Advertisement
  1. Business
  2. Productivity

Bagaimana Memulai Setiap Hari dengan Pola Pikir Produktif

by
Read Time:11 minsLanguages:
This post is part of a series called Build Your Own Productivity System .
How to Stop Procrastinating and Start Working
The Farmville Guide to Productivity Gamification

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Anda tahu tentang efek bola salju? Anda memulai dengan bola salju kecil dengan kepalan tangan anda. Kemudian anda menggulung bola salju kecil ini di atas tanah bersalju. Semakin sering anda menggulung salju tersebut, semakin besar jadinya. Dari sebuah bola salju yang sangat kecil di awal, anda dapat membuatnya menjadi sebuah bola salju besar dengan diameter beberapa kaki di akhirnya.

Jika anda tidak memulai dengan sebuah bola salju kecil, anda tidak akan dapat menciptakan sebuah bola salju besar.

Ketika menyangkut produktifitas, anda dapat memilih bagaimana anda memulai hari anda: dengan sebuah bola salju kecil atau tanpa bola salju. Yang mana yang akan anda pilih?

Dalam tutorial sebelumnya dalam seri ini, kita melihat bagaimana penundaan bukanlah suatu pilihan melainkan sebuah kebiasaan buruk. Singkatnya, penundaan adalah sebuah kebiasaan menunda untuk memulai. Salah satu kunci untuk menaklukkan penundaan adalah dengan menjadi penginisiasi yang efektif. Dan pertempuran terbesar yang dapat anda menangkan di sini ada di dalam cara anda memulai hari anda.

Dalam tutorial ini, kita akan melihat dua cara yang dapat anda pakai untuk memulai setiap hari anda dengan pola pikir produktif. Yang pertama - dalam Langkah 1 dan 2 - berpusat pada rutinitas pagi anda. Kebiasaan di pagi hari seperti apa yang akan membantu anda mengerjakan lebih banyak sepanjang hari itu? Yang kedua - tercantum dalam Langkahs 3a dan 3b - berpusat pada bagaimana anda memilih tugas apa yang akan dimulai ketika anda duduk di depan meja kerja anda. Saya akan menunjukkan kepada anda beberapa cara untuk membantu anda menetapkan pilihan yang baik untuk memulai hari anda dengan momentum yang produktif.

Apakah anda siap? Mari kita mulai!

Langkah 1: Tidur yang Cukup

Seberapa produktif anda akan ditentukan, sebagian besar oleh, sebelum hari itu dimulai.

Kebanyakan orang Amerika tidak cukup tidur. Orang dewasa membutuhkan paling tidak 7 jam waktu tidur dalam semalam, dan banyak orang yang sebenarnya butuh tidur hingga 9 jam. Namun lebih dari 30% dari kita tidur selama rata - rata kurang dari 6 jam sehari dalam setiap periode 24 jam.

Jika anda tidak cukup tidur, kelelahan anda memakan produktifitas anda. Kurang tidur memiliki dampak yang jelas terhadap kinerja mental anda. Harvard Medical School menyatakan bahwa kurang tidur memiliki dampak negatif terhadap konsentrasi, memori, kapasitas untuk menyelesaikan masalah, dan cara berpikir logis anda. Dengan kata lain, "sudah terbukti dengan jelas bahwa kurang tidur mengacu kepada kinerja yang jelek."

Kurang tidur membuat anda mengantuk. Rasa kantuk membuat anda bekerja di bawah rata - rata karena anda berjuang untuk tetap fokus.

Jika anda ingin memulai setiap hari dengan pola pikir produktif, maka anda perlu menyelesaikan pekerjaan anda pada waktu yang telah ditentukan. Tentu saja, ada beberapa malam dimana anda akan sedikit terlambat untuk bersosialisasi. Anda tidak perlu menjadi anti sosial untuk menjadi seorang yang produktif. Tapi jika kurang tidur dalam satu malam, anda harus mencari waktu untuk membayar hutang waktu tidur anda dalam minggu itu.

