Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Business

Bagaimana Mengatur Agensi Desain Web AndaSendiri: Petunjuk dari Profesional

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Wasmia Mia (you can also view the original English article)

Apakah Anda ingin menjadi bos bagi diri Anda sendiri? Jika Anda bekerja sebagai desainer web, peluang keluar sendiri dan mengatur agensi Anda sendiri bisa terasa menarik.

Namun, itu bukan pekerjaan yang sederhana. Anda akan butuh untuk mempelajari keseluruhan sekumpulan keterampilan, dari pembukuan hingga pemasaran, serta mengambil langkah yang praktis seperti menentukan apakah Anda memiliki cukup uang untuk memulai dan bertahan hingga mencapai breaking even.

Jadi untuk tutorial ini saya berhubungan dengan beberapa pemilik agensi desain web, dan bertanya informasi-informasi terbaik untuk orang-orang yang ingin mengikuti langkah mereka. Berikut beberapa informasi mereka.

1. Atur Pola Pikir Anda

Menjadi bos Anda sendiri adalah peluang yang menarik, namun ingatlah bahwa pekerjaan bos tidaknya selalu mudah.

Jika Anda bekerja sebagai desainer web pada suatu perusahaan, Anda mungkin menghabiskan sebagian besar hari kerja sepenuhnya melakukan desain web. Semuanya tergantung orang lain untuk mendapatkan klien, mengatur kontrak, menangani keuangan, mengatur strategi dan tujuan perusahaan, dan lain-lain.

Ketika Anda mengatur agensi desain web Anda sendiri, semua pekerjaan yang berbeda tersebut jatuh kepada Anda. Bahkan jika Anda mampu menyewa orang lain untuk mengurus beberapa hal tersebut, Anda akan tetap perlu untuk mengatur orang-orang tersebut.

Intinya adalah aktifitas inti dari mendesain website yang baik seperti menjadi bagian kecil dari kerja harian Anda ketika Anda bekerja sendiri. Dan jika bisnis Anda menjadi lebih besar dan sukse, Anda mungkin bisa berhenti melakukan semuanya, dan menjadi pengelola secara penuh.

Hal tersebut mungkin bukan sesuatu yang buruk—pekerjaan seorang entrepreneur sendiri cukup seru. Dan kita akan menutupi hal-hal seperti bagian keuangan dan pengelolaan dari menjalankan bisnis berikutnya pada tutorial ini. Namun ini akan perlu beberapa pembiasaan diri, terutama jika mendesain website adalah sesuatu yang Anda cintai.

Pengaturan lain yang akan Anda mungkin perlu melibatkan indera Anda apakah itu website, atau seperti apa seharusnya. Saya bertanya pada Francis Barbero, Direktur Pemasaran Starfish Internet Solutions di Filipina, untuk sedikit informasi terbaik bagi orang-orang yang mengatur agensi desain web sendiri, dan dia menulis:

 “Waspada terhadap persepsi Anda yang sudah melekat tentang apa itu website. Website diartikan berbeda oleh orang berbeda. Bagi beberapa orang, itu bisa jadi komoditas yang murah, dan untuk yang lain sebuah alat bisnis yang penting. Pikirkan bagaimana kekhasan klien, di pasar yang akan Anda akses, buat website. Sesuaikan apa yang terlihat pada diri Anda, dengan harga dan jasa."

Sebagai karyawan, ini mungkin bukan suatu hal yang harus Anda pikirkan terlalu banyak. Anda mendapatkan secara singkat, dan Anda bekerja dengan klien menghasilkan site yang mereka inginkan.  Namun sebagai pemilik bisnis, Anda akan perlu menarik klien baru, dan artinya berbicara dengan bahasa yang mereka pahami, dan struktrurisasi jasa yang Anda tawarkan untuk memenuhi hal tersebut.

Anda mungkin berpikir bahwa Anda bisa menjadi segalanya bagi orang lain, menawarkan baik site komoditi yang murah untuk klien yang mau itu, dan yang lebih mahal, desain sites yang dipikirkan dengan sepenuh hati untuk klien yang siap berinvestasi lebih.

