7 days of PowerPoint templates, graphics & videos - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Business
  2. Email Marketing

Cara Membuat Rencana Email Pemasaran

Scroll to top
Read Time: 9 mins
This post is part of a series called Email Marketing Jumpstart.
Business Owners: Why Email Matters More than Ever
Grow Your Email List with a Giveaway Buzz Piece

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Email adalah pilihan tepat bagi pemasar. Penelitian menunjukkan bahwa untuk setiap $ 1 uang yang perusahaan investasikan dalam pemasaran email, mereka akan mendapatkan pengembalian $ 21. Email juga menjadi alat komunikasi pilihan di usia kita yang sangat aktif untuk terhubung dengan orang lain. Lebih dari 3,5 miliar orang di seluruh dunia memiliki akun email (dibandingkan dengan 1,3 miliar pengguna Facebook). Jadi, jika anda memiliki  pesan atau produk untuk dibagikan, email adalah cara terbaik untuk melakukannya.

Jika sudah memiliki daftar email, anda bisa mulai mengirimkan email pemasaran dan melihat apa yang terjadi. Tapi hal ini hanya diasumsikan bila anda memiliki daftar email. Ini pun tidak mungkin terbukti berhasil.

Untuk meningkatkan peluang sukses anda, ada baiknya anda mengembangkan rencana pemasaran email. Dengan adanya rencana tersebut, anda akan tahu siapa yang anda kirimi email, mengapa anda mengirimkannya melalui email, dan apa yang harus anda sertakan pada email untuk mencapai sasaran pemasaran anda. Anda juga akan memiliki strategi untuk mengembangkan daftar email anda.

Untuk menerapkan rencana pemasaran email anda, diperlukan perangkat lunak pemasaran email. Mengapa? Pertama, karena menggunakan perangkat lunak memungkinkan anda mematuhi undang-undang anti-spam. Kedua, karena hal itu akan membuat pengelolaan proses pengiriman email ke daftar dalam jumlah besar jauh lebih mudah. Ada banyak pilihan dan beberapa layanan yang bahkan disediakan secara gratis sebagai rencana untuk memulainya.

Siap membuat rencana marketing email anda? Mari kita melangkah ke arah sana.

Langkah 1: Kenali Tujuan Anda untuk Pemasaran Email

Sebelum mulai mengembangkan daftar email dan mengirim email, anda perlu tahu mengapa anda mulai menggunakan email untuk pemasaran. Alasan anda akan menentukan siapa target email anda, dan jenis email yang anda kirim.

Cara termudah untuk memahami hal tersebut adalah melalui contoh. Berikut ini adalah beberapa alasan pemasaran email untuk berbagai bisnis dan organisasi:

  • Tujuan perusahaan media adalah menghasilkan tampilan halaman untuk konten mereka.
  • Retailer diskon menghasilkan uang dengan menjual dalam jumlah besar. Tujuan daftar email mereka adalah mendorong penjualan.
  • Bisnis lokal yang kecil ingin mengembangkan hubungan saling percaya dengan calon pelanggan. Mereka ingin tetap berada di puncak pikiran calon pelanggan, jadi mereka adalah pilihan pertama ketika pelanggan membutuhkan layanan mereka.
  • Sebuah butik bertujuan untuk membuat pelanggan merasa istimewa, seperti menjadi bagian dari sesuatu yang unik.
  • Seorang blogger atau penulis bisa menggunakan email untuk membangun kelompok pembaca setia.
  • Tujuan komunitas nirlaba dalam menggunakan email adalah mengumpulkan dana untuk pekerjaan baiknya.

Buatlah jelas mengapa anda ingin memulai pemasaran email. Hanya dengan mengetahui alasan anda, dapatkah anda mengembangkan strategi yang efektif?

Langkah 2: Putuskan untuk Siapa Anda Menulis

Langkah selanjutnya adalah memutuskan untuk siapa email anda. "Semua orang" bukan jawaban yang bagus disini. Semakin erat anda memfokuskan email anda pada pembaca tertentu, semakin baik anda melibatkan semua pembaca Anda.

Sekali lagi, mari kita lihat beberapa contoh untuk membantu anda.

  • Perusahaan media tahu pembaca ideal mereka berusia 18-35 tahun, laki-laki, dengan pendidikan tinggi. Itulah target pembaca yang mereka tuju atas konten yang mereka tulis. Jadi mereka paham untuk siapa mereka menulis email dan untuk siapa mereka akan mengembangkan strategi email.
  • Audiens dari retailer diskon adalah ibu-ibu sibuk yang ingin menimimalisir anggaran pengeluaran rumah tangga mereka sebisa mungkin.
  • Bisnis lokal kecil (katakanlah itu adalah perusahaan berkebun lanskap) menargetkan pemilik rumah di sisi kota yang makmur.
  • Retailer mewah menjual jam tangan keren. Jadi target mereka adalah pria yang sadar tren gaya dengan pendapatan menengah ke atas.
  • Blogger menulis tentang hidup hemat. Jadi dia akan menargetkan emailnya pada orang-orang yang memiliki anggaran ketat.
  • Penelitian komunitas nirlaba yang menyembuhkan kanker menujukan emailnya untuk orang-orang yang selamat dari kanker dan keluarga serta teman mereka.

Semakin anda memahami target orang yang menjadi alasan anda menulis, semakin baik email yang akan anda tulis. Email adalah tentang membangun hubungan dengan pembaca anda dan itu hanya mungkin terjadi saat anda berada di halaman yang sama.

Untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang pembaca anda ada baiknya anda membuat avatar pembaca yang ideal.

Cara lain untuk mengenal pembaca anda adalah dengan menanyakan apa yang mereka inginkan. Setelah anda membangun daftar, kirim email yang menanyakan kepada pembaca bagaimana anda bisa membantu mereka dengan sebaik-baiknya. Hal itu akan memberi anda banyak gagasan tentang apa yang harus disertakan dalam email anda.

Langkah 3: Tumbuhkan Daftar Anda

Setelah mengetahui siapa yang anda inginkan dalam daftar anda, anda kini bersiap untuk mulai mengembangkan daftarnya.

Apakah cara terbaik untuk menumbuhkan daftar email? Tawarkan insentif bagi orang agar mendaftar.

Hal ini bisa sesederhana memberi tahu orang tentang apa yang akan mereka dapatkan saat mendaftar pada anda. Misalnya, penelitian komunitas non-profit kanker mungkin memiliki halaman pendaftaran di situsnya yang bertuliskan, "Mendaftar pada kami untuk menerima cerita inspiratif tentang orang-orang yang hidup dengan kanker dan sembuh dari kanker." Semakin spesifik anda menuliskan tentang apa yang akan didapat orang saat mendaftar, semakin banyak pendaftaran yang akan anda dapatkan.

Sebagai alternatif, anda dapat menawarkan insentif khusus untuk mendaftar. Berikut adalah beberapa contohnya:

  • Perusahaan media bisa menawarkan 30 hari akses gratis ke konten eksklusif.
  • Blogger bisa menawarkan e-book gratis atau kursus online untuk pelanggan baru.
  • Retailer diskon bisa menawarkan kupon diskon "ekstra 10% off".

Apapun insentif yang anda tawarkan harus ditargetkan pada pembaca ideal anda. Cara ini harus membantu dan relevan bagi mereka serta akan membuat mereka berkata"wow!" Setiap orang menghargai privasi inbox email mereka sendiri. Mereka hanya akan memberikan alamat email anda jika tawaran anda sangat menarik.

Langkah 4: Kembangkan Strategi Konten

Anda sedang membangun daftar pelanggan. Langkah selanjutnya adalah menulis kepada pelanggan ini. Jadi, apa yang akan anda tuliskan tentang email anda?

Seperti insentif pendaftaran yang anda buat pada langkah sebelumnya, semua email anda harus relevan dan berharga bagi pembaca anda. Itulah satu-satunya cara untuk mengubah pelanggan anda menjadi pembaca setia yang selalu membuka email anda.

Mari kita telusuri contoh kami lagi untuk melihat jenis konten yang mungkin dibuat oleh bisnis yang berbeda.

  • Perusahaan media bisa berbagi email update berita dengan link ke artikel dan video terbaru mereka.
  • Retailer diskon bisa menggunakan email mereka untuk memberi tahu pelanggan tentang penawaran khusus dan penawaran satu kali.
  • Tukang kebun lanskap bisa berbagi tips berkebun dengan pelanggannya. Dengan begitu, ia berasosiasi bersama pelanggannya dengan menjadi bermanfaat dan bisa membantu. Bisnisnya akan selalu terlintas dalam pikiran pelanggannya kapan pun mereka memikirkan tentang berkebun atau ingin memperbarui kebun mereka.
  • Butik jam tangan mewah bisa berbagi cerita tentang selebriti yang telah mengenakan jam tangan dari butik tersebut.
  • Blogger tentang berhemat bisa berbagi serangkaian tips dan cerita yang berhubungan dengan keuangan pribadi.
  • Komunitas nirlaba bisa berbagi cerita tentang orang-orang yang mereka bantu, di samping meminta sumbangan.

Avatar pembaca ideal yang anda kembangkan sebelumnya akan memberi anda gagasan tentang jenis konten yang ingin dilihat pelanggan anda.

Jika anda kesulitan mencari gagasan, lakukan analisa pesaing. Dengan kata lain, masuklah ke daftar email pesaing anda dan lihatlah jenis email yang mereka kirim. Jenis konten apa yang mereka sertakan di email mereka? Apa yang mereka tulis? Anda akan mendapatkan ide atas hal apa yang berhasil dan yang tidak

Langkah terakhir dalam mengembangkan strategi konten anda adalah memutuskan apakah anda akan mengirim teks biasa atau email HTML. Email HTML kaya akan gambar dan memungkinkan anda membuat pengenalan merek dengan menyertakan logo perusahaan atau isyarat merek visual lainnya di email anda. Namun, perlu diingat bahwa gambar kadang-kadang akan diblokir oleh perangkat lunak email pelanggan anda. Email teks biasa tidak menyertakan grafis. Sehingga lebih terlihat seperti email pribadi, jadi bagus untuk membangun hubungan.

Langkah 5: Setel Jadwal Pengiriman

Anda telah memutuskan jenis email yang akan anda kirim. Sekarang saatnya memperbaiki jadwal pengiriman email. Seberapa sering anda akan mengirim email?

Jawabannya tergantung pada waktu dan sumber daya yang tersedia untuk membuat email dan tujuan yang anda tetapkan untuk email anda. Apapun jadwal yang anda tetapkan, harus melibatkan pengiriman email secara teratur,  bisa harian, mingguan, atau bulanan:

  • Email harian akan membuat ikatan yang sangat kuat dengan pembaca anda. Menulis kepada pelanggan anda setiap hari dapat berhasil jika anda adalah seorang bisnis mikro atau blogger dan anda ingin mengembangkan kelompok setia pembaca reguler. Kelemahannya adalah banyak pelanggan yang akan merasa terbebani oleh konten anda yang terlalu sering dan lama-kelamaan mereka akan berhenti berlangganan.
  • Email mingguan cukup biasa, sehingga pelanggan tidak terkejut mendengar kabar dari anda dan mereka tidak akan merasa terbebani. Jika anda memiliki sumber daya untuk menghasilkan email mingguan, itu baik untuk dilakukan.
  • Email bulanan adalah pilihan tepat jika anda ingin membuat email anda sangat berharga, misalnya bila setiap email anda menyertakan kode promosi diskon. Lalu ditambah lagi buletin yang bagus. Karena anda menulis dengan frekuensi waktu yang lebih jarang dibandingkan email harian atau mingguan, hal itu merupakan investasi waktu yang lebih kecil. Masalah utama email bulanan adalah mudah hilang dan tercampur di inbox pembaca anda yang sibuk. Anda akan cenderung tidak diperhatikan

