Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Web Design
Business

Apa itu Moodle?

by
Length:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Husain Ali Yahya (you can also view the original English article)

Jadi kamu ingin membangun sebuah situs pendidikan. Sebuah tujuan yang dipuji, untuk memastikannya. Tapi bagaimana kamu membuat sebuah pengalaman belajar yang interaktif, intuitif dan fungsional akan menimbulkan banyak pertanyaan.

Contohnya, bagaimana kelas-kelasnya akan terstruktur? Bagaimana cara kamu menerima pelajar dan memproses pekerjaannya? Bagaimana cara guru dan murid akan berinteraksi satu sama lainnya? Mereka adalah pertanyaan yang sulit untuk dijawab jika pendekatan desain situsmu masih awam. Namun, kamu bisa membuatnya menjadi kauh lebih mudah dengan Moodle.

Di panduan ini, saya akan mendiskusikan beberapa definisi dasar dari Moodle, sistem manajemen pembelajaran, dan pendidikan online. Selanjutnya saya akan membicarakan hal-hal yang bisa kamu selesaikan menggunakan Moodle, termasuk daftar dari fitur terbaiknya. Lalu kamu bisa berharap informasi mengenai cara meluncurkan sebuah situs dengan template yang menarik sehingga kamu bisa meluncurkan situsmu secepat mungkin.

Sebelum kita benar-benar menyelam ke pembahasan, kamu mungkin kamu jadi gelisah hanya untuk mulai bekerja. Jika itu kasusnya, kamu bisa meluncurkan situsmu menggunakan salah satu dari banyak tema Moodle yang tersedia. Maju dan telusurilah pilihannya.

Sekarang mari mulai dengan menghabiskan beberapa waktu dengan beberapa definisi umum.

Building a Moodle Website
Ilustrasi dari komponen pembangun situs

Sebenarnya Apa Itu Moodle?

Moodle adalah sistem manajemen pembelajaran yang didesain untuk membuat pendidikan jarak jauh dan program pendidikan lainnya menjadi lebih mudah diatur dan digunakan. Dia dibangun dengan PHP, didistribusikan di bawah lisensi GNU General Public, dan seratus persen open source yang berarti aplikasinya gratis untuk digunakan dan dikostumisasi untuk tujuan apapun baik komersial maupun non komersial.

Dia bisa diadopsi untuk mendukung program pendidikan apapun: mulai dari K-12, universitas, pelatihan kerja dan kursus online. Menggunakan Moodle sebagai dasar dari situsmu membuatnya mungkin untuk secara cepat dan mudah membuat sebuah lingkungan pendidikan privat yang bisa dikostumisasi menggunakan plugin yang dikembangkan oleh pengguna lain.

Sistem Manajemen Pendidikan: Definisi

Sebelum kita pergi lebih jauh, saya rasa penting untuk berhenti sejenak dan mendefinisikannya. Sebuah sistem manajemen pendidikan atau LMS adalah jenis perangkat lunak yang didesain untuk membantu orang-orang membuat program pendidikan online. Mereka biasanya mencakup fitur yang membantu pengguna mengatur administrasi, perkembangan pelajar, laporan, dan pengiriman aktual dari materi pendidikan.

Sebuah LMS bisa digunakan untuk kursus online terdedikasi atau sebagai tambahan ke kursus tradisional. Mereka bisa digunakan untuk kuliah, latihan pekerja, atau pendidikan tambahan. Keuntungannya di sini adalah sebuah LMS juga membantu admin mengatur pendaftaran, pengerjaan tugas, diskusi dan penilaian pelajar.

Kenapa Kamu Butuh LMS?

Sementara memang benar kamu bisa melakukan hal yang LMS lakukan dengan framework kostum, lalu kenapa kamu menginginkannya? Akan menghabiskan tenaga yang sangat banyak untuk membuatnya dari awal, terutama saat kamu mempertimbangkan kerumitan dari infrastruktur yang diperlukan untuk membuat kelas online.

