Advertisement
  1. Business
  2. Income

Cara Membuat Lebih Banyak Penghasilan dari Sumber Pendapatan Pasif-mu

by
Read Time:10 minsLanguages:
This post is part of a series called How to Create Passive Income (Complete Beginner’s Guide).
How to Make Residual Income For Financial Independence

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Husain Ali Yahya (you can also view the original English article)

Di panduan sebelumnya, kita melihat cara mengubah penghasilan pasifmu - pendapatan yang tidak terhbung dengan kerja yang aktual - dengan kekayaan aktual sehingga kamu bisa menjadi mandiri secara finansial.

Walaupun ini merupakan target yang berharga, masih banyak yang harus dikatakan untuk memastikan sumber-sumber pendapatan pasif-mu yang telah ada berjalan secara efisien dan menghasilkan pendapatan sebanyakan mungkin. Pada panduan ini, kita hanya akan melakukannya.

Are you ready to optimize your passive income sourcesAre you ready to optimize your passive income sourcesAre you ready to optimize your passive income sources
Apakah kamu siap mengoptimalkan sumber pendapatan pasif-mu (sumber foto)

Mengoptimalkan Sumber Pendapatan Pasif-mu

Cara termudah untuk membuat lebih banyak uang dari proyek pasif-mu bukanlah membuat dan menjual lebih banyak, kan tetapi, memastikan semua berjalan secara se-efisien mungkin. Uang yang terbuang bisa diselamatkan, sementara membuat bisnis baru bisa jadi cukup sulit.

1. Mencari Biaya yang Terbuang

Langkah pertama dari mengoptimalkan pendapatan pasif-mu adalah dengan mencari semua biaya yang secara jelas sia-sia. Ini bsa jadi apapun. Berikut adalah beberapa contoh:

  • Apakah hosting plan yang saat ini kamu bayar melebihi kebutuhan blog-mu saat ini?
  • Apakah kamu mengadu keberuntungan di Facebook ads dan hanya mendapatkan sedikit laba?
  • Apakah kamu berlangganan layanan premium yang berguna saat melakukan riset proyek namun sekarang tidak membutuhannya?
  • Apakah kamu memiliki asisten virtual di retainer yang tidak kamu gunakan?
  • Apakah kamu menyimpan berkasmu di lokasi yang mahal seperti Amazon S3 sementara kamu bisa menggunakan jasa semacam Dropbox?
  • Apakah kaos yang kamu kenakan layak akan ekstra $2 dibanding kaos lainnya?

Ada ribuan kemungkinan dari cara yang mungkin kamu lakukan dan telah menyia-nyiakan mulai dari $20 sebulan, hingga puluhan ribu dollar dalam setahun. Duduk dan cek rekening koranmu dan perhatikan jika ada alternatif lebih murah dan dapat memberikan layanan yang sama.

Bahkan jika tidak ada layanan lebih murah yang tersedia kamu mungkin bisa mendapatkan penawaran yang lebih baik dari penyedia-mu saat ini. Hubungi mereka dan katakan bahwa kamu ingin berpindah ke kompetitor-nya. Tanyakan jika mereka dapat menawarkan harga yang lebih baik agar tetap pada mereka. Kamu akan terkejut karena banyak perusahaan akan memberikannya.

2. Cari Hal untuk Diotomatisasi

Seiring kita melihat panduan cara berhenti menjual waktumu untuk uang, tiap jam dari harimu sangat berharga. Sekalinya kamu menjualnya dengan uang, kamu tidak akan bisa mendapatkannya kembali. Uang hanyalah satu hal yang bisa kamu sia-siakan pada proyek pendapatan pasifmu; kamu juga bisa menyia-nyakan waktumu. Lagipula mereka ditujukan untuk menjadi pasif.

Selama kursus seminggu atau dua jalur dari setiap jam yang kamu habiskan pada tiap sumber pendapatan pasif. Catat apa yang sedang kamu lakukan, seberapa lama yang dia habiskan, dan berapa kali kamu melakukannya. Setelah seminggu atau dua minggu, ini lah waktunya untuk melakukan audit penuh dari waktumu.

Biasanya kamu akan menemukan beberapa tugas yang menghabiskan banyaka waktumu. Ini bisa jadi seperti:

  • Menjadwalkan iklan di sosial media
  • Merespon pertanyaan pelanggan.
  • Memperbaiki bugs.
  • Membayar kontraktor atau layanan.

Setelah kamu mendapatkan daftar mengenai cara-mu menghabiskan waktu, kamu akan mulai mengotomatisasikannya dan melepaskan dirimu dari persamaannya.

Jika kamu menghabiskan beberapa jam tiap minggu untuk menjadwalkan iklan, beli mereka dalam periode yang lebih panjang. Dengan begitu, kam hanya berlu menghabiskan beberapa jam tiap tiga minggu. Kamu mungkin akan kehilangan sedikit laba tambahan, tapi waktu yang dihemat akansangat berguna.

Jika kamu menghabiskan banyak waktu untuk menjawab pertanaan pelanggan, identifikasi pertanyaan yang paling umum dan tulissebuah FAQ. Atur sebuah responder otomatis yang terkirim ke semua pelanggan yang menghubungimu melalui FAQ. Katakan pada mereka untuk membalas email-nya jika pertanyaan mereka belum terjawab. Abaikan semua pesan yang tidak membalas responder otomatis FAQ.

Jika kamu masih menghabiskan waktu untuk memperbaiki bugs, pertimbangkan untuk menyewa pengembang untuk melakukan audit penuh. Ini bisa jadi mahal, tapi dia akan menyelesaikan permasalahannya sekaligus.

Jika kamu menghabiskan waktu-mu untuk mentransfer uang secara manual ke kontraktor atau memasukkan detil kartu kredit ke aneka situs, hentikan itu. Atur debit langsung dari akun bank-mu ke kontraktor. Daftar periode berlangganan yang lebih panjang. Transaksi keuangan adalah yang termudah untuk diotomatisasi.

Dan terus lakukan ke semua aksi yang kamu lakukan pada bisnis seperti ini. Cari cara untuk membuatnya berjalan tanpa masukkan langsung. Ingat, pasif. Setelah kamu telah mengaturnya, mulai lacak waktumu lagi, tapi kali ini pada interval yang lebih panjang seperti tiga bulan. Setelah tiga bulan, kembali dan nilai semua-nya kembali.

Meningkatkan Pendapatan-mu

Ketika kamu telah memotong semua uang yang tersia-siakan, kamu bisa mulai mencari cara mengembangkan bisnismu jika kamu ingin meningkatkan pendapatanmu. Ini akan menginvestasikan waktumu lagi pada tugas-tugas yang sulit diotomatiskan, namun dia adalah bagian besar dari menghasilkan pendapatan pasif.

1. Menghilangkan Gesekan Pelanggan

Mengoptimalkan di sisi-mu adalah satu cara untuk meningkatkan pendapatan dari sumber pasif-mu. Cara lainnya adalah untuk mengoptimalkan dari sisi pelanggan.

Duduk dengan beberapa orang yang kamu percara dan tanyakan mereka mengenai pengalaman selama proses pembelian produk. PAstikan mereka merujuk ke hal-hal seperti:

  • Seberapa mudah mencari yang mereka cari?
  • Apakah mereka diberikan informasi terlalu banyak hingga menjaditidak nyaman?
  • Apa proses-nya terlalu panjang?
  • Apa mereka terkejut atau kecewa dengan titip proses manapun seperti pajak tambah atau biaya yang diminta diakhir?

Kamu juga bisa menggunakan dara dari situs dan shop analytics untuk mencari titik di mana orang-orang pergi dari proses pembelian.

Jika kamu telah mendapat gambaran bagus mengenai apa, jika ada, masalah dalam proses penjualanmu, ini waktunya ntuk mengoptimalkan. Masuk dan eliminasi hal-hal yang menyebabkan masalah. Apakah kamu membutuhkan tiga halaman untuk situsmu atau cukup satu? Apakah harganya benar-benar jelas di awal?

Kamu juga bisa mempertimbangkan berinvestasi pada perangkat penguji A-B yang akan menguji dua versi berbeda dari situsmu dan mengevaluasi perbedaannya. Jika kamu tidak yakin mengenai dampak dari peletakkan tombol, tagline, atau diskon . Ini adalah cara yang bagus untuk mencari tahu-nya.

Kamu harus membuatnya semudah mungkin untuk orang-orang yang ingin membeli. Membuat lebih banyak orang yang telah tertarik untuk membeli lebih mudah untuk melakukan pemblian ketimbang menignkatkan jumlah orang yang melihat produkmu.

2. Mencoba Strategi Pemasaran Baru

Pemasaran adalah semua kativitas yang kamu lakukan untuk mempromosikan produkmu, Dia adalah segalanya mulai dari guest blogging hingga menjalankan iklan di sosial media. Jika kamu membatasi investasimu pada pemasaran di satu atau dua area, perhatikan yang lain dan coba mereka. Mungkin tidak semuanya bekerja, namun beberapa akan.

Berikut adalah beberapa ide:

  • Jalankan iklan di Google, Facebook, twitter, dan Sub-Reddit yang relevan.
  • Raih blogger pada niche-mu dan tawarkan mereka guest blog.
  • Atur program afliasi. Raih blogger dan minta mereka untuk bergabung.
  • Buat sebuah podcast yang mewawancarai orang-orang sukses terkait sumber pendapatan pasifmu.
  • Kirim email ke pelanggan sebelumnya dan tawarkan mereka $10 (atau sebuah diskon atau apapun) untuk setiap pelanggan baru yang mereka ajak.

Dengan membuat cabang ke area pemasaran baru, kamu meningkatakan kemungkinan orang-orang baru menemukan karyamu.

3. Evaluasi ROI dari Setiap Kampanya Pemasaran-mu

Menguji coba saluran pemasaran baru adalah ide bagus untuk sebulan atau beberapa bulan, namun setelahnya, kamu harus mempertimbangkannya secara serius. Memang penting untuk mengetes apapun, tapi jika itu tidak bekerja, kamu harus memotongnya.

Telusuri semua sumber pemasaran yang pernah kamu gunakan dan coba untuk menghubungakannya dengan angka barang yang kamu jual. Untuk beberapa hal seperti tautan afliasi atau Facebook ads, ini akan jadi mudah. Untuk guest blog dan pelanggan diluar jangkauan, akan jadi sedikit lebih sulit.

Pelajari cara melacak ROI pemasaran dan sosial media-mu dalam paduan Envato Tuts+ berikut:

Kamu harus mencari seberapa banyak waktu dan uang yang kamu habiskan pada tiap sumber pemasaran dan menghitung seberapa banyak pendapatan yang ia bawa. Jika muncul banyak biaya pada pemasaran ke tiap pelanggan, pertimbangkanlah secara serius pilihan tersebut atau potong saja. Jika biaya-nya rendah per pelanggan, maka investasinya memberikan timbal balik yang baik.

Ketika kamu telah mengidentifikasi opsi pemasarannya yang memiliki ROI positif, ini adalah waktunya untuk mulai meningkatakan pendapatanmu. Beberapa hal bisa memiliki hubungan linear antara yang dihabiskan dengan pendapatan: Jika tiap $1 yang kamu habiskan pada iklan memberikanmu $1.50, terus dorong uang-mu ke iklan. Kamu tentu akan mencapai batas di titik tertentu di mana ia tidak lagi linear, tapi itu mungkin masih sangat jauh dari pengeluaran iklanmu saat ini.

Hal lain yang mungkin tidak linear sama sekali. Mungkin menghabiskan $100 pada iklan akan memberimu $150, tapi menghabiskan $150 pada iklan hanya akan memberimu $151. Kamu perlu mencoba-coba dan menemukan titik optimal di mana kamu mendapatkan lontaran terbesar untuk uang-mu.

Pemasaran apa yang bekerja terbaik pada suatu momen akan berganti sepanjang tahun. Christmas sales merupakan contoh yang selalu dapat digunakan. Setiap beberapa minggu, evaluasi kembali kondisi pemasaranmu. Jika sesuaut tidak lagi berguna, potong dia. Jika sesuatu masih memberi dampak ROI positif, tingkatkan pengeluaranmu.

4. Tambahkan Produk yang Mirip

Setelah kamu menyelesaikan kerja untuk membuat sebuah produk atau sumber pendapatan pasif lain, ini bisa jadi mudah dan cepat untuk membuat produk-produk mirip yang terkait. Mungkin kamu bisa menawarkannya dalam ukuran, warna atau format yang berbeda (baik fisik maupun digital; kaos dan rompi;dan lainnya). Jika kamu menulis buku, membuat sebuah audiobook-nya bukanlah sebuah hal yang sulit. Jika kamu memiliki desain kaos yang bagus, mengapa tidak diubah menjadi sebuah poster?

Semua inovasi sederhana ini dibangun dari pekerjaan yang telah kamu selesaikan dan jangan memberi terlalu banyak tambahan yang membuatmu bekerja lebih.

5. Menambahkan Produk Baru untuk Pelanggan yang Telah Ada

Pelanggan yang telah ada biasanya adalah pelanggan yang terbaik.

Kamu telah berivenstasi untuk mendapatkannya sehingga apapun yang mereka beli adalah, diluar biaya tetapmu, laba bersih.

Kecuali kamu menjual sesuatu yang sekali pakai, mereka mungkin tidak akan membeli produk yang sama lagi. Mereka mungkin tertarik pada produk yang telah ada pada tingkat yang lebih lanjut.

Kita melihat ide ini secara detil pada panduan untuk mengevaluasi ide pendapatan pasifmu untuk peluang-peluang yang mungkin dan cara menghasilkan aneka sumber pendapatan pasif.

Kesimpulan

Ketika kamu ingin menghasilkan lebih banyak pendapatan dari sumber pendapatan pasifmu ada dua pilihan yang bagus: memotong semua yang sia-sia dan meningkatkan laba-mu.

Mulai potong hal yang sia-sia tanpa ampun; kamu ingin menjalankan operasi yang kurus dan efisien. Setelah kamu menyelesaikannya, mulai cari cara untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan, mendapatkan konversi yang lebih banyak, mendapatkan lebih banyak penjualan, dan menarik kembali pelanggan yang telah ada.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.