapa di antaranya secara mendalam pada tutorial nantinya. Kamu hanya harus menentukan yang mana yang terbaik untukmu.

Untuk t-shirt saya, saya akan sangat bergantung pada iklan Facebook. Saya juga akan mencoba beberapa pemasaran organik dengan menjangkau halaman Facebook psikologi. Berikut tampilan singkat draft awal dari mockup t-shirt:

Funny Psychology T-shirt Funny Psychology T-shirt Funny Psychology T-shirt
Mockup T-shirt Funny Psychology (rancangan pertama pada tahap awal).

Rangkuman

Jika kamu telah mencapai titik ini, kamu sekarang hendaklah memiliki pemahaman mendalam tentang potensi idemu. Itu tidak harus memiliki nilai sempurna dalam tiap kategori agar menjadi peluang penghasilan pasif yang bagus, namun semakin banyak semakin baik.

Investasi biaya dan waktu yang rendah memiliki proses yang lebih sedikit untuk diselesaikan daripada sesuatu seperti membuat website yang besar. Sementara saya tidak memiliki pasar yang menjamin untuk t-shirt saya, karena itu begitu cepat dan murah untuk dilakukan, itu layak dicoba. Jika itu akan memakan waktu sebulan dan beberapa ribu dollar untuk mendesainnya, saya harus jauh lebih berhati-hati.

Kamu juga perlu berharap gagal. Bahkan jika idemu tampak bagus di atas kertas, itu mungkin tidak pernah terlaksana. Saya bisa saja menjual hanya sebanyak dua t-shirt. Saya menerimanya. Jika itu terjadi, daripada patah hati, saya hanya akan mencoba sesuatu yang lain.

Jadi pergilah, kerjakan idemu, luncurkan itu, dan lihat apakah itu berkerja. Atau, selami ke dalam tutorial kami tentang bagaimana memulai membuat penghasilan pasif sekarang, jika kamu perlu titik lompatan cepat:

Dan jika kamu menggunakan tutorial ini untuk membantumu, silahkan beritahu kami.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.