7 days of PowerPoint templates, graphics & videos - for free!* Unlimited asset downloads! Start 7-Day Free Trial
Advertisement
  1. Business
  2. Freelance

Cara Membuat Merek yang Menguntungkan untuk Bisnis Freelance Anda

Read Time: 14 mins
This post is part of a series called Small Business Branding.
What Is Branding? (Creating Your Brand's Visual Identity)
How to Grow Your Freelance Brand Without Losing Your Sanity

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Muhlis Tirowali (you can also view the original English article)

Anda tahu bagaimana perasaannya saat anda diajak ke rumah seseorang untuk makan malam dan anda berdiri di supermarket selama lebih dari setengah jam, mata berkaca-kaca, melihat deretan bir anggur yang memusingkan, membaca label tentang jenis buah dan aftertaste bir. Sambil bertanya-tanya botol mana yang harus diambil, berapa banyak yang harus anda habiskan, seperti apa yang tuan rumah akan suka (atau tidak suka), dan bagaimana nilai anggur itu akan merefleksikan nilai anda sebagai tamu?

Nah, seperti itulah perasaan yang dialami pelanggan saat mencoba mempekerjakan seorang freelancer dan mereka tiba-tiba dihadapkan pada toko digital yang penuh dengan "desainer" atau "pengkode" atau "fotografer" atau profesional apa pun yang mereka cari. Menakutkan bukan?

Bagaimana pelanggan bisa tahu siapa freelancer yang tepat bagi mereka dan siapa yang akan memberi nilai lebih untuk uang mereka? Lebih penting lagi, bagaimana anda bisa menonjol dari persaingan yang tidak baik dan membantu klien mewujudkan nilai yang sebenarnya dari orang lain?

Singkat kata: branding.

Sebagai freelancer, anda mungkin berpikir bahwa anda tidak perlu menciptakan merek. Anda mungkin berpikir bahwa merek semata-mata untuk perusahaan besar dengan anggaran besar. Tapi itu tidak benar.

Semua Orang Membutuhkan Sebuah Merek

Anda bahkan mungkin memiliki merek tanpa menyadarinya. Jika anda pernah menandatangani nama anda di bawah email yang telah anda kirim kepada atasan anda, atau di bawah proposal yang telah anda kirim ke calon klien, atau di bawah layanan yang anda tawarkan kepada pelanggan yang membayar, maka di saat-saat itulah anda mewakili merek anda.

Lebih dari itu, jika anda pernah menulis tentang apa yang anda lakukan, memasang situs web dengan layanan anda, bergabung dengan dewan kerja freelancer, atau dengan cara lain "menempatkan diri anda di sana" agar dunia mengenal anda, maka pada saat-saat itulah anda menyatakan merek anda.

Apakah anda tahu apa yang dikatakan merek anda tentang anda dan bagaimana calon pelanggan dapat merasakan nilai anda? Karena jika tidak, anda sedang bermain Russian Roulette dengan kontrak kerja anda (dan rekening bank anda!). Tidak pintar.

Jika anda serius ingin menjadi freelancer, anda harus benar-benar memperhatikan merek anda dan cara anda menyajikan layanan anda kepada orang lain.

Branding bukan hanya memberi tahu orang-orang apa yang anda lakukan dengan cara yang bagus: ada banyak orang lain di luar sana melakukan hal yang sama seperti anda.

Branding adalah tentang memadukan "apa", "bagaimana", dan "mengapa" anda menciptakan tanda pengenal unik yang dapat menampilkan nilai anda.

Untuk melakukan itu, anda harus membuat tiga unsur branding yang menguntungkan bagi diri anda.

Proposisi, Karakter dan Tujuan

Mari kita bahas masing-masing bagian satu per satu. Kami akan melihat apa maksudnya dalam hal merek anda, dan kemudian melakukan beberapa latihan menyenangkan (tersedia di lembar kerja branding gratis ini) untuk membawa anda menuju keuntungan yang lebih tinggi dan klien dengan gaji yang lebih baik!

1. Proposisi

Sering disebut sebagai proposisi nilai unik atau janji merek. Apa yang anda usulkan kepada klien anda? Apa janji yang anda buat untuk memikat mereka?

Ini bukan hanya soal apa yang anda lakukan. Tapi itulah yang sebenarnya anda lakukan. Anda mungkin mengira saya sedang bersantai, tetapi nyatanya tidak. Mempelajari langkah pertama adalah penting.

Menempatkan label sederhana di situs web anda yang mengatakan "perancang web" atau "pengkode" atau "fotografer" tidak cukup. Dengan melakukan hal itu, anda seperti sebotol anggur tanpa merek dan meletakkannya pada rak dengan label "anggur merah" di atasnya. Tidak terlalu spesial kan?

Proposisi anda harus memberi alasan kepada klien anda untuk memilih anda. Jadi, apa yang anda tawarkan kepada klien anda dan meyakinkan mereka bahwa tidak ada orang lain yang melakukan hal sejenis?

Ini tidak berarti anda harus menjadi sesuatu yang paling mengesankan di antara segalanya atau menghancurkan yang baru. Tapi hanya perlu unik. Bahkan dengan cara yang halus. Cara terbaik untuk menemukan proposisi unik anda adalah dengan melakukan latihan pertama di lembar kerja anda, yang disebut kupu-kupu merek.

Brand Butterfly - Venn DiagramBrand Butterfly - Venn DiagramBrand Butterfly - Venn Diagram
Kupu-kupu merek membantu menciptakan proposisi merek anda dengan memeriksa titik temu apa yang salah dengan industri anda dan apa yang spesial dari anda.

Langkah 1: Apa yang Salah dengan Industri Anda?

Sayap bagian atas kupu-kupu mewakili apa yang salah dengan industri anda. Tidak berarti mencari cacat utama industri. Tapi hanya mencari sesuatu yang menurut anda hilang, atau sesuatu yang menurut anda bisa dilakukan dengan cara yang lebih baik atau berbeda. Tidak masalah apakah itu sesuatu yang bisa anda lakukan atau tidak. Untuk saat ini, buatlah daftar kesenjangan yang anda lihat pada usaha anda lalu isi di kolom pertama tabel di bawah kupu-kupu pada lembar kerja anda.

Langkah 2: Apa yang Istimewa Tentang Anda?

Sayap bagian bawah kupu-kupu mewakili apa yang spesial dari anda dan layanan anda. Apa yang anda lakukan yang tidak dilakukan oleh orang lain? Jika anda seorang desainer web, misalnya, dan memiliki minat tentang komik manga, maka hal spesial anda bisa jadi merancang situs web dengan gaya manga. Atau jika anda seorang fotografer yang juga menyukai beberapa tinta tubuh yang bagus, mungkin anda memiliki keahlian dan kemampuan khusus untuk memotret pengantin bertato.

Pikirkan semua keahlian, minat, dan pengalaman anda, bak itu di dalam dan di luar industri anda, lalu tuliskan hal-hal yang spesial tentang anda. Tidak masalah jika tidak berhubungan langsung dengan pekerjaan anda. Tulis saja di kolom kedua untuk saat ini.

Langkah 3: Analisa Titik-temu

Titik temu dua sayap yang membentuk tubuh kupu-kupu mewakili proposisi unik anda: apakah sesuatu yang dibutuhkan industri anda dan hanya itu yang dapat anda berikan karena keahlian khusus anda?

Alasan mengapa sebagian besar pekerja freelance gagal menonjol sebagai sesuatu yang luar biasa bukan karena mereka tidak pandai dalam apa yang mereka lakukan, tapi karena mereka tidak tahu bagaimana menghadirkan diri mereka dalam cara yang tepat. Kebanyakan orang mulai memikirkan pekerjaan mereka dalam hal apa yang sudah ada di industri mereka daripada memikirkan apa yang tidak ada. Itu sebabnya setiap orang akhirnya terlihat seperti orang lain di area yang sama. Itu pula sebabnya klien sulit memilih di antara semua pilihan, karena pada dasarnya klien terpaksa memilih hanya berdasarkan harga saja. Karena kalau yang lain terlihat sama, bukankah anda akan memilih yang termurah?

Tapi jika anda memulai dengan melihat apa yang hilang, anda akan selangkah lebih maju dari orang lain dalam permainan itu. Jika anda bisa mengajukan sesuatu yang unik, maka harga menjadi usang karena anda menjadi yang klien inginkan.

Gunakan kolom tengah latihan pertama untuk melakukan pemanasan otak mengenai gagasan tentang bagaimana anda dapat menjembatani kesenjangan antara sesuatu yang hilang dari industri anda dengan beberapa keahlian khusus anda. Apa proposisi unik yang bisa anda dapatkan?

Mari kita lihat contoh untuk mengetahui bagaimana anda bisa menggunakan kekuatan proposisi merek dalam praktiknya.

Misalnya anda seorang fotografer pernikahan. "Fotografer pernikahan" terlalu umum untuk menjadi merek anda. Jadi apa yang sebenarnya anda lakukan? Berikut adalah beberapa gagasan tentang apa yang bisa anda tulis di bagian sayap "apa yang salah dengan industri anda" dari kupu-kupu anda:

  • Tidak ada fotografer yang berdedikasi memotret pernikahan di dekat lokasi air yang membutuhkan lensa khusus untuk hasil yang bagus.
  • Tidak ada orang yang mengkhususkan diri dalam fotografi film kuno yang bisa menciptakan foto sejati pada hari spesial pasangan.
  • Semua fotografer pernikahan mencoba untuk menjadi "tak terlihat" dan hanya mengambil gambar dari hari pernikahan anda. Tidak ada yang melayani pasangan yang menginginkan foto-foto bertema, seni tinggi, dan sinematik.

Inilah yang mungkin dapat anda tulis di bagian sayap bawah tentang apa yang spesial dari anda:

  • Saya berasal dari latar belakang seni yang tinggi dengan karya editorial dan fotografi panggung.
  • Saya adalah penari yang hebat.
  • Saya menyukai seni lawas dari fotografi film tradisional dan berpikir bahwa inilah cara terbaik untuk dapat menciptakan dan menangkap momen unik.
  • Saya suka mengarahkan orang dan membuat adegan yang benar-benar menghasilkan "perasaan" pada saat itu juga, dan bukan sekadar mendokumentasikan apa yang terjadi.

Jadi, di mana dua sayap dapat berpotongan dan bertemu pada satu titik untuk menciptakan proposisi unik anda kepada klien anda? Bagaimana anda akan menampilkan diri anda kepada mereka? Inilah sebuah pemikiran:

Saya seorang fotografer pernikahan seni rupa. Pendekatan saya adalah menerapkan fotografi seni rupa pada suatu fenomena yang hidup, bernapas, dan bergerak cepat, yaitu pernikahan. Ya, saya melakukan fotografi dokumenter karena anda perlu mengabadikan momen penting di pesta pernikahan, tapi saya juga menulis dan mengarahkan. Bagi saya, itu semua tentang membuat sesuatu yang indah bahkan jika saya harus memasukkan diri saya ke dalam situasi ini. Pada akhirnya, tujuan saya adalah untuk menciptakan gambar-gambar seni yang energik dan indah, yang unik seperti orang-orang dalam foto tersebut.

Paragraf di atas bukan hanya contoh yang dibuat. Tepatnya bagaimana freelance fotografer pernikahan Jose Villa menyajikan mereknya dan menggambarkan karyanya di situsnya.