Langkah 6: Tulis Email Hebat

Anda telah menentukan seberapa sering anda akan mengirim email. Anda juga telah memutuskan konten email anda tentang apa. Jadi sekarang anda siap untuk menuliskannya.

Jangan merasa terintimidasi! Email tidak harus menjadi karya sastra. Sebenarnya, email bekerja lebih baik saat ditulis dalam bahasa sehari-hari yang sederhana.

Bagian terpenting dan bagian yang harus paling banyak anda gunakan untuk menulis adalah baris subjek anda. Perhatian akan subjek yang menarik akan membuat pelanggan ingin membuka email anda. Baris subjek yang membosankan dan tidak menginspirasi akan menyebabkan email anda diabaikan.

Kunci untuk menulis email yang baik adalah menulis seolah-olah anda sedang menangani satu orang. Jangan memulai email anda dengan sapaan "halo semua" dan hindari berbicara kepada pelanggan anda dengan panggilan "kalian." Hal itu membuat pembaca anda tidak spesial dan mereka merasa hanya menjadi salah satu bagian dari banyak pelanggan. Anda ingin pembaca anda merasa bahwa anda seperti sedang menulis hanya untuk mereka secara pribadi.

Avatar pembaca yang anda buat sebelumnya akan membantu anda mengingat seseorang saat anda menulis dan akan membantu anda mengatur nada yang tepat untuk email anda.

Setelah anda menulis email anda, jangan lupa untuk dikoreksi kembali.

Langkah 7: Kirimkan Email Anda

Anda telah menulis email dan memeriksanya untuk ejaan dan tata bahasa yang benar. Jangan menahan diri anda lagi, karena email anda siap untuk dikirim!

Email anda tidak harus brilian. Anda harus mengirim email selama anda tahu bahwa email anda itu cukup baik. Mengingat semua persiapan yang telah anda lakukan dalam menentukan alasan anda mengirim email dan membuat avatar pembaca, email anda akan bagus. Jadi tenang saja dan kirimkan.

Apapun yang anda lakukan, jangan menahan pengiriman email anda karena merasa tidak sempurna. Tidak ada email yang sempurna. Hanya dengan mengirimkan email dan melihat kinerjanya, anda bisa mendapatkan umpan balik yang anda butuhkan untuk memperbaiki email anda.

Jauh lebih baik dengan memulai sesuatu, lihat bagaimana cara kerjanya, lalu evaluasi, daripada menunggu gagasan yang tepat.

Langkah 8: Lihat Apa yang Bekerja, dan Lakukan Lebih Banyak Tentangnya

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, jika anda mengirimkan email pemasaran, anda harus menggunakan perangkat lunak pemasaran email. Melakukan hal itu, anda akan tetap berada di sisi kanan hukum.

Lebih penting lagi, dari perspektif pemasaran, menggunakan perangkat lunak pemasaran email memungkinkan anda melacak email yang anda kirim. Anda akan melihat berapa banyak orang yang membuka email anda dan berapa banyak jumlah klik tautan di email anda. Gunakan data ini untuk memperbaiki email anda.

Seiring waktu anda mengirimkan email-email itu, lama kelamaan anda akan merasakan apa yang berhasil dan apa yang bisa diperbaiki. Bila anda menemukan hal apa yang berhasil, lakukan lebih banyak lagi.

Pelajari lebih lanjut tentang memulai pemasaran email anda di beragam bagian tutorial kami, seri yang mendasar tentang masalah ini.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Business tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.