Namun bisnis tidak cenderung bekerja seperti itu. Perusahaan mendapatkan reputasi untuk melakukan pekerjaan tertentu, dan portofolio agensi Anda akan mencerminkan itu. Tidak akan jadi masalah untuk memiliki beberapa variasi, dan level jasa berbeda pada harga berbeda. Namun pastikan Anda pikirkanlah website macam apa dan jasa yang klien Anda pada umumnya inginkan, dan posisikan dirimu untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

2. Perjelas Penawaran Anda

Desain web adalah medan yang ramai. Apa yang membuat Anda berbeda dari ribuan perusahaan desain di luar sana?

Mungkin Anda dapat melakukan banyak pekerjaan untuk perusahaan hukum, sebagai contoh, dan pahami persyaratan unik mereka. Atau mungkin Anda mengincar pasar lokal, membidik bisnis kecil di kota Anda dan menawarkan mereka sentuhan lokal.

Anda dapat juga bermaksud membedakan diri Anda sendiri murni pada kualitas, namun Anda harus menjadi sangat, sangat bagus, dan.atau bekerja sangat keras. Berikut beberapa informasi yang Ryan McKay, pemilik Studiomochi yang berada di Jepang, mengirimkan saya sebuah email:

“Dibawah janji pengiriman. Berusaha lebih jauh dan kejutkan klien dengan sesuatu yang tidak mereka minta. Tambahkan nilai dimana mereka sedikit harapkan. Dan selalu, SELALU jujur terhadap perkataan Anda. Kata-kata Anda adalah segalanya dalam bisnis. Jika Anda berkata Anda akan mengirimkan estimasi malam ini kemudian kirim malam ini juga. Jika Anda berkata site akan hadir secara live pada hari Jumat,kirimkan itu live pada hari Jumat. Jangan terlalu menjanjikan. Tentukan waktu yang realistis untuk tugas-tugas projek dan kemudian tambahkan waktu lebih untuk diselamatkan. Kemungkinan besar klien Anda memiliki janji batas waktu dengan bos dan ketika Anda merusaknya dia akan terlihat buruk.”

Anda dapat juga diri anda dengan jenis jasa yang Anda tawarkan. Paul Boag, pendiri Headscape agensi web UK, menulis di tulisan blognya bahwa agensi pada saat ini harus lebih dari sekedar desain website. Klien pada umumnya juga membutuhkan bantuan dalam selang waktu yang panjang untuk memelihara site, terus perbaharui, ukur kesuksesan, dan lain-lain.

"Anda mungkin telah menyadari pada website Headscape yang baru kami tidak menyebut diri kami agensi desain web lagi, kami menyebutnya agensi web. Hal tersebut karena kami percaya klien kami membutuhkan lebih dari sekedar gambar yang indah dan pengembangan. Penambahannya pekerjaan yang kami lakukan banyak tentang strategi, pemegang aturan, dan pengukuran, seakan membangun site.

Pikirkan lagi apa yang bisa Anda tawarkan kepada klien. Apa tujuan mereka, dibalik hanya memiliki website yang indah? Bagaimana Anda membantu mereka mencapai tujuan itu? Bahkan jika Anda tidak memiliki keahlian sendiri untuk menawarkan sesuatu seperti solusi pemasaran digital yang lebih luas, bisakah Anda bekerjasama dengan seseorang yang bisa melakukannya? 

Ketika penawaran Anda jelas, Anda harus menciptakan identitas yang menarik. Hadir dengan nama yang baik (lihat seri ini informasi dalam memberikan nama untuk bisnis Anda), desain hasil karya Anda dan pesan branding, dan tentu saja itu berjalan tanpa Anda harus melakukannya secara total untuk website yang menakjubkan dengan pengalaman pengguna yang luar biasa.

3.Dapatkan Kejelasan Keuangan

Satu hal yang mungkin menahan Anda dari memulai sendiri adalah beban keuangan. Dapatkah Anda benar-benar mampu menyerah terhadap gaji reguler, dan memulai bisnis Anda sendiri serpihan?

 Untuk menjawab pertanyaan itu, Anda harus membuat model keuangan.

