Advertisement
  1. Business
  2. Small Business

Cara Menjadi Pemilik Bisnis Kecil yang Sukses

by
Read Time:13 minsLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Sela Sinta (you can also view the original English article)

Jika Anda baru memulai atau berpikir untuk memulai suatu bisnis baru, Anda mungkin pernah mendengar banyak statistik suram tentang tingkat kegagalan bisnis kecil.

Seringkali, hal ini dapat menyebabkan orang menyerah sebelum mereka memulai — sebuah survei Gallup menemukan bahwa seperempat orang Amerika berpikir untuk memulai bisnis tetapi memutuskan untuk tidak melakukannya. Dari orang-orang itu, 66% mengatakan mereka dipengaruhi oleh "khawatir bahwa peluang keberhasilan startup baru sangat rendah".

Tetapi Anda tidak harus menyerah pada impian Anda, Anda juga tidak ditakdirkan untuk menambah statistik yang suram tersebut. Jika Anda melakukan hal yang benar dari awal, Anda dapat menjadi pemilik bisnis kecil yang sukses, menjalankan perusahaan yang sukses dan menguntungkan yang dapat melayani Anda dan para customer Anda.

Become a Successful Small Business OwnerBecome a Successful Small Business OwnerBecome a Successful Small Business Owner
Temukan cara menjadi pemilik bisnis kecil yang sukses.

Dalam tutorial ini, saya akan memberi Anda beberapa tips tentang cara mencapai ini dan cara maju secara efektif dari awal. Saya akan membahas beberapa pertanyaan yang perlu Anda tanyakan pada diri anda sendiri, bagaimana mendapatkan dukungan (baik moral maupun finansial), cara mendapatkan uang masuk dengan cepat, dan banyak lagi.

Pada akhirnya, Anda akan dilengkapi dengan beberapa strategi praktis untuk digunakan saat Anda menjalankan bisnis Anda, dan saya harap Anda juga akan merasa terinspirasi dan yakin bahwa Anda dan perusahaan Anda dapat menjadi sukses.

1. Tanyakan Pada Diri Anda Beberapa Pertanyaan Sederhana

Ketika Anda memulai bisnis, wajar jika Anda bersemangat tentang apa yang Anda lakukan dan ingin melompat langsung untuk menciptakan produk atau layanan pertama Anda dengan segera. Tetapi Anda perlu meluangkan waktu untuk bertanya pada diri sendiri beberapa pertanyaan terlebih dahulu, sehingga Anda memiliki kejelasan.

Berkikut inilah beberapa pertanyaan terpenting untuk ditanyakan pada diri Anda sendiri. Sebaiknya Anda menulis pertanyaan dan jawaban di suatu tempat dan menyimpannya untuk dilihat di lain waktu.

Mengapa Anda Memulai Bisnis?

Mungkin tampak jelas atau tidak penting, tetapi ini adalah pertanyaan penting untuk memulai. Jika Anda menjawab sesuatu seperti "Karena saya membenci pekerjaan saya dan ingin menjadi bos saya sendiri" atau "Untuk menghasilkan uang", itu awal yang baik, tetapi dorong diri Anda lebih jauh. Mengapa dengan bisnis ini? Apa yang membuat Anda tertarik dengan ide tersebut? Jika Anda nanti sangat berhasil, akan terlihat seperti apa?

Idenya di sini adalah untuk menjelaskan apa yang penting bagi Anda, di mana tepatnya gairah Anda berada, dan apa inti dari keseluruhan bisnis tersebut. Sebagai pemilik bisnis kecil, sangat mudah untuk terjebak dalam hal-hal kecil dalam membayar tagihan, menulis salinan situs web, mengubah situs webnya dengan mengcopy beberapa lusin kali, mengisi formulir pajak, dan sebagainya. Jangan kehilangan tujuan besarnya.

Apa yang Anda Tawarkan?

Dalam satu kalimat, apa sebenarnya yang anda lakukan? Apa bedanya dengan apa yang sudah dilakukan oleh perusahaan lain, dan mengapa orang-orang menyukainya?

Jawaban Anda akan menjadi sesuatu seperti "elevator pitch" yang terkenal, atau mungkin pernyataan misi. Tidak masalah apakah itu sudah dipoles sempurna, tetapi penting bahwa jawaban Anda jelas dan mudah dimengerti. Jika Anda berbicara dengan tetangga Anda di barbekyu dan mereka menanyakan apa yang Anda lakukan, apakah jawaban Anda akan membuat mata mereka bersinar atau berkilau? Apakah itu akan membuat mereka meminta lebih banyak rincian, atau buru-buru menarik diri untuk mengambil burger lainnya?

Sebagai contoh, inilah statemen tmisi Amazon:

Visi kami adalah menjadi perusahaan yang paling mengutamakan pelanggan di Bumi; untuk membangun tempat di mana orang dapat mencari dan menemukan apa pun yang mungkin ingin mereka beli secara online.

Baik apakah Anda suka atau membenci Amazon, pernyataan tersebut merupakan misi yang cukup jelas. Datang dengan sesuatu Anda sendiri imliki, dan saat Anda melakukannya, cobalah untuk tidak berfokus pada mekanisme apa yang Anda lakukan seperti apa yang Anda tawarkan kepada customer dan bagaimana itu akan meningkatkan kehidupan mereka.

Siapa yang Akan Membelinya?

Setelah Anda jelas tentang apa yang Anda tawarkan, tanyakan pada diri Anda siapa yang akan membelinya. Dapatkan sespesifik mungkin di sini, buat "avatar customer" terperinci - profil customer ideal Anda, termasuk nama, usia, jenis kelamin, kepribadian, suka, tidak suka, hobi, mimpi, dan lainnya.

Avatar customer telah menjadi sangat populer, jadi mungkin Anda sudah akrab dengan konsep ini. Jika tidak, atau jika Anda ingin lebih jelasnya, lihat tutorial ini untuk mengenal customer Anda.

Apa yang Anda Butuhkan?

Hal ini membantu jika Anda pandai melakukan apa yang ingin Anda lakukan dalam bisnis Anda. Misalnya, jika Anda menyiapkan studio web design, akan membantu jika jawaban untuk pertanyaan ini mencakup frasa "mendesain situs web".

Tetapi untuk sukses dalam bisnis, Anda juga memerlukan keterampilan yang lain juga. Anda perlu berkomunikasi, bernegosiasi, mempromosikan bisnis Anda, menjual diri Anda dan produk Anda, menjaga akun tetap organized, dan banyak lagi.

Jadi, jalankan self-inventory di sini. Jawabannya hanya anda yang tahu, jadi usahakan benar-benar jujur. Apa yang Anda kuasai, dan apa yang tidak Anda kuasai? Apa kekuatan dan kelemahan Anda?

Jika Anda mengidentifikasi area kelemahan, Anda harus membuat rencana untuk menghadapinya. Jika Anda tidak pandai melakukan ini, mungkin Anda dapat bermitra dengan seseorang yang dapat melakukannya. Atau Anda dapat menyewa seorang akuntan, atau meningkatkan keterampilan Anda sendiri dengan melihat beberapa tutorial akuntansi super sederhana kami atau melakukan pelatihan lainnya. Jika Anda tidak pandai mendesain situs web, pekerjakan seseorang untuk melakukannya untuk Anda.

Kuncinya di sini adalah untuk memanfaatkan kekuatan Anda sendiri, dan untuk memastikan Anda mendapatkan dukungan yang diperlukan untuk mengimbangi kelemahan Anda.

Anda dapat menemukan lebih banyak pertanyaan penting untuk ditanyakan pada diri sendiri dalam tutorial berikut:

2. Dapatkan Bantuan

Berbicara tentang mendapatkan dukungan, Anda akan membutuhkan banyak hal jika Anda menjalankan bisnis. Orang lain yang telah ada sebelumnya dan membuat banyak kesalahan yang umum di antara pemilik bisnis baru, dan mereka dapat membantu Anda menghindarinya. Mereka juga dapat memberikan inspirasi, membantu Anda mengembangkan strategi, dan bahkan memperkenalkan Anda kepada peluang baru.

Cara yang bagus untuk melakukan ini adalah menemukan seorang mentor. Banyak pengusaha paling sukses sangat bergantung pada para mentor. Berikut kutipan dari pakar kepemimpinan Bill George, mengacu pada pendiri Facebook Mark Zuckerberg:

Orang-orang selalu bertanya, Bagaimana dia memiliki kebijaksanaan seperti seseorang 20 tahun lebih tua? Jawabannya adalah, dia mencari mentor yang sangat baik, sejak dini.

Salah satu mentor itu adalah Steve Jobs, yang dirinya dibimbing oleh Bill Campbell.

Untuk mengetahui cara mengidentifikasi dan mendekati mentor dan cara mengelola hubungan, lihat tutorial Lisa Hunter tentang Cara Menemukan Mentor yang Luar Biasa.

Anda bahkan dapat menunjuk "dewan penasehat pribadi" dari beberapa penasihat yang dipercaya. Dan dukungan tersebut tidak berakhir di sana. Temukan asosiasi bisnis lokal dan kelompok jaringan, dan hubungi orang-orang di media sosial atau situs web lainnya yang relevan.

Jangan lupa juga membantu diri sendiri. Kami memiliki pustaka tutorial bisnis yang besar dan terus berkembang di sini, di Envato Tuts+, sehingga Anda dapat segera mengetahui beberapa topik bisnis penting:

3. Danai Impian Anda

Dalam survei Gallup yang saya sebutkan sebelumnya, dua alasan utama untuk tidak memulai bisnis adalah terkait dengan kurangnya uang.

Tetapi hal tersebut tidak harus menjadi penghalang. Ada banyak sumber pendanaan bisnis yang dapat Anda jelajahi, dan Anda juga bisa menerapkan pendekatan bootstrapping, menjaga biaya tetap ketat dan mengembangkan bisnis Anda dengan investasi terbatas.

Perlu diingat bahwa perlu waktu lama agar bisnis menjadi menguntungkan. Anda dapat menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk Anda mencapai break even dalam tutorial saya tentang membuat model keuangan untuk bisnis Anda.

Bahkan jika Anda telah membuat model dan merasa sudah cukup aman, mungkin masih perlu menelusuri pendanaan. Itu karena sesuatu yang pernah ditulis oleh penyair Skotlandia, Robert Burns:

The best laid schemes o' mice an' men / Gang aft a-gley.

Bagian terakhir sering diterjemahkan sebagai "sering serba salah", dan saya yakin Anda memahami artinya: tidak peduli seberapa hati-hati Anda merencanakan, segalanya jarang berjalan seperti yang diharapkan. Kita hidup di dunia yang kompleks dan saling berhubungan, dan bahkan jika Anda melakukan segalanya dengan benar, bisnis Anda dapat terpuruk oleh krisis ekonomi yang tiba-tiba, kecelakaan real estat, perang di sisi lain dunia yang menaikkan harga untuk bahan baku Anda, masuknya pesaing yang kuat secara tiba-tiba ke wilayah Anda, dan masih banyak lagi.

Jadi suatu hal yang baik untuk memiliki sesuatu yang melindungi, untuk berjaga-jaga jika semua hal tidak berjalan seperti yang diharapkan. Dan itu jauh lebih mudah dan lebih murah untuk mengatur pendanaan ketika waktu sedang bagus-bagusnya daripada saat Anda putus asa. Tentu saja, Anda tidak ingin membayar bunga atas utang yang tidak perlu, tetapi ada opsi pendanaan, seperti jalur kredit, yang hanya Anda bayar ketika Anda mengaktifkannya. Bagaimanapun, ada baiknya meneliti pilihan Anda sejak dini.

4. Jump-Start Cash Flow

Ketika orang baru memulai, mereka sering fokus menjaga biaya ketat karena mereka tidak ingin membakar dana awal mereka terlalu cepat.

Hal tersebut adalah strategi yang valid, tetapi cara lain untuk membebaskan lebih banyak uang untuk bisnis, tentu saja adalah mendapatkan pendapatan dengan cepat.

