Advertisement
  1. Business
  2. Finance

Cara Mendapatkan Uang Dari Venture Capital

by
Read Time:11 minsLanguages:
This post is part of a series called Funding a Business.
How Angel Investors Can Fund Your Business
The Pros and Cons of Having Private Equity Firms Invest In Your Business

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhammad Naufal (you can also view the original English article)

Lihatlah sejarah awal beberapa perusahaan paling sukses dalam beberapa dekade terakhir, dan anda akan sering melihat funding atau pendanaan dari venture capital memainkan peran penting. Apple, Google, Facebook dan Twitter hanyalah beberapa nama besar yang mendapat suntikan dana dari venture capital.

Lantas apa itu venture capital? Bagaimana cara kerjanya, apa kelebihan dan kekurangan dari metode pendanaan ini, dan bagaimana anda bisa mendapatkan dana dari venture capital untuk bisnis anda? Anda akan mendapatkan jawaban atas semua pertanyaan ini dalam tutorial ini. Pada akhirnya, anda akan berada dalam posisi yang baik untuk menimbang-nimbang antara venture capital terhadap opsi pendanaan lainnya yang telah kita bahas sejauh ini dalam delapan rangkaian dari seri kami tentang funding atau Pendanaan Bisnis.

1. Apa Itu Venture Capital?

Dalam tutorial kami kali ini, kita melihat angel investor adalah individu kaya yang memompa uang ke bisnis kecil dengan imbalan atas keuntungan di masa depan. Venture capital (VC) bekerja dengan cara yang sama, tapi sekarang kita berbicara tentang perusahaan, bukan individu, dan itu membuat perbedaan yang signifikan.

Pertama-tama, jumlah dana yang tersedia jauh lebih tinggi. Sedangkan rata-rata angel investor menginvestasikan $520.000, kesepakatan dengan venture capital rata-rata berkisar antara $2,6 juta untuk yang baru memulai hingga $10,3 juta untuk perusahaan tahap selanjutnya.

Sementara itu juga kerangka waktu dan imbalan hasil yang diharapkannya serupa — 10 kali pengembalian dengan lima sampai tujuh tahun adalah aturan umum yang baik — perusahaan venture capital berada pada jadwal yang jauh lebih ketat.

Untuk memahami mengapa, mari kita lihat struktur dana khas dari VC. Biasanya mereka menghasilkan uang dari sekelompok investor (“limited partners”) atau mitra terbatas untuk jangka waktu tertentu, katakanlah tujuh sampai sepuluh tahun. Pada saat itu, perusahaan menginvestasikan sekitar 10 atau 20 perusahaan dan mencoba menumbuhkannya ke titik di mana ia dapat menjual sahamnya untuk keuntungan yang besar. Kemudian dana tersebut dilikuidasi, dan limited partners mendapatkan uang mereka kembali plus lebihnya — dan semoga itu adalah pengembalian yang sehat.

Dalam kebanyakan kasus perlu diselesaikan dalam waktu singkat, dan itu bisa berarti tekanan yang signifikan untuk anda jika perusahaan anda gagal memberikan pertumbuhan yang diharapkan. Pendanaan tersebut tidak bisa diperpanjang umurnya dan menunda mengembalikan uang ke investor hanya karena perkembangan anda yang tertinggal. Perusahaan VC akan mengambil berapa pun uang yang bisa mereka ambil bila waktunya habis.

Pendanaan venture capital mencapai puncaknya mencapai di atas $100 miliar selama hiruk-pikuk dot-com pada tahun 1999, namun masih mencapai lebih dari $20 miliar per tahun. Sektor yang paling populer sejauh ini adalah perangkat lunak, diikuti oleh perangkat bioteknologi, energi dan medis. Sedangkan investasi angel investor tersebar di seluruh negeri, venture capital sangat terkonsentrasi di California. Masih banyak juga perusahaan sejenis di kebanyakan negara bagian, dan di banyak negara di seluruh dunia.

Seperti namanya, venture capital berisiko dari sudut pandang investor. National Venture Capital Association memperkirakan bahwa 40% bisnis yang didukungnya mengalami kegagalan, 40% cukup berhasil, dan 20% menghasilkan keuntungan yang tinggi. Perusahaan VC mengandalkan 20% itu untuk meningkatkan kinerja portofolio mereka secara keseluruhan.

2. Kelebihan Venture Capital

VC memiliki beberapa kelebihan penting dibandingkan metode pendanaan lainnya yang telah kita lihat sejauh ini dalam seri ini. Inilah manfaat utama dari pendekatan ini:

Uang yang Banyak, Tumbuh dengan Cepat

Seperti yang telah kita pahami, kesepakatan dengan venture capital rata-rata sekitar lima atau sepuluh kali lebih besar daripada angel investor, dan benar-benar pada tingkatan yang berbeda dari kebanyakan proyek crowdfunding. Mengamankan beberapa juta dolar untuk pendanaan VC dapat mendorong pertumbuhan yang spektakuler, sehingga bisnis anda dapat melakukan investasi serius dengan peralatan terbaik, mempekerjakan staf baru dan bersiap untuk sukses.

Multiple Rounds (beberapa tahap)

Anda tidak hanya bisa mengumpulkan sejumlah besar uang dari venture capital, tapi anda juga bisa kembali dan meminta lebih banyak, baik dari perusahaan yang sama atau dari yang lain. Twitter, misalnya, mengumpulkan antara $1 juta dan $5 juta dari pendanaan venture capital pada ronde pertamanya di tahun 2007, $22 juta di tahun 2008 dan $35 juta di tahun 2009 (ditambah jumlah yang tidak diungkapkan lainnya). Perusahaan berkembang dengan cepat, dan ronde ekstra memungkinkannya untuk menghasilkan jumlah yang lebih besar sesuai dengan profilnya yang meningkat.

Tidak Perlu Membayar

Tidak seperti pinjaman, dana venture capital tidak perlu dilunasi, dan anda tidak perlu memberikan jaminan pribadi dengan menggunakan aset anda. Tentu saja hal tersebut bukan berarti anda cukup bebas untuk menggunakannya. Jika segala sesuatunya tidak berjalan baik, anda akan berada di bawah tekanan serius untuk memberikan semacam pengembalian investasi perusahaan VC. Tapi pada akhirnya setiap perusahaan VC tahu bahwa kadang-kadang mereka harus kehilangan uang mereka. Faktanya, penelitian Harvard Business School menunjukkan bahwa harus diakui hal semacam ini lebih sering terjadi pada industri venture capital.

Keahlian

Seperti yang kita lihat pada angel investor, Hal ini bisa bermanfaat bagi investor yang berpengalaman di bidangnya. Mereka tidak hanya bisa menghasilkan uang tetapi juga saran yang strategis yang cerdas, dengan address book yang menonjol dari kontak yang powerful.

Hal yang sama berlaku untuk perusahaan venture capital. Mereka telah bekerja dengan puluhan perusahaan lain di industri anda, dan telah membantu setidaknya beberapa dari mereka untuk berhasil mencapai liga yang besar. Mereka tahu apa yang berhasil dan mana yang tidak, dan dapat membantu anda menghindari beberapa kesalahan umum yang dilakukan oleh perusahaan muda yang sedang tumbuh.

3. Kekurangan dari Venture Capital

Meski memiliki beberapa keunggulan yang powerful, venture capital bukanlah peluru ajaib bagi bisnis anda. Sama seperti semua opsi pendanaan lainnya di seri ini, ada beberapa kelemahan yang perlu anda sadari:

Sulit Mendapatkan Pendanaan

Inilah intinya: kebanyakan bisnis kecil tidak akan mendapatkan pendanaan dari venture capital. Bisnis anda harus bisa menguntungkan dan berjalan dengan baik, dengan prospek jangka panjang yang baik, namun tetap tidak memenuhi kriteria perusahaan VC kecuali jika dapat memberikan pertumbuhan spektakuler dalam jangka waktu tertentu. Yang umumnya adalah perusahaan high-tech pada tahap awal perkembangan mereka, dengan prospek yang sangat menarik.

Bahkan beberapa perusahaan yang sepertinya sesuai dengan bill mereka mungkin bisa gagal mendapatkan pendanaan, hanya karena prosesnya sangat kompetitif. National Venture Capital Association mengatakan bahwa hanya ada 462 perusahaan VC aktif di U.S., jadi ada banyak ide yang mengejar sejumlah dana yang terbatas. Sulit menerima hal ini. Anda mungkin menghabiskan waktu berbulan-bulan berkeliling Silicon Valley dengan presentasi PowerPoint anda, dan berakhir tanpa apa-apa.

Hidup di Luar Cara Anda

Kami melihat beberapa minggu yang lalu dalam tutorial self-funding a business yang "bootstrapping" memaksa bisnis untuk disiplin mengenai pengeluaran mereka dan hidup sesuai kemampuan mereka.

Dengan venture capital, hal yang sebaliknya berlaku. Ketika sebuah perusahaan muda mendapat cek yang sangat besar, perusahaan tersebut bisa menghasilkan pengeluaran yang tidak berkelanjutan. Anda mungkin tergoda untuk membelanjakan secara berlebihan sebuah ruang kantor yang keren di pusat kota, mempekerjakan staf dengan gaji tinggi, dan berinvestasi pada perlengkapan yang mahal. Tak lama lagi, anda hidup jauh di luar kemampuan anda, dan perlu menghasilkan sejumlah besar pendapatan sebelum anda bisa mulai menghasilkan keuntungan. Dalam skenario terburuk, anda menjadi bergantung pada perusahaan venture capital untuk tetap mendanai bisnis anda, dan jika mereka mematikan kerannya, bisnis anda berakhir.

Kehilangan Pendapatan, Kehilangan Kontrol

Ketika anda menandatangani kesepakatan itu, anda kehilangan sebagian dari perusahaan anda — biasanya itu adalah saham minoritas, namun venture capital masih bisa mengambil sekitar 10% atau 25% dari perusahaan anda. Jika anda berhasil, ada banyak uang yang akan anda berikan. Pemilik bisnis sering membenarkannya dengan mengatakan bahwa mereka senang memiliki potongan kue pie yang lebih kecil, namun tetap saja ini adalah biaya yang harus anda sadari.

Perusahaan venture capital juga tidak hanya menulis cek kepada anda dan membiarkan anda melakukan segalanya. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, mereka sering meminta untuk diberi tempat di tim manajemen anda atau di dewan direksi anda. Anda tidak lagi bertanggung jawab atas bisnis anda: sekarang anda harus mempertimbangkan pandangan orang luar.

Konflik Kepentingan

Sebagai pemilik bisnis, anda ingin bisnis anda berkembang dengan cepat dan menghasilkan banyak uang, dan dengan cara itu, kepentingan anda selaras dengan venture capital. Tapi jangan lupa bahwa perusahaan venture capital berada pada jadwal yang ketat, dan ingin keluar dari bisnis dengan pengembalian tertentu pada tanggal tertentu.

Exit strategi yang disukai untuk perusahaan VC adalah IPO (initial public offering), yang akan kita bahas secara lebih rinci dalam tutorial selanjutnya. Biasanya mereka dapat menjual saham mereka dengan keuntungan yang besar selama IPO, jadi mungkin mendorong anda untuk melakukan IPO lebih cepat daripada yang anda inginkan, atau mungkin menjual perusahaan anda ke perusahaan yang lebih besar seperti Google atau Facebook jika harganya tepat. Minat mereka adalah untuk mengembalikan laba atas investasi, dan terkadang hal itu sangat berbeda dari kepentingan jangka panjang anda dan kepentingan perusahaan anda.

4. Bagaimana Mengamankan Pendanaan Venture Capital

Temukan Perusahaan VC

Langkah pertama, tentu saja adalah untuk menemukan perusahaan venture capital untuk didatangi, atau lebih baik dengan beberapa daftar pendek. Anda dapat memulai dengan daftar ini lebih dari 1.000 perusahaan venture capital di berbagai bagian di U.S. dan di seluruh dunia. Anda bisa mencari berdasarkan lokasi, besaran dana, fokus industri, tahap investasi, dan jumlah investasi.

Ada juga organisasi venture capital regional di seluruh negeri, dan di berbagai belahan dunia, yang mungkin dapat membantu anda menemukan perusahaan lokal. Halaman ini memiliki ringkasan organisasi yang baik untuk anda coba.

Tips Pitching

Perlu diingat bahwa perusahaan venture capital mendapatkan ratusan penawaran dari para pengusaha yang penuh harapan. Terkadang ide anda dengan sendirinya cukup kuat untuk menarik perhatian orang: WhatsApp misalnya, yang baru saja dibeli oleh Facebook seharga $19 miliar, bahkan tidak perlu mencari dana dari venture capital. Perusahaan VC Sequoia Capital mendekati para founder-nya dan meyakinkan mereka untuk melakukan investasi senilai $60 juta. (Investasi itu akhirnya bernilai $3 miliar.)

Meski begitu, biasanya anda harus bekerja keras hanya untuk mendapatkan langkah pertama. Perkenalan membuat perbedaan besar, jadi manfaatkan network anda untuk melihat apakah seseorang mengenal seseorang yang bekerja di venture capital. Jika tidak, anda mungkin harus melakukan panggilan ke asosiasi di perusahaan tersebut dan mencoba untuk diteruskan ke partner, dan akhirnya diundang untuk pitch secara formal ke semua partner.

Kunci suksesnya adalah untuk menunjukkan bahwa perusahaan anda memiliki potensi pertumbuhan yang kuat dan rencana yang jelas untuk membuat perusahaan VC kembali kuat dalam lima sampai tujuh tahun. Anda ingin menyampaikan informasi anda dengan cepat dan jelas, tanpa terjebak dengan rincian.

Untuk panduan langkah demi langkah rinci tentang membuat pitch yang sukses, lihat tutorial kami How to Craft a VC-Ready Pitch Deck.

Bekerja dengan Perusahaan VC

Jika anda berhasil dalam pitch anda, berarti anda harus menyetujui persyaratan. Unsur yang paling penting adalah menentukan valuasi untuk perusahaan anda, karena ini menentukan berapa banyak saham yang diperoleh perusahaan VC sebagai imbalan atas investasinya. Pengusaha Silicon Valley Guy Kawasaki mengatakan bahwa apapun yang anda tawarkan, anda harus selalu menawarkan 25% lebih — venture capital akan mengharapkan anda untuk kembali lagi, dan bahkan mungkin khawatir jika anda tidak melakukannya.

Setelah semuanya disetujui, maka akan dibuat dalam "Lembar Persetujuan" yang mencantumkan poin-poin penting dari kesepakatan anda. Perusahaan venture capital akan melakukan "due diligence," yang itu berarti menyelidiki perusahaan anda secara rinci dan memeriksa bahwa semua informasi yang anda berikan akurat. Kemudian anda akan menutup kesepakatan, dan menerima dana.

Seringkali, anda tidak akan mendapatkan semua uang di muka. Terkadang dibagi menjadi "tahapan," bagian yang dilepaskan secara bertahap tergantung pada apakah anda memenuhi target anda. Bahkan jika bukan itu masalahnya, mungkin ada beberapa mekanisme kontrol yang ada dalam kesepakatan tersebut, sehingga perusahaan VC dapat mengendalikan perusahaan anda jika anda gagal memenuhi target keuangan dasar dan target operasi.

Pada akhirnya yang biasa terjadi — venture capital akan mengambil dananya dan mencari investasi berikutnya, tidak menghabiskan waktu menjalankan perusahaan anda. Tapi penting untuk menyadari apa yang bisa terjadi, dan pastikan anda menjalankan bisnis dengan hati-hati untuk menghindari masalah.

Penelitian telah menemukan bahwa penyebab nomor satu dari usaha start up yang gagal adalah scaling yang prematur, dengan kata lain mencoba untuk tumbuh terlalu banyak terlalu cepat. Jadi jangan tergila-gila dengan pendanaan dari venture capital yang anda terima. Pastikan anda tidak mengeruk terlalu banyak uang ke satu area dan mengabaikan orang lain. Yang anda ingin adalah agar perusahaan anda seimbang, sehingga pertumbuhannya cepat tapi berkelanjutan.

5. Langkah selanjutnya

Jadi sekarang anda telah mempelajari apa itu venture capital dan apakah mungkin cocok untuk bisnis anda. Anda telah melihat beberapa kelebihan dan kekurangan mendapatkan uang dengan cara ini, dan memiliki beberapa tips tentang cara menemukan venture capital, membuat pitch yang sukses dan bekerja dengan mereka untuk membantu bisnis anda tumbuh.

Venture capital tentu saja tidak tepat untuk setiap perusahaan. Banyak bisnis tidak memiliki potensi pertumbuhan eksplosif yang dicari oleh perusahaan VC. Dan bahkan jika anda memenuhi syarat, anda mungkin melihat kerugiannya dan memutuskan itu bukan untuk anda.

Jika demikian, pastikan untuk membaca tutorial lain dalam delapan rangkaian seri tentang Funding atau Pendanaan Bisnis. Kami telah membahas lima opsi lainnya, mulai dari pinjaman bank sampai metode crowdfunding, dan ada dua lagi yang akan segera hadir. Minggu depan, kita akan membahas private equity.

Sumber

Graphic Credit: Plant didesain oleh Rick Pollock dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.