Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Careers
Business

Bagaimana Menemukan Pekerjaan Yang Bagus Dan Diterima (Dalam 30 Hari Ke Depan)

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Zesar Matin Aryona (you can also view the original English article)

Menganggur? Punya tagihan penting yang jatuh tempo namun tidak yakin apakah tabunganmu cukup? Atau mungkin kamu frustrasi dengan pencarian kerja dan merasa lelah?

Jika masalah pencarian pekerjaan ini terdengar akrab, inilah sumber yang komprehensif untuk membantu. Dalam panduan langkah demi langkah ini, saya akan menunjukkan cara mencari pekerjaan dan bagaimana cara dipekerjakan dalam satu bulan atau kurang.

Entah Anda lulusan baru atau profesional di bidang Anda, peta jalan ini dapat membantu Anda mencari pekerjaan dengan meminimalkan frustrasi, gangguan, atau penundaan.

How to Find a Great Job and Get Hired
Bagaimana menemukan pekerjaan yang bagus dan dipekerjakan. (grafis)

Hari 1: Temukan Pekerjaan Dan Perusahaan Yang Tepat

Mari kita lihat bagaimana menemukan sebuah pekerjaan secara efisien. Tidak seperti banyak kandidat, Anda tidak akan masuk dan mulai mengirimkan resume ke semua iklan lowongan kerja yang Anda lihat.

Anda akan mengidentifikasi apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda sukai pada awalnya. Proses ini mempersempit lapangan dan meminimalkan pengahilan perhatian oleh pelamar.

Tanyakan kepada dirimu pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Apakah saya ingin berkerja dengan sebuah perusahaan startup atau yang sudah mapan?
  • Apakah saya ingin berkerja dari rumah, atau di dalam sebuah meja kantor?
  • Apakah saya ingin berkerja dalam industri yang sama?
  • Bos macam apa yang saya inginkan?
  • Apa yang menjadi kelebihan saya?
  • Keterampilan atau prestasi apa yang manajer sebelumnya puji untuk saya?
  • Apakah pekerjaan ini cukup membayar untuk memenuhi kebutuhan saya? (Jadilah realistis).
  • Apakah saya ingin mendapatkan gaji, pertumbuhan karir, atau otonomi yang lebih baik? Manakah dari aku ini yang mau berkorban? (Terkadang, kamu tidak dapat memi semuanya).

Jawabanmu di sini akan menjadi panduan dalam menentukan posisi mana untuk dikejar.

Hari ke 2 sampai 3: Mengidentifikasi dan Memelihara Beberapa Peluang

Jangan letakkan semua telur dalam satu keranjang. Kamu tetap tidak akan mengirimkan resume pada titik ini.

Saat ini, tugas Anda adalah mencari lowongan dan perusahaan yang sesuai dengan kriteria Anda. Memeriksa lowongan pekerjaan, LinkedIn, jaringan Anda, alumni perguruan tinggi, dan teman untuk mendapatkan kesempatan.

Kemudian lakukan riset pada uraian pekerjaan, perusahaan, dan timnya. Apakah Anda akan senang dengan pekerjaan seperti itu? Cari 15-20 perusahaan atau iklan lowongan kerja yang sesuai dengan daftar pekerjaan impian Anda.

Simpan catatan cermat tentang segala hal yang Anda temukan tentang perusahaan yang memenuhi kriteria Anda. Kamu akan memerlukan itu di dalam lamaranmu nantinya.

Tidak yakin kemana harus mencari peluang kerja idaman? Mulailah dengan:

  • Telusuri Google: "Perusahaan Teratas untuk (posisi target Anda)" atau "Pengusaha Terbaik di (industri)." Cantumkan perusahaan yang memiliki kekhasan yang sesuai dengan keahlian Anda dan persyaratan yang sesuai dengan daftar keinginan perusahaan Anda.
  • Periksa ruang dagang lokal dan daftar asosiasi. Ini adalah tempat yang baik untuk mencari usaha kecil dan menengah, termasuk para pemula.
  • Jelajahi grup LinkedIn di industri Anda. Kelompok ini memiliki papan pekerjaan dan beberapa anggota memposting iklan pekerjaan di pasar Anda.

Daftar akhir Anda harus memiliki setidaknya 15 perusahaan atau iklan pekerjaan. Akan menjadi lebih kecil saat Anda menyelesaikan proses ini. Terkadang, pekerjaan sudah diambil, atau budaya perusahaan mereka sama sekali tidak sesuai dengan Anda. Jangan takut menyebar jaring yang lebar, jadi anda tidak kehabisan pilihan nanti.

