Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Google Sheets
Business

Bagaimana Melacak Data Saham Dalam Google Sheets - Dengan Function GOOGLEFINANCE

by
Difficulty:IntermediateLength:MediumLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Google Drive bukan hanya tempat untuk menyimpan file; namun, itu adalah paket produktifitas berbasis web. Tutorial ini akan berfokus pada penggunaan Google Sheets, aplikasi spreadsheet berbasis web miliki Google, untuk berkerja dengan data saham.

Saham mewakili bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Saham dipedagangkan pada sebuah bursa seperti New York Stock Exchange (NYSE), NASDAQ, London Stock Exchange (LSE), dan banyak lagi. Kamu dapat membeli dan menjual saham melalui pialang.

Stock Tracking with Google Finance
Google Finance adalah tool pelacak saham.

Google juga menawarkan Google Finance sebagai cara untuk melihat data saham, termasuk diagram untuk melihat kinerja perusahaan sepanjang waktu. Bagian terbaiknya adalah Google menawarkan sebuah cara yang mudah untuk menarik data dari layanan Google Finance ke dalam Sheets.

Di dalam tutorial ini, kamu akan mempelajari bagaimana menggunakan function GOOGLEFINANCE dalam Google Sheets untuk membawa data dari Google Finance dan memasukkannya ke dalam spreadsheet.

Untuk memulai dengan tutorial ini, pastikan bahwa kamu memiliki sebuah akun Google, dan pergi ke Google Drive. Buat sebuah Sheet baru, dan teruskan membaca untuk mempelajari lebih lanjut.

Mengapa Melacak Data Saham?

Bagi kebanyakan, melacak data saham adalah sebuah hobi. Harga saham secara luas dianggap sebagai indikator bagaimana sebuah perusahaan berkinerja. Jika kamu tertarik dalam kesuksesan sebuah perusahaan, kamu mungkin memperhatikan harga saham mereka untuk mendorong kinerja.

Bagi yang lainnya, berinvestasi dalam saham adalah sebuah cara untuk pensiun. Kebanyakan orang membeli saham, surat hutang dan reksadana yang mengharapkannya meningkat nilainya sepanjang waktu dan mendanai tahun-tahun mereka tidak berkerja.

Google Finance to Sheets
Screenshot bagian atas menunjukkan harga saham untuk sebuah saham di Google Finance, sementara bagian bawah menunjukkan formula dalam Google Sheets yang secara otomatis mengimpor harganya ke dalam spreadsheet.

Yang paling penting: harga saham selalu berubah. Jika kamu ingin memonitor harga saham, kamu memerlukan sebuah cara mudah untuk memastikan datamu terkini.

Tidak peduli mengapa kamu melacak data saham, koneksi Google Sheets ke Google Finance adalah cara termudah yang saya temukan untuk mendapatkan data saham ke dalam spreadsheet. Mari pelajari caranya.

Bagaimana Melacak Saham Dengan Function GOOGLEFINANCE (Tutorial Video Singkat)

Periksa screenshot di bawah untuk mempelajari bagaimana membangun spreadsheet pelacak saham dinamis dalam Google Sheets.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang function GOOGLEFINANCE, periksa panduan tahap demi tahap saya di bawah.

Mendapatkan Data Saham

Hal pertama yang saya suka lakukan ketika mempersiapkan spreadsheet analisis saham adalah memilih perusahaan yang akan saya lihat. Kamu akan perlu mengidentifikasi simbol saham, yang berupa beberapa huruf yang mengidentifikasi perusahaan dalam bursa saham. Sebagai contoh, simbol saham Apple adalah AAPL, sementara simbol Microsoft adalah MSFT.

Stock Symbol Lookup
Perusahaan yang menjual berdagang dalam bursa saham memiliki simbol saham, yang merupakan singkatan dari nama perusahaan mereka, spreadsheet AMZN untuk Amazon.

Kamu biasanya menemukan simbol saham perusahaan dengan pencarian cepat, atau kamu dapat menggunakan tool seperti Yahoo Finance lookup untuk menemukan simbol saham untuk perusahaan pilihanmu.