Dengan LMS, kamu bisa mempersiapkan fitur dan sistem yang didesain untuk mendukung segudang model pendidikan secara cepat. Tidak membutuhkan pemograman. Ini mengizinkanmu untuk membuat sebuah situs yang mencakup forum, formulir kontak, sistem umpan balik dan komentar, modul penilaian, dan program pengiriman dari kursus yang telah kamu buat menghabiskan waktu yang sangat banyak.

Melampaui lingkungan kelas itu sendiri, sebuah LMS juga bisa membantumu untuk mendaftarkan murid, menganalisa perkembangan, melihat trend, dan membuat laporan berdasarkan penemuanmu. Ini membantu dalam berbagai cara, melampaui hanya membuat dan memberi petunjuk sebuah kelas.

LMS mengurus semua aspek dari pendidikan, bisa mengakomodasi tujuan pendidikan apapun, dan mengizinkan banyak cara mengirim, terlibat dan mengukur keefektifan dari kursus online, latihan pekerjaan, belajar mandiri, latihan oleh instruktur, penilaian, diskusi berdasarkan pelajaran, dan banyak lagi. Dan menyelesaikan semua ini sambil mencegah pengeluaran yang diperlukan untuk mendanai lingkungan pendidikan tradisional.

Moodle hanya salah satu contoh LMS. Namun, sejauh ini dia adalah yang paling populer.

Apa yang Moodle Bisa Lakukan?

Moodle hadir dengan aneka fitur. Kamu mungkin tidak membutuhkan semuanya saat membangun kursur online atau situs pendidikan, namun dia memastikan kembali bahwa kamu akan punya banyak pilihan. Pertama mari bicarakan mengenai beberapa hal dasar yang kamu harus tahu mengenai aplikasi open source sebelum membahas detil fitur.

Pertama, Moodle adalah open source, yang berarti dia bisa dikostumisasi dengan caramu sendiri. Software dasarnya sangatlah serbaguna, dan terima kasih pada modular design, dia bisa dimodifikasi agar sesuai dengan situs pendidikan apapun. Anggota dari komunitas Moodle telah mengembangkan plugin yang bisa kamu gunakan untuk menambahkan fungsionalitas. Mereka juga telah menerjemahkan Moodle ke lebih dari 120 bahasan, sehingga melokalisasi pemasagannya bukanlah sebuah masalah.

Aplikasi ini juga bisa diperluas, yang berarti bisa mendukung kelas kecil yang terdiri dari hanya beberapa pelajar hingga organisasi besar dengan ribuan anggota. Inilah kenapa LMS sering dipakai untuk bisnis, dan unsur pemerintah dan tidak hanya digunakan untuk lingkungan pendidikan tradisional. Keamanan Moodle juga dioptimalkan, terutama mengenai privasi data pengguna. Pembaharuan selalu dilakukan ke fitur dan keamanan sehingga informasimu dan pelajarmu akan selalu terlindungi.

Melampaui dasar, Moodle juga hadir dengan banyak fitur yang bisa kamu gunakan atau tidak tergantung dari kebutuhan unik situsmu. Fitur tersebut mencakup hal seperti:

1. Dasbor

Jika kamu pernah menggunakan CMS sebelumnya kamu akan familiar dengan dasbornya. Di Moodle, dasbornya adalah sebuah halaman yang bisa dikostumisasi yang menyediakan pengguna akses ke semua yang terkait dengan pendidikan online mereka. Dia termasuk tautan ke kursus, aktivitas, kiriman forum, tugas, nilai dan lainnya. Pada dasarnya dia berfungsi sebagai penghubungan utama yang menyajikan hal pertama setelah murid masuk.

2. Kalendar

Kalendarnya bagus karena mengizinkan pelajar untuk melihat infomrasi mengenai kursus dan pengguna secara sekilas. Kamu dengan mudah dapat melihat tanggal tes dan kuis, waktu obrol, dan event lain yang berhubungan dengan kursusmu.

3. Aktivitas

Di sinilah Moodle sangat menonjol. Aktivitas sebenarnya adalah sebuah grup dari modul yang dicakup dalam aplikasi yang mengizinkanmu menambah fitur ke dasbor dan ke pengalaman pelajar. Melalui aktivitas kamu bisa membina komunikasi dan interaksi dengan guru dan pelajar maupun antar pelajar.

Walaupun kamu selalu bisa menambahkan fitur dengan plugin, aktivitas utama sendiri sudah termasuk: Tugas. Chat, Pilihan (pilihan ganda atau esai), Database, Umpan balik, Forum, Glosari, Pelajaran, Kuis, Survey, Wiki dan Workshop Ada juga LTI yang mengizinkan pelajar untuk berinteraksi dengan sumber pembelajaran LTI dan SCORM yang mengacu ke konten kursus yang bisa dimasukkan ke kursus manapun dan terintegrasi dengan EMS apapun.

Fitur general lainnya adalah baik pengguna dan admin bisa menggunakan berkas manajemen, yang memiliki kembampuan drag and drop dari layanan penyimpanan awan seperti Dropbox, Google Drive, dan MS OneDrive. Moodle juga memiliki text editor, notifikasi, dan pelacak perkembangan.

Admin dan pengembang bahkan memiliki akses ke fitur yang lebih banyak termasuk:

  • Mengatur peran pengguna
  • Mengatur plugin
  • Mengintegrasikan aplikasi eksternal
  • Mengakses laporan dan log

Setelah situsmu telah diluncurkan (yang akan saya jelaskan caranya dalam waktu singkat), kamu bisa membuat kursusnya. Beberapa alat untuk membuatnya termasuk:

  • Pembuatan kursus berdasarkan jalur-jalur yang berbeda termasuk diatur sendiri, diatur instruktur, gabungan dan lainnya.
  • Lingkungan pembelajaran kolaboratif menggunakan aktivitas dan dideskripsikan di atas.
  • Menanamkan sumber eksternal.
  • Dukungan multimedia.
  • Alat manajemen untuk grup/tim.
  • Moderasi dan penilaian tugas.
  • Browser berdasarkan umpan balik di PDF
  • Penilaian mandiri.
  • Penilaian sebaya.
  • Lencana, hasil dan rubrik.

Ada banyak informasi yang perlu diproses, saya tahu. Tapi penting untuk memiliki pemahaman dasar mengenai apa yang bisa kamu lakukan dengan Moodle sebelum kamu berusaha meluncurkan situsmu dengannya. Yang merupakan hal yang akan kita bahas selanjutnya.

Cara Meluncurkan Situs di Moodle

Mulai menggunakan Moodle mirip dengan mulai menggunakan CMS manapun.

Moodle homepage
Moodle.org

Dia dibangun di PHP dan membutuhkan database MySQL, sehingga kamu harus memastikan host situsmu mendukungnya. Jika iya, kamu bisa mulai:

  • Mengunduh berkas yang dibutuhkan. Pergi ke Moodle.org dan unduh versi resmi dari aplikasi Moodle.
  • Menggunakan klien FTP, unggah semua konten dari folder Moodle ke host situsmu. Kecuali jika kamu ingin meletakkan Moodle dalam sebuah folder di direktori situsmu (www.mysite.com/moodle/) Maka kamu harus menyalin semua konten dari foldernya secara langsung ke direktori server utama.
  • Membuat sebuah database. Kamu bisa melakukannya ketika telah masuk ke penyedia hosting situsmu. Jika menggunakan MySQL. Kamu perlu mencatat nama dari dbhost, dbname, dbuser, dan dbpass. Kamu perlu item tersebut untuk langkah selanjutnya.
  • Buat sebuah direktori untuk data. Jika tidak pada shared server, directoy path-nya harusnya tampak seperti:

# mkdir /path/to/moodledata

# chmod 0777 /path/to/moodledata

  • Jalankan Installer Moodle. Sekarang kamu akan membuat tabel database untuk membuat situs Moodle siap dan berjalan. Kamu bisa menggunakan baik command line installer atau web based installer untuk melakukannya. Jika kamu memilih yang keduam cukup ikuti beberapa perintah untuk menyelesaikannya.
  • Atur pemasangan Moodle-mu. Setelah terpasang, kamu perlu memastikan semua dari layar administasi berfungsi seperti yang kamu inginkan. Contohnya, kamu perlu mengatur email yang ingin kamu asosiasikan dengan situs. Kamu juga mungkin ingin mengkonfigurasi system path, proxy credential jika kamu menggunakan firewall, dan waktu lokalmu.

Walau masih banyak yang bisa kamu atur dan konfigurasi. Beginilah urutan dasarnya cara mempublikasikan situs menggunakan LMS.

Tema Moodle Terbaik

Ini adalah beberapa pilihan dari Tema Moodle terbaik yang saat ini tersedia di ThemeForest:

1. Lambda Moodle Theme

Tema modern dan responsif Lambda membuatnya jadi mudah untuk membangun situs pendidikan. Bukan hanya desain yang menarik tapi juga banyak fitur yang membuat pengaturan kursus jadi lebih mudah seperti tabs, slideshot, kotak promosi dan lainnya. Fitur lainnya termasuk warna yang tak terhingga, multiple layout, halaman depan yang bisa dikostumisasi, integrasi sosial media, dan dukungan beserta dokumentasi penuh.

Lambda Moodle Theme

2. Marble Moodle Theme

Jika tata letak yang sederhana kamu sukai, Marble adalah pilihan yang bagus. Dia ideal untuk membuat lingkungan pembelajaran yang mudah untuk aneka situasi dan pelajaran. Beberapa  fiturnya adalah desain responsif, Font Awesome ICons, slideshow, titik pemasaran terdedikasi, grid based course listing, integrasi sosisal media, testimoni, tabel harga, custom CSS, dan lainnya.

Marble Moodle Theme

3. TIKLI Moodle Theme

Ada sesuatu yang modern di tema Moodle TIKLI. Tata letak berandnya sangat intuitif dan menarik. Terdapat banyak pilihan tata letak untuk halaman kurus. Dan bahkan ada piljhan antara daftar kursus tampilan list atau grid hang bisa dinyala dan matikan.

Dengan pilihan aneka warna, element UI yang bisa dibubah, bagian tesmoni, bagian fakta, sebuah peta, dan featured konten, kamu bisa menghadirkan informasi yang ingin kamu tampilkan dengan mudah.

TIKLI Moodle Theme

4. Roshni Moodle Theme

Tata letaknya yang bersih dan responsif membuatnya bagus untuk aneka kursus online yang berbeda. Dia memliki setting panel, pilihan warna, empat tata letak halaman, tiga macam header, dua slider, font yang tak terbatas, integrasi Google Maps, Font Awesome Icons dan lainnya. Dia juga mendukung banyak browsed dan memiliki dokumentasi lengkap, dukungan gratis dan pembaharuan.

Roshni Moodle Theme

5. Nunforest Moodle Theme

Ang terakhir ada Nunforest, tema Moodle responsif yang mengutamaian kesederhanaan tanpa membuang fitur tentunya. Dia hadir dengan banyak setting yang bisa kamu atur tanpa kode, slideshow beranda, titik pemasaran, grid layout, ikon sosial media, pricing table styles, testimonial styles, kotak ikon, custom CSS, Font Awesome, dan lainnya.

Nunforest Moodle Theme

Mulai Gunakan Moodle Hari Ini!

Sekarang kamu telah menghabiskan beberapa waktu mempelajari apa itu Moodle, apa gunanya, cara mengsturnya, kamu bisa mulai meluncurkan situs pendidikanmu. Baik kamu menggunakan desain kostum atau tema Moodle, hasil akhirnya akan jadi menarik.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.