Advertisement
  1. Business
  2. Networking

Berjejaring untuk Seorang Introvert: Cara Berhubungan dengan Percaya Diri

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Husain Ali Yahya (you can also view the original English article)

Adalah pengetahuan umum bahwa kamu tidak bisa maju di karirmu tanpa mempelajari cara berhubungan dengan efektif. Sekalinya dia jatuh, konsistensi dan follow up adalah kunci untuk membuat hubungan yang sukses. Namun, jika kamu seorang introvert seperti pelaku teknik kreatif lainnya, atau satu dari jutaan profesional yang secara diam-diam berjuang dalam interaksi kelomop. Kamu juga pasti sangat familiar dengan tantangan dari berhubungan.

Inc.com menawarkannya dengan sedikit menyenangkan:

Pertanyaan: Berapa banyak nitrovert dibutuhkan untu menjalankan sebuah rapat?
Jawaban: Dua... sepanjang mereka memiliki latop dan koneksi internet!

kamu tidak ingin menghindari acara kelompok, mengalami ketakutan yang membuatmu ingin lari atau menggertakan gigimu pada senyum yang kamu lontarkan pada mereka. Kamu bisa mulai menempa dan mengembangkan koneksi berguna tanpa semua stres dan kelelahan itu. Ini waktunya untuk membentuk kembali apa tujuan dari jejaring, dalam sebuah cara yang benar-benar bekerja denganmu. Mari telusuri caranya.

Masalah dengan Berjejaring

Jika, seperti saya, kamu mengasosiasikan berjejaring dengan stress, ketakutan dan kelelahun. Adalah taruhan yang aman bahwa pengalamanmu yang sebelumnya sama tidak menyenangkannya dengan milik saya.

Kapanpun saya merasa tergantung dipojokkan, atau mengecek ponsel. Saya selalu bertanya: apa yang membuat kita - kelompok kecil yang terdampar di pulau dari penjejaring yang kuran baik- sangat berbeda dari orang-orang yang berbicara dengan senang dan tertawa? Kenapa saya tidak bisa seperti mereka?

Seperti sebenarnya ada sebuah alasan yang sangat bagus mengenai kenapa kamu jarang menemukan introvert yang menguasai ruangan, dan itu bukan karena kita malu. Itu adalah cara kita terhubung.

Introvert terkuras oleh banyaknya interaksi dan aktivitas, sedangkan extrovert memiliki banyak energi. Penulis Susan Cain menjelaskan dalam pidato Ted-nya bahwa introversion adalah cara kita merespon stimulasi sosial. Di mana extrovert memakan banyak darinya, introvert berkembang dalam lingkungan yang lebih tenang.

Berita baiknya adalah bahwa kesendirian yang kita cari secara alami adalah prasyarat dari kreativitas. Berita buruknya adalah ide terobosan biasanya muncul dari pertukan dan interaksi, yang membuat sebuah kombinasi dari perspektif yang beraneka ragam. Jelasnya, kita tidak bisa mencapai ide paling brilian kita dengan cepat. Kita juga tidak bisa meningkatkan karir kita dalam waktu singkat.

Apa itu Berjejaring- dan Apa yang Bukan

Apa yang melintasi pikiranmu pertama kiali saat disebut kata networking? Untuk kebanyakan orang dia adalah sebuah pesta cocktail dari acara perusahaan. Atau mungkin dia adalah double whammy saat kamu berhadapat dengan eksekutif perusahaan dan klien pada waktu yang sama.

Asosiasi tersebut lumrah, namun mereka membuat kesalahpahaman. Definisi yang kita berikan pada berjejaring sebenarnya membuat pengalaman negatif kita menjadi lebih melekat. Mari perluas konsep dari berjejaring dari sekedar rapat hingga acara sosial.

Networking Reframed: Meraih seseorang atau mengenalnya dan bertukar informasi, lalu menjaga koneksi tersebut melalui komunikasi secara reguler.