Hari 3-5 Buat Strategi Lamaran Pekerjaan Anda

Strategi ini adalah inti dari proses 30 hari ini. Tanpa itu, mudah untuk mengalihkan perhatian atau kecewa, tergantung pada bagaimana pencarian Anda. Perlakukan ini sebagai daftar agenda dan rencana cadangan Anda.

Blokir Waktu ke Jadwal Anda

Terkadang, mencari pekerjaan bisa terasa seperti kerja penuh waktu. Anda tidak bisa hanya mengirim lamaran kapan pun ketika Anda tidak mood.

Pertimbangkan jadwal Anda kemudian membagikan blok waktu yang realistis. Anda memerlukan setidaknya satu jam sehari. Tapi Anda bisa melakukan dua atau tiga jam jika punya waktu. Jangan lupa menambahkan beberapa jam istirahat, atau satu hari libur dari keseluruhan pencarian pekerjaan agar Anda tidak terbakar habis.

Letakkan Daftar Periksa Anda untuk Bekerja

Daftar periksa Anda bervariasi, tergantung pada tingkat senioritas dan industri. Misalnya, pelamar untuk posisi manajerial membutuhkan lebih banyak waktu untuk membuat resume fungsional yang menunjukkan prestasi mereka. Lulusan baru mungkin lebih baik berjejaring atau berlatih keterampilan wawancara.

Berikut adalah beberapa item untuk ditambahkan ke daftar Anda:

  • riset pekerjaan dan perusahaan
  • tingkatkan resumemu
  • tingkatkan portofoliomu (opsional)
  • periksa foto onlinemu
  • riset orang-orang dari jaringanmu
  • memanggil atau bertemu orang
  • ikuti wawancara informasi
  • persiapkan untuk wawancara kerja
  • lakukan wawancara telepon atau langsung
  • bekerja dalam negosiasi wawancara

Plot item ini di kalender Anda dan perlakukan mereka seperti pekerjaan sebenarnya. Beberapa hari, Anda akan merasa kecil hati (atau malas), tetap teruskan. Jangan biarkan suasana hati Anda mendikte tindakan Anda - itulah tugas daftar ini.

Belajar Menangani Penolakan

Ya, ini termasuk strategi pencarian kerja.

Lebih baik belajar bagaimana menangani penolakan sekarang, sementara Anda tidak menerima itu. Persiapan meminimalkan kemungkinan Anda jengkel selama berhari-hari.

Biarkan dirimu merasakan rasa sakit penolakan. Kemudian bersenang-senang dengan teman Anda untuk mengalihkan pikiran darinya. Jangan memikirkan penolakan sebagai 'kembali ke titik awal.' Bukan begitu. Anda telah menulis resume dan surat lamaran. Anda melakukan beberapa wawancara, dan membangun fondasi yang bagus untuk jaringan Anda. Kamu tidak mulai dari nol

Cobalah melihat hal-hal dari sudut pandang atasan. Apakah ada sesuatu dalam wawancara yang bisa mematikannya? Apakah resumemu datar? Bekerjalah untuk memperbaiki poin-poin ini saat Anda melanjutkan proses pencarian pekerjaan.

Hari ke 5: Lacak Kemajuan Anda

Mengklik satu lowongan kerja demi pekerjaan tidak selalu menghasilkan hasil yang praktis. Itulah alasan nomor satu mengapa penting untuk melacak kemajuan - untuk memastikan apa yang Anda lakukan berkontribusi pada pencarian pekerjaan Anda.

Alasan kedua adalah membuat Anda bertanggung jawab dan termotivasi. Gunakan spreadsheet yang dapat diunduh gratis dalam tutorial ini untuk melacak kemajuan Anda.

Job Application Tracking Sheet Download
Lembar kerja aplikasi pekerjaan gratis.

Gunakan lembar ini untuk mencantumkan nama dan email kontak, iklan pekerjaan dan nama perusahaan Anda, termasuk tanggal saat Anda menyelesaikan tugas tertentu.

Hari 5-8: Membangun Jaringan

Tiga hari yang diberikan untuk proses ini adalah untuk memulai sesuatu. Membangun jaringan membutuhkan waktu dan usaha terus menerus, jadi habiskan beberapa jam untuk tugas ini setiap minggu.

Anda mungkin tidak mengenal manajer HR dari atasan impian Anda, tapi rekan kerja - atau teman dari teman - mungkin.

Cari Jaringan Anda untuk Referal untuk Ditambahkan ke Daftar Target Anda

1. Mulailah dengan jaringan langsung Anda: teman, keluarga, dan rekan kerja. Apakah mereka mengenal seseorang yang bekerja di salah satu perusahaan target Anda? Tidak harus manajer HR. Seseorang yang bekerja di posisi yang sama dengan yang Anda targetkan, atau bahkan departemen yang berbeda juga bagus. Yang kamu butuhkan adalah jalan masuk.

Tidak yakin kepada siapa harus bertanya? Periksa halaman perusahaan Facebook dan LinkedIn untuk mengetahui siapa di jaringan langsung Anda yang ada sekarang atau mantan karyawan. Anda bahkan bisa menghubungi kantor alumni sekolah Anda untuk bertanya.

2. Periksa jaringan luas online Anda. Jelajahi berbagai kelompok LinkedIn, seperti alumni, perusahaan, dan kelompok terkait industri, untuk koneksi tingkat kedua. Apakah ada orang yang bekerja di salah satu perusahaan target Anda, itu juga terhubung dengan seseorang di jaringan langsung Anda? Catat nama, email, dan jabatan mereka. Mintalah jaringan langsung Anda untuk sebuah pengantar, atau kirimkan permintaan wawancara informasi secara personal.

3. Periksa jaringan offline dan perluasan Anda. Lakukan hal yang sama seperti di atas tapi kali ini; Menjangkau kerabat, kenalan profesional, mantan rekan kerja dan klien, atau orang yang Anda temui di acara.

Jangan malu untuk menghubungi kontak, terutama jaringan perluasan Anda. Banyak perusahaan menawarkan bonus rujukan untuk membawa calon, jadi ini merupakan win-win potensial bagi kedua belah pihak.

Hari 9-12: Mengatur Wawancara Informasi

Wawancara informasi sangat bagus untuk menemukan rincian tentang pekerjaan atau perusahaan yang tidak Anda dapatkan dengan mudah dari pekerjaan atau sumber online lainnya. Ini juga cara yang baik untuk mengukur apakah Anda menyukai tim dan budaya perusahaan mereka.

Bacalah tutorial komprehensif kami tentang bagaimana mengatur dan melakukan wawancara informasi:

Juga, ini adalah Template Email Wawancara Informasional dari Michelle Riklan, Managing Director di Riklan Resources:

Yang terhormat (Bapak / Ibu ________),

Saya menemukan nama dan email Anda (di mana Anda menemukannya). Saya adalah (baru lulus / jabatan anda), dan berharap bisa berkarir di (target posisi) di (target perusahaan).

Karena Anda adalah (gelar pekerjaan serupa) dengan (X tahun pengalaman), saya akan menghargai kesempatan untuk mengajukan beberapa pertanyaan tentang jalur karir Anda dan pekerjaan yang Anda lakukan di  (perusahaan target).

Saya tahu waktu Anda sangat berharga, jadi saya bersedia bekerja sama dengan jadwal Anda. Kita bisa bicara di telepon, atau aku bisa menemuimu di dekat kantormu.

Mohon beritahu saya jika Anda bisa meluangkan waktu 15-20 menit dari waktumu, dan metode komunikasi pilihanmu.

Terima kasih sebelumnya atas waktu anda.

Kualitas informasi yang Anda dapatkan dalam wawancara ini tergantung pada pertanyaan yang Anda ajukan. Lakukan penelitian dan bersiaplah terlebih dahulu. Mengajukan pertanyaan yang jelas yang bisa dijawab dengan cepat oleh pencarian Google adalah buang-buang waktu. Anda juga akan mengecewakannya, dan kehilangan rujukan potensial.

Riklan menyarankan untuk memulai dengan pertanyaan berikut, kemudian menanyakan tindak lanjut seperlunya:

  • Skill dan pengalaman apa yang diperlukan untuk pekerjaanmu?
  • Tolong jelaskan hari kerja khas anda.
  • Apa tantangan terbesar yang Anda hadapi saat bekerja?
  • Menurut Anda, apa bagian terbaik dari pekerjaan Anda?
  • Apakah pekerjaan Anda memerlukan waktu lembur yang sering, atau jadwalnya fleksibel?
  • Bagaimana profesional di industri Anda menemukan pekerjaan? Apakah ada publikasi, grup khusus, atau papan pekerjaan yang Anda kunjungi?
  • Berapa lama rata-rata masa kerja karyawan?
  • Seperti apa jalur karir seperti di organisasi Anda?
  • Bagaimana perbedaan atasan Anda dari pesaing Anda?
  • Bolehkah saya menggunakan nama Anda sebagai rujukan? (Tanyakan saja jika wawancara berjalan dengan baik.)
  • Siapa yang harus saya hubungi di perusahaan Anda untuk menanyakan posisi yang sama?

