Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Entrepreneurship

Bagaimana Mempersiapkan Sebuah Bisnis Dalam 8 Tahap

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Jika kamu ingin memulai sebuah bisnis namun tidak tahu dimana memulai, jangan khawatir—tutorial ini untukmu.

Tidak mengetahui dimana memulai merupakan masalah yang umum. Dalam sebuah survey oleh RBC di Kanada, misalnya, 84% mereka yang tidak memulai sebuah bisnis mengatakan bahwa mereka lebih baik berkerja untuk diri sendiri daripada untuk orang lain. Hambatan utama untuk memulai sebuah bisnis adalah:

  • Tidak memiliki uang modal / memulai: 44%
  • Memerlukan pendapatan yang tetap / dapat diandalkan: 38%
  • Takut gagal: 29%
  • Tidak tahu bagaimana cara memulai: 28%

Kami telah menerbitkan tutorial di waktu lalu untuk membantu mengatasi beberapa hambatan tersebut, seperti mendapatkan pendanaan, anggaran untuk memulai, dan perencanaan yang hati-hati untuk menghindari kegagalan.

Di dalam tutorial ini, kita akan menangani item terakhir dalam daftar tersebut: tidak tahu dimana memulai. Kita akan membahas beberapa langkah administratif dasar yang perlu kamu ambil untuk mempersiapkan sebuah bisnis.

Langkah-langkah yang spesifik, tentu saja, memiliki banyak variasi tergantung pada negara mana kamu berada dan detail bisnis yang kamu mulai. Dan seringkali akan ada perbedaan regional bahkan dalam negara—di Amerika misalnya, aturannya sedikit berbeda dalam tiap negara bagian.

Jadi pertimbangkan ini sebagai panduan umum pada langkah utama yang tercantum, namun perlu diingat bahwa saya tidak dapat membahas situasi khusus dalam tiap negara di dunia, sehingga kamu akan perlu melakukan riset tambahan untuk menemukan apa tepatnya aturan dalam wilayah hukummu.

Jika situasimu kompleks atau kamu tidak yakin bagaimana melanjutkan, layak untuk berkonsultasi dengan pengacara atau profesional lainnya yang terbiasa dengan detail memulai sebuah bisnis di dalam lokasimu. Kamu juga bisa mendapatkan beberapa informasi bagus dari perdagangan lokal dan organisasi profesional.

Sebagai penulis yang berbasis di Inggris, misalnya, saya adalah anggota Society of Authors, yang menyediakan panduan dan nasihat tentang semua jenis permasalahan pajak dan permasalahan praktis lainnya untuk biaya langganan tahunan sebesar £102. Jadi carilah organisasi serupa di negara dan industrimu, dan temuan detail spesifik yang kamu butuhkan.

Juga, perhatikan bahwa tutorial ini berfokus pada langkah-langkah administratif dalam mempersiapkan sebuah perusahaan. Untuk gambaran yang lebih lengkap tentang proses memulai sebuah bisnis, dari hadir dengan sebuah ide dan menuliskan sebuah rencana bisnis hingga menjalankan kampanye pemasaran pra peluncuran, lihat tutorial komprehensif berikut:

Dengan kata itu, mari simak bagaimana memulai sebuah bisnis!

1. Pilih Struktur

Ada berbagai cara berbeda yang dapat kamu lakukan untuk mempersiapkan sebuah bisnis. Apa yang kamu pilih dapat membuat perbedaan besar pada hal-hal seperti seberapa besar pajak yang dibayar, seberapa besar liabilitas yang kamu punya jika terjadi kesalahan, dan seberapa banyak beban administratif yang kamu punya.

Sebagai contoh, dalam banyak negara kamu dapat menjalankan sebuah bisnis sebagai "pemilik tunggal" atau "pedagang utama", yang berarti kamu dapat melewatkan banyak kendala administratif dalam memulai sebuah bisnis dan cukup menjalankan itu di bawah namamu sendiri. Namun ini dapat membahayakan, karena kamu memiliki liabilitas pribadi untuk perusahaanmu—jika perusahaan dituntut oleh klien yang marah, misalnya, kamu mungkin harus membayar dengan uang dari kantongmu sendiri.