Kualitas tidur anda sama pentingnya dengan waktu yang anda habiskan di tempat tidur. Untuk membantu anda tidur dengan nyenyak setiap malam, anda harus:

  • Membatasi asupan kafein setelah makan siang. Studi menunjukkan bahwa setiap kafein yang anda cerna sampai 6 jam sebelum waktu tidur akan membahayakan pola tidur anda malam itu secara signifikan. Jadi tinggalkan teh, kopi, dan cokelat.
  • Matikan layar anda dua jam sebelum tidur. Melihat layar terang memicu jam tubuh anda untuk berpikir bahwa waktu itu masih siang. Jadi tidur setelah melihat layar akan membuat anda lebih lama untuk merasa ngantuk dan tertidur. Sebagai alternatif terhadap larangan melihat screen di malam hari, anda dapat menginstall aplikasi f.lux secara gratis ke dalam smartphone, tablet, atau laptop anda. F.lux secara otomatis membuat cahaya layar anda lebih hangat dan rileks di malam hari.
  • Miliki rutinitas di malam hari. Dengan melakukan ritual yang sama setiap malam, seperti membuat minuman hangat bebas kafein, sikat gigi, kemudian berpakaian untuk tidur, akan membantu anda memasuki kondisi terlelap.

Setelah tidur anda yang nyenyak, anda telah siap untuk Langkah 2.

Langkah 2: Bangkit dan Bersinar!

Setelah anda tidur dengan jam yang cukup, anda akan bangun dengan lebih segar dan bersemangat. Gunakan energi baru ini dengan membangun kebiasaan yang meningkatkan produktifitas ke dalam rutinitas pagi anda.

Catatan: Jika anda masih merasa lesu di pagi hari walaupun telah tidur cukup, anda akan membutuhkan jam weker dan atau light box. Benda - benda tersebut akan sangat membantu jika anda perlu bangun walaupun hari masih gelap.

Tiap orang berbeda, jadi sangat penting agar anda menyusun rutinitas pagi anda sesuai dengan diri anda dan orang yang tinggal bersama anda. Berikut beberapa ide untuk membantu anda menyiapkan diri untuk sebuah hari yang produktif:

Makan Sarapan. Jika anda punya waktu senggang di pagi hari, satu hal yang harus anda lakukan adalah memulai hari anda dengan sarapan yang sehat. Studi terbaru di UK menemukan bahwa dalam kaitan tentang produktifitas, melewatkan sarapan setara dengan mengurangi hari kerja anda selama 82 menit. Hal ini karena tidak sarapan menurunkan kemampuan anda untuk fokus secara signifikan. Memakan sarapan juga dapat membantu anda menjaga berat badan ideal, karena perut yang penuh akan mengurangi niat anda untuk mengemil. Menghabiskan waktu 10 menit untuk memperbaiki cara sarapan sehat anda cukup berharga untuk dilakukan.

Olahraga. Energi mental anda - dan lalu produktifitas anda - tergantung kepada energi fisik anda. Olahraga akan meningkatkan energi fisik dan mental anda. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang berolahraga pada hari kerja akan menyelesaikan lebih banyak, merasa lebih bahagia, dan mengalami lebih sedikit stress.

Berolahraga untuk meningkatkan energi merupakan motivasi yang jauh lebih baik daripada berolahraga untuk menurunkan berat badan karena anda akan langsung melihat hasilnya.

Jika pergi ke gym di pagi buta terasa terlalu berat bagi anda, mengapa tidak berjalan - jalan pagi, melakukan olahraga sederhana di rumah, atau berinvestasi membeli peralatan gym? Kerja ekstra yang anda lakukan demi peningkatan produktifitas akan dengan cepat menggantikan uang yang anda keluarkan.

Meditasi. Meditasi adalah latihan ideal dalam belajar untuk fokus pada satu hal dan menahan gangguan. Hal tersebut juga akan membuat anda lebih sadar, yang mana dapat membantu anda mengalahkan penundaan. Bahkan beberapa menit meditasi akan membuat perbedaan. Tonton video YouTube berikut untuk memulai.

Sediakan Waktu Hanya Untuk Hal Penting. Kenapa tidak menyediakan waktu di pagi hari untuk fokus pada tugas - tugas penting? Tugas - tugas tersebut anda pilih karena itu akan membantu anda mencapai goal anda - seperti memulai bisnis atau menulis buku. Untuk menemukan apa saja tugas terpenting yang dapat anda lakukan di pagi hari, buatlah to-do list menggunakan Eisenhower Matrix.

Tuliskan To-Do List untuk Hari Tersebut. Ini akan membantu anda tetap fokus pada apa yang perlu diselesaikan, sehingga anda akan lebih produktif. Apakah anda perlu diyakinkan kalau hal tersebut berharga untuk dilakukan? Sang industrialis Charles Schwab membayar ribuan dollar kepada seseorang untuk mengajarinya membuat to-do list. Memiliki to-do list juga akan membantu anda dengan Langkah 3 di bawah ini.

Ingatlah, anda tidak perlu melakukan semua hal di atas sebagai bagian dari rutinitas pagi anda (kecuali jika anda punya waktu, lakukanlah). Hanya menggunakan dua atau tiga dari kebiasaan berikut ke dalam rutinitas pagi anda akan membuat perbedaan yang sangat besar terhadap produktifitas anda.

Setelah anda memulai hari pada langkah yang tepat, apalagi yang perlu anda lakukan setelah di tempat kerja? Itu yang akan kita tentukan pada langkah berikutnya. Untuk langkah ini, anda dapat pilih salah satu dari dua pilihan berikut.

Langkah 3a: Makan Katak Itu!

Seperti yang kita sampaikan sebelumnya, inti dari memulai hari anda secara produktif mencakup menjadi seseorang yang cepat memulai. Seorang yang produktif duduk di kursinya dan langsung bekerja. Cara memulai seperti ini adalah bola salju kecil yang akan membesar sepanjang hari.

Namun merupakan ide yang bagus untuk bertanya: tugas mana yang paling berpengaruh terhadap produktifitas? Ada dua jawaban terhadap pertanyaan ini.

Jawaban pertama adalah dengan memulai dengan tugas yang paling menjadi momok anda. Ingat ketika anda masih kecil di meja makan, dan orang tua anda menyuruh anda memakan sayuran terlebih dahulu? Kemudian setelah anda memakannya, anda dapat menikmati makan anda yang lain. Produktifitas bekerja dengan cara yang mirip.

Brian Tracy, penulis dan konsultan yang mengembangkan pendekatan ini, menyebutnya Makan katak tersebut. Nama ini muncul dari ucapan orang jaman dulu:

Jika hal pertama yang anda lakukan setiap pagi adalah memakan katak hidup, anda dapat melalui hari tersebut dengan rasa puas karena hal terburuk yang akan anda hadapi sepanjang hari telah anda lalui!

Tindakan memakan katak memiliki efek yang berlapis. Pertama, hal tersebut menghentikan anda dari menunda karena penundaan seringkali merupakan hasil dari rasa takut anda akan suatu tugas tertentu. Kedua, menyelesaikan tugas memakan "katak" memberi anda peningkatan energi yang membuat momentum produktif untuk sepanjang hari anda. Sebagaimana yang dijelaskan oleh Tracy:

Mulailah dengan pekerjaan anda yang paling sulit, atau bagian pekerjaan, yang dapat membuat progres anda melambung hari itu. Sebagai hasilnya, anda akan lebih berenergi dan produktif sejak saat itu. Pada hari dimana anda langsung mengerjakan pekerjaan utama anda, anda akan merasa lebih baik tentang diri dan pekerjaan anda dibanding hari apapun juga. Anda akan merasa lebih bertenaga, lebih efektif, lebih terkontrol, dan lebih punya kendali akan hidup anda lebih dari saat kapanpun.

