Advertisement
  1. Business
  2. Marketing

Bagaimana Menjadikan Konversi Website Anda Lebih Baik dari Para Kompetitor

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Para pemilik bisnis terobsesi untuk mendapatkan lebih banyak traffic.

Mereka memeriksa webnya untuk mencari saat terbaik membuat kiriman di Facebook, atau berita tentang pembaruan algoritma SEO terkini. Tidak mengejutkan bahwa kompetisi di platform ini juga ketat di setiap waktu.

Meskipun demikian, teknik paling efektif dan menguntungkan, berlalu tanpa terdeteksi radar—salah satu yang paling jarang digunakan.

Statistik yang sering dikutip dari eConsultancy adalah, "untuk tiap USD 92 yang dihabiskan untuk mendapat pelanggan, hanya USD 1 yang dihabiskan untuk mengonversinya. Ini memalukan, karena seringkali cara tercepat dan paling segera untuk meningkatkan pemasukan Anda (dan memasukkan lebih banyak uang ke kantong Anda) adalah berfokus secara eksklusif dalam mengonversi lebih banyak traffic menjadi prospek dan pelanggan.

Better Website Conversions
Konversi website (grafis)

Berikut adalah panduan singkat dan siap dijalankan untuk menjadikan konversi website Anda lebih baik daripada para kompetitor.

Apa itu Optimasi Laju Konversi (Conversion Rate Optimization)?

Tiap hari, orang mengunjungi website Anda.

Dan tiap hari, hanya sekitar 1-2% saja yang akan membeli sesuatu.

Artinya yang sisanya—mayoritas yang sangat besar yakni 98-99% pengunjung—meninggalkan situs Anda. Mungkin untuk selamanya.

Meningkatkan konversi, atau jumlah orang yang mengambil tindakan di website Anda, adalah langkah pertama untuk meningkatkan pendapatan.

Tetapi itu tidak selalu berarti membeli. Ada dua jenis konversi di kebanyakan website yang ada:

  • Konversi makro: Inilah tujuan besar website, seperti penjualan produk atau permintaan layanan yang konkret dan mudah dilacak.
  • Konversi mikro: Ini adalah komitmen-komitmen kecil, atau langkah-langkah kecil, yang dilakukan orang untuk membuat keputusan besar akhir berupa konversi makro.

Maka optimasi konversi artinya adalah mencoba meningkatkan jumlah orang yang membuat komitmen-komitmen kecil (atau konversi mikro) di website Anda, sembari juga meningkatkan jumlah konversi yang mengubah permainan (atau konversi makro) dalam prosesnya.

Mengapa itu penting? Begini penjelasannya.

Katakan saja website Anda dikunjungi 1000 orang tiap bulannya dan laju konversi Anda saat ini adalah 1%. Matematika sederhana memberitahu kita bahwa Anda mendapat 10 konversi setiap bulannya.

Menaikkan traffic Anda sebesar, katakan saja 10%, hampir-hampir perolehan bersihnya tidak bisa menghasilkan satu pelanggan atau prospek. Kendatipun demikian, peningkatan kecil laju konversi sebesar 1-2% saja berarti hasil Anda meningkat dua kali lipat.

Ini berarti pada titik tertentu, peningkatan bertahap dalam jumlah orang yang mendaftar atau masuk bisa mengantar hasil yang jauh lebih signifikan daripada mendapatkan penambahan traffic yang lebih besar.

Jadi prioritas pertama Anda adalah mendapatkan lebih banyak orang baru ke website untuk menjadi kontak atau pelanggan, lalu ubah menjadi prospek atau pada akhirnya pelanggan yang lebih banyak.

Berikut adalah sejumlah ikhtisar cepat tentang beberapa cara paling umum untuk melakukannya.

Berbagai Taktik Meningkatkan Konversi Website Umum

Keputusan yang Anda buat di awal ketika pertama kali membuat website Anda memiliki hubungan signifikan dengan jumlah orang yang masuk.

Ini berarti segalanya dari tata letak halaman hingga desain tema situs dan konten, hingga cara halaman Anda tertaut bersama bisa (dan akan) membantu orang untuk masuk lebih cepat (atau mengusir mereka). Inilah caranya.

Bagaimana Organisasi (Arsitektur) Website Mempengaruhi Konversi

Arsitektur Informasi adalah istilah menawan yang digunakan untuk mendeskripsikan bagaimana kontak atau informasi di situs Anda diorganisasikan dan ditautkan bersama.

Ini adalah konsep yang penting karena membantu untuk menyajikan "alur" informasi logis ke pengunjung baru website, yang semuanya berada di 'tahap-tahap' kebutuhan akan kesadaran yang berbeda.

Sebagai contoh:

  • Kesadaran (Awareness): Orang-orang ini tidak tahu apakah mereka butuh produk atau layanan Anda.
  • Informasi / Evaluasi: Orang-orang ini mulai mengenali bahwa mereka memiliki masalah yang harus dipecahkan, dan secara proaktif mencari informasi atau solusi untuk membantu mereka.
  • Membeli: Orang-orang ini telah menimbang berbagai opsi dan mulai membuat keputusan tentang siapa yang akan diajak kerjasama, berapa kemungkinan biayanya, dsb.
Customer Journey Stages Diagram
Diagram Tahapan Perjalanan Pelanggan

Sebagaimana telah kita diskusikan, hanya sekitar 1-2% saja orang yang mengunjungi website Anda akan sampai ke tahap 'Membeli'.

Oleh karena itu, kita harus mengidentifikasi semua langkah lain yang diperlukan agar pengunjung bisa maju ke tiap tahap, dan menciptakan penawaran yang berbeda untuk masing-masing dari mereka.

Biasanya itu mencakup:

  • Kesadaran (Top of the Funnel): Biasanya berupa aset berbasis informasi seperti eBooks, video, panduan dan lebih banyak lagi yang berfokus pada masalah atau topik awal yang orang cari.
  • Informasi / Evaluasi (Middle of the Funnel): Penawaran ini menjembatani celah antara isu pelanggaan dan layanan Anda. Sebagai contoh, kalkulator ROI, kupon-kupon produk dan lebih banyak lagi.
  • Pembelian (Bottom of the Funnel): Ini adalah langkah terakhir yang cenderung merupakan item dengan tiket yang lebih besar, seperti orang yang mengisi formulir Permintaan Penawaran atau menambahkan produk ke keranjang belanja mereka untuk dibeli.

Begitu ada yang mengunduh atau memilih untuk masuk sebagai langkah pertama, mungkin Anda ingin menindaklanjuti mereka (melalui halaman konfirmasi yang mereka lihat, media sosial, atau email yang tepat pada waktunya) agar mereka juga bisa mengambil tindakan pada langkah berikutnya.

Hasilnya adalah suatu sistem yang terdiri dari banyak langkah yang dengan lancar menggerakkan orang dari orang asing menjadi pelanggan.

Customer Journey Steps Example
Contoh Langkah-Langkah Perjalanan Pelanggan.

Optimasi Halaman Arahan (dan Uji A/B)

Ketika kebanyakan orang mendengar tentang optimasi laju konversi, yang sebenarnya mereka pikirkan adalah optimasi halaman arahan.

Penting untuk dicamkan dalam pikiran bahwa strategi halaman arahan umum (seperti uji A/B) adalah bagian kecil dari strategi yang jauh lebih besar.

Berikut adalah cara kerjanya.

  1. Anda membuat banyak versi halaman yang sama berdasarkan kriteria yang berbeda. Di bagian terakhir di bawah ini, kita akan melihat sejumlah elemen individual untuk diujikan pada suatu halaman).
  2. Anda menata berbagai halaman tersebut antara satu dan lainnya, memecah traffic (dan pengunjung baru) ke tiap halaman tersebut.
  3. Anda menyaksikan konversi (dan laju konversi) tiap halaman mulai menampakkan bentuknya dalam periode beberapa hari hingga beberapa pekan.
  4. Begitu Anda mencapai 'signifikansi secara statistik', dengan aman Anda bisa menyatakan bahwa satu halaman lebih baik dari yang lain.
  5. Sekarang Anda bisa menerapkan pembelajaran Anda, lalu menerapkannya ke seluruh halaman (dalam satu situs) dalam upaya meningkatkan hasil secara keseluruhan.

Meskipun terdengar kompleks, Anda bisa mulai menjalankan pengujian seperti ini dalam beberapa jam dengan menggunakan sarana yang bagus seperti Unbounce. Berikut adalah penampakannya:

Unbounce interface
Antarmuka Unbounce

Pasar kami menyediakan sejumlah templat Unbounce siap pakai yang didesain secara khusus dengan konversi dalam pikiran.

Sebagai contoh, Marky adalah desain halaman arahan kontemporer yang sepenuhnya responsif, dilengkapi dengan file-file PSD sumber, dan diintegrasikan dengan banyak sarana pemasaran lainnya yang mungkin Anda gunakan.

