Students Save 30%! Learn & create with unlimited courses & creative assets Students Save 30%! Save Now
Advertisement
  1. Business
  2. Microsoft Excel
Business

Bagaimana Menggunakan Pernyataan IF Sederhana Dalam Excel

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called How to Make and Use Excel Formulas (Beginner Bootcamp).
How to Concatenate in Excel to Combine Text Strings
How to Work With Date and Time Formulas in Excel

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Excel adalah salah satu tool paling ampuh dan paling mudah digunakan dalam berkerja dengan data. Sebuah spreadsheet benar-benar hanyalah sebuah tool untuk mengelola, menghitung, dan mengkaji datamu.

Apa yang terjadi ketika kita perlu membentuk pilihan ke dalam spreadsheet kita? Ini dimana pernyataan if benar-benar berguna.

Bayangkan kita mempunyai spreadsheet dengan daftar nilai dari kursus sekolah kita. Saya ingin meningatkan diri sendiri apakah saya lulus atau gagal dalam sebuah kelas dengan teks "passing" atau "failing" yang sederhana. Saya dapat menuliskan sebuah formula pernyataan IF untuk melihat pada nilai akhir, dan kemudian mencetak "passing" atau "failing" berdasarkan skor.

Excel IF statement example
Contoh pernyataan IF sederhana ini mencari skor di kolom B dan mengingatkan saya apakah saya lulus atau gagal dalam sebuah kelas berdasarkan skor tersebut.

Sebuah formula IF Excel membuat spreadsheetmu jauh lebih pintar. Kita dapat memberikan pilihan yang berbeda pada cell untuk apa yang ditunjukkan berdasarkan sebuah kondisi. Sebuah formula IF mengijinkan kita membentuk logika dalam spreadsheet. Di dalam tutorial ini, saya akan mengajarkan bagaimana menggunakannya.

Bagaimana Menggunakan Pernyataan IF (Tutorial Video)

Di dalam screencast ini, kamu akan melihat bagaimana saya menggunakan pernyataan IF dalam Excel untuk membuat spreadsheet lebih pintar. Tonton video ini untuk mengikuti bagaimana membangun pernyataan IF, dan kemudian periksa tutorial di bawah untuk instruksi tertulisnya.

Sebelum kita melanjutkan dengan tutorial, saya akan merekomendasikan mendownload workbook contoh gratis yang saya buat untuk tutorial ini.

Bagaimana Cara Kerja Pernyataan IF Dalam Excel?

Ada tiga bagian utama pernyataan IF yang sukses:

  1. Sesuatu Untuk Diperiksa - Pada dasarnya, apa yang harus diperiksa oleh pernyataan IF? Kita dapat memeriksa untuk melihat apakah sebuah cell setara dengan angka tertentu, atau untuk melihat apakah itu berisi baris teks tertentu, sebagai contoh.
  2. Apa Yang Ditampilkan Jika Benar - jika pernyataan berisi apa yang kita cari, apa yang harus ditampilkan cell?
  3. Apa Yang Ditunjukkan Jika Salah - Jika pernyataan tidak berisi apa yang kita cari, apa yang ditampilkan?

Sebuah pernyataan IF Excel dimulai dengan =IF(. Dokumentasi resmi Excel menunjukkan struktur pernyataan IF Excel:

=IF(logical_test,[value_if_true],[value_if_false])

Dalam Bahasa Inggris sederhana, berikut merupakan perkiraan saya tentang penggunaan pernyataan IF:

=IF(apa yang diperiksa, apa yang ditunjukkan jika benar, apa yang ditunjukkan jika salah)

Cukup sederhana? Jika ini masih tampak samar, mari melanjutkan ke contoh pertama kita tentang bagaimana menggunakan pernyataan IF, untuk melihat cara kerjanya.

Menulis Pernyataan IF Pertamamu

Untuk contoh ini, gunakan tab berjudul "Check for Blank" dalam workbook contoh.

Kita akan mulai dengan contoh pernyataan IF paling sederhana. Dalam kasus ini, kita hanya akan memeriksa apakah cell kosong dan mencetak pesannya.

Katakanlah bahwa kita sedang membuat daftar peserta pesta libur kantor. Kita perlu menulis sebuah formula untuk menentukan siapa yang perlu diingatkan untuk mendaftarkan makanan pencuci mulut. Pada awalnya, data kita adalah sebuah daftar sederhana dan apa yang akan mereka bawa:

Before Example of If Statement

Walaupun saya dapat melihat bahwa beberapa cell kosong, mari tuliskan sebuah formula IF untuk mencetak siapa yang perlu kita ingatkan dalam kolom D. Formula IF saya hendaklah memeriksa apakah cell dalam kolom C kosong, dan mencetak pengingat ke orang apakah mereka belum terdaftar.