Hari 13-15: Buat Resume yang Disesuaikan

Ingat, satu-satunya tugas resume adalah membawamu pada wawancara.

Sebuah resume yang bagus tidak akan pernah cukup untuk memamerkan seluruh keahlian dan riwayat kerja Anda. Tara Rist, Manajer HR Policy Expert setuju:   

Hindari menceritakan kisah hidup Anda di resume Anda, tetaplah faktual dan to the point. Saya tidak ingin harus menelusuri sebuah novel untuk menentukan apakah Anda tepat untuk pekerjaan itu!

Tulis resume singkat yang menceritakan sebuah narasi bagus tentang manfaat mempekerjakan Anda. Tekankan manfaat dan prestasi Anda, sertakan pernyataan merek pribadi, dan jangan berkeringat mengenai tanggung jawab Anda sehari hari.

Kami sudah membahas resume dengan sangat rinci di Envato Tuts+, jadi lihat tutorial ini untuk detail lebih lanjut tentang membuat resume bagus:

Sebelum Kamu Mengirimkan Resume

  • Kirimkan ke orang sungguhan, bukan email "info@company.com" atau "applications@company.com" email. Carilah email manajer HR secara online, atau mintalah sumber dalam Anda saat wawancara informasi.  
  • Perekrut memeriksa jejak online pemohon. Sembunyikan foto, komentar, atau pembaruan status yang kasar dan patut dipertanyakan dari akun media sosial Anda. Optimalkan profil LinkedIn Anda dengan menambahkan kata kunci, rekomendasi, dan gambar tampak profesional.
  • Pergi ke resume Anda untuk memastikan itu tidak akan mematikan perekrut dengan kesalahan ini.
  • Pastikan desain resume Anda profesional dan gunakan template resume modern jika diperlukan.
  • Sertakan surat kabar pribadi atau surat pengantar email yang menyoroti keahlian dan minat Anda untuk pekerjaan itu. Jika Anda memiliki rujukan, sebutkan juga. Sampul surat adalah kait yang menentukan apakah resume Anda dibaca atau dibuang. Jadi jangan menulis surat generik dan gusar yang berbunyi seperti daftar fakta yang kering.

Chris Butler, CEO & Founder Hashtag CV mengatakan,

"Surat lamaran menjadi membosankan bila tidak mengandung unsur kunci, kepribadian. Jika saya telah mengiklankan sebuah pekerjaan, itu berarti saya mencari seseorang, bukan robot.

Saya mengharapkan seorang kandidat untuk melakukan penelitian mereka di perusahaan saya dan mencerminkan etos kami di dalam surat lamaran mereka. Saya agak bosan melihat "Saya adalah individu yang jujur ​​dan dapat dipercaya yang dapat bekerja dengan baik dalam tim atau memulai inisiatif saya sendiri". Bagi saya, surat lamaran yang lebih unik, semakin saya tertarik untuk belajar lebih banyak tentang kandidat itu."

Kirimkan resume dan surat lamaran Anda ke semua perusahaan dalam daftar target Anda. Jika Anda memiliki waktu luang dalam beberapa hari mendatang, carilah lebih banyak pekerjaan yang sesuai dengan deskripsi pekerjaan impian Anda, lalu kirimkan juga sebuah lamaran.

Mengingat; Anda tidak akan meledakkan lamaran Anda ke setiap perusahaan dengan kekosongan di posisi target Anda. Cari tahu apakah Anda akan menyukai perusahaan dan melakukan wawancara informasi terlebih dahulu, jika memungkinkan.

Hari 16 - 24: Siapkan Wawancara

Cara diterima untuk pekerjaan yang Anda inginkan memerlukan penanganan wawancara dengan baik. Wawancara membuat banyak pelamar merasa gugup. Hapus rasa takutmu melalui latihan dan persiapan.

Banyak pertanyaan wawancara dirancang untuk mengukur kemampuan Anda dalam melakukan pekerjaan, dan berbaur dengan tim yang ada. Gunakan penelitian Anda sebelumnya dan wawasan yang Anda dapatkan dari wawancara informasi untuk menyesuaikan jawaban Anda per perusahaan.

Dan ingat, tidak apa-apa mengajukan pertanyaan menjelang akhir wawancara. Ini menunjukkan bahwa Anda proaktif dan bersemangat dengan pekerjaan itu.

