Unlimited PowerPoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Presentations

22 Tips: Mendesain Presentasi Slide Deck yang Efektif

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Setiap beberapa waktu ada kesempatan yang muncul untuk freelancer menunjukkan hasil kerja mereka atau keahliannya pada teman-teman dan calon klien. Setuju untuk ambil bagian adalah kesempatan yang fantastis untuk membangun jaringan, sebuah jalan untuk bertukar ide dan pandangan atau untuk mendapatkan kontak yang dapat memberikan Anda pekerjaan. Berita buruknya, ini adalah komitmen sangat menakutkan dan merepotkan.

Mendesain slide deck adalah salah satu langkah awal untuk mempersiapkan presentasi dan akan memandu Anda memiliki susunan yang baik dari presentasi Anda. Slide yang menarik tidak hanya akan membantu Anda dalam mengkomunikasikan ide Anda pada audiens, tetapi juga akan mendemonstrasikan profesionalisme Anda, dan tahu bahwa Anda memiliki deck yang bagus akan mendorong rasa percaya diri Anda ketika berbicara.

Panduan untuk Membuat Presentasi yang Hebat (Unduh eBook Gratis)

Juga, pastikan Anda mendapatkan eBook gratis kami: Panduan Lengkap untuk Membuat Presentasi yang Hebat. Ini akan membantu Anda menguasai proses presentasi, semenjak: ide awal, selama menulis, desain, menampilkannya dengan cukup berpengaruh.

Making Great Presentations Free Guide Download

Sekarang mari kita beranjak pada tips membuat slide deck presentasi yang menggemparkan.

Mengatur Slide Deck Anda

1. Software (Perangkat lunak): Jika Anda tidak yakin tentang bagaimana mulai membangun slide Anda, Keynote (bagian dari koleksi iWork) adalah software yang dianggap favorit secara luas oleh para desainer yang juga merupakan presenter berpengalaman. PowerPoint dan PDF lama yang polos juga dapat menjadi trik. Meskipun software harus ada lebih dahulu, namun hal ini sebenarnya merupakan fokus kedua. Kualitas yang akan membuat atau menghancurkan presentasi Anda adalah isi dan desain. Habiskan waktu Anda lebih banyak membuat dan menampilkan isi presentasi Anda.

2. Format File: Tanyakan pada siapapun yang mengorganisir acara Anda tentang bagaimana Anda harus membawakan presentasi Anda.

  • Apakah nanti ada komputer dan proyektor yang dapat Anda gunakan?
  • Tipe file apa yang diterima?
  • Sebesar apa ruangan presentasinya? Hal ini akan memberikan Anda ide untuk mengatur ukuran teks, walaupun umumnya, lebih besar lebih baik.

Sebuah PDF biasanya merupakan pilihan aman dan tersedia sebagai cadangan terpercaya untuk format apapun yang Anda perlukan. Jika Anda menjalankan slide Anda sendiri, pergilah pada jalan pintas keyboard dan pastikan Anda dapat mengendalikan software ini sehingga presentasi Anda akan berjalan tanpa gangguan.

3. Ukuran: Umumnya, ukuran 1024x768 pada 72dpi merupakan pilihan aman lainnya. Kebanyakan proyektor tidak memiliki resolusi lebih tinggi daripada ini (yang memiliki resolusi lebih tinggi biasanya lebih mahal). Gambar yang lebih kecil daripada output proyektor akan dilebarkan dan menjadi kabur dan pecah, sehingga rencanakan skenario terbaik, atau setinggi mungkin, tetapi perlu diingat semakin besar ukuran presentasi Anda, semakin besar (lebih berat) pula ukuran file Anda. Resolusi 1024x768 merupakan keseimbangan yang baik antara menampilkan gambar dengan baik dan presentasi berjalan mulus. 

4. Transisi: Tidak masalah menggunakan animasi tradisional. Transisi yang sederhana dan halus akan membuat perpindahan slide ke slide selanjutya tanpa memberikan gangguan terhadap isi penting Anda. Transisi sendiri bukan merupakan hal yang penting dalam slide deck, tetapi jika  diterapkan dengan hati-hati, hal ini akan menambahkan sentuhan akhir yang profesional.

