Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Resumes
Business

Bagaimana Membuat Sebuah Resume

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:
This post is part of a series called How to Create a Great Resume (Ultimate Guide).
30+ Best Resume Tips: That Will Get You Noticed and Hired

Malay (Melayu) translation by Uwais Al Qarni (you can also view the original English article)


Resume penting untuk berbagai macam profesional. Jika kamu ingin mendapatkan posisi sebagai seorang desainer, digital marketer, web developer, atau jenis pekerjaan lainnya, resumemu adalah apa yang akan membantu membuka pintu untukmu.

Jika kamu mencari pekerjaan, kamu memerlukan sebuah resume.  Kebanyakan pemberi kerja mengharapkan mereka, jadi kamu mempersiapkannya.

Di dalam tutorial ini kamu akan mempelajari bagaimana membuat sebuah resume.  Kita akan mulai dengan sebuah diskusi tentang apakah resume itu (dan apa yang bukan).  Berikutnya, kita akan menjelajah berbagai jenis resume sehingga kamu dapat membuat yang benar untuk posisi yang sedang kamu lamar.  Kamu juga akan menemukan panduan untuk mendesain dan menulis sebuah resume yang efektif.  Kemudian kita akan menyentuh dimana tempat mengirim resumemu dan menjelaskan bagaimana untuk menindaklanjuti setelah kamu mengirimkannya.

Make a Resume Design and Write
Ilustrasi: alat kreatif untuk menulis dan mendesain resumemu.

1. Apakah Resume Itu?

Sederhananya, sebuah resume adalah dokumen yang merangkum pendidikan, pengalaman profesional, dan skillmu.  Itu sering digunakan oleh perekrut dan lainnya untuk menyaring melalui pelamar kerja dan memilih mereka yang akan diwawancara.  Untuk alasan itu, sebuah resume adalah dokumen terpenting yang dapat kamu buat jika kamu sedang mencari pekerjaan. 

Secara tradisional, resume dicetak pada kertas. Dalam pasar pekerjaan saat ini resume adalah dokumen digital yang digunakan untuk melamar pekerjaan secara online.

Dengan popularitas situs media sosial seperti LinkedIn dan About.me ada beberapa kebingungan tentang apa resume itu.  LinkedIn adalah situs populer yang mengijinkan pengguna untuk membagikan informasi berjenis resume pada profil mereka.  Namun itu bukanlah resumemu.

LinkedIn, About.me dan situs media sosial berorientasi bisnis lainnya tidak menggantikan resumemu.  Namun, gunakan situs ini untuk mendukungnya. Ingatlah kamu tidak memiliki profil situs media sosialmu.  Sebuah platform media sosial dapat berganti sewaktu-waktu.  Perubahan ini dapat mempengaruhi profilmu.  Buat acuan ke profil profesional di dalam resumemu, namun jangan harapkan profil itu menggantikan resumemu.

Sekarang setelah kita tahu apakah resume itu (dan apa yang bukan), mari kita lihat apa yang harus dimasukkan ke dalam itu.

2. Mengumpulkan Informasi

Langkah pertama untuk membuat sebuah resume adalah mengumpulkan informasi.  Kamu perlu menyusun detail tentang riwayat pekerjaanmu, pendidikanmu, dan skill khususmu.  Jika sudah cukup lama sejak kamu membuat resume atau jika kamu tidak pernah membuatnya, kamu mungkin merasa tugas ini menantang.

Pertama-tama, kamu perlu mengerti jenis informasi apa untuk dikumpulkan.  Berikutnya kamu perlu tahu bagaimana mendapatkan informasi itu.  Kita akan mendiskusikan keduanya.

Informasi Yang Kamu Perlukan Untuk Membuat Sebuah Resume

Tujuan resumemu adalah untuk menyakinkan detail yang membantumu menonjol sebagai pelamar.  Penting untuk memiliki jenis informasi yang benar pada resumemu.  Paling tidak cantumkan hal-hal berikut:

  • Pengalaman
  • Pendidikan
  • Skill

Cantumkan informasi media sosial profesional, seperti akun LinkedIn, dan informasi kontakmu.  Urutan penyajian informasi tergantung pada jenis resume yang kamu pilih.

Berikut beberapa poin utama untuk diingat saat kamu mengumpulkan info:

  • Pengalaman kerja tebaru lebih penting daripada pekerjaan di masa yang sangat lampau.
  • Pengalaman kerja profesional lebih penting daripada pekerjaan non profesional.
  • Pendidikan terbaru lebih penting daripada pendidikan yang sudah lama.
  • Kumpulkan pengalaman sukarela yang signifikan.
  • Buat resumemu tetap sederhana dan jika mungkin, pendek.  Namun jangan hilangkan apapun yang sangat penting.
  • Jangan lupa untuk menyebutkan kursus kerja yang spesifik terkait bidangmu.

Bagaimana Mendapatkan Informasi Untuk Resumemu

Jadi, bagaimana kamu memastikan kamu tidak melewatkan sesuatu?  Jika kamu belum mengupdate resume untuk waktu yang lama, mungkin saja melupakan sesuatu.  Kamu juga mungkin memiliki masalah menarik ide jika kamu membuat resume untuk pertama kali. Berapa beberapa sumber potensial untuk informasi:

  • Temukan pemberi kerja dan klien yang lama di dalam dokumen pajakmu.
  • Temukan kursus kerja spesifik di dalam ijazah.
  • Cari ulasan kinerja masa lampau yang menyebutkan pencapaian spesifik.

Pada titik ini, lebih baik untuk mendapatkan terlalu banyak informasi daripada tidak cukup. Kamu dapat selalu mengedit apapun yang tidak kamu butuhkan.

Setelah kamu mengumpulkan informasi, kamu siap untuk memilih sebuah jenis resume yang cocok dengan pengalamanmu.

3. Memilih Jenis Resume

Ada empat jenis resume yang berbeda. Saya akan menjelaskannnya masing-masing.  Jenis resume yang kamu pilih tergantung pada jenis pekerjaan yang sedang kamu terapkan dan backgroundmu sendiri.

Empat jenis resume adalah:

  1. Resume Kronologikal
  2. Resume Fungsional
  3. Resume Kombinasi
  4. Resume Kreatif

Saya akan mendiskusikan tiap jenis resume di bawah.

Resume Kronologikal

Ini adalah format resume yang paling umum.  Itu dimulai dengan sebuah ringkasan karir diikuti dengan pengalaman kerja yang dibuat dalam bentuk daftar urutan mundur secara kronologis.  Skill dan pendidikan muncul di akhir.  Resume kronologikal juga mencantumkan bulan dan tahun untuk tiap pekerjaan masa lampau.

Jika kamu memiliki riwayat pekerjaan yang kuat dengan banyak pengalaman kerja di bidangmu, sebuah resume kronologikal mungkin format resume terbaik untukmu. Itu memperkuat backgroundmu yang kuat dalam bidangmu.

Karena fokus itu tentang riwayat kerja, jeda masa kerja mudah dikenali dalam resume kronologikal.  Beberapa perekrut lebih memilih format ini untuk alasan itu.

Jika kamu memiliki jeda masa kerja beberapa ahli menyarankan menggunakan format resume fungsional.  Apakah resume fungsional itu?  Mari kita lihat.

Resume Fungsional

Seperti resume kronologikal, resume fungsional dimulai dengan pernyataan ringkasan.  Bagian berikutnya di dalam resume fungsional adalah daftar skill profesional.  Riwayat kerjamu (tanpa tanggal masa kerja) dan pendidikan mengikuti.

Format resume fungsional tidak menekankan tanggal dan riwayat kerja.  Itulah mengapa terkadang ini dipertimbangkan untuk menjadi format yang lebih baik jika kamu memiliki jeda di dalam masa kerja.  Format ini dapat membantu untuk orang tua yang tinggal di rumah untuk memasuki kembali bursa kerja dan lainnya yang mengambil waktu istirahat dari karir mereka.

Namun hati-hati dengan menggunakan resume fungsional.  Banyak perekrut curiga dengan resume dengan banyak pengalaman kerja dan tanpa tanggal.  Mereka mungkin merasa kamu mencoba untuk menyembunyikan sesuatu.  Selalu persiapkan diri untuk menjelaskan jeda masa kerja.

Pelajari lebih lanjut tentang manfaat resume fungsional di dalam tutorial ini:

Ada format resume yang mencantumkan fitur pada kedua resume kronologikal dan resume fungsional.

Resume Kombinasi

Sebuah format resume kombinasi adalah sama seperti kedengarannya: sebuah kombinasi antara format resume kronologikal dan resume fungsional.  Itu mengijinkanmu untuk menyoroti skill dan tetap menyediakan detail tentang riwayat kerjamu.

Seperti sebuah resume fungsional, resume kombinasi mulai dengan pernyataan ringkasanmu diikuti dengan daftar skill.  Riwayat kerjamu, dalam urutan tanggal mundur secara kronologis, mengikuti.

Ini adalah format yang bagus untuk mereka yang memiliki riwayat kerja yang pendek, namun konsisten karena itu menekankan skill di atas pengalaman.  Mahasiswa, sebagai contoh, mungkin memiliki skill yang kuat namun riwayat kerjanya terbatas. Perekrut juga cenderung menyukai format ini juga karena mereka tetap dapat melihat riwayat kerjamu.

Ada satu format resume terakhir untuk didiskusikan: resume kreatif.

Resume Kreatif

Resume kreatif berada di luar penjelasan resume konvensional.  Kamu mungkin telah melihat resume didesain sebagai infografis, program software, atau bahkan website resume interaktif.

Keuntungan yang jelas untuk menggunakan resume kreatif adalah itu mengesankan. Calon pemberi kerja tidak dapat melupakannya.  Di dalam bursa kerja yang padat, menjadi unik dapat membuat perbedaan.

Resume kreatif dapat menjadi efektif untuk mereka yang berkerja di dalam bidang kreatif seperti desain grafis atau desain web.  Ini khususnya benar jika resumemu menyoroti skill yang diperlukan untuk posisi yang sedang kamu lamar.  Namun bagaimana pun juga, perekrut pada perusahaan yang lebih tradisional mungkin menolak sebuah resume kreatif.

Masalah lainnya dengan resume kreatif adalah banyak perekrut menggunakan sistem Electronic Resume Management (ERM) untuk memindai resume untuk kata kunci yang sesuai.  Beberapa resume kreatif tidak akan memindai dengan baik melalui sebuah ERM.  Tetap saja, sebuah resume kreatif dapat menjadi pilihan yang benar jika kamu tahu orang yang akan melihatnya.

Jika kamu memilih untuk menggunakan resume kreatif, merupakan ide yang bagus untuk memiliki resume lainnya dalam bentuk yang lebih tradisional sebagai cadangan.

Jika kamu ingin mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana membuat sebuah resume kreatif, kami memiliki sebuah artikel untukmu:

4. Mendesain Resumemu

Setelah kamu memilih jenis resume yang ingin kamu sajikan ke calon pemberi kerja, kamu siap untuk mendesain resumemu.

Ingat, resumemu mewakilimu. Itu adalah hal pertama yang paling sering dilihat perekrut, jadi perlu untuk meninggalkan kesan yang baik.  Sebuah resume yang ceroboh tidak membantu peluangmu mendapatkan pekerjaan.  Nyatanya, itu bahkan dapat menjauhkanmu dari dipertimbangkan.

Pelajari bagaimana menata resumemu secara efektif:

Jika kamu memiliki skill desain grafis yang kuat, kamu dapat membuat sendiri desain resumemu.  Kebanyakan kandidat pekerjaan akan mendapatkan keuntungan dari mengubah template resume yang bagus.  Sebuah template resume berkualitas menghemat waktumu dan memastikan bahwa hasil akhirnya menarik dan profesional. Berikut beberapa template resume kreatif untuk dilihat: ami memiliki jenis template resume yang luas, dalam berbagai jenis dan gaya, di GraphicRiver untuk dijelajahi. 

Kami memiliki jenis template resume yang luas, dalam berbagai jenis dan gaya, di GraphicRiver untuk dijelajahi.  Kamu dapat menemukan template resume profesional yang berkerja untukmu.

Untuk mendapatkan ide seberapa mudahnya untuk mengkustomasi salah satu template resume ini, lihat tutorial saya tentang bagaimana membuat sesuai selera sendiri, yang akan membimbingmu melalui proses mengubah sebuah template:

Walaupun tutorial di atas berdasarkan pada sebuah template resume spesifik, prinsip kustomisasi di dalam tutorial berkerja untuk kebanyakan desain template.

Setelah kamu memilih sebuah template resume, waktunya untuk menarik itu semua bersama-sama.  Kamu siap untuk menuliskan resumemu.

5. Menulis Resumemu

Bagaimana kamu meletakkan pengalamanmu dalam bentuk kata-kata?  Apakah kamu menulis dalam sudut pandang orang pertama atau orang ketiga? Apakah ada istilah kunci yang harusnya kamu gunakan?

Jika kamu bertanya-tanya tentang topik ini kamu tidak sendirian.  Menulis tentang dirimu sendiri ini canggung.  Ada satu alasan mengapa begitu banyak orang memiliki masalah dalam menulis resume mereka.  Di dalam tutorial ini, saya telah menarik beberapa panduan untuk membantumu meletakkan resumemu.

Panduan Menulis Resume

Pendapat mungkin beragam, namun kebanyakan perekrut setuju dengan panduan dasar penulisan resume di bawah:

  1. Jangan membicarakan dirimu sendiri dalam sudut pandang orang ketiga.  Sebuah contoh pernyataan resume tertulis dalam orang ketiga akan berupa "John menyelamatkan perusahaan sebesar tujuh ribu dollar". Jangan juga menggunakan pernyataan yang dimulai "Saya" dan "Aku".  Selesaikan masalah ini dengan menggunakan frasee yang dimulai dengan kata kerja.  Sebagai contoh, katakan "Menyelamatkan perusahaan sebesar tujuh ribu dollar".
  2. Jangan menyalin uraian pekerjaan ke dalam resume.  Perekrut tidak ingin melihat pernyataan umum yang dapat diterapkan ke siapa saja.  Mereka ingin melihat apa yang kamu kontribusikan ke posisi itu.  Pastikan untuk menyebutkan apapun yang membuatmu mendapatkan penghargaan.
  3. Spesifik tentang pencapaianmu.  Gunakan angka ketika mungkin.  Sebagai contoh, frase "mengelola dan mementori sebuah tim tujuh orang" lebih baik daripada "mengelola sebuah tim" karena itu lebih deskriptif.
  4. Periksa grammar dan ejaan.  Kesalahan dapat menyebabkan resumemu ditolak.  Jika mungkin, minta review dari teman untuk menangkap error apapun yang mungkin kamu lewatkan.

Menuliskan Pernyataan Ringkasan

Pernyataan ringkasan adalah salah satu bagian terpenting dari resumemu.  Posisinya di bagian paling atas resume berarti bahwa kebanyakan perekrut akan membaca itu dahulu.  Sebuah pernyataan ringkasan yang baik dapat memperbagus atau merusak resumemu.

Pernyataan ringkasan hendaklah singkat.  Dua atau tiga kalimat sudah cukup.  Namun dua hingga tiga kalimat ini hendaklah dibuat dengan hati-hati.  Mereka perlu menjelaskan apa yang kamu tawarkan kepada pemberi kerja.  Ketika menuliskan pernyataanmu, pertimbangkan apa yang sedang dicari pemberi kerja dan bagaimana kamu dapat memenuhi kebutuhan mereka.

Di dalam tutorial ini Julia Melymbrose menjelaskan mengapa kebanyakan pernyataan resume gagal dan menulis bagaimana kamu dapat membuat resumemu menonjol:

Menulis Riwayat Kerjamu

Bagian penting lainnya dalam resumemu adalah riwayat pekerjaanmu.  Pencari kerja sering bertanya-tanya tentang hal berikut:

  • Seberapa jauh saya harus melangkah?
  • Haruskah saya mencantumkan pekerjaan musim panas dan paruh waktu?
  • Apakah posisi sukarela dihitung?

Mari kita tangani pertanyaan tersebut satu-satu.  Jika kamu memiliki riwayat pekerjaan yang kuat dengan sedikit jeda, beberapa perekrut mengatakan tidak masalah untuk mundur sejauh 15 tahun hanya jika pekerjaannya relevan.  Jika pekerjaannya tidak relevan atau jika menambahkannya membuat resumemu terlalu panjang, maka batasi riwayat kerjamu hingga sepuluh tahun terakhir.

Jika kamu baru saja memulai, kamu mungkin bertanya-tanya apakah kamu harus mencantumkan pekerjaan musim panas atau kerja sukarela pada resumemu.  Kunci untuk membuat keputusan ini adalah relevansi.  Kebanyakan perekrut hanya ingin melihat pekerjaan yang dibayar dan posisi profesional.  Yang lainnya terbuka pada resume dengan pekerjaan sukarela dan paruh waktu jika pengalamannya terkait secara langsung dengan posisi yang sedang dilamar.

Ingatlah, bahkan jika pekerjaan sukarela atau paruh waktumu tidak didaftarkan pada resumemu kamu tetap dapat menyebutkan itu di dalam cover letter atau menyebutkannnya saat wawancara.

Tip: Buat uraian pekerjaanmu unik.   Fokus pada pencapaian spesifik alih-alih uraian pekerjaan.  Misalnya, daripada menyatakan "mendesain website untuk klien", nyatakan "memenangkan penghargaan XYZ untuk desain website yang paling inovatif".:

Pengalaman, riwayat pekerjaan, pencapaian, dan pernyataan yang kamu sajikan di dalam resumemu adalah sebuah narasi yang akan dipertimbangkan oleh calon pemberi kerja.  Pelajari rahasia penulisan untuk membuat sebuah resume yang meyakinkan

6. Bagaimana Menggunakan Resumemu

Setelah kamu membuat resumemu, waktunya untuk mulai menggunakannya.  Berikut apa yang harus dilakukan dengan resumemu ketika itu selesai.

  • Kirimkan itu ke perekrut dan headhunter.
  • Gunakan itu ketika melamar sebuah posisi yang diiklankan.
  • Bagikan itu dengan teman yang mungkin dapat membantumu dalam pencarian pekerjaan.

Kamu hendaklah juga mencetak sebuah salinan resumemu dan membawanya denganmu ketika pergi ke sebuah wawancara.  Persiapkan diri untuk menjawab pertanyaan yang mungkin diajukan oleh pewawancara tentang item di dalam resumemu.

Setelah kamu mengirimkan resume kamu belum selesai.  Kamu perlu menindaklanjuti dengan hiring manager seminggu atau dua minggu setelah mengirimkan resumemu.

Ketika kamu menindaklanjuti jangan tanyakan apakah perusahaan menerima resumemu.  Mereka mungkin sudah.  Sebagai gantinya tawarkan untuk menjawab pertanyaan yang mungkin mereka punya.  Perhatikan bahwa sementara beberapa perekrut dalam perusahaan menyukai kandidat yang menindaklanjuti sementara yang lain mungkin merasa terganggu.

Kesimpulan

Jadi, sekarang kamu telah mempelajari tentang proses lengkap membuat sebuah resume.  Panduan ini berkerja apakah kamu di dalam bidang kreatif seperti desain grafis, desain web, atau coding.  Mereka juga berkerja untuk profesional yang lebih konservatif.

Jika kamu siap untuk mulai membuat sendiri resumemu, kamu dapat mendownload salah satu template resume kami di GraphicRiver.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.