Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Business Plans
Business

25+ Sumber Daya untuk Memulai Bisnis Freelance Fotografi

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Fotografer adalah salah satu gelar professional yang banyak diinginkan orang-orang. Kenapa tidak? Memotret itu seru dan menyenangkan.

Walaupun kenyataannya tidak semewah itu. Menurut sebuah laporan yang disediakan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS), “Lebih dari setengah fotografer itu bekerja sendiri, yang proporsinya lebih tinggi dari pada sebagian besar pekerjaan lain.” BLS menambahkan,” para fotografer yang bergaji yang kebanyakan bekerja full-time, cenderung memperoleh penghasilan lebih banyak dari pada yang bekerja sendiri.”

Singkatnya, apa yang kita punya adalah bisnis yang bukan sarang pekerjaan, atau sarang pendapatan tinggi bagi siapa saja yang tidak bekerja sebagai fotografer. Bukan merupakan gambaran yang baik.

BLS melanjutkan dengan tema yang kurang mengena berkata, Kebanyakan fotografer sebenarnya menghabiskan hanya porsi kecil jadwal kerja memotret mereka. Aktivitas mereka yang sering dilakukan adalah mengedit gambar di komputer, jika mereka menggunakan kamera digital dan mencari bisnis baru jika mereka bekerja sendiri.”

Walaupun, hal serupa bisa dikatakan mengenai bisnis musik. Tapi orang-orang masih saja mengambil gitar dan mulai bermain. Begitu pula dengan seni teater. Sulit untuk mencapai panggung atau layar kaca, tapi di suatu tempat, ada sebuah audisi yang menarik para aktor penuh harap saat ini.

Baik, jadi saya telah berakting seperti orangtua anda dan memberi anda “Cara yang berat untuk hidup, tapi saya tahu anda ingin melakukannya!” pada pidatonya. Kini mari kita bekerja membantu anda menyukseskan bisnis fotografi.

Cara Memulai Bisnis Fotografi Sukses

Seperti yang disebutkan di atas, banyak waktu profesional anda yang akan terbuang dari sebuah kamera. Anda akan memerlukan keterampilan bisnis kelas atas agar sukses sebagai seorang fotografer.

Untuk membantu anda di sepanjang langkah anda, disinilah fotografer yang berasal dari Washington DC, John Harrington yang bekerja full-time dalam bisnis ini selama beberapa dekade. Dan ia sangat ahli dalam bidangnya.

Saat asyik mengagumi foto-foto Presiden Obama di portofolionya, saya mengajak anda beralih ke blog Photo Business News + Forum milik Harrington. Sementara Harrington bukan orang yang hiperaktif selalu memposting blog setiap harinya, ia menawarkan esai-esai panjang dan berpemikiran dengan baik seperti kontrak, hak fotografi memotret di tempat-tempat umum, hak cipta, dan keterampilan berbisnis.

Sebagai tambahan pada postingan blog tulisannya yang bijak, Harrington juga seorang penulis dari buku yang sangat terkenal, Praktek Bisnis Terbaik untuk Fotografer. Buku tersebut berisi interaksi sukses dengan klien, contoh-contoh proposal dan kontratk, keterampilan negosiasi, dan operasi sehari-hari bisnis fotografi profesional.

Kemudian ada nama terkenal dari fotografi yang terkenal, Selina. Jika anda menganggap bisnis fotografi anda sebagai perjalanan spiritual, pendekatannya yang bersinergi dengan roh, jiwa, keterampilan, dan keringatnya akan menarik hati anda.

Anda ingin beberapa kepandaian jalanan yang cerdas untuk ikut bersama atribut sinergis Selina? Bacalah FAQ bisnis fotografi Dan Heller.

Kontrak Fotografi Profesional dan Masalah Hukum Lainnya

Sebanyak kita ingin memotret apapun dan dimanapun yang kita mau, dunia yang sesungguhnya tidak bekerja seperti itu. Salah satu sumber terbaik pada hukum yang diterapkan ke fotografi, diciptakan oleh seorang fotografer yang juga seorang pengacara. Dia adalah Carolyn Wright, dan website Photo Attorney benar-benar layak dijadikan bookmark.

Jika anda siap memulai berurusan dengan klien, jangan pernah bekerja tanpa kontrak. Pastikan mengingat 10 poin penting untuk Kontrak Fotografi yang Kuat. Tutorial pendek dan mudah dipahami ini adalah bagian dari seri Phototuts+ Envato, Bisnis Fotografi.

Perlu beberapa kontrak yang sudah ada untuk bisnis fotografi anda? Cek buku Business and Legal Forms for Photography oleh Tad Crawfood. Buku tersebut menyediakan 34 formulir yang sering dipakai dan instruksi bagaimana menggunakannya. Setiap formulir dimasukkan ke CD yang ada bersama bukunya.

Jangan Membeli, Sewa!

Jika anda seperti fotografer pro baru, anda tidak bisa menunggu mendapatkan beberapa peralatan mumpuni. Maka anda mulailah menyelidiki harga-harga peralatan tersebut. Ah. Mahal.

Jadi, apa yang harus dilakukan oleh budget fotografer baru? Satu kata: sewa.

Dengan sedikitnya ratusan dollar dan kunjungan ke BorrowLenses.com, anda dapat menyewa kamera Canon 5D atau Nikon D3 selama beberapa minggu. Uji kamera-kamera tersebut sebelum membelinya! Dan saat persetujuannya benar-benar mulai mengguncan studio anda, maka anda akan mampu membeli peralatan impian anda.

Saran yang sama berlaku ke ruang studio. Anda dapat menyewanya juga. Cara yang paling mudah menemukan orang menyewakan tempat di kota anda hanya dengan menghubungi fotografer profesional lain dan bertanya kepada mereka. Bagaimanapun juga, ruang studio yang tak terpakai hanya merugikan uang.

Dan itulah nasehat untuk anda saat anda membutuhkan ruang studio. Gunakanlah sebagai salah satu aliran pendapatan anda.

Menjual Fotografi Anda

Sejak mencari klien fotografi akan menjadi pencarian tiada henti, anda akan memerlukan beberapa pemasaran tajam dan keterampilan menjual. Maka, arahkan broswer anda ke Burns Auto Parts, yang menamai diri sebagai “ide anehnya Leslie Burns”. Seorang konsultan pemasaran kreatif yang berbasis di San Diego dan pengacara properti intelektual, Burns menulis, berbicara, dan blog dalam mempromokan karya anda.

Jika memang ada hal seperti itu, Leslie Burns akan mudah memenangkan penghargaan untuk judul buku bisnis yang paling tak biasa, Katakan kepada Dunia Anda Tidak Menghisap: pemasaran modern untuk fotografer komersial. Hal penting terbaik: anda mungkin menganggap anda tidak pernah bisa memotret untuk orang-orang seperti Nike, The New York Times Magazines, atau Apple. Jadi anda tidak terganggu mengadakan kontrak dengan mereka. Mengapa anda melepaskan kesempatan mereka bekerja bersama anda? Jika anda malu mendekati klien impian anda, anda tidak akan pernah bisa berbisnis dengan mereka.

Anda ingin sebuah buku bisnis fotografi dengan gelar yang lebih seperti bisnis? Burns dapat membantu anda. Business Basics for the Successful Commercial Photographer menyediakan hal-hal yang sulit didapatkan seperti tulisan untuk panggilan telepon tanpa janji dari calon klien, template untuk taksiran pekerjaan dan faktur, dan kuesioner digunakan pada hari luar biasa saat telfon anda berdering dan itu dari seseorang yang tertarik merekrut anda.

Walaupun buku Burns sangat baik menunjukkan dasar-dasar pemasaran fotografi dan penjualan, anda masih memerlukan orang-orang untk mempraktekkannya. Mari kita kenalkan kepada beberapa pembeli yang sebenarnya.

Jika anda ingin mendapat kesepakatan dari agensi periklanan, penerbit buku dan majalah, dan perusahaan besar, dapatkan sebuah akun dengan Agency Access. Sejak akusisi baru AdBase, Agency Access kini memiliki salah satu database kontak terbesar di dunia bagi freelancer kreatif. Anda dapat menggunakan Agency Access untuk percobaan melalui versi trial selama tiga hari.

Jika anda telah menghabiskan waktu berjalan-jalan di bagian referensi perpustakaan umum, anda mungkin familiar dengan direktori Photographer’s Market tahunan. Berita baiknya adalah anda tidak perlu meninggalkan studio anda untuk mengakses alat berharga ini. Hanya pergi ke Artist’s Market Online dan mendaftar untuk versi trial selama 7 hari.

Sumber yang berbasis langganan baik lainnya adalah Mastheads.org. Ini adalah tempat anda menemukan nama editor foto di majalah yang selalu ingin anda fotokan.

Tidak ingin berurusan dengan tantangan mencari klien untuk menyetujui pekerjaan fotografi kepada anda? Selamat datang ke dunia fotografi stock, dimana anda bisa mendapat uang dari apa yang sudah anda potret. Orang yang anda cari untuk pelajaran bisnis fotografi stock ini adalah Rohn Engh. Pro veteran ini menjalankan bisnis fotografi stock dari persawahan di pedesaan Wisconsin. Yang baru saja menunjukkan kepada anda bahwa anda tidak perlu berada di kota besar supaya bisnis fotografi anda sukses.

Sebagai tambahan dalam mengerjakan tugas dan menjual fotografi stock, terdapat fotografi seni. Ini yang anda lihat bergantungan pada dinding galeri seni.

Jika fotografi seni adalah ambisi hidup anda, anda tetap harus menganggapnya seperti sebuah bisnis. Itulah dimana Artist Career Training ada. Tujuan ATC adalah “membantu anda membuat kehidupan yang lebih baik dengan menciptakan seni,” dan hal tersebut menyediakan rangkaian kursus untuk fotografer pemula dan berpengalaman.

Anda ingin bantuan dengan mendapat pekerjaan anda ke galeri? Maka atur waktu konsultasi anda dengan Mary Virginia Swanson, seorang penulis fotografi terkenal internasional dan editor. Dia mengetahui semua orang yang merupakan seseorang di dunia fotografi seni.

Portofolio Fotografi Anda

Tidak perlu mempermasalahkan pembeli seperti apa yang akan anda transaksikan. Mereka pasti ingin melihat portofolio fotografi anda. Jika anda seperti fotografer kebanyakan, anda mungkin tidak kekurangan atas karya yang bisa masuk ke portofolio anda, namun para pembeli adalah orang-orang yang sibuk. Mereka hanya punya waktu memandang karya terbaik anda.

Di dunia fotografi, kata portofolio bisa berarti dua hal: buku fisik yang anda bawa ke pertemuan dengan direktur seni agensi periklanan atau editor foto di sebuah majalah. dan itu adalah hal yang hidup pada website dan atau blog anda.

Untuk bantuan dengan menciptakan dan mengedit portofolio hardcopy dan online, saya merekomendasikan blog unik bernama No Plastic Sleeves. Buku yang bernama sama juga cukup untuk dibaca. PSTuts+ menyediakan tutorial singkat dan mudah diimplementasikan, 10 Langkah untuk Membangun Portofolio Fotografi yang Dibanggakan.

Sebagian besar waktu, pembeli foto akan meminta link menuju website anda sehingga mereka bisa melihat-lihat portofolio online anda. Beberapa juga ingin melihat portofolio cetak yang sering dianggap sebagai buku anda.

Ketika ini terjadi, berdirilah, menunduk, dan beri tepuk tangan untuk anda sendiri. Seorang pembeli yang ingin melihat buku anda sangat tertarik dengan karya anda.

Jadi, saatnya sibukkan diri. Hal pertama yang harus dilakukan adalah memesan salinan Publish Your Photography Book. Buku ini memiliki bagian penerbitan sendiri yang sangat bagus. Selanjutnya daftar akun secara gratis di Blurb.com, unduh software gratis BookSmart, dan mulailah rancangan buku fotografi anda.

Baik, kami telah merangkum portofolio cetak. Kini mari lihat salinan elektronik mereka. Banyak fotografer mengambil pendekatan website/blog. Artinya mereka memiliki website dengan portofolio online memperlihatkan fotografi terbaik mereka. Bersamaan dengan websitenya, mereka memiliki blog yang menggambarkan kerja klien lengkap terbaru, projek pribadi, atau apapun yang mereka tunjukan melalui kamera.

Saat berbicara tentang website, banyak fotografer cenderung memotret diantara singa-singa ganas dan aligator buas daripada berurusan dengan tingkah HTML dan CSS. Bagi mereka, ada pelayanan turnkey seperti PhotoShelter dan LiveBooks. Kedua pelayanan ini memberi website berbasis template yang dapat dibuat melalui antarmuka berbasis browser.

Kemudian ada beberapa fotografer dengan latar belakang pengembagan website. Agak sedikit dari kita menjalankan web-head dengan kamera, dan artikel Phototuts+ Cara Menciptakan Website Fotografi dengan Wordpress adalah ide cemerlang kami. Jika anda fotografer pecinta Wordpress yang mempunyai minat terhadap salah satu slideshow foto yang sangat bagus tersebut, cek plugin galeri NextGen. Anda dapat menggunakannya untuk menjalankan satu galeri online atau puluhan galeri lainnya!

Kembali ke blog anda. Jika anda belum penah melakukan fotoblog sebelumnya, Phototuts+ membantu anda dengan tutorial dua bagian, Panduan Pemula Menciptakan Fotoblog. Mulailah dari bagian satu, kemudian bagian ke dua.

Tips dan Teknik Fotografi

Bagi para fotografer, tidak ada yang lebih menarik dari mendapat peralatan baru. Tapi setelah anda membebaskan barang-barang anda dari kotak asalnya, lalu apa lagi? Bagaimana menggunakannya? Jika anda memiliki pertanyaan tertentu, bergabunglah forum bantu fotografi Photo.net dan bertanya disana.

Atau, jika anda lebih suka sesuatu yang lebih dari sekedar refernsi dan lebih mudah dipahami daripada manual pemilik kamera anda, kunjungi:

  1. Ken Rockwell.com menyediakan tinjauan dan instruksi untuk banya brand terkenal, termasuk Canon, Leica, Nikon, Pentax, dan Sony.
  2. Jika anda pengguna Nikon, anda akan dilayani dengan baik oleh Panduan Dasar Nikon oleh Thom Hogan.

Anda ingin mempelajari pencahayaan subjek fotografi anda? Kunjungi blog terkenal Strobist oleh David Hobby.

Jika anda lelah memandangi layar komputer dan ingin meningkatkan keterampilan fotografi anda dengan manusia lainnya, anda beruntung.

Sebelum anda keluar, jelajah situs Meetup.com dan masukkan kata “fotografi” dan nama kota anda ke kotak pencarian. Kesempatannya bagus jika anda akan menemukan setidaknya satu grup orang-orang ramah dan penolong yang sama-sama tertarik menjadi fotografer lebih baik seperti anda.

Grup The Meetup menyediakan gabungan fotografer pro dan amatiran yang mungkin atau juga tidak menarik hati anda. (Beberapa pro cenderung tidak bergaul dengan amatir.)

Jika anda tertarik meningkatkan aspek tertentu dari karya anda, katakanlah, fotografi pernikahan atau fotografi alam, sebuah workshop mungkin menjadi taruhan yang lebih baik daripada Pertemuan bulanan. Art-Support.com memiliki daftar luas workshop di Amerika Serikat dan negara lainnya.

Workshop Fotografi untuk Kesenangan dan Keuntungan

Anda mungkin tidak ingin menjadi fotografer untuk waktu yang lama sebelum seseorang akan meminta anda sebelum anda menawarkan workshop. Dan anda mungkin mengurusnya sedikit sendiri.

Di beberapa bagian, workshop dinilai sebagai tanda fotografer profesional yang karirnya merosot. Walaupun, ada banyak pro yang mengabaikan cacat tersebut dan menganggap workshop sebagai pencipta uang. Dan pro menawarkan mereka. Ingin menawarkan workshop fotografi milik anda sendiri? Inilah artikel yang akan mengawali anda, Cara Menghasilkan Uang dari Workshop Fotografi.

Berita dan Tren Fotografi Profesional

Seperti profesional lainnya, anda harus tetap mengikuti berita dan tren terbaru di bisnis fotografi. Berikut adalah tiga situs yang layak dijadikan bookmark:

  1. Blog Black Star Rising meliputi kedua seni dan bisnis fotografi. Ini ditulis oleh fotografer, untuk fotografer.
  2. Diatas Common Cents, mereka menunjukkan sisi “Yang baik, Yang buruk dan Yang jelek” berurusan dengan publikasi dan klien lainnya. Dan anda diundang untuk mengajukan cerita anda sendiri.
  3. Photo District News menamai diri mereka sebagai “majalah foto teratas”. Cukup dikatakan bahwa jika anda berada di dalam PDN, anda benar-benar membuat kesuksesan besar.

Organisasi bagi Fotografer Profesional

Sebelum anda mempelajari daftar di bawah ini, mari perjelas mengapa organisasi fotografer profesional itu ada: Mereka tidak akan menjadi sumber utama klien untuk anda. Hal itu bukan tujuan utama mereka. Apa yang akan anda dapat dengan bergabung adalah sebuah komunitas fotografer lainnya. Komunitas tersebut akan membantu anda berkembang sebagai seorang seniman dan pebisnis.

  1. American Photographic Artists (USA)
  2. American Society of Media Photographers (USA)
  3. Australian Commercial and Media Photographers
  4. British Press Photographers' Association (UK)
  5. Editorial Photographers (International)
  6. Event Photographer Society (UK)
  7. Federation of European Photographers (Covers 21 countries)
  8. National Press Photographers Association (International)
  9. Professional Photographers of America (USA)
  10. Professional Photographers of Canada
  11. Society for Photographic Education (USA)
  12. Society of Sport & Event Photographers (USA)

Catatan: Di beberapa kali dalam sebulan, kami mengunjungi beberapa pembaca postingan favorit dari sepanjang sejarah FreelanceSwitch. Artikel ini pertama kali diterbitkan tanggal 21 Desember 2011, tapi masih serelevan dan penuh dengan infomasi berguna hari ini.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.