Marky Landing Page Template
Desain halaman arahan Marky

Atau bekerjalah dengan desain halaman arahan dengan Bootstrap:

Banyaknya waktu yang Anda butuhkan untuk menjalankan tiap pengujian bergantung pada seberapa akurat Anda bisa menilai hasilnya. Sebagai contoh, jika Anda ingin tingkat kepercayaan diri 95%, ukuran sampel Anda akan tergantung pada sebesar apa peningkatan yang Anda harapkan.

Sample Sizes
Ukuran sampel versus persentase peningkatan.

Teknik Automasi Pemasaran Sederhana

Pemasaran email pada umumnya disebut sebagai salah satu kanal pemasaran digital paling hebat yang ada, bahkan hingga saat ini, lebih baik daripada Facebook dan Twitter dengan membawa 40x lebih banyak pelanggan.

Tetapi meskipun 60% pemasar menggunakannya, hanya 13% yang menggunakan automasi pemasaran – meskipun metode ini memiliki kemampuan untuk menghasilkan prospek dua kali lebih banyak.

Hasil tersebut berasal dari kenyataan bahwa Anda (a) mengantarkan pesan yang tepat, (b) kepada orang yang benar, (c) pada saat yang tepat (dengan kata lain, Trinitas Pemasaran).

Tiap alur kerja atau urutan email didesain untuk mencapai tindakan tertentu (misalnya mengklik suatu tautan, atau mengisi suatu formulir). Apabila ada seseorang mengambil tindakan, urutan even yang baru akan "dipicu" untuk memastikan bahwa orang tersebut menerima email yang sepenuhnya dipersonalisasi.

Hal ini biasanya berlangsung dalam waktu beberapa hari hingga beberapa pekan, sebelum orang tersebut dihapus dari satu daftar dan ditambahkan ke yang lain (tergantung tindakan yang diambil, atau tidak diambil). Berikut bagaimana penampakannya di MailChimp:

Mailchimp automation campaign sequence
Urutan kampanye automasi Mailchimp.

Banyak templat email terlaris kami, seperti Koble, kompatibel dengan MailChimp secara out-of-the-box.

Koble email template design
Desain templat email Koble

Jelajahi lebih banyak desain templat Mailchimp terbaik kami:

3 Cara Mudah dan Praktis untuk Melakukan CRO (Optimasi Laju Konversi) Pekan Ini

Optimasi konversi terdengar seperti proses yang kompleks dan canggih dengan penggunaan beragam teknologi dan matematika tingkat tinggi.

Untungnya tidak seperti itu.

Alih-alih, jika Anda tahu di mana mendapatkannya, Anda bisa dengan cepat menemukan sejumlah lokasi untuk mendapatkan hasil dengan mudah yang bisa menghasilkan beberapa kemenangan cepat di akhir pekan. Secara spesifik ada tiga hal.

1. Menemukan (dan Memperbaiki) Halaman yang Kinerjanya Buruk

Identify underperforming blog pages
Temukan halaman yang kinerjanya kurang baik dan perbarui.

Kebanyakan kiriman lama blog Anda mungkin membawa banyak traffic Pencarian Organik (atau SEO).

Masalahnya adalah, karena Anda hampir pasti melupakan (atau mengabaikan) kiriman-kiriman tersebut selama beberapa pekan, bulan, atau bahkan tahun, kemungkinan berbagai halaman atau kiriman tersebut memiliki bounce rate yang di atas rata-rata (membuat kebanyakan pengunjung langsung meninggalkan situs Anda setelah mengunjunginya).

Sebagai contoh, mengurutkan halaman berdasarkan bounce rate bisa memberitahu Anda di bagian mana "kebocoran website" ini terjadi.

Garap halaman-halaman itu, dan tingkatkan! Tambahkan lebih banyak konten, gunakan gambar yang lebih bagus, cobalah multimedia seperti video atau audio, dan gunakan penawaran-penawaran baru atau panggilan aksi.

Bahkan Anda bisa mencoba untuk menggunakan berbagai sumber daya seperti CrazyEgg untuk mendapatkan sensasi mengapa halaman tersebut tidak banyak dikunjungi sebagaimana ekspektasi Anda.

2. Dapatkan Lebih Banyak Traffic ke 'Corong' untuk Halaman-Halaman Anda yang Kinerjanya Paling Baik

Reverse Goal Path report in Google Analytics
Gunakan laporan Reverse Goal Path di Google Analytics.

Tip selanjutnya berasal dari jasa baik Andy Crestodina dari Orbit Media, dan ini adalah salah satu perubahan paling sederhana tapi paling berdampak untuk bisa dilakukan di website Anda.

