Advertisement
  1. Business
  2. Resumes

Bagaimana Membuat Struktur Resume

by
Read Time:13 minsLanguages:
This post is part of a series called How to Create a Great Resume (Ultimate Guide).
The Secret to Writing a Simple Resume That Works (+Best Tips for 2019)
How to Make Your First Job Resume Stand Out

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Jika sudah setahun sejak kamu memperbarui resume profesionalmu, waktunya untuk memperhatikannya lagi. Bahkan dalam pasar kerja yang kompetitif saat ini, dimana kebanyakan pencarian kerja dilakukan online, resumemu membuat perbedaan.

Struktur resumemu juga penting. Resumemu perlu memiliki heading dan section yang benar. Cara memformat resume membuat sebuah perbedaan besar dalam kesan yang buat terhadap pemberi kerja potensial.

Dalam tutorial ini, saya akan menjelaskan bagaimana membuat sebuah resume basic yang bagus dengan section dan heading yang pantas. Saya juga akan menjelaskan mengapa struktur resume itu penting dan membagikan beberapa sumber template sebagai acuan.

Yang Harus Dimiliki Resume

Cara bagus untuk mulai membuat atau memperbarui sebuah resume adalah melihat informasimu melalui mata pemberi kerja. Tanyakan dirimu sendiri:

  1. Informasi apa tentang saya yang perlu diketahui oleh pemberi kerja atau klien?
  2. Informasi apa tentang saya yang perlu mereka ketahui?

Mari lihat lebih dekat section dan header dasar yang diperlukan tiap resume. Berikut adalah section sebuah resume dan uraian singkat mengapa tiap section itu penting:

  • Informasi kontak. Kamu tidak akan diperkerjakan jika kamu tidak mencantumkan sebuah cara untuk berhubungan dengan hiring manager. Namun terlalu banyak pencari kerja secara salah mengirimkan resume mereka dengan informasi kontak yang salah atau tidak berlaku.
  • Pernyataan rangkuman yang kuat. Pernyataan rangkuman adalah sebuah kalimat pendek yang menjelaskan skill dan pengalamanmu. Itu harus tampak pada bagian atas resume karena banyak pemberi kerja melihat bagian itu paling awal.
  • Kata kunci. Istilah apa yang akan dicari oleh pemberi kerja dalam kandidat mereka? Bacalah iklan kerja dengan hati-hati dan taburkan istilah yang dipakai pemberi kerja sepanjang resumemu. Kata kunci dapat membantumu melewati penyaring dan penjaga gerbang.
  • Riwayat kerja. Ketika kamu membuat daftar riwayat kerja pada resume, jelaskan apa yang kamu capai pada tiap pekerjaan. Jangan melulu mengulangi uraian kerja. Kunci untuk tampil menonjol dari kandidat lainnya adalah dengan menunjukkan bagaimana kamu terampil dalam posisi sebelumnya.
  • Pendidikan. Di bawah bagian Pendidikan cantumkan pendidikan formal di atas SMU. Jangan lupa untuk membuat daftar sertifikat dan pendidikan lanjutan. Cantumkan kursus apapun yang secara khusus terkait dengan posisi yang sedang kamu lamar untuk section resume ini.

Atur resumemu ke dalam section-section dengan informasi terkait yang dikelompokkan di bawah heading resume terpisah. Sebuah resume yang dijelaskan dengan baik membuatnya lebih mudah untuk pemberi kerja potensial untuk dengan cepat menemukan apa yang mereka perlu tahu tentang kamu.

Itulah mengapa saya mencantumkan sebuah template resume yang bagus pada daftar yang harus dimiliki pada resume. Sebuah template resume yang bagus membuatmu tetap teratur. Struktur dan heading resume dasar sudah pada tempatnya. Sebuah template juga memastikan bahwa resume akhir akan memiliki tampilan yang terpoles dan profesional.

Sekarang setelah kita mendiskusikan section resume yang diperlukan, mari kita lihat beberapa hal yang tidak dibutuhkan.

Kesalahan Resume Untuk Dihindari

Struktur resume telah berubah sepanjang tahun. Beberapa heading resume dan cara penulisan resume lainnya yang biasa dianggap lazim sekarang dianggap tidak perlu. Yang lebih buruk lagi, mengikuti nasihat resume yang ketinggalan jaman dapat setara dengan kehilangan peluang pekerjaan.

Berikut daftar pendek kesalahan resume yang umum dan nasihat yang ketinggalan jaman:

  • Tujuan. Petunjuk lama adalah mencantumkan sebuah heading resume yang disebut Tujuan pada bagian paling atas resume. Section ini menjelaskan tujuan karirmu. Banyak profesional sumber daya manusia setuju bahwa section ini harus diganti dengan heading resume yang lebih berorientasi pada pencari kerja yaitu Pernyataan Rangkuman.
  • Referensi. Nasihat penulisan resume tua lainnya adalah mencantumkan referensi dalam section resume pada akhir resumemu. Jika sebuah pemberi kerja atau klien potensial tertarik, mereka akan meminta referensi. Buat sebuah lembar referensi yang terpisah berguna. Bawa itu pada wawancara, namun jangan memasukkannya pada resume awal kecuali diminta.
  • Banyak dan banyak halaman. Sebuah resume yang lebih panjang bukanlah sebuah resume yang lebih baik. Resumemu seharusnya cukup panjang untuk meliputi informasimu, namun tidak terlalu panjang sehingga itu memusingkan perekrut. Buat struktur resume dengan hati-hati untuk menghindari pengulangan.
  • Kesalahan eja dan grammar. Jika kamu membuat kesalahan pada resume, klien dan pemberi kerja potensial mungkin berasumsi bahwa kamu akan ceroboh juga dalam pekerjaan. Pertimbangkan untuk meminta teman mengulas resumemu untuk memastikan tidak ada kesalahan. Pilihan lainnya adalah menyewa seorang penulis resume profesional yang mengkhususkan diri pada penulisan resume dan cover letter.
  • Kertas yang indah. Bertahun-tahun yang lalu semua resume diterima melalui surat. Itu menjadi kebiasaan umum untuk mencetak resume pada kertas yang mahal. Hari ini, kebanyakan resume secara langsung diterima online. Kamu akan membutuhkan sedikit kopi resume dalam bentuk cetak untuk dibawa pada wawancara, namun jangan menginvestasikan dalam kertas mahal. Sebuah kertas dasar berkualitas bagus (pastikan tidak terlalu tipis) cukup untuk kebanyakan wawancara.
  • Pembualan. Kebohongan tidak memiliki tempat dalam resumemu. Ingat, kebanyakan perusahaan akan memverifikasi pendidikan dan pengalaman kerjamu, jadi jangan dibuat-buat. Lihatlah apa yang dikatakan profesional HR Liz Ryan tentang kebohongan resume dalam artikelnya di Forbes, Kebenaran Tentang Berbohong Dalam Resumemu.

Sekarang setelah kita melihat apa yang boleh dan tidak boleh dicantumkan dalam resume, mari kita diskusikan struktur resumemu.

Mengapa Struktur Resume Begitu Penting

Kamu mungkin mengira, semua informasi ada di situ. Jadi, mengapa saya harus susah-susah memastikan kebenaran struktur resume?

Jawabannya sederhana. Hiring manager menerima ratusan resume. Seringkali, mereka hanya memiliki beberapa menit untuk melihat sekilas tiap resume dan menentukan apakah mereka akan mempertimbangkan sebagai kandidat.

Sebuah struktur resume yang bagus membantu profesional HR menemukan informasi yang relevan dengan cepat. Heading resume harus dijelaskan dengan baik dan mudah dipindai oleh perekrut yang terburu-buru. Plus, sebuah resume yang atraktif dan informatif menunjukkan bahwa kamu teratur dengan baik.

Bagaimana kamu dapat memastikan struktur resumemu akan menangkap mata perekrut? Kamu dapat menghabiskan berjam-jam mencoba untuk membuat sebuah resume yang atraktif dan tetap tidak mendapatkan hasil yang benar.

Sebuah solusi yang lebih cepat dan efisien adalah menggunakan template resume seperti yang ditawarkan Envato melalui Graphic River. Berikut adalah contoh tiga template resume yang atraktif:

1. Clean, Template Resume Yang Terstruktur Dengan Baik

Template resume yang terstruktur dengan bersih dan minimal ini sempurna untuk profesional kreatif. Itu mencakup sebuah cover letter yang cocok dan halaman portofolio terpisah untuk sampel kerjamu. Formatnya didesain dengan kejelasan, dengan header resume berwarna tegas yang menonjol, dan section resume yang jelas dan terstruktur. Kamu dapat mengambil template ini, menambahkan infomu, dan melamar pekerjaan baru dengan cepat!

Clean resume structure templateClean resume structure templateClean resume structure template
Template resume yang terstruktur dengan bersih + cover letter + portofolio.

2. Swiss Style, Set Template Resume Format Minimal

Resume ini didesain untuk membuatmu menonjol dari kompetisi. Itu diatur dalam gaya klasik, bersih dengan struktur resume pada heading yang pas dan format yang tertata. Itu mencakup template layout dua halaman dan siap untuk dicetak dan digunakan.

swiss resume template with organize resume sections and formattingswiss resume template with organize resume sections and formattingswiss resume template with organize resume sections and formatting
Template resume Swiss, dengan struktur resume, section dan heading yang tertata baik.

3. Template Resume Sederhana Dengan Format / Section Yang Kreatif

Format resume itu penting. Kamu perlu menggunakan yang terbaik dari section resume, heading resume, dan struktur dokumenmu. Template resume yang simpel dan bersih ini ditata untuk menyajikan pengalaman kerjamu secara profesional. Juga, kamu dapat mendemonstrasikan kreatifitas skill dengan infografis sederhana. Itu mencakup sebuah cover letter dan portofolio, dalam tambahan pada halaman resume utama. Sangat mudah untuk mengedit template resume yang tertata ini, menambahkan informasi, dan menyiapkannya untuk lamaran kerja!

Simple resume template format with creative sectionsSimple resume template format with creative sectionsSimple resume template format with creative sections
Template Resume Simple dengan formatting, heading, dan section yang kreatif.

Pelajari Lebih Lanjut Tentang Pembuatan Resume Profesional

Jika kamu sedang memperbarui resumemu, gunakan tutorial ini untuk mempelajari dasar-dasar bagaimana menyusun struktur resumemu. Itu juga menjelaskan section resume dasar yang semua resume harus cantumkan.

Tergantung pada profesimu, kamu mungkin ingin mencantumkan heading dan section resume lainnya. Untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana membuat sebuah resume untuk suatu situasi tertentu, ulas tutorial berikut dalam network kami:

Dengan resume yang benar di tangan bagi kebutuhanmu, sekarang kamu siap untuk mencari pekerjaan. Semoga beruntung!


Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.