Berikut apa yang saya tuliskan:

=IF(C2="","remind them!","they've already signed up.")

Mari bedah formula ini dalam empat bagian:

  1. Setiap pernyataan IF dibuka dengan =IF(
  2. Berikutnya, saya akan memeriksa apakah nilai dalam kolom C kosong, sehingga saya menuliskan C2="", Dengan menuliskan dua tanda kutip dengan tanpa teks di antara mereka akan memeriksa jika sebuah cell kosong. Koma di bagian akhir membantu kita berpindah ke bagian berikutnya dalam formula.
  3. Bagian berikutnya formula adalah apa yang menampilkan ketika pernyataan benar Karena kita memeriksa untuk melihat apakah cell kosong, kita akan mencetak "remind them!" ketika itu kosong.
  4. Jika C2 berisi beberapa teks, kita akan mencetak bahwa orang tersebut telah mendaftar.

Dan terakhir, berikut hasil-hasil ketika kita menyelesaikan formula dan menariknya ke bawah:

IF Statement walkthrough
Setelah menuliskan pernyataan IF dan menariknya ke bawah, tiap cell dalam kolom D menghasilkan nilai yang benar.

Sempurna! Perhatikan bahwa ketika cell pendamping dalam kolom C kosong, Excel mencetak bahwa kita perlu mengingatkan orang tersebut untuk mendaftar. Kita dapat memilah kolom D sekarang dan kemudian mengirimkan pengingat via email.

Ini adalah contoh sederhana untuk bagaimana kita dapat menggunakan formula pernyataan if dalam Excel untuk memberikan beberapa logika dalam spreadsheet. Mari lihat beberapa yang lainnya.

Menguji Nilai-Nilai

Gunakan tab Test Values dalam workbook contoh untuk latihan ini.

Sejauh ini, kita menggunakan pernyataan IF untuk melihat apakah cell tidak berisi teks. Sekarang, mari gunakan pernyataan IF untuk menguji angka numeris.

Di dalam contoh pertama, kita memeriksa untuk melihat jika cell dalam kolom C berisi teks yang spesifik. Perhatikan bahwa kita menggunakan tanda sama dengan untuk melihat apakah cell setara dengan kosong. Kita dapat menggunakan operator matematika apapun untuk memeriksa nilai, seperti:

  • = - memeriksa apakah sebuah cell setara dengan nilai spesifik
  • <> - memeriksa apakah sebuah cell tidak setara dengan nilai spesifik
  • > - memeriksa apakah cell lebih besar dari nilai dalam formula
  • < - memeriksa apakah cell lebih kecil dari nilai dalam formula
  • >= - memeriksa apakah cell lebih besar atau setara dengan nilai dalam formula
  • <= - memeriksa apakah cell lebih kecil atau setara dengan nilai dalam formula

Katakanlah bahwa kita perlu mengambil barang dalam gudang. Kita menjual produk dalam batch ukuran 10, jadi setiap batch yang kita hitung hendaklah memiliki angka yang sama persis tersebut. Mari tuliskan formula untuk memeriksanya.

Dalam data di bawah, saya pergi dan mengambil stok produk dalam gudang saya. Saya perlu menuliskan formula dalam kolom E untuk memeriksa dan memastikan bahwa kita tepat memiliki 10 untuk tiap produk. Kita harusnya mencetak pesan peringatan jika tidak memiliki 10 untuk tiap item.

Dalam kolom E, berikut formula yang akan saya tulis:

=IF(D4<>10,"needs attention","")

Mari bedah formulanya:

  • Pertama-tama, saya menggunakan operator <> untuk memeriksa apakah nilai dalam cell D4 tidak setara dengan 10, yang menandakan masalah.
  • Berikutnya, saya mendapatkan pesan dalam tanda kutip "needs attention" yang akan muncul kapanpun cell di sebelahnya bukan 10.
  • Terakhir, saya menambahkan sebuah koma dan dua tanda kutip tanpa apapun di antaranya sehingga jika jumlahnya 10, formula saya tidak mencetak apapun.
If Statement Value Test
Hasil follow-up action berapa needs attention.

Dalam screenshot di atas, kamu akan melihat bagaimana saya menggunakan formula untuk menambahkan pesan peringatan untuk tiap hitungan barang saya. Jika nilai dalam kolom D tidak tepat 10, Excel akan mencetak "needs attention" dalam kolom E.

Bagaimana Menggunakan IFERROR

Ada formula pernyataan IF khusus yang dibuat ke dalam Excel untuk memperbaiki error dalam formulamu. Formula IFERROR serupa dengan pernyataan IF, namun menangkap error dan menggantinya dengan data yang lebih berguna.

Berdasarkan dokumentasi Microsoft, berikut adalah error dalam spreadsheet yang dapat ditangkap dan direvisi IFERROR:

  • #N/A
  • #VALUE!
  • #REF!
  • #DIV/0!
  • #NUM!
  • #NAME?
  • #NULL!

Untuk menggunakan IFERROR, kurung formula yang ada dengan formula IFERROR, dan kemudian sediakan nilai pengganti.

Ini apa yang pikirkan tentang penggunaan IFERROR:

=IFERROR([formula eksistingmu],[apa yang mengganti error])

Mari telusuri kasus penggunaan IFERROR yang sangat berguna.

Sebuah Contoh IFERROR

Gunakan tab IFERROR dalam workbook contoh untuk bagian ini.

Satu tempat dimana kamu akan menemukan error adalah formula VLOOKUP. Jika kamu menggunakan VLOOKUP untuk mencocokkan nilai, ada kemungkinan lookup table tidak berisi kecocokan. Ketika itu terjadi, kamu akan mendapatkan sebuah error "N/A" dalam spreadsheetmu.

Dalam seperti di bawah, saya mendapatkan daftar freelancer yang berkerja untuk saya dalam sebuah pekerjaan. Saya memiliki daftar perusahaan mereka, dan ingin mengetahui apa yang dilakukan tiap orang. Bagi kebanyakan freelancer, saya memiliki sebuah lookup table di sebelah kanan yang menarik data jabatan mereka.

IFERROR Example Implementation
Spreadsheet ini memiliki beberapa error N/A karena lookup table saya kehilangan kecocokan.

Saya telah menuliskan sebuah VLOOKUP untuk menarik jabatan pekerjaan, yang mencocokkan data perusahaan dalam kolom B dengan lookup table saya:

=VLOOKUP(B2,$E$4:$F$6,2,FALSE)

Berikut masalahnya: beberapa perusahaan tidak dalam lookup table saya, dimana mengapa kita memiliki error N/A menjijikkan ini. Mari ganti mereka dengan sesuatu yang lebih elegan. IFERROR yang ingin kita tulis akan mengikuti struktur ini:

=IFERROR(formula eksisting, apa yang akan mengganti error)

Dalam kasus saya, saya akan mengganti error dengan pengingat untuk menghubungi HR manager untuk memeriksa apa yang sedang dikerjakan freelancer. Berikut formula yang saya ajukan.

=IFERROR(VLOOKUP(B3,$E$4:$F$6,2,FALSE),"Contact HR")

Formula ini tampak rumit, namun cukup ingat: semua yang sedang kita lakukan adalah mengurung VLOOKUP yang ada dengan nilai pengganti. Kita cukup mengelilingi formula terkini dengan IFERROR dan memberikan Excel nilai pengganti.

IFERROR Implemented Example
Saya telah mengganti error N/A dengan teks "Contact HR" yang jauh lebih berguna dan dapat dibaca.

Singkatnya, IFERROR adalah pernyataan IF khusus yang didesain Microsoft untuk kenyamanan kita. Itu secara otomatis menangkap error dalam formula dan menghasilkan nilai pengganti.

Rekap Dan Terus Belajar

Pernyataan IF adalah metode untuk menambahkan logika kondisional ke spreadsheetmu. Dalam tutorial ini, kamu mempelajari bagaimana menggunakan formula dan beberapa kemungkinan penggunaan untuk itu dalam spreadsheetmu.

Tidak peduli seberapa lama saya menggunakan Excel, saya terus menyadari bahwa ada banyak yang dapat saya pelajari. Jika kamu ingin tetap belajar bagaimana spreadsheet dapat digunakan, berikut beberapa tutorial tindak lanjut:

  • Dokumentasi resmi Microsoft selalu menjadi pemberhentian pertama saya ketika mempelajari formula baru, dan halaman mereka tentang pernyataan IF tidak asal-asalan.
  • Jika kamu memikirkan tentang pernyataan IF, kamu mungkin berada pada sisi pengguna Excel lanjutan. Skill pendukung adalah menggunakan VLOOKUP untuk mencocokkan elemen daftar.
  • Jika kamu ingin maju, coba tutorial fungsi Nested IF ini dari Exceljet. Alih-alih sebuah pernyataan IF sederhana yang hanya memiliki dua kemungkinan hasil, menyarangi kombinasi formula ini memberikanmu lebih banyak pilihan.

Jika kamu memiliki permasalahan pernyataan IF Excel, beritahu saya dalam komentar. Atau, jika kamu memiliki ide tentang bagaimana menggunakan formula ini untuk dibagikan kepada pembaca lainnya, bagian komentar terbuka untukmu.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.