Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Business Plans
Business

Apakah Sekarang Waktunya Memulai Bisnismu Sendiri? Jawab Dengan 25 Pertanyaan Berikut

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Untuk memulai bisnismu sendiri, kamu perlu lebih dari sebuah impian. Tentu saja, sebuah mimpi dimana itu semua dimulai, namun memiliki pemahaman yang jelas tentang apa yang benar-benar dibutuhkan akan membantu memastikan kesuksesanmu sebagai pemilik bisnis yang baru.

Secara statistik, banyak bisnis baru memiliki kesulitan dalam memulai. Berdasarkan Small Business Administration (SBA), yang menarik data dari US Bureau of Labor Statistics, sekitar sepertiga bisnis akan gagal selama dua tahun pertamanya. Dan angka itu terus meningkat selama sepuluh tahun pertama sebuah bisnis baru, seperti yang dinyatakan SBA:

Sekitar separuh dari semua bisnis baru bertahan lima tahun atau lebih dan sekitar sepertiga yang bertahan selama 10 tahun atau lebih .

Oke, jadi statistiknya dapat menjadi sangat suram, namun tahun-tahun awal setiap bisnis berjuang untuk bertahan, namun itu tidak seharusnya menghalangimu.

Persis sebaliknya: Statistik ini hendaklah memotivasimu untuk bertanya pada diri sendiri pertanyaan yang berat ini. Jadi kamu dapat membuat keputusan pintar tentang apakah waktunya tepat untuk memulai sebuah bisnis? Atau, apakah usahamu memiliki apa yang diperlukan untuk melakukannya? Ketika kamu mengetahui apa yang kamu hadapi sebagai pemilik bisnis baru, kesempatanmu untuk berhasil meningkat secara drastis.

Mempunyai bisnis memiliki banyak manfaat seperti:

  • kebebasan
  • menjadi bos dirimu sendiri
  • mengatur sendiri jam kerja dan jadwal
  • memiliki kendali pertumbuhan perusahaanmu dan seberapa banyak yang kamu hasilkan

Itulah mengapa layak untuk memulai bisnismu sendiri.

Namun apakah kamu siap? Apakah kamu memiliki mindset, sumber daya, dan skill yang diperlukan untuk memulai sebuah bisnis? Manfaat membangun sebuah bisnis yang berhasil cukup jelas, namun dengan begitu banyak bisnis yang gagal untuk mendapatkan daya tarik di dalam pasaran, apa yang akan membuat bisnis berhasil?

Berikut 25 pertanyaan yang perlu kamu tanyakan pada diri sendiri sebelumnya, sehingga kamu dapat memastikan kamu siap untuk memulai sebuah bisnis, dan mengambil tindakan yang diperlukan yang akan membantu memastikan kesuksesanmu.

Time to Start Your Own Business
Apakah sudah waktunya memulai bisnis sendiri?

1. Apakah Kamu Sanggup Mengambil Risiko?

Mari kita langsung membahas pada satu hal: Memulai sendiri bisnismu itu berisiko. Sangat berisiko untuk keluar dari pekerjaanmu, dan berhenti menerima gaji bulanan, untuk mencoba sesuatu tanpa jaminan sukses.

Jika kamu memiliki beberapa tabungan di dalam bank, tidak tergantung pada siapapun dan lajang, maka risiko yang diperhitungkan ini dapat menjadi petualangan yang layak dikejar. Jika kamu memiliki keluarga yang tergantung padamu, maka tetap layak untuk memulai bisnis yang berhasil, namun faktor risikonya berbeda. Dalam kasus manapun, kamu ingin memastikan kamu menghitung bobot terlebih dahulu sebelum memulai.

Panduan kami untuk menentukan apakah risiko itu layak dapat membantumu membuat keputusan yang lebih baik.

2. Apakah Kamu Cukup Independen?

Memulai sebuah bisnis berarti kamu akan menjadi bos bagi dirimu sendiri. Itu merupakan kebebasan, tentu saja, namun itu juga menjadi mandiri. Jadi tanyakan dirimu pertanyaan menenangkan ini apakah kamu mampu atau tidak membuat keputusan sendiri secara percaya diri, tanpa selalu melibatkan seseorang.

Jika kamu merasa dapat mempercayai instingmu dan tidak takut salah atau terkadang ditolak, maka memulai sebuah bisnis mungkin untukmu.

3. Apakah Kamu Berhasrat Tentang Sebuah Produk Atau Layanan?

Apakah kamu benar-benar percaya bahwa kamu memiliki sebuah produk atau layanan yang memiliki permintaan yang besar di pasaran, namun belum ada seorang pun yang mengenalkannya? Memiliki visi yang brilian dan kreatif untuk sesuatu yang diidamkan pasar adalah tanda kewirausahaan.

Jika kamu tahu bahwa idemu untuk sebuah produk atau layanan akan menjadi item yang diminta, maka mungkin ini waktunya untuk membuka sendiri bisnismu.

4. Apakah Kamu Membenci Pekerjaanmu atau Merasa Tersendat Dalam Pekerjaanmu Saat Ini?

Mungkin tidak ada barometer lainnya yang akurat dalam menentukan pembukaan bisnis sendiri selain bagaimana perasaanmu terhadap situasi kerjamu saat ini. Pergi ke kantor setiap hari dan berkerja melalui sebuah pekerjaan dimana kamu tidak cocok dengan bos, rekan kerja atau tugas bukanlah cara untuk menjalani hidup.

Jika kamu benci berkerja di tempatmu sekarang, maka memulai bisnis sendiri dapat menjadi solusi jangka panjang.

5. Apakah Kamu Dapat Mengatur Diri Sendiri Dengan Baik?

Menjalankan sendiri bisnismu bukan seperti berjalan di taman: Itu akan menjadi sebuah operasi yang memerlukan struktur dan efisiensi, bahkan ketika kamu mulai sebagai sebuah bisnis kecil dengan hanya kamu sendiri sebagai pemilik/karyawan tunggal.

Jika kamu tahu bahwa kamu rapi dalam mengelola, mengetahui bagaimana memprioritaskan tugas, dan mengelola waktumu secara luar biasa, maka kewirausahaan mungkin untukmu.

Panduan produktifitas kami dapat membantumu memulai dalam arah yang benar.

6. Apakah Industrimu Tersendat?

Dalam bangkitnya depresi ekonomi yang besar yang akan tetap kita rasakan efeknya, apakah industrimu telah pulih?

Jika pekerjaanmu adalah sebuah industri yang hanya mengalir seperti air, dan kamu tidak dapat menemukan pekerjaan (atau harus mengambil pekerjaan dengan bayaran yang sedikit karena kualifikasimu melebihi itu), maka kamu mungkin sangat kuat dalam keinginan memulai bisnis sendiri.

7. Apakah Kamu Seorang Perencana dan Pemikir?

Wirausahawan, solopreneur dan siapa pun yang memulai bisnis mereka sendiri senang berpikir. Itu hanyalah fakta hidup, dimana memulai sebuah bisnis memerlukan banyak strategi, kreatifitas, dan perencanaan.

Jika kamu ingin benar-benar bertindak pada pemikiran dan rencana ambisiusmu, maka mungkin itu waktunya untuk keluar dari perlombaan tikus dan membuka bisnismu sendiri.

8. Dapatkah Kamu Memiliki Cukup Waktu Bebas?

Memulai sendiri bisnismu adalah sebuah komitmen besar—jika kamu benar-benar ingin berhasil! Pikirkan itu seperti sebuah pernikahan, namun dengan lebih banyak kesetiaan. Untuk berhasil dalam beberapa tahun pertamamu, kamu harus berkerja 12 jam (atau lebih) sehari selama berhari-hari dalam seminggu, dan ini tidak ideal jika kamu memiliki sebuah keluarga atau komitmen.

Jika kamu merasa, meskipun begitu, bahwa kamu dapat berpindah di antara jadwalmu untuk mendapatkan cukup waktu luang untuk usaha barumu, maka menjalankan sebuah bisnis mungkin cocok untukmu.

9. Apakah Kamu Ingin Membantu Orang?

Bagian dari memulai bisnismu sendiri adalah keinginan yang tulus untuk membantu orang. Produk atau layanan yang akan kamu bawa ke pasaran akan menyelesaikan permasalahan seseorang, sehingga tentu saja ada sisi altruistis untuk menjalankan sebuah bisnis.

Jika sebuah keinginan yang tidak mementingkan diri sendiri dapat menjagamu terus melalui naik turunnya menjadi pemilik bisnis yang baru, maka kamu mungkin siap.

10. Dapatkah Kamu Bernegosiasi Dengan Baik?

Menjadi negosiator yang bagus merupakan hal penting dalam menjadi pemilik bisnis. Sebagai pemilik sebuah startup tertentu, kamu akan perlu bernegosiasi tentang semuanya mulai dari tarifmu dan kontrak yang kamu tawarkan, seandainya kamu menempati sebuah lokasi fisik sebenarnya.

Jika bertukar dan bertemu orang terdengar seperti sesuatu yang telah kamu lakukan dengan baik, maka mungkin itu waktunya untuk memulai sendiri bisnismu.

11. Apakah Kamu Persuasif?

Menguasai seni persuasi adalah kunci untuk menjalankan sebuah bisnis karena kamu perlu meyakinkan calon, pelanggan, rekan dan mereka di dalam industrimu dimana produk atau layananmu menyelesaikan sebuah permasalahan esensial. Ini memerlukan jaringan perorangan, rapat dan barangkali bahkan berbicara di depan umum pada sebuah acara atau pertunjukan.

Jika kamu tahu kamu dapat membujuk orang untuk melihat hal-hal dengan caramu, maka pertimbangkan untuk membuka bisnismu.

12. Apakah Kamu Mempunyai Kreatifitas?

Memulai sebuah bisnis memerlukan kreatifitas. Jika bisnismu adalah sebuah agensi atau perusahaan kreatif lainnya, maka itu menaikkanmu dua kali lipat. Terlalu banyak orang tahu apa rasanya berada di dalam sebuah lingkungan kantor dimana ide-ide kreatif mereka diremehkan atau diabaikan.

Jika kamu tahu kamu memiliki kreatifitas yang dibutuhkan untuk memulai sebuah bisnis, maka baca panduan kami tentang Ekonomi Kreatif untuk inspirasi yang hebat:

13. Apa Sifat Dari Bisnismu?

Bisnis itu kebanyakan tentang branding. Tanpa indikasi yang jelas siapa dirimu dan produk atau layanan apa yang kamu sediakan, akan sulit untuk menonjol di dalam pasaran. Dengan memahami jenis bisnis apa dirimu (agensi, kreatif, startup, dll), kamu jauh lebih dekat pada branding yang sukses.

Untuk membantu mempersempit bisnis apa yang ingin kamu jalankan, baca tutorial kami tentang menyederhanakan ide bisnismu:

14. Siapa Pasar Targetmu?

Dengan menentukan kepada siapa kamu akan menjual produk atau layananmu merupakan hal fundamental bagi kesuksesan bisnis. Produk atau layananmu akan menyelesaikan masalah bagi suatu demografis tertentu, dan dengan mengetahui ini akan membantumu beriklan secara  lebih efektif.

Lihat tutorial kami tentang menjual ke pasar target untuk membantu menjadi ahli dalam ambisi ini:

15. Apa Tepatnya Produk Atau Layananmu?

Ketika kamu tahu jenis bisnis apa yang ingin kamu mulai dan permasalahan apa yang kamu ingin bantu orang lain selesaikan, maka kamu akan memiliki sebuah ide yang lebih baik tentang produk atau layanan itu. Apakah kamu ingin menyediakan layanan kreatif bagi orang? Apakah kamu akan menjadi sebuah agensi yang melakukan pekerjaan desain atau pengembangan bagi pelangganmu?

Ketika kamu mengetahui sifat pasti dari produk atau layananmu, kamu dapat memulai bisnismu sendiri dengan lebih percaya diri.

16. Apa Dalil Penjualan Unikmu?

Setiap bisnis memerlukan sebuah dalil penjualan yang unik, yang merupakan pembeda yang bagus antara kamu dan pesaingmu, dengan menjelaskan apa yang dapat ditawarkan merek, produk atau layananmu kepada pelanggan yang tidak bisa dilakukan oleh siapapun juga.

Jika kamu dapat menyampaikan apa yang membedakan bisnismu dari semua yang lainnya dalam industri itu, maka kamu memiliki langkah yang baik dalam memulai bisnismu.

17. Dari Mana Kamu Akan Menjalankan Bisnismu?

Saat ini, bisnis kecil dapat dijalankan di rumah secara lebih mudah jika mereka menyediakan layanan kreatif seperti desain web. Tentukan apakah kamu dapat menjauh dengan menjalankan bisnismu dari kantor rumah, atau jika kamu perlu sebuah ruang fisik untuk mendapatkan struktur bisnismu yang jelas.

Jika kamu sedang belajar berkerja dari rumah, maka panduan kami tentang memulai bisnis desain web freelance akan terbukti membantu:

18. Apakah Kamu Memerlukan Beberapa Karyawan Untuk Membantumu?

Ketika kamu memulai sebagai bisnis kecil, perlu untuk menyimpan uang dan mencoba untuk melakukan semua sendiri. Namun bagaimana pun juga, ketika kamu menjadi menguntungkan dan menyadari bahwa mendelegasikan dapat membebaskanmu untuk menjalankan bisnis secara lebih efisien, mungkin bijaksana untuk mempertimbangkan memperkerjakan beberapa karyawan, jika kamu mampu.

Jika kamu memiliki sebuah ide yang bagus tentang seberapa banyak pekerjaan yang dapat kamu tangani sendiri, maka kamu siap untuk menjalan bisnismu sendiri.

19. Apa Saja Biaya Startup-mu?

Dengan memahami seberapa banyak uang yang harus kamu investasikan dalam bisnismu membantumu merencanakan daya tahan. Jika kamu memiliki sebuah bisnis online atau berkerja dari rumah, kamu tidak akan memiliki biaya tradisional berlebih, namun kamu akan tetap membayar koneksi internet dan tool lainnya (komputer, printer, dll) untuk menjalankan bisnismu.

Jika kamu memiliki rincian yang bagus tentang biaya operasionalmu, maka kamu dapat menjadi lebih percaya diri dalam memulai bisnismu.

20. Apakah Kamu Memiliki Rencana Bisnis?

Pikirkan rencana bisnis sebagai cetak biru visi bisnismu. Ini adalah dokumen yang pada dasarnya menentukan roadmap untuk bagaimana kamu melihat bisnismu bertumbuh, meluas dan berkembang dalam tahun-tahun mendatang.

Untuk beberapa ide tentang bagaimana menyusun sebuah rencana bisnis, periksa tutorial kami tentang menuliskan sebuah rencana bisnis:

21. Apa Saja Struktur Legal Bisnismu?

Jika kamu seorang solopreneur, hal-hal itu cukup jelas, dimana kamu akan menjadi pemilik utama, namun bagaimana jika kamu memiliki beberapa karyawan? Pantas untuk mengerti perbedaan antara entitas bisnis yang berbeda, sehingga kamu tahu bagaimana kamu bisa tidaknya beroperasi.

Jika kamu mengetahui struktur legal apa yang akan diambil bisnismu, kamu selangkah lebih dekat untuk menjalankan bisnismu. Pelajari lebih lanjut dalam panduan kami terhadap subyek ini:

22. Apakah Saya Memerlukan Asuransi Bisnis?

Jenis bisnis yang berbeda memerlukan asuransi yang berbeda. Sebagai contoh, jika kamu akan melakukan sebuah layanan pada rumah seseorang (tukang listrik, tukang, dll), maka kamu memerlukan asuransi. Jika kamu seorang agensi kreatif, maka tidak terlalu banyak.

Untuk memahamai perbedaan antara jenis asuransi dan untuk menentukan apakah kamu membutuhkannya, baca panduan kami tentang bagaimana melindungi bisnismu dengan asuransi:

23. Siapa Kompetitormu?

Dengan memahami siapa pesaingmu dalam industri yang sama adalah hal krusial untuk merumuskan strategi bisnis yang tepat. Dengan mengetahui ini dapat membantumu merencanakan kampanye marketing dan menentukan kemana mengarahkan dana periklananmu. Ditambah, kamu mungkin bahkan memilih satu atau dua hal dari kompetisi ini.

Jika kamu dapat mengenali pesaingmu, kamu berada dalam posisi yang lebih baik untuk memulai sebuah bisnis.

24. Bagaimana Kamu Akan Memasarkan Bisnismu?

Memasakan bisnismu merupakan hal esensial untuk kesuksesannya.. Kamu perlu membicarakan tentang bisnismu di luaran sana, dan kamu perlu strategi periklanan yang bagus. Kamu harus mengerti prinsip seperti persuasi dan kelangkaan dan desakan untuk memberi dampak dengan iklanmu.

Untuk ide-ide tentang cara efektif untuk memasarkan bisnismu, lihat tutorial kami tentang content marketing:

25. Bagaimana Kamu Akan Mengelola Bisnismu?

Menjalankan sebuah bisnis adalah kerja keras, sehingga perlu untuk merancang sebuah rencana untuk mengelola operasinya secara efektif. Apakah kamu memiliki pengalaman sebelumnya dalam menjalankan sebuah perusahaan atau organisasi? Jika tidak, maka itu akan menjadi pelajaran mendaki sambil melakukan. Namun tenang saja, karena kamu dapat belajar sambil berkerja.

Jika kamu mengerti dasar-dasar seperti menentukan anggaran, menyediakan layanan pelanggan yang bagus, dan memantau pengeluaran, kamu mungkin siap untuk memulai bisnismu sendiri.

Apa Yang Harus Dilakukan Setelah Menjawab Pertanyaan-Pertanyaan Ini

Dengan mengajukan kepada dirimu pertanyaan menenangkan namun sulit ini adalah sebuah prasyarat untuk memulai sendiri bisnismu. Pertanyaan-pertanyaan ini akan menjagamu tetap jujur dan memastikan bahwa kamu mempunyai pegangan tentang apa yang diharapkan darimu saat kamu mengambil tanggung jawab dalam memulai sebuah bisnis.

Lompati ke dalam panduan komprehensif kami tentang memulai sebuah bisnis untuk langkah selanjutnya:

Jika kamu merasa bahwa kamu dapat menjawab kebanyakan atau semua pertanyaan ini dengan percaya diri dan kompeten, maka ini waktunya untuk membuat keputusan fatal itu: Bergabung dengan mereka yang telah memulai sebuah bisnis, dan melihat dirimu memiliki apa yang dibutuhkan untuk membuat dirimu sukses.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.