Dengan sebuah perseroan terbatas, di sisi lainnya, aset pribadimu dilindungi dari hutang dan liabilitas perusahaan. Kemungkinan ada juga keuntungan pajak pada struktur ini. Namun di sisi lainnya, itu lebih kompleks dan lebih mahal untuk dipersiapkan, dan kamu perlu memastikan kepatuhan dengan lebih banyak aturan untuk dinyatakan sebagai PT yang sah.

Ada beberapa pilihan lainnya juga, seperti kemitraan, koperasi, dan berbagai jenis korporasi, semua dengan karakteristiknya yang khas. Untuk rangkuman jenis struktur hukum yang berbeda serta pro dan kontra masing-masing, lihat tutorial ini:

2. Daftarkan Nama Perusahaan

Memilih sebuah nama untuk bisnismu bisa menjadi sangat sulit. Kamu memerlukan sesuatu yang unik dan mudah diingat, namun juga sesuatu yang akan menarik pelanggan target dan, idealnya, mengkomunikasikan sesuatu tentang perusahaanmu atau caramu melakukan bisnis.

Kamu juga ingin sesuatu yang akan berkerja baik secara online (yaitu kamu dapat menemukan nama domain yang bagus untuk itu, dan itu tidak akan membingunkan dengan sesuatu yang lain dalam hasil pencarian). Dan kamu ingin sebuah kata atau frase dengan suara yang cocok dan kaitan yang bagus.

Ada banyak untuk dipertimbangkan—dan jika kamu juga menargetkan pelanggan yang berbicara bahasa yang berbeda, permasalahanmu hanyalah permulaan.

Untungnya, kami memiliki tutorial untuk membantumu:

Namun setelah kamu memilih nama yang sempurna, lalu apa yang kamu lakukan? Umumnya, jika nama bisnis merupakan apapun selain nama pribadimu, kamu harus mendaftarkan itu dengan pemerintah nasional atau daerah. Seringkali itu mungkin dilakukan secara online.

Di Australia, misalnya, kamu dapat pergi ke website Australian Security & Investments Commission. Di Inggris, kamu akan ingin mengunjungi Companies House. Dan di USA, kamu umumnya perlu mendaftarkan bisnismu di tingkat negara bagian; berikut daftar website untuk dikunjungi pada tiap negara bagian.

Kamu mungkin ingin mendapatkan merek dagang nama bisnismu. Itu tidak selalu layak dilakukan, khususnya ketika kamu baru saja memulai, namun merek dapat menjadi sangat berharga, jadi itu layak dipertimbangkan. Untuk lebih lanjut tentang pro dan kontra merek dagang nama bisnis dan praktikalitas melakukan itu, lihat:

3. Dapatkan ID Pajak

Kecuali jika kamu cukup beruntung untuk beroperasi di dalam surga lepas pantai, hampir dipastikan bahwa pemerintahanmu akan ingin mengetahui tentang bisnis barumu, sehingga itu dapat mulai mengenakan pajak dari awal kamu mulai menghasilkan uang.

Umumnya, itu berarti mendaftarkan sebuah nomor ID baru yang akan mengidentifikasi bisnismu untuk tujuan pajak. Atau jika kamu menjalankan bisnis sebagai kepemilikan tunggal, kamu mungkin dapat menggunakan ID pajak individual untuk bisnismu.

Di USA misalnya, kamu dapat menggunakan Social Security Number untuk bisnismu jika kamu adalah kepemilikan tunggal. Namun untuk struktur hukum lainnya, kamu perlu mendaftarkan Employer Identification Number (EIN), yang dapat kamu lakukan melalui website IRS.

Bahkan kepemilikan tunggal akan memerlukan sebuah EIN jika mereka melakukan hal-hal seperti memperkerjakan karyawan atau membeli bisnis lainnya. Dan seperti yang  disampaikan oleh jaksa Stephen Fishman, kamu mungkin ingin mendapatkan EIN bahkan jika kamu tidak memerlukannya, untuk menghindari pencurian identitas, membangun status kontraktor independen, dan mempermudah hal-hal ketika berurusan dengan bank.

Jika kamu hidup di negara yang berbeda, nama ID akan berbeda, namun kemungkinannya kamu akan memerlukannya, jadi cek ke otoritas pajak untuk mencari tahu aturan-aturannya.

4. Daftarkan Nama Domain Website

Bahkan jika kamu tidak berencana untuk melakukan bisnis secara online, kamu paling tidak memerlukan sebuah website dasar untuk menyediakan informasi tentang perusahaanmu. Pelanggan mengharapkan itu untuk saat ini, dan itu memberikanmu tingkat kredibilitas dan profesionalisme yang tidak dapat dilakukan oleh halaman Facebook atau daftar pada website lainnya.