5. Template: Ada beberapa template yang sangat bagus untuk digunakan. Beberapa ada yang didesain serampangan, umumnya digunakan (orang lain akan memiliki template yang sama dengan Anda), atau tidak begitu fleksibel untuk menciptakan presentasi yang menarik. Lebih baik membuat template unik Anda sendiri dengan latar atau tekstur sederhana dan penggunaan font yang konsisten. Idealnya, desain Anda akan menjelaskan materi Anda. Jika Anda tidak berbakat dalam hal mendesain slide Anda, berikut adalah beberapa template PowerPoint  untuk inspirasi atau dibeli.

6. Hargai Usaha Anda: Pastikan nama Anda dan cara menghubungi Anda terpampang dengan jelas di slide deck, biasanya pada slide pertama dan terakhir, atau keduanya.

Preparing Your Content

7. Penempatan: Jika Anda tidak yakin bahwa presentasi Anda akan bertempat di lokasi dengan tempat duduk berbentuk stadium, pastikan Anda menempatkan teks dan informasi penting pada bagian atas slide. Dengan cara ini, orang-orang yang duduk di belakang masih mendapatkan inti dari bahasan Anda tanpa harus mencoba menghindari kepala dan model rambut orang-orang tinggi yang berdiri di depan mereka.

8. Berikan ruang untuk menambahkan perspektif: Jangan berencana untuk mengulang apa yang telah ada di slide. Kata-kata dan gambar harus menjadi pemicu tentang apa yang akan Anda katakan, menekankan pidato Anda, bukannya membuat pidato Anda menjadi berulang-ulang.

9. Satu ide per slide: Teks dan visual pada slide yang sama harus membicarakan satu ide yang sama. Apa yang Anda katakan dengan slide yang sedang tampil juga harus mendukung ide tersebut, walaupun Anda berencana menjelaskannya lebih dalam. Lebih baik lagi, pilihlah ide terdalam—yang paling detail atau kompleks—untuk ditampilkan pada slide sehingga orang-orang akan mendengarkan Anda ketika Anda menyampaikan narasinya, membantu mereka memahami apa yang mereka lihat. Hal ini memperkuat pemahaman. Jika Anda perlu atau ingin membicarakan ide baru, buatlah slide lain. Jika ide tersebut tidak begitu penting untuk diletakkan di slide baru, mungkin Anda perlu menimbang ulang apakah hal tersebut perlu ditambahkan.

10. Hindari poin-poin: Jika Anda bisa, ubah format daftar point menjadi foto atau ilustrasi yang lebih menarik yang menggambarkan ide serupa. Jika Anda tidak dapat menghindari hal ini keseluruhan, batasi diri Anda dengan tiga daftar poin singkat, yang akan lebih mudah dipahami daripada lima atau sepuluh poin.

Gambar

11. Lebih besar lebih baik: Gunakan teks dan gambar yang besar. Lebih besar lebih baik sebab hal ini akan memudahkan audiens yang di belakang untuk melihat. Hal ini akan memudahkan tanpa mengatakan apa yang tertera, tetapi ada banyak sekali presentasi dengan gambar dan foto yang terlalu kecil untuk dapat dilihat dari kejauhan. Pertimbangkan untuk menukar gambar dengan judul yang kuat atau ilustrasi yang lebih besar.

12. Satu gambar per slide: Seperti halnya ide, satu slide hanya berisi satu ide, maka gambarpun berlaku demikian. Hal ini menjaga pesannya tersampaikan secara langsung dan fokus, serta memastikan Anda menerapkan ide di atas dan menggunakan gambar yang sangat besar.

13. Buat visual Anda beragam: Slide deck Anda seharusnya tidak berisi tipe grafik yang 100% sama. Idealnya, ia berisi foto yang beragam, ilustrasi, dan teks untuk menjaga ketertarikan audiens Anda. Format yang sama berulang-ulang sangatlah membosankan, yakni alasan lain mengapa jangan meggunakan template standar.

14. Creative Commons: Gambar dengan lisensi Creative Commons diunggah untuk digunakan secara bebas dalam hal-hal seperti presentasi, tetapi pastikan Anda menampilkan hak cipta gambar. Beberapa lisensi mengizinkan manipulasi gambar, beberapa juga tidak. Hampir semua gambar mengharuskan adanya pengutipan, sehingga pastikan Anda menampilkan nama/hak cipta ketika Anda menyisipkan gambar pada slide show Anda. Temukan gambar yang Anda butuhkan dengan mencari via CreativeCommons.org.

Teks

15. Tampilkan kurang dari 15 kata per slide, lebih utama kurang dari 10: Semakin cepat seseorang dapat membaca apa yang tertera di slide Anda semkin cepat mereka kembali melihat Anda dan berkonsentrasi pada apa yang Anda katakana. Walau ide ini mungkin tidak nyaman bagi Anda, hal ini merupakan keterikatan yang Anda butuhkan untuk menarik perhatian pendengar dan menyampaikan presentasi yang efektif.

Statistik ini memberikan Anda pemahaman seberapa cepat pendengar Anda akan dapat menyerap isi presentasi Anda (serta seberapa cepat Anda dapat membaginya). Manusia rata-rata:

  • berbicara sekitar 150 kata per menit;
  • membaca sekitar 250-300 kata per menit;
  • menulis sekitar 20 kata per menit ketika menyalin.

Ingat, Anda ingin pendengar Anda memperhatikan Anda ketika mereka melihat slide. Catatan: Audiens Anda akan membaca lebih cepat daripada Anda bicara. Durasi slide harus berakhir tiak lebih dari beberapa menit, tidak ada aturan keras dan cepat, tetapi idenya adalah Anda harus merasa percaya diri bahwa Anda tidak membuat bosan audiens Anda. Hanya perlu beebrapa detik untuk kehilangan ketertarikan seseorang dan akan mengambil beberapa detik lagi untuk kembali mendapatkannya.

16. Pastikan warna diatur kontras tinggi: Kebanyakan proyektor tidak menampilkan warna secara akurat. Juga, ruangan tempat presentasi Anda jarang sekali sangat gelap, meskipun lampu telah dimatikan dan tirai diturunkan. Kebenaran yang pahit ini berarti akan ada kontras yang lebih rendah pada layar, dan meskipun terlihat licin, warna-warna gelap (seperti merah dalam hitam) menjadi sulit untuk dibaca. Sebaiknya gunakan teks berwarna cerah pada latar gelap atau sebaliknya.

17. Gunakan jenis huruf yang mudah dibaca dengan ketebalan yang baik: Seperti halnya Anda harus memilih warna yang kontras tinggi, Anda juga tentu ingin orang-orang dapat membaca slide Anda dari kejauhan. Hindari jenis huruf tipis dan sangat tipis yang akan membuat kecenderungan huruf tersebut menghilang ke latar belakang. Juga hindari jenis tampilan huruf yang sulit dibaca,kecuali tentu jika efeknya tak disengaja.

Menyampaikan Presentasi Anda

18. Jelajahi slide Anda sebelum waktunya: Coba lakukan percobaan menjalankan slide presentasi Anda setidaknya dua kali. Hal ini akan membantu Anda melihat slide mana yang mungkin tidak relevan, atau ada urutan yang tidak sesuai, serta bagaimana transisi dari satu ide ke ide selanjutnya. Semakin Anda familiar dengan slide Anda serta kata-kata yang Anda coba putar pada slide tersebut, semakin muluslah presentasi Anda kemudian. Periksa tips luar biasa pada Belajar untuk Mencintai (atau Selamat) dari Acara Pidato.

19. Tulislah sebuah naskah: Jika Anda khawatir tentang kehilangan arah saat Anda bicara, tulislah naskah berdampingan dengan slide Anda yang akan memicu ingatan Anda (cukup dengan dua atau tiga daftar poin per slide). Anda dapat menyimpan daftar ini di samping Anda dan melihatnya sembari Anda presentasi.

20. Kejutkan audiens dan diri Anda sendiri: Jangan sisipkan apapun pada slide sesuatu yang membuat Anda bosan, atau hal itu akan juga membuat audiens Anda sama bosannya. Beberapa cara untuk menjaga slide Anda menarik:

  • Jadilah lucu. Ceritakan sebuah lelucon atau tunjukkan ilustrasi komik.
  • Ceritakan mengapa Anda sangat bersemangat.
  • Ceritakan cerita pribadi.

Slide Anda harus menekankan ide. Coba bayangkan kemungkinan-kemungkinan dengan template Anda. Lihatlah template lain untuk inspirasi. Pastikan untuk mencoba pendekatan kreatif terhadap materi Anda, walaupun itu berarti mengambil risiko. Melakukan hal ini membuat presentasi Anda lebih diingat.

Tindak Lanjut

Ketika presentasi telah berakhir dan selesai (fyuuh), coba untuk tidak santai sepenuhnya hingga Anda telah menyelesaikan segalanya.

21. Bagikan slide Anda: Sediakan slide Anda pada forum publik agar orang-orang dapat melihat dan mengunduhnya, yang nantinya Anda akan terus menuai keuntungan dari presentasi Anda walau acaranya telah berakhir. Anda telah menginvestasikan waktu dan usaha dalam mendesain presentasi Anda, sehingga hal ini adalah hal paling kecil yang Anda lakukan untuk diri Anda sendiri.

Slideshare adalah salah satu jaringan yang cocok dengan pengguna yang sangat banyak terdiri dari 45 juta orang. Akun gratis menyediakan kode tanam yang mudah, juga status berapa banyak yang melihat dan mengunduh file Anda (akun berbayar menyediakan tambahan analisis pengguna). Cek kembali bahwa file Anda telah terunggah secara benar, kemudian buat hal ini diketahui pada jaringan Anda yang lain (Twitter, LinkedIn, Faceboo) bahwa Anda telah membuat slide ini tersedia secara public. Jika orang menyukai presentasi Anda mereka akan cenderung mengunduhnya, memberikan presentasi mereka, membagikan pesan Anda, dan pada akhirnya tidak ada mekanisme jaringan yang lebih baik daripada hal ini untuk Anda.

22. Ucapkan Terimakasih: Beberapa orang telah dengan tulus menyediakan waktu dan energy untuk menjamin Anda mendapat tempat untuk pekerjaan dan ide Anda. Perasaan berterima kasih adalah teknik jaringan yang sempurna (dan secara umum merupakan keahlian hidup yang hebat) yang meningkatkan komunitas Anda. Pastikan untuk:

  • Terlibat dalam dialog dengan orang baru yang menghubungi Anda
  • Berterima kasih pada orang-orang yang presentasi dengan Anda. Tawarkan umpan balik pada presentasi mereka dan tambahkan pada jaringan Anda.
  • Sampaikan terima kasih pada panitia yang mengundang Anda hadir. Dengan sedikit keberuntungan, mereka akan mengundang Anda kembali di kemudian hari.

Apakah Anda memiliki tips tambahan untuk mendesain slide deck yang hebat? Kami dengan senang hati akan mendengarnya.

Sumber Ekstra Presentasi

Jika Anda baru dalam presentasi bisnis, kami rekomendasikan beberapa tutorial pengenalan untuk Anda mengejar dengan dasar-dasarnya:

Pelajari Semua Tentang Membuat Presentasi yang Hebat (Gratis eBook)

Unduh eBook Pedoman Lengkap Membuat Presentasi yang Hebat sekarang secara GRATIS dengan berlangganan Tuts+ Business Newsletter. Buat ide Anda terbentuk dalam presentasi yang kuat yang akan menggerakkan audiens Anda.

Making Great Presentations Free Guide Download

Temukan Opsi Presentasi Tambahan

Jika Anda tertarik untuk mendapatkan bantuan dengan proyek presentasi Anda, Envanto Studio memiliki koleksi yang banyak untuk penyedia jasa desain presentasi yang mungkin Anda tertarik untuk jelajahi. Anda juga dapat melihat-lihat template desain presentasi pada Envato Market.

Catatan tambahan: Beberapa kali sebulan kami mengunjungi kembali posting favorit pembaca. Artikel ini pertama kali terbit pada 3 Maret 2011, yang artinya informasi ini relevan dan sangat berguna hari ini.

Foto oleh: Hak Cipta Dilindungi oleh Gettyicons.com

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.