Berdasarkan definisi ini, kamu telah melakukan banyak darinya tanpa menyadarinya. Berbicara dengan keluarga, teman, kolega, tetangga dan orang-orang di gym atau Starbucks favoritmu semua memberikanmu nilai berjejaring. Membuat kontak apapun yang bisa menghasilkan hubungan saling menguntungkan adalah berjejaring. Mereka semua "dihitung" jika kamu memerhatikan dan mengatur interaksi ini secara sadar dan serius.

Jadi untuk saat ini, berhenti merasa burukv saat bersembunyi saat acara perusahaan terakhrimu. Kita akan ke sana.

Mengevaluasi Keadaan dari Jaringanmu

Tidak mengejutkan bahwa introvert cenderung menyukai pembicaraan antar satu orang ketimbang interaksi kelompok. Untuk kebanyak dari kita dia menghasilkan koneksi yang berarti ketimbang memiliki banyak kenalan. Kita berakhir dengan koneksi yang dalam namun terlalu sempit untuk memberi manfaat signifikan pada karir kita.

Dimanapun kamu pikir kamu berada, kuncinya adalah mengevaluasi secara jujur keadaan jejaringmu saat ini dan memperjelas di bagian mana kamu perlu berusaha lebih.

Pertanyaan untuk Dipertimbangkan

  • Apakah jejaringmu berjalan dalam di idustrimu? Apakah beberapa dari koneksi ini berada di posisi untuk mengenalkanmu ke kesempatan atau kontak baru?
  • Pikirkan mengenair pergerakan karir potensial yang menarikmu. Apakah jejaringmu sudah cukup luas untuk membantumu bergerak ke industri yang baru? Bisakah kamu mengidentifikasi beberapa koneksi strategis, atau kontak penguhung yang bisa membantumu melintas ke industri tersebut? Sebuah jaringan yang kuat harus merefleksikan di mana kamu mengambil karir, bukan hanya dimana kamu pernah berada.
  • Berapa banyak koneksi di lingkaran dalam, orang yang paling kamu percaya? Mereka adalah orang yang bisa kamu mintai bantuan, baik menwarkan sumberdaya, mengenalkan, atau referense. Berapa banyak orang dalam lingkaran yang akan mengatakan yang sama padamu?
  • Kapan terakhir kalinya kamu benar-benar terhubung dengan orang-orang tersebut? Jujurlah: seberapa banyak kontak atau sekedar kenalan yang munkin tidak mengenal dirimu dan caramu terhubung?

Waktu Analisis

Sekarang ambil sebuah langkah mundur dan lihatlah jawabanmu pada pertanyaan tersebut melalui lensa nilai. Hubunganmu harus saling menguntungkan, dan ni berarti nilai harus dibuat untuk kedua pihak.

Identifikasi istilah konkrit dari keuntungan tersebut yang bis a kamu bagian dengan koneksimu. Terapkan ini ke kontak di industrimu sendiri, kontak di industri lain yang menarikmu, dan di lingkaran dalammu.

Di mana Kamu Berdiri? 

Kamu mungkin menemukan bahwa beberapa dari kontakmu bukan diposisikan untuk mencapai tujuan karirmu. Jadi kamu telah berhubungn dengan sebagian pegawai dari perusahaan di mana kamu bekerja 10 tahun yang lalu, sebelum kamu berpindah industri dan berpindah negara; kamu tidak perlu untuk tidak berteman dengan mereka. Kamu harus mulai mengambil sudut pandang yang lebih strategis mengenai cara dan di mana kamu harus menginvestasikan waktumu dalam mengembangkan hubungan.

Terkadang kamu perlu mengalihkan fokus dari satu kontak ke yang lainnya yang memiliki potensi berhasil lebih besar ke karir yang kamu inginkan. Siapakah kontak berpotensi tinggimu dan apakah kamu telah menghabiskan waktu cukup banyak dengan koneksi tersebut?

Jika sekarang kamu merasa lebih baik mengenai keadaaan dari koneksimu (bahkan tanpa menghitung ibu dan sepupu), berikan sebuah tepukkan pada punggungmu. namun ingat: Koneksimu tidak pernah selesai, tidak peduli seluas dan sedalam apapun. Anggap ini seperti sayur yang perlu kamu makan secara konsisten jika kamu ingin mendapatkan manfaatnya terus.

Jika kamu tidak terlalu gembira dengan hasilnya, tidak masalah juga. Kamu akan segera membangun otok koneksimu, dan dengan beberapa strategi baru untuk berjejaring buatlah hubungan yang bermakna dengan nyaman dan percaya diri.

Membuat Jejaring Bekerja Untukmu

Kita telah mendefinisikan kembali konsep yang lebih luas yang lebih lebar dari konferensi atau pertemuan besar. Tapi satu yang lebih tergerser dibutuhkan. Kita perlu membingkai kembali anggapan mengenai cara jaringan terbentuk-aksi dari interaksi- untuk membuatnya bekerja padamu. Tujuannya adalah untuk membuatmu siap membuat koneksi berbasis karir tanpa menghabiskan energi dari semangatmu dalam prosesnya.

Ada banyak strategi yang bisa membantumu bernavigasi dengan dunia jejaring asing baru. Tapi mereka semua tergantung pada premis yang sama: mengambil kontrol.

Ketimbang berreaksi dan merespon ke sebuah lingkungan jaringan. Kamu bisa mengontrol pengalamanmu dengan secara proaktif menginisiasi dan mengatur interaksimu. Untungnya, beberapa teman introvert memiliki beberapa strategi yang bekerja.

Sebelum Kamu Berjejaring: Persiapkan

Mengatur dan membentuk pengalaman berjejaringmu akan dimulai sebelum interaksi atau acara yang sesungguhnya. Pikirkanlah mengenai lingkungan yang akan kamu hadapi. Kamu perlu persiapan untuk melihat wajah-wajah tak dikenal dan pembicaraan kecil agar nyaman saat memasukan ruangan dan bisa melibatkan diri.

Jika kamu kamu akan masuk ke yang bertemakan kelompok seperti konferensi atau rapat besar:.

  1. Cari siapa yang berencana untuk hadir dan aturlah pertemuan di sana. Sistem teman sekolah lama bisa jadi penyelamat jiwa. Memimiliki wajah bersahabat dan seseorang untuk makan bersama akan membuatmu nyaman.
  2. Dapatkan sebuah salinan dari daftar hadir atau gunakan sosial media untuk mengetahui VIP yang akan datang. Siapa dari daftar tersebut yang ingin kamu temui? Hubungi melalui LinkedIn dan atur pertemuan pada saat acara.
  3. Kerjakan Pekerjaan Rumah-mu pada orang manapun yang kamu ingin temui. Pikirkan cara kamu bisa membantu mereka dan sebaliknya, dan antisipasi arah-arah lain yang bisa terjadi saat percakapan. Kamu juga bisa memulai percakapan sebelum acara melalui surel atau sosial media. Dengan merencanakan bebeberapa percakapan antarsatu orang, kamu bisa membuat situasi di mana kamu berkembang, bahkan dalam lingkungan jejaring massa.
  4. Persiapkan beberapa pertanyaan yang bisa membuat percakapan dengan siapapun yang kamu temui. Pikirkan mengenai apa yang ingin kamu pelajari dari mereka.
  5. Ketahui ceritamu sendiri-apapun yang nyaman untuk kamu bagikan- dan latihalh. Keteganganmu akan berkurang saat seseorang bertanya tentang dirimu. Katherine Hansen mengatakan mengetahui dan menceritakan cerita kita juga kunci agar dikenang. Bahkan lebih baik, membagikan cerita humor (yang menarik) untuk membuat dampak positif dan mengurangi stress.
  6. Atur tujuanmu sendiri kedepannya untuk menjagamu fokus pada peglibatan. Kamu mungkin berencana menemui dua orang baru, atau satu VIP. Ketika kamu metelakkan tantangan untuk dirimu sendiri dan meraihnya, kamu akan membangun jejaringmu dengan cepat dan percaya diri.

Saat Kamu Sedang Berjejaring

Mengolah Percakapan Satu Lawan Satu

Ingat bahwa berjejaring terjadi satu orang pada satu waktu. Am bil tiap kesempatan untuk bicara satu lawan  satu ketimbang dalam grup.

Avondale Stark dan Stewart mengingatkan kita bahwa tujuan kita adalah membuat sejumlah kecil hubungan dalam yang tentu saja mahir introvert lakukan. Kamu tidak memerlukan koneksi dangkal dari Rolodex virtual.

Cari Seorang Sahabat Karib

Jika kamu menemukan seorang teman yang juga akan hadir di acara, atur sebuah waktu untuk bertemu. Jika kamu sendirian, buat sebuah poin dan melajur ke percakapan hanya dengan satu orang untuk menghuilangkan keanehan (Cukup cari orang yang terlihat paling tidak nyaman di ruangan!)

Istirahatlah untuk Mengisi Ulang dan Jangan Membuat Jadwal Terlau Banyak

Introvert merasa dirinya terkuras saat mereka terlibat dalam terlalu banyak interaksi untuk terlalu lama. Saat kamu bisa mengaturnya, hindari memesan keterlibatan sosial back-to-back. Jadilah selektif dengan jadwalmu sehingga tidak peduli dimana kamu atau waktunya, kamu bisa fokus. Memprioritaskan untuk untuk mengisi energi membuatmu menjadi dirimu yang terbaik pada setiap pertemuan.

"Saya menjadi penuh lebih cepat dari yang lainnya, jadi adalah kewajiban saya untuk menjadwalkan istirahan kecil dalam sehari... hampir jadi pengangan saya untuk memastikan bahwa saya merawat diri saya dengan cara yang keras, sehingga saya bisa melanjutkan menulis dan menjadi orang yang saya inginkan..." Penyanyi/Penulis Lagu Alanis Morissette.

Bahkan usaha paling rewel untuk mengatur lingkangan berjejaringmu, namun, tidak bisa mencegah situasi tertentu yang menghabiskan energi. Berikan dirimu sendiri waktu dan ruangan untuk istirahat kapanpun kamu butuh.

Mainkan Kekuatanmu sebagai Introvert

Mendengar

Orang-orang memberi apresiasi saat seseorang mendegarkannya, dan ini adalah hal paling kuat dari introvert. Kita jauh elbih nyaman untuk fokus pada yang di sekitar kita ketimbang berbicara tentang diri kita sendiri. Cukup tanyakan sebuah pertanyaan terbuka dan dengarkan apa yang orang lain katakan hingga menjadi percakapan satu lawan satu yang bermakna. Orang-orang ingin solusi dari masalah mereka dan kamu bisa menemukan kemungkiannya dengan mendengarkan.

Karena kita pendengar yang baik, introvert biasanya juga bagus dalam mengingatkan detil kecil yang seseorang bagikan pada kita. Gunakan dia sebagai dasar untuk menghbungkannya nanti (misalnya., bagaimana cara anakmu melakukan baseball?") dan kamu akan menjadi penjejaring yang menonjol.

Keindahan dari mendengarkan sebagai strategi berjejaring adalah karena introvert melakukannya dengan sangat baik. Dan itu juga menjadi sangat baik bagi kita. Peneliti Gallup Tom Rath menemukan bahwa sebenarnya  mendengarkan sungguh-sungguh pada seseorang - menanyakan sebuah pertanyaan dan mendegarkan dengan bail pada respon mereka tanpa perhatian yang terganggu- memiliki dampak positif pada peforma kerja dan secara dramatis berdampaf pada kesejahteraan kita.

Memberi

Anggap berjejaring sebagai sebuah kesempatan untuk menyajikan dan memberi ketimbang untuk menerima. Kita mungkin lebih mudah pergi dari diskusi ketimbang extroverts. Tapi banyak dari kita sering menjadi seorang ahli. Kita nyaman untuk menimpali ketika seseorang meminta tolong atau petunjuk.

Dengan semua orang yang kamu temui dan ajak bicara, tanyakan sesuatu untuk mencari apa yang bisa kamu kontribusikan pada mereka. Mungkin kamu belajar bahwa seseorang tertarik pada sebuah topik yang kamu suka, tawarkanlah mereka artikel menarik yang baru kamu baca.

Wirausaha John Kalbara menyarankan filosofi membantu duluan menggiring ke jejaring yang sangat produktif. Sumberdaya apa yang berharga kepada kontak terakhir yang kamu buat? Guna itu sebagai alasan untuk terhubung.