Memulainya juga cukup mudah—dengan sebuah situs WordPress dan tema yang profesional dari suatu tempat seperti Envato Market, kamu dapat menjalankannya dalam waktu singkat. Itu merupakan cara mudah untuk meningkatkan jangkauan dan menarik lebih banyak pelanggan.

Namun sebelum kamu melakukan itu, tentu saja, kamu akan memerlukan sebuah nama domain untuk bisnismu.

Tahun-tahun terakhir telah menyebar domain top level, atau ekstensi (dengan kata lain, tidak setiap bisnis harus berupa “dot com”—kamu dapat berupa “dot io”, “dot xyz”, etc.). Jadi kompetisi tidak seperti sebelumnya. Namun kamu akan tetap perlu mendaftarkan nama domain lebih awal, untuk memastikan yang kamu inginkan tersedia dan tidak ada orang lain yang mengambilnya di kemudian hari.

Jika kamu ingin mencoba beberapa kombinasi yang berbeda untuk menemukan nama domain yang tepat, cobalah Bust a Name, dimana kamu dapat memasukkan istilah kunci dan melihat beberapa saran nama domain yang tersedia. Namun itu hanya berkerja dengan jumlah ekstensi yang terbatas.

Jika kamu telah mengetahui nama domain yang kamu inginkan, dan kamu hanya ingin melihat apa yang tersedia dan harganya, pilihan terbaik adalah Domcomp, yang membandingkan ketersediaan dan harga untuk hampir which compares availability and pricing for almost 2,000 domain top-level pada lebih dari 30 pendaftar. (Sebuah pendaftar sederhananya adalah sebuah perusahaan dimana kamu dapat mendaftarkan nama domain sebagai ganti atas biaya tahunan.)

Dengan mengikuti tautan dari Domcomp akan membawamu ke website pendaftar, dimana kamu dapat mendaftarkan nama domain dalam beberapa langkah sederhana.

Kamu akan tetap perlu menemukan sebuah web host dan mengatur situsmu, tentu saja, namun paling tidak setelah kamu mendaftarkan nama domain, kamu tidak perlu khawatir tentang orang lain yang mengambilnya, dan kamu dapat mencantumkan URL dalam material pemasaran yang kamu persiapkan.

5. Ambil Lisensi dan Perijinan Yang Diperlukan

Jadi kamu telah mendaftarkan nama perusahaan dan memperoleh ID pajak sebelumnya, benar? Namun tunggu, pemerintah belum selesai denganmu! Jika kamu tidak mendapatkan perijinan dan lisensi yang tepat untuk menjalankan bisnismu, kamu bisa saja menghadapi denda berat atau bahkan, dalam kasus ekstrim, penutupan bisnismu.

Sementara persyaratan ini mungkin tampak seperti birokrasi yang berlebihan, mereka memiliki tujuan: melindungi pelanggan. Mendapatkan sebuah lisensi menunjukkan bahwa kamu telah lulus pemeriksaan pemerintah dan dalam beberapa kasus bahwa kamu memiliki kualifikasi yang diperlukan untuk melakukan pekerjaanmu.

Website pemerintahanmu adalah tempat untuk mulai ketika menemukan ijin yang diperlukan. Di Kanada misalnya, kamu dapat menemukan daftar di situs Canada Business Network. Di USA, Small Business Administration mengumpulkan tautan ke semua website negara bagian.

6. Membuat Rekening Bank Untuk Usaha

Jika kamu mempersiapkan struktur hukum yang lebih kompleks, kamu pasti akan memerlukan sebuah rekening bank. Jika kamu beroperasi sebagai kepemilikan tunggal, mungkin saja untuk menggunakan rekening pribadi, namun itu bukan ide yang bagus.

Untuk satu hal, kamu akan lebih mempersulit diri sendiri ketika memisahkan keuntungan dan pengeluaran bisnis dari pribadi. Kamu juga mungkin bersusah payah untuk meyakinkan otoritas pajak bahwa itu adalah bisnis yang sah dan bahwa tiap pengeluaran yang kamu kurangi adalah benar-benar berkaitan dengan bisnismu. Dan membaurkan keuanganmu dapat juga meniadakan langkah-langkah lainnya yang mungkin telah kamu ambil untuk mengurangi liabilitas hukum dalam hal pribadi.