Beberapa Pertanyaan Untuk Diajukan

  • Apa langkah berikutnya setelah wawancara ini?
  • Maukah Anda menceritakan alasan kekosongan ini? (Ini adalah cara yang baik untuk mengukur potensi masalah dalam tim, terutama jika karyawan sebelumnya mengundurkan diri.)
  • Apa tantangan nomor satu dari jabatan ini?
  • Apa yang perlu terjadi dalam 30 hari, bagi Anda untuk mempertimbangkan keberhasilan diterima selanjutnya?
  • Apakah ada alasan Anda tidak akan mempekerjakan saya? (Cara yang baik untuk secara proaktif menjawab keragu-raguan mereka tentang Anda.)

Untuk wawancara utama, termasuk pertanyaan perilaku, teknis, dan tidak biasa yang diajukan, lihat:

Hari 24-26: Tindak Lanjut Anda dan Catatan Terima Kasih

Cara dipekerjakan di atas kandidat lain membutuhkan sedikit lamaran strategis. Menindaklanjuti adalah hal yang mudah dilakukan, namun meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan itu.

Sebuah catatan terima kasih yang baik mengingatkan pewawancara tentang prestasi Anda dan mendorong lamaran Anda ke puncak pemikiran mereka - meningkatkan kesempatan mendapatkan tawaran pekerjaan. Kirimkan catatan terima kasih 24 sampai 48 jam setelah wawancara Anda.

Tidak yakin bagaimana menulisnya? Berikut adalah panduan lengkap dengan berbagai template untuk diikuti:

Jika Anda tidak menerima umpan balik tentang lamaran Anda dalam waktu seminggu, kirim email tindak lanjut singkat untuk menunjukkan ketertarikan Anda terhadap pekerjaan itu.

Hari 26-30: Negosiasikan Penawaran Pekerjaan

Kamu mendapatkan tawaran pekerjaan. Bagus!

Jangan biarkan euforia mendorong Anda untuk menandatangani tawaran tanpa mempertimbangkan implikasinya secara penuh. Bahkan jika atasan mengatakan bahwa perekrutan sangat penting, tidak apa-apa untuk mengambil beberapa hari sebelum mengambil keputusan.

Inilah saatnya kebenaran. Semua kerja keras yang Anda lakukan adalah nol, jika Anda tidak mendapatkan paket kompensasi dan lingkungan kerja yang baik.

Pertanyaan Untuk Dipertimbangkan

Cari tahu apakah Anda akan senang dengan pekerjaan ini dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini:

  • Apakah ada ruang untuk pertumbuhan posisi Anda? Bagaimana dengan departemen lain? Anda harus memiliki cukup ruang untuk tumbuh, jika tidak, Anda akan mudah bosan dalam satu atau dua tahun.
  • Apakah mereka menawarkan pelatihan kemajuan karyawan?
  • Apa gaya manajemen bos masa depan Anda? Bisakah Anda berkembang di bawah kepemimpinan seperti itu?

Beberapa Item Untuk Dinegosiasikan

  • Apakah nominal gaji di industri dan lokasinya sesuai?
  • Apakah jumlah kredit liburan cukup untuk kebutuhan pribadi dan keluarga Anda?
  • Apakah mereka menawarkan insentif atau bonus? Jika tidak, adakah kemungkinan untuk menegosiasikan insentif berdasarkan kinerja?
  • Apa fasilitas non-moneter lainnya disertakan?

Begitu Anda menentukan kelebihan dan kerugian dari tawaran pekerjaan Anda, jadwalkan diskusi dengan manajer HR atau siapa pun yang memperpanjang tawaran pekerjaan Anda. Jika Anda menerima banyak tawaran pekerjaan, gunakan sebagai pertimbangan. Siapkan bantahan dan bukti untuk mencadangkan setiap item yang akan Anda negosiasikan. Berikut caranya:

Jika Anda malu, Anda bisa menegosiasikan gaji dan tunjangan lainnya melalui email:

Kecepatan Tergantung pada Anda

Seberapa cepat Anda dipekerjakan tergantung pada usaha yang ingin Anda lakukan. Belajar bagaimana menemukan pekerjaan yang bagus dan dipekerjakan dalam 30 hari tidaklah sulit. Prosesnya sederhana, jika kamu cukup berpegang pada itu.

Jangan anggap timeline ini mutlak. Pencarian Anda mungkin lebih cepat atau lebih lama, tergantung pada daftar pekerjaan impian Anda. Selain itu, semakin tinggi perusahaannya, semakin sulit untuk mendapatkan penawaran yang sesuai.

Cobalah proses 30 hari ini, temukan betapa banyak kemajuan yang dapat Anda lakukan dalam sebulan, dan teruskan sampai Anda mendapatkan pekerjaan hebat yang Anda inginkan.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.