Strategi umum, terutama dengan startup internet, adalah membangun dan meluncurkan produk jauh lebih cepat daripada yang akan dilakukan oleh bisnis tradisional. Daripada membuat sesuatu yang sempurna, buatlah Minimum Viable Product (MVP), release produk tersebut ke dunia, dan mulailah tingkatkan secara bertahap seiring dengan berjalannya waktu.

Ini bisa menjadi cara yang efisien untuk mengembangkan produk baru, tetapi juga memiliki manfaat yang memungkinkan Anda mendatangkan uang dengan cepat — dengan asumsi bahwa produk Anda “cukup baik” sehingga orang-orang akan membayarnya!

Untuk lebih lanjut tentang ini, lihat tutorial saya The Lean, Agile Way untuk Membangun Produk Pertama Anda.

Tetapi bahkan jika Anda bukan startup internet atau teknik-teknik ini tidak dirasa tepat untuk Anda, Anda masih bisa mengambil langkah untuk mendapatkan uang dengan cepat. Jika Anda menjalankan bisnis berbasis layanan, Anda dapat menyusun kontrak sehingga klien harus membayar sejumlah tertentu di muka atau pada pencapaian yang disepakati, bukan semuanya di bagian akhir. Dengan proyek jangka panjang, ini dapat membuat perbedaan besar pada cash flow Anda. Anda juga dapat menawarkan diskon khusus dan penawaran waktu terbatas bagi orang-orang yang mendaftar sebagai customer awal.

Semakin banyak uang yang bisa Anda dapatkan ketika awal-awal, semakin cepat Anda dapat meraih investasi awal Anda, dan semakin banyak dana yang akan Anda miliki untuk berinvestasi dalam pertumbuhan.

5. Buatlah Orang-orang Tau

Untuk bisnis kecil baru, ada masalah yang jelas: tidak ada yang tahu Anda ada.

Mengatasi masalah ini lebih mudah daripada biasanya, berkat banyaknya peluang marketing di internet. Banyak dari mereka yang tentu saja gratis atau berbiaya rendah, tetapi jangan lupa bahwa waktu Anda juga merupakan investasi. Jadi jangan membuat kesalahan dengan mendaftar ke setiap situs media sosial di luar sana dan membiarkan waktu berharga Anda mengalir dalam tweet dan update status.

Sebaliknya, dapatkan strategi. Buat rencana pemasaran yang mengidentifikasi apa yang ingin Anda capai dan tetapkan strategi serta channel yang akan Anda gunakan untuk mencapainya. Manfaatkan peluang gratis, tentu saja, tetapi jangan abaikan peluang yang dapat menghemat banyak waktu untuk investasi minimal.

Untuk lebih lanjut tentang ini, lihat tutorial marketing kami di Envato Tuts+, seperti:

6. Buat Diri Anda Bertanggung Jawab

Kita hidup di zaman data. Kembali pada tahun 2010, CEO Google Eric Schmidt terkenal mengatakan bahwa setiap dua hari, kami membuat lebih banyak data daripada yang kami lakukan dari awal sejarah hingga 2003. Dan produksi data kami terus berkembang sejak saat itu.

Meskipun bisnis kecil Anda mungkin tidak akan membuat exabyte atau zettabyte data, masih akan ada banyak bagi Anda untuk menganalisanya. Anda akan memiliki catatan financial records, customer records, website traffic, social media engagement, klik-tayang, conversion rates, pendaftaran, dan banyak lagi.

Tentu saja, Anda tidak dapat men-track semuanya, dan Anda akan menjadi gila jika Anda mencobanya. Jadi, pilih beberapa metrik kunci yang paling selaras dengan sasaran bisnis Anda secara keseluruhan, dan buat rencana untuk men-track-nya secara rutin. Untuk bantuan lebih lanjut tentang ini, lihat serangkaian tutorial saya tentang metrik kunci yang harus dilacak oleh setiap bisnis.