Secara tradisional, bank telah mengenakan biaya yang jauh lebih besar untuk rekening bisnis daripada pribadi, namun itu tidak selalu seperti itu sekarang ini. Kebanyakan rekening bisnis sekarang tersedia tanpa biaya bulanan. Alat pencarian ini menyoroti beberapa penawaran terbaik yang tersedia di antara bank USA. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memiliki rekening bank untuk bisnismu.

7. Buat Sebuah Sistem Akuntantsi Dasar

Sebelum kamu mulai menjalankan bisnismu, kamu perlu membuat sebuah sistem dasar untuk melacak penghasilan yang kamu buat dan pengeluarannya.

Kata "akuntansi" dapat membuat beberapa orang merinding, namun itu tidak harus selalu rumit. Ada banyak aplikasi yang dapat kamu gunakan sekarang ini untuk membuatnya sederhana, dan pada tingkat paling sederhana, untuk sebuah bisnis yang sangat kecil, kamu dapat menggunakan sebuah spreadsheet dengan daftar penghasilan dan pengeluaran dengan tanggal dan detail.

Ketika kamu pertama kali memulai, kamu tidak harus memiliki solusi yang sempurna, khususnya jika kamu memulai kecil-kecilan. Namun kamu harus memiliki beberapa solusi. Melacak uang yang mengalir keluar masuk dalam bisnismu mudah jika kamu melakukannya sambil berjalan, namun akan menjadi mimpi buruk jika kamu harus kembali dan mengaturnya ulang.

Jadi lakukan dengan benar dari awal, tidak peduli seberapa belum sempurnanya. Untuk panduan lebih lanjut, lihat tutorial ini:

8. Dapatkan Asuransi Yang Tepat

Bagi kebanyakan pemilik bisnis, "asuransi" muncul tepat setelah "akuntansi" dalam daftar kata-kata yang tidak ingin mereka dengar.

Namun, sama seperti akuntansi, asuransi tidak harus menjadi rumit. Ada beberapa jenis dasar yang relevan dengan bisnis, seperti asuransi liabilitas umum, asuransi liabilitas profesional, dan asuransi properti komersial.

Jenis perusahaan yang berbeda juga mungkin memerlukan asuransi kendaraan, asuransi kompensasi pekerja, asuransi bisnis rumahan, atau jenis-jenis kebijakan asuransi khusus lainnya. Beberapa kebijakan mungkin bahkan dipersyaratkan oleh regulasi pemerintah.

Untuk menemukan makna dari jenis asuransi dan apakah kamu memerlukannya, baca tutorial ini:

Langkah Berikutnya

Tergantung pada situasimu, ada langkah ekstra yang diperlukan dalam mempersiapkan sebuah bisnis kecil. Misalnya, kamu mungkin perlu menemukan lokasi untuk bisnismu dan membeli atau menyewa peralatan khusus. Atau kamu mungkin perlu memperkerjakan karyawan, dalam hal ini kamu perlu melalui tahap administratif, seperti yang saya sebutkan dalam bagian terakhir tutorial saya tentang memperkerjakan karyawan pertamamu. Dan, seperti yang saya sebutkan di awal, mungkin ada persyaratan di negaramu yang perlu kamu penuhi.

Namun tutorial ini telah meliputi langkah administratif utama dalam memulai sebuah bisnis kecil. Kamu telah mempelajari tentang:

  • memilih sebuah struktur hukum
  • mendaftarkan nama perusahaan
  • mempersiapkan untuk pajak
  • mendaftarkan nama domain website
  • mendapatkan lisensi dan perijinan yang diperlukan
  • mempersiapkan rekening bank untuk bisnis
  • membuat sistem akuntansi dasar
  • mendapatkan asuransi yang tepat

Namun perlu diingat, bahwa langkah-langkah administratif hanyalah bagian dari proses memulai sebuah bisnis. Jika kamu ingin sukses, kamu akan perlu memiliki pemahaman yang jelas tentang siap klien targetmu, bagaimana kamu akan melayani mereka, bagaimana kamu menghasilkan uang, dan banyak lagi.

Jika kamu belum melakukan semua itu, tutorial berikut akan menjadi bacaan bagus selanjutnya:

Kredit Grafis

Urutan didesain oleh Peipei Feng dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.