Meskipun saya telah menghipotesiskan apa jawabannya yang mungkin terhadap dua pertanyaan pertama, deskripsi karyanya menetapkan mereknya. Dia tidak menggambarkan dirinya hanya sebagai fotografer pernikahan. Dia menjelaskan secara rinci tentang apa yang unik tentang fotografi pernikahannya (dia menyusun, mengarahkan, menciptakan gambar seni rupa, memasukkan dirinya ke dalam adegan). Itulah yang membuatnya istimewa, mengubah diri anda dari fotografer pernikahan menjadi artis yang dicari.

Membuat proposisi unik anda adalah langkah pertama untuk menciptakan merek anda. Seperti yang dikatakan Philip Kotler:

Jika anda bukan merek, anda adalah komoditas.

Apalagi komoditas yang murah (seperti kotak anggur) dan hanya bisa bersaing pada harga. Jangan menjadi "freelancer" generik. Jadilah seorang spesialis. Apa yang membuat anda menjadi sebuah merek?

2. Karakter

Setelah anda mengetahui apa yang sebenarnya anda lakukan untuk klien anda, inilah saatnya untuk mengatasi bagaimana caranya. Di sinilah karakter merek mulai masuk. Apa yang istimewa dari cara anda melakukan sesuatu?

Langkah 1: Berikan Orang Sesuatu untuk Terhubung

Pelanggan tidak memilih freelancer semata-mata berdasarkan apa yang mereka lakukan. Pelanggan juga memilih sesuai karakter karena kita semua ingin bekerja dengan orang yang kita suka dan bergaul dengannya.

Tidak ada karakter sempurna yang seharusnya anda miliki. Sama seperti tidak ada aftertaste sempurna untuk anggur. Anda suka suatu jalan, sedangkan saya suka jalan yang lain. Apa yang harus anda lakukan adalah mengukir karakter merek anda sehingga dapat menarik klien yang anda sukai.

Hanya karena anda seorang pengkode, bukan berarti anda harus tampil seperti geek komputer yang tidak tahu bagaimana berkomunikasi dengan orang non-teknologi dan tidak menyukai hal lain diluar pengkodean. Berikan merek anda beberapa karakter. Bicarakan hobi anda, atau minat hidup anda. Buat itu menarik.

Sebagai freelancer, karakter merek anda secara alami akan sesuai dengan karakter diri anda sendiri karena keseluruhan bisnis anda berkisar di sekitar anda. Tapi itu tidak berarti bahwa karakter merek harus persis sama dengan karakter kehidupan nyata anda. Anda tidak perlu berbagi segala hal tentang diri anda dengan orang asing secara online. (Ada begitu banyak informasi setelah ini!)

Langkah 2: Rangkullah Proses dan Kecerdasan Anda

Karakter merek adalah bagaimana anda mempresentasikan merek anda dan bagaimana anda memilih untuk berkomunikasi dengan klien anda.

Steve Jobs pernah berkata:

Desain bukan hanya seperti apa rupanya dan rasanya. Desain adalah cara kerjanya.

Anda bisa menerapkan kutipan ini ke industri apa pun, bukan hanya desain. Orang tidak datang kepada anda hanya karena penampilan atau layanan anda. Mereka datang kepada anda karena bagaimana anda bekerja.

Jika pelanggan menyukai karakter anda, mereka akan tetap bertahan. Jika mereka membencinya, mereka pergi. Bagaimana jika anda tidak memiliki karakter? Mereka akan menempatkan anda di suatu sudut di antara semua kotak anggur.

Berikut ini ada contoh bagus bagaimana membuat karakter merek yang unik, aneh, berkarakter dan bekerja!

Pematung dan pelukis, Chris Ryniak memiliki karakter merek yang kuat yang justru kebalikan dari gambar yang mungkin anda bayangkan saat mendengar kata-kata "pematung" dan "pelukis." Tapi dia tidak takut untuk memamerkannya. Faktanya, dia membuat karakter namanya dan keberuntungan berada di sekitarnya.