Juga pastikan Anda memiliki proses terstruktur untuk menetapkan tujuan yang terukur, meninjau progress Anda, dan menyesuaikan tujuan atau menetapkan yang baru. Cara yang baik adalah dengan membuat checklist bulanan sederhana dari item-item yang paling penting. Semua ini harus berdasarkan oleh rencana bisnis Anda secara keseluruhan (Anda memiliki rencana bisnis, bukan?), Dan Anda harus menggunakan data yang Anda kumpulkan untuk membantu Anda menjaga rencana tersebut terus update.

7. Tumbuh dan Diversifikasi

Seringkali, sebuah bisnis dimulai dengan satu produk. Jika produk itu sukses, Anda bisa tergoda untuk tetap melakukan apa yang Anda lakukan dengan baik. Tetapi hal tersebut juga bisa berbahaya, khususnya di dunia teknologi yang bergerak cepat.

Berikut contoh dari Envato, perusahaan yang menjalankan situs ini. Envato memulai sepuluh tahun yang lalu sebagai FlashDen, sebuah marketplace tempat para pembuat konten dapat mengunggah aset Adobe Flash dan orang-orang dapat membelinya untuk digunakan di situs web mereka.

Hal tersebut sangat sukses dan berkembang pesat selama beberapa tahun pertama, bahkan setelah itu terpaksa mengubah namanya dari FlashDen menjadi ActiveDen. Akan mudah bagi pendiri perusahaan untuk terus berinvestasi di satu situs tersebut, dengan fokus untuk menjadi marketplace Flash terbaik di luar sana.

Tetapi mereka tidak melakukan itu. Sebaliknya, mereka melakukan diversifikasi ke berbagai aliran income, menciptakan marketplaces untuk banyak produk yang berbeda, dari tema WordPress hingga musik royalty-free, grafik, dan banyak lagi — serta freelance marketplace di Envato Studio, dan tutorial dan kursus di sini di Envato Tuts+, tentu saja.

Dalam retrospeksi, itu adalah strategi yang sangat bagus. Penggunaan Flash telah menurun dari sekitar setengah dari semua situs web pada tahun 2011 menjadi kurang dari seperempat pada tahun 2015. Maka penggunaan marketplace ini juga menurun, Envato mengumumkan penutupan ActiveDen tahun lalu.

How the ActiveDen website looks todayHow the ActiveDen website looks todayHow the ActiveDen website looks today
Bagaimana situs web ActiveDen terlihat hari ini

Jika para founder perusahaan hanya fokus berinvestasi pada lini ini, penurunan Flash akan cukup banyak menghancurkan semuanya itu, dan mereka akan ditinggalkan meratapi nasib buruk mereka. Tetapi dengan menciptakan berbagai aliran income, mereka memastikan bahwa perusahaan akan tetap berhasil bahkan jika salah satu produk utamanya mengalami kemunduran.

Jadi pikirkan bagaimana Anda dapat mendiversifikasi bisnis Anda sendiri. Pikirkan tentang risiko yang Anda hadapi, teknologi yang Anda andalkan, dan bagaimana perubahan dalam lanskap kompetitif dapat membuat Anda keluar jalur. Kemudian, temukan cara-cara di mana Anda dapat membuat beberapa aliran income, sehingga jika satu produk atau layanan tidak lagi populer, yang lain dapat mengambil porsinya.

Perjalanan Anda Menuju Bisnis Kecil yang Sukses

Hal ini telah menjadi gambaran tingkat tinggi tentang bagaimana menjadi owner bisnis kecil yang sukses. Anda telah belajar bagaimana mendapatkan kejelasan tujuan bisnis Anda dan kekuatan serta kelemahan Anda sendiri, bagaimana mendanai bisnis Anda, bagaimana cara memberi tahu semua orang, bagaimana mengukur kesuksesan, dan banyak lagi.

Tentu saja kita telah menyentuh banyak topik yang berbeda dan saya telah menautkan ke lebih banyak tutorial sehingga Anda dapat menggali detail di setiap area. Saya mengajak Anda untuk membaca beberapa dari tutorial tersebut untuk mempelajari lebih dalam tentang mata pelajaran utama, dan berlangganan ke newsletter kami (ada formulir di footer) untuk mengikuti info terbaru tentang tutorial bisnis terbaru yang dipublikasikan di sini. Kami punya lebih banyak lagi nanti!

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.