Pencerminan

Bahkan memori yang terbaikpun hanya dapat mengingat beberapa wajah baru. Mengambil waktu untuk membuat catatan saat kamu bertemu seseorang membuat perubahan saat kamu melakukan follow up.

Disamping data-data dasar, catat pada apa yang dia telah bagikan denganmudan rekam semua ketertarikan dan masalahnya untuk referensi nantinya.

Ini mungkin tampak tidak bisa dilakukan setiap kali percakapan selesai. Tapi bagi saya dia memberikan dua tujuan yang berharga: Saya mendapat baik intipan yang saya butuh pada hampir semua kontak baru dan beberapa momen penerimaan dengan refleksi tersendiri.

Setelah itu: Tindak lanjut

Berjejaring tidak berbeda dengan pekerjaan regulermu di mana tindak lanjut adalah hal yang penting agar sukses. Baik mengirim pesan ke seseorang setelah acara atau menemui mereka di kedai kopi, meraih mereka setelah melakukan koneksi apapun menunjukkan bahwa kamu dapat dipercaya. tindak lanjut yang dipersonalisasi juga meningkatkan kemungkinan kontakmu mengingatmu. Semakin banyak poin yang kamu jaga selama percakapan, semakin banyak kamu fokus pada minatnya, kamu akan semakin diingat.

Surel adalah alat tindak lanjut yang berharga bagi introvert karena kita cenderung menulis ketimbang berbicara. Kita suka untuk perpikir terlebih dahulu lalu berkomunikasi (yang merupakan alasan kenapa kita cenderung terlewati saat percakapan kelompok). Dan karena itu tidak menaruhmu di tempat untuk tampil dihadapan orang-orang, menulis tidak semelelahkan berbicara bagi introvert. Kamu bisa menggunakan ini sebagai keuntunganmu dengan menggunakan surel dan bahkan catatan kertas zaman dahulu untuk mengembangkan dan menjaga koneksi. Kamu akan menonjol dari kolega ekstrovert-mu, dijamin.

Satu pengembangan indah untuk introvert dalam 15 tahun yang lalu adalah pergeserang cara orang-orang terhubungan secara virtual seperti di LinkedIn dan Facebook, tanpa pernah bertemu maupun berbicara dengan merka. Namun, ini bukan berarti kita bisa melewatkan berjejaring secara langsung.

Komunikasi virtual tidak memberi orang kesempatan untuk benar-benar mengenalmu. Dia mengambil kontak pribadi. Apakah kamu memiliki teman yang sering tersakiti karena kamu menjawab telepon dengan teks atau surel? Mirip dengannya, kontrak ektrovert di jejaringmu akan marah dan menganggap komitmenmu rendah. Bertemu untuk secangkip kopi, bertemu pada acara industri atau apapun yang bekerja adalah hal yang penting dan berharga.

Kesimpulan

Introvert terlalu sering tersandung secara tidak nyaman saat berjejaring karena ingin bertingkah seperti ekstrovert. Atau, ktia mneghabiskan waktu kita untuk meminta maaf karena tidak lebih terbuka. Ini waktu untuk dirimu yang asli, peluk dan manfaatkan kelebihanmu sebagai introvert. Senjatai dengan definisi yang telah diubah mengenai makna jejaring, kamu bisa mulai menempa koneksi yang lebih berharga dalam cara yang bekerja untukmu.

Ingin Belajar Lebih Banyak?

  • Jika kamu tidak yakin apakah kamu seorang introvert, Daniel Pink menawarkan sebuah tes cepat dan menyengankan untuk mengetahu tipemu.
  • Panduan ini diambil dari karya Karl Stark dan Bill Stewart, dan artikel Inc mereka menawarkan saran bagus yang dapat diterapkan. Dalam bagian berguna lainnya mereka fokus pada pemetaan jejaringmu.
  • Never Eat Alone oleh Keith Ferrazzi adalah sebuah berlian bagi siapan yang ingin membangun hubungan bisnis yang berharga.

Sumber

Sumber Grafis: Ikon Connect didesain oleh Rohith M S dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.