Karakter merek Chris bisa digambarkan aneh tapi dengan cara yang imut dan bersahabat. Ciri khas "coretan pagi"nya membuat internet terserang kelucuan dan itu melambungkan namanya pada ketenaran dunia online. Keanehannya terlihat jelas dalam materi gambar pilihannya (makhluk!) Entah bagaimana, ia berhasil membalik ketenaran karakter setiap hasil gambarnya dari menjijikkan menjadi sangat lucu! pada setiap gambarnya. Sedangkan untuk sikap keramahannya, ia mengawalinya dari blogging dan usaha yang ia lakukan untuk berkomunikasi dengan penggemarnya melalui berbagai saluran.

Chris mungkin tidak sesuai dengan gagasan biasa anda tentang pematung dan artis, tapi karakter uniknya membuat mereknya menonjol dari ribuan seniman gambar monster lainnya yang berjuang untuk meninggalkan rekam jejak mereka.

Industri anda tidak harus mendikte karakter merek anda.

Rancang karakter merek anda dengan cara yang paling sesuai dengan anda dan anda akan menarik klien yang anda sukai. (Anda juga akan menjauhkan diri dari orang yang karakternya tidak sesuai dengan anda. Jadi ini adalah solusi menang-menang bagi anda dan sekitar anda.)

Langkah 3: Identifikasi Tiga Karakteristik yang Bermakna

Untuk latihan kedua, kembali ke lembar kerja anda dan tuliskan tiga karakteristik yang anda inginkan untuk dipadukan dengan merek anda.

Jangan menulis apa yang anda harapkan dalam profesi anda, atau karakteristik orang yang anda kagumi. Saya ingin anda membayangkan bagaimana anda menginginkan klien ideal anda untuk memahami merek anda dan menulis kata sifat tersebut di baris pertama setiap kolom dalam tabel yang tersedia. Di bawah setiap karakteristik, tulis bagaimana anda akan menampilkan masing-masing karakteristik itu melalui merek anda, seperti yang saya lakukan untuk merek Chris di contoh tadi. Bagaimana anda akan bekerja dengan klien ideal anda?

3. Tujuan

Setelah membahas tentang "apa dan bagaimana, saatnya untuk membahas mengapa. Jika menjawab "apa", terbayangkan bentuk merek anda. Jika menjawab "bagaimana", itu berarti cara mengenakannya dengan pakaian yang menarik dan bergaya. Jika menjawab "mengapa", berarti anda menanamkan di dalam hati untuk membuat merek anda benar-benar terwujud. Dengan mempertimbangkan hal-hal berikut:

  • Mengapa anda melakukan apa yang anda lakukan? Bukan hanya karena anda membutuhkan pekerjaan. Anda bisa saja memasukkan rak anggur di Walmart jika yang anda inginkan adalah gaji yang stabil.
  • Mengapa anda dalam hal ini? Mengapa Anda membuat pengkodean atau merancang atau membuat film atau memotret atau menggambar karya hidup anda? Bagaimana dengan hal itu membuat anda hidup?

Orang ingin tahu. Dan itu karena manusia terhubung dengan nilai yang mendasari tujuan yang lebih dalam. Jika anda tidak beresonansi dengan nilai atau tujuan masyarakat dalam hidup, maka mereka tidak akan bekerja dengan anda dalam sejuta tahun pun. Bahkan jika anda adalah satu-satunya orang di dunia yang bisa melakukan apa yang anda lakukan. Mereka akan lebih cepat meyakinkan diri mereka bahwa mereka tidak membutuhkan layanan anda daripada mengkhianati nilai mereka sendiri.

Seperti Howard Schultz, CEO Starbucks, telah mengatakan:

Jika orang percaya mereka berbagi nilai dengan perusahaan, mereka akan tetap setia terhadap merek tersebut.

Kesetiaan adalah apa yang anda inginkan. Kembalikan bisnis dari klien yang menyukai dan mempercayai anda, jadi anda tidak perlu berjuang dan khawatir setiap saat.