Komponen lain dari sistem Makan Katak Itu mencakup:

  • Makan katak terjelek terlebih dahulu. Yaitu, jika ada lebih dari satu tugas pada to-do list yang menakutkan anda, mulailah dengan yang tersulit.
  • Ingatlah bahwa: "Jika anda harus memakan katak hidup, anda tidak akan mendapatkan apa - apa kalau anda hanya duduk dan memandanginya saja!" Dengan kata lain, makan saja kataknya. Dalam beberapa hal, rasanya tidak seburuk yang anda kira.

Memakan katak adalah pendekatan yang fantastis jika anda mendisiplikan diri untuk melakukannya. Namun hal ini tidak untuk semua orang. Jika anda mencoba memaksa diri anda untuk memakan katak namun tidak sanggup untuk melakukannya, maka pada akhirnya akan berujung dengan masalah penundaan. Untungnya, ada pendekatan lain yang dapat anda gunakan untuk membangun momentum produktif dengan lebih lembut.

Langkah 3b: Membangun Momentum dengan Lebih Lembut

Bagaimana jika, anda tidak memulai dengan tugas yang paling menakutkan, namun memulainya dengan tugas yang paling anda suka terlebih dahulu? Dengan cara tersebut, anda akan tetap membangun momentum yang datang dari mengerjakan to-do list. Namun anda melakukannya dengan lebih lembut, tanpa perlu memulai hari anda dengan sebuah sikap "menyeringai dan memikulnya".

Ini adalah pendekatan sistem manajemen waktu Final Version milik Mark Forster. Forster menghabiskan beberapa tahun mengembangkan dan menyempurnakan sistem untuk memaksimalkan produktifitasnya. Sistem tersebut tersedia secara utuh dan gratis di Forster's blog.

Secara esensial, sistem ini bekerja sebagai berikut: anda melihat daftar pertama dalam to-do list. Mungkin saja tugas tersebut adalah "Check email." Kemudian anda bertanya kepada diri anda, "Apa yang ingin saya lakukan sebelum mengecek email saya?", dan anda menulusuri daftar tersebut. Anda mungkin melihat tugas "Menelepon prospek," yang mungkin ingin anda lakukan sebelum mengecek email. Kemudian anda bertanya kepada diri anda sendiri, "Apa yang ingin saya lakukan sebelum menelepon prospek?"

Proses ini berlanjut sampai jawaban atas pertanyaan tersebut adalah "Tidak Ada". Kemudian anda mengerjakan tugas anda dengan daftar yang telah disusun berdasarkan jawaban pertanyaan. Dengan mengikuti contoh di atas, anda pertama - tama menelpon prospek, kemudian mengecek email.

Setelah anda menyelesaikan tugas anda, anda kembali ke daftar, dan mulai lagi dari daftar teratas, dan melanjutkan dengan proses yang sama.

Forster menjelaskan kenapa sistem ini bekerja dengan baik:

Dengan menggunakan proses seleksi di awal, otak merespon lembut terhadap tugas yang dipilih. Tapi bukan ini saja. Proses pemilihan berdasarkan pada apa yang ingin anda lakukan. Ini mewarnai seluruh daftar yang telah dipilih sehingga bahkan tugas pertama, yang mungkin tidak ingin anda kerjakan sama sekali, menjadi terpengaruh. Sebagai tambahan, mengerjakan daftar dengan urutan terbalik, dimana tugas yang kurang disukai berada di urutan terakhir, menggunakan penundaan terstruktur untuk menyelesaikan tugas.

Catatan: Sistem ini tidak berarti anda harus memulai setiap hari dengan berpikir, "Apa yang ingin saya lakukan sekarang?" Namun, anda memulai dengan sebuah to-do list, kemudian anda mengurutkan tugas berdasarkan apa yang paling ingin anda kerjakan.

Gulunglah Bola Salju Tersebut!

Apakah anda siap menjalani hukuman atau lebih memilih untuk melalui jalan dengan sedikit hambatan, anda sekarang mempunyai beberapa alat bantu dalam perlengkapan produktifitas anda untuk memulai setiap hari dengan mantap. Jadi mulailah menggulung bola salju tersebut!

Sumber

Graphic Credit: Brain designed by Christopher Reyes from the Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.