Mulai dengan mendefinisikan model bisnis Anda, dan membuat beberapa asumsi tentang berapa banyak klien yang bisa Anda dapatkan dan berapa banyak yang akan mereka bayarkan, juga berapa banyak biayanya-baik biaya memulai dan reguler, biaya bisnis yang sedang berjalan.

Kemudian Anda dapat menghitung nilai break-even: nilai dimana Anda berpenghasilan yang cukup untuk menutup biaya Anda. Pada dasarnya tujuannya adalah untuk mendapatkan keuntungan, tidak hanya menutup biaya Anda, namun ketika baru saja memulai Anda harus mengetahui berapa lama Anda akan berada pada break even, dan hitung apakah Anda memiliki simpanan uang yang cukup untuk membawa Anda ke nilai tersebut.

Jika semua itu terdengar rumit, jangan khawatir-saya menulis tutorial yang berjudul Dari Ide Ke Break-Even yang Membawa Anda Menuju Proses Penuh Menciptakan Model Keuangan untuk Memulai Usaha.

Untuk memastikan Anda tetap mengontrol keuangan pribadi Anda, Anda dapat juga membaca Panduan Bagi Freelancer untuk Pengelolaan Keuangan yang Efektif. Dan jika Anda tidak yakin berapa banyak biaya, lihat panduan untuk memberikan harga

4. Komunikasi

Menjadi seorang desainer web yang hebat tidak berarti Anda akan dapat menjalankan agensi desain web yang hebat. Saya sudah menyebutkan sisi keuangan, namun ada keterampilan lain yang akan Anda butuhkan.

Sebagai contoh, berikut sedikit informasi dari Ryan McKay dari Studiomochi:

"Belajar untuk menjadi komunikator yang menakjubkan. Juga desainer web yang tertahan didalam studio agensi dimana mereka akan fokus 100% menjadi kreatif. Di bisnis dimana Anda harus menguasai seni komunikasi dan keluar. Hampir semua masalah bisnis dapat diselesaikan dengan hanya berbicara. Projek terlambat? Beritahukan klien secepatnya meramalkan keterlambatan. Perlu bisnis baru? Ambil telepon dan jual jasa Anda. Bahkan ketika projek berjalan lancar, kirimkan kepada klien Anda artikel atai tautan yang menarik yang mungkin berguna bagi mereka. Menjadi pemecah masalah bisni dan orang pertama klien pikirkan ketika mereka membutuhkan bantuan.”

Jika Anda tidak yakin dengan jejaring, ambil telepon untuk membuat cold call, atau menyampaikan presentasi penjualan, jangan khawatir. Seperti saya yang introvert, saya bisa simpati. Anda mungkin tidak akan suka melakukan hal tersebut, namun Anda akan bisa dipastikan menjadi lebih baik, dengan jalan yang sama Anda menjadi lebih baik dalam semuanya: dengan belajar dan berlatih.

Tempat terbaik untuk memulai adalah series Tuts+ pada Hal-hal yang Penting Pada Presentasi. Juga terdapat beberapa tutorial salah satunya seperti Bagaimana Memulai (dan Melanjutkan) Pembicaraan dengan Seseorang. Dan untuk sisi hal-hal mengenai penjualan, periksa kursus pada Mempromosikan Jasa Anda dan Menangkan Juara.

5. Cari Bantuan

Kecuali Anda memiliki banyak uang di bank, Anda mungkin tidak akan sanggup mempekerjakan pegawai sejak memulai. Namun, bahkan pada hari-hari awal tersebut ketika Anda melakukan segalanya sendiri, mulai dari melihat kemungkinan tenaga kerja lepas, bekerja sama dengan orang lain, atau akhirnya mempekerjakan pegawai untuk membantu Anda.

" Pada awalnya Anda perlu menjadi apapun di bisnis, dan itu bisa terlihat menakjubkan," Vicki Young pendiri Nalla Design menulis di sebuah artikel untuk Creative Bloq. "Sangat membantu untuk menuliskan semua pekerjaan yang harus dikerjakan dan semua posisi yang Anda kerjakan sehari-hari, catat apa yang Anda habiskan waktu dalam satu harinya. Hal tersebut akan memberikan gambaran apa yang paling banyak Anda habiskan waktu dengannya dalam satu waktu dan apa yang akan menjadi jalan paling produktif untuk diinvestasikan pada anggota tim baru, untuk membantu Anda."

Ingatlah bahwa mendapatkan bantuan tidak harus melibatkan staf anggota penuh waktu. Anda dapat memulai dengan individu pekerja paruh waktu melalui beberapa site seperti Upwork, Freelancer, atau Envato Studio kami. Juga, jika Anda membutuhkan asisten virtual yang berdedikasi, Anda dapat mencari pada site seperti Zirtual. Kemudian sejalan dengan bisnis Anda yang terus berkembang, Anda dapat secara bertahap memulai menggaji lebih banyak kontraktor, dan membentuk tim staf penuh waktu permanen. Untuk lebih banyak informasi mengenai menggaji, lihat tutorial berikut.

6. Terus Lakukan Projek Pribadi Anda

Dengan semua pekerjaan yang terlibat pada pengaturan bisnis baru, mungkin menggiurkan untuk membiarkan beberapa projek pribadi Anda terlewat. Tahukah Anda, blog yang mengambil banyak waktu Anda, atau forum dimana Anda berkontribusi banyak informasi ahli dengan penghargaan nol.

Namun desainer web Daniel Howells, pemilih Howells Studio, memberitahukan kepada saya bahwa hal tersebut adalah yang harusnya tidak Anda lakukan.

“Saya mendapatkan bisnis baru dalam jumlah yang besar melalui blog saya siteInspire.com yang merupakan dilakukan karena kesenangan sejak 2009. Jangan pernah meremehkan kekuatan personal projek, bahkan jika Anda tidak pernah mendapatkan sedikit pun dari mereka: mereka akan banyak membantu ketika datang pada pengenalan merek dan menghasilkan peranan penting.”

Tentu saja, Anda harus menjadi lebih selektif. Memulai sebuah bisnis akan membutuhkan banyak waktu, dan sesuatu untuk dikorbankan. Namun mungkin pengorbanan yang dapat terjadi yaitu ketagihan terhadap Game of Thrones, bukan blog yang dapat membantu Anda mendapatkan nama di luar sana.

Jadi lihat bagaimana Anda menghabiskan waktu—bahkan mungkin secara formal mencatat selama satu atau dua minggu—dan identifikasi waktu dimana Anda mungkin akan Anda kosongkan lebih. Namun coba untuk tetap melakukan apapun yang menunjukkan pada dunia sesuatu tentang kepiawaian desain web Anda, pengetahuan atau opini, bahkan jika tidak ada hasil yang nyata.

Langkah Berikutnya

Langkah berikutnya adalah memulai bisnis Anda. Mulanya saya menulis “ambil risiko”, namun kenyataannya itu metafora yang salah. Anda harus berhenti dari pekerjaan Anda besok dan menenggelamkan simpanan hidup Anda ke perusahaan baru Anda jika Anda benar-benar ingin melakukannya, namun kebanyakan orang mungkin akan lebih baik mengambil pendekatan yang lebih bertahap.

Mulai dengan melakukan penelitian awal yang saya garis besar pada tutorial ini, sehingga Anda lebih jelas tentang pendekatan yang akan Anda ambil dan bagaimana keuangan akan bekerja. Jika Anda yakin bahwa itu akan berjalan, kemudian jalankan. Namun jika Anda tidak yakin jumlahnya menumpuk, kemudian mungkin muai dengan melakukan pekerjaan paruh waktu seperti penjualan dan berjejaring, sehingga Anda mulai membentuk klien dan referensi, sementara tetap terus berada pada jaring yang aman di harian kerja Anda.

Dengan cara tersebut Anda secara bertahap dapat membangun bisnis Anda, dan hanya berjalan dengan sepenuh waktu ketika Anda merasa nyaman untuk itu. Memulai usaha baru tidak harus tiba-tiba terjun. Itu tidak haris menjadi menakutkan atau beresiko. Anda dapat berjalan dengan kecepatan Anda sendiri, mempertimbangkan situasi hidup dan tanggung jawab Anda sendiri, dan hanya masuk lebih dalam ketika Anda OK dengan suhu air.

Sumber

Grafik Kredit: Icon Pertemuan yang dirancang oleh Slava Strizh dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.