Di Chocolate & Caviar, sebuah studio kolaboratif yang telah saya bantu dirikan dengan desainer grafis dan web Stella Demetriou, seni tingkat tinggi dan fungsionalitas menjadi hal terpenting dari pekerjaan kami sejak awal.

Tujuan di balik merek selalu menciptakan karya seni yang membantu perusahaan mencapai tujuan dan hasil praktis. Kita percaya bahwa seni dan bisnis (otak kiri dan kanan masyarakat pada umumnya) harus saling mendukung dalam menciptakan dunia yang lebih baik  dan keduanya tidak bertentangan satu sama lain.

Sebuah merek adalah ekspresi dari tujuan yang lebih dalam dan diyakini oleh pendirinya.

Tujuan merek anda seharusnya tidak menjadi renungan. Tapi seharusnya telah datang dari awal penciptaan merek anda untuk memberi alur hidup dan arahan atas semua yang anda lakukan. Jika anda dengan bangga menampilkan tujuan anda melalui semua unsur merek anda, klien anda akan setia pada anda layaknya kesetiaan lebah pada anggur manis.

Langkah 1: Identifikasi Nilai Merek Anda

Untuk latihan ketiga, tuliskan di dalam kotak yang diberikan, nilai yang paling mewakili merek anda.

Nilai merek bisa berupa kata-kata seperti kepercayaan, loyalitas, kualitas, kecepatan, kreativitas, keamanan, lingkungan, pemberian, artistik, filantropi dll. Tuliskan beberapa kata yang bermakna bagi anda, kemudian lengkapi pernyataan tujuan merek seperti yang telah saya lakukan di atas :

"Tujuan saya dalam menyediakan layanan saya adalah untuk __________________________ karena saya percaya bahwa ________________________________."

Anda juga tidak harus terpaku pada contoh itu. Jika anda ingin mengutarakan tujuan anda secara berbeda, silakan saja berkreasi dengannya. Lakukan apa yang anda inginkan.

Buatlah Sebuah Merek dengan Nilai

Merek yang benar bukan tentang label harga. Tapi tentang menciptakan nilai di dunia.

Jika makan malam saat anda diundang adalah momen spesial dan tuan rumahnya adalah seseorang yang penting bagi anda, anda tidak akan pernah berani muncul dengan cuka kotak yang menyamar sebagai anggur di bawah lengan anda. Di samping untuk menghormati diri sendiri, itu juga untuk menghormati tuan rumah anda.

Jadi, jangan berikan klien anda anggur kotak yang terlihat seperti semua anggur non-merek lainnya di rak.

Selalu berikan anggur dengan cita rasa yang kita nikmati, yang memikat kita, dan kualitas yang bisa kita percaya untuk memenangkan hati kita (dan uang ekstra kita).

Jika prospeknya dapat melihat proposisi, karakter, dan janji anda melalui merek anda sejelas mereka dapat membaca label pada botol anggur favorit mereka, maka mereka akan cenderung menjadi penggemar setia merek anda. Penggemar memilih anda setiap saat diantara harga termurah sekalipun karena mereka mengerti nilai anda dan nilai itulah yang laku.

Apa yang tiga unsur branding anda katakan tentang nilai merek anda?

Beritahu kami tentang proposisi, karakter, dan janji anda di komentar dan mari mulai membangun merek anda hari ini!

Sumber

Sumber Grafik: ikon Money Bag yang dirancang oleh Mister Pixel dari Proyek Noun.

Advertisement
Did you find this post useful?
Want a weekly email summary?
Subscribe below and we’ll send you a weekly email summary of all new Business tutorials. Never miss out on learning about the next big thing.
Advertisement
Scroll to top
Start your 7-day free trial*
Start free trial
*All Individual plans include a 7-day free trial for new customers; then chosen plan price applies. Cancel any time.