Pertama, mulailah dengan melihat semua konversi Goal di website Anda. Cara paling mudah adalah dengan menelusuri laporan Reverse Goal Path di Google Analytics.

Lalu, lihat halaman mana yang paling sering muncul tepat sebelum terjadinya konversi. Kemungkinannya, Anda akan melihat ada sekumpulan kecil yang akan menghasilkan konversi tertinggi bagi Anda.

Jadi Anda tahu bahwa halaman-halaman tersebut bekerja dengan baik dan membantu dalam mengonversi prospek dan pengunjung baru di website Anda.

Sekarang lihat semua halaman Anda yang lain (terutama yang kinerjanya buruk sebagaimana teridentifikasi sesaat yang lalu) dan tambahkan tautan internal baru dan panggilan aksi yang mengarahkan pengunjung ke halaman Anda yang konversinya paling tinggi.

3. Lakukan Uji A/B Pada Elemen-Elemen Halaman Tersebut

Secara teknis, uji A/B semestinya disiapkan untuk secara primer menguji elemen-elemen yang sangat spesifik (seperti dua variasi headline). Kendatipun demikian, saya pikir cukup membantu untuk memulai optimasi halaman arahan Anda secara luas terlebih dahulu, lalu menjadi semakin spesifik atau terperinci seiring waktu.

Sebagai contoh, daripada memulai dengan mengubah sedikit variasi warna tombol CTA yang mungkin tidak berjalan dengan baik selama beberapa waktu, mulailah dengan yang dasar:

  • Penawaran: Apakah suatu eBook atau kupon membawa hasil yang lebih baik? Jika tidak yakin, cobalah suatu pengujian sederhana untuk menemukan jawabannya!
  • Perpesanan: Kebanyakan perusahaan sudah cukup hebat dalam menggunakan pesan positif untuk memperkuat pilihan orang yang menguntungkan bagi produk atau layanan Anda. Tetapi, bagaimana dengan rasa sakit kehilangan? Seringkali, perpesanan negatif bisa mendapatkan lebih banyak perhatian atau jadilah lebih persuasif.
  • Tata Letak: Keseluruhan pengalaman pengguna di halaman tertentu dan tata letaknya bisa memiliki dampak yang besar terhadap konversi, menyajikan informasi dalam urutan yang logis atau mengaburkan perincian penting yang akan mengakibatkan kebingungan.
  • Gambar: Visualisasi bisa membantu menunjukkan apa yang akan orang dapatkan sebagai hasil produk atau layanan Anda, atau mereka bisa mengalihkan perhatian pembaca dengan placeholder yang tidak relevan.
  • Headline: Headline terbaik berakar dari motivasi paling dalam, paling mendasar. Sebagai contoh, singgung kebutuhan mereka untuk sukses dan menghindari kegagalan.
  • CTA: Kata-kata tindakan dan kata kerja cenderung memiliki konversi lebih baik dibandingkan pernyataan-pernyataan umum seperti 'Berlangganan'.

Tingkatkan Konversi Anda Secara Bertahap

Kebanyakan bisnis cukup hebat dalam menggerakkan lebih banyak traffic ke website mereka.

Tetapi lebih sedikit yang menguasai cara meningkatkan jumlah orang yang terkonversi di situs mereka (meskipun dalam banyak hal hasilnya akan jauh lebih berdampak).

Bagaimanapun nama itu terdengar, optimasi konversi sesungguhnya langsung ke tujuan. Sasaran Anda adalah untuk memudahkan orang menemukan apa yang mereka cari, sehingga Anda mengkreasi bagian-bagian situs Anda untuk menyasar kelompok-kelompok yang berbeda.

Begitu Anda mendapatkan mereka di suatu halaman, Anda bisa mulai menjalankan uji halaman arahan, misalnya dengan mengidentifikasi variasi A/B yang bisa meningkatkan hasilnya dengan cepat.

Dan setelah ada orang yang akhirnya memilih untuk masuk atau membeli produk, Anda bisa mengirimkan email yang didesain secara otomatis dan personal untuk momen tersebut.

Mungkin dibutuhkan beberapa waktu untuk menggali dan sedikit merencanakan konversi Anda dengan satu penyesuaian dalam satu waktu. Tetapi dengan tiga tips yang dijelaskan di sini, Anda akan mampu melakukan beberapa perubahan signifikan di akhir pekan yang akan dengan cepat mendatangkan hasil.

Jika Anda membutuhkan tema website WordPress yang segar, desain halaman arahan, atau templat email, Anda bisa mendapatkannya sekaligus lebih banyak lagi sumber-sumber daya profesional di Envato Market.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.