Ketika saya membandingkan perusahaan, saya akan menangkap daftar simbol saham di dalam Google Sheet dalam sebuah kolom:

List of Stock Symbols
Mulai dengan membuat daftar catatan simbol saham dalam sebuah kolom pada Sheet.

Di dalam Google Sheets, kita dapat menggunakan function =GOOGLEFINANCE untuk mengimport data saham. Untuk memulai, klik dalam sebuah cell dan mulai mengetikkan function.

Tidak perlu mengetikkan nama lengkap perusahaan untuk  tiap simbol saham. Mari tuliskan function =GOOGLEFINANCE pertama kita untuk melihat simbol saham dan memasukkan nama perusahaan. Berikut formula yang akan kita gunakan:

=GOOGLEFINANCE(stock symbol,"name")

Di dalam contoh di bawah, saya menggunakan formula pada cell A2 untuk mencocokkan "Volkswagen AG" dengan simbol saham VLKAY. Kemudian, cukup tarik formula ke bawah untuk menarik nama perusahaan tiap simbol saham.

Sekarang setelah kita menangkap simbol saham dan perusahaan yang sedang kita pantau, mari dapatkan beberapa data finansial tentang mereka.

Harga Saham Terkini

Untuk mendapatkan harga saham, gunakan formula GOOGLEFINANCE sebagai berikut:

=GOOGLEFINANCE(stock symbol,"price")

Kamu dapat mengetikkan simbol saham di dalam tanda kurung, atau memberikan formula sebuah cell dengan simbol saham untuk menarik harganya. Di dalam screenshot di bawah, kamu akan melihat bagaimana saya menggunakan formula dan menariknya ke bawah untuk mendapatkan harga saham tiap perusahaan.

Google Finance Stock Price

Harga yang ditarik Google Sheets adalah harga stok terkini, dan akan memuat ulang ketika spreadsheet dibuka.

Harga Saham Dari Tanggal Tertentu

Bagaimana jika kamu ingin mengunci harga saham untuk hari tertentu, atau mencari berapa nilai sebuah saham di masa lampau? Kita dapat melakukan itu dalam spreadsheet kita.

Mari gunakan formula ini untuk mendapatkan harga pada penutupan saham Amazon tanggal 1 Februari:

=GOOGLEFINANCE("AMZN","price",date(2017,2,7))

Stock Price at Date
Formula tidak hanya mendapatkan harga saham pada penutup, namun juga tanggalnya.

Perhatikan bahwa formula ini membuat sebuah grid dengan beberapa data ekstra, termasuk sebuah header "Date" dan "Close", juga tanggal dan harga penutupan.

Jika kamu hanya ingin harga pada penutupan, kita akan perlu membungkus formula kita dalam sebuah INDEX dan menarik hanya kotak kanan bawah (harga). Berikut formula yang dapat kamu gunakan:

=INDEX(GOOGLEFINANCE("AMZN","price",date(2017,2,7)),2,2)

Saya telah membungkus formula dengan INDEX, dan kemudian meletakkan ",2,2)" di bagian akhir formula untuk menarik hanya harga saham tanpa header.

Historic Stock Price
Bungkus formulamu dengan INDEX untuk secara khusus menarik hanya harga saham.

Sejarah Harga Untuk Sebuah Saham

Sebelumnya, saya menyebutkan bahwa harga saham mencerminkan kinerja perusahaan dan harapan mendatang. Melacak harga saham pada periode waktu tertentu adalah cara bagus untuk memahami bagaimana investor melihat sebuah perusahaan.

Berikut function yang dapat kamu gunakan untuk mendapatkan riwayat harga sebuah saham:

=GOOGLEFINANCE("F", "price", DATE(2017,1,1), DATE(2017,2,11), "DAILY")

Mari kita pecah formula tersebut:

  • Formula membuka dengan =GOOGLEFINANCE standar.
  • F di dalam tanda kutip memberi tahu function untuk mendapatkan data Ford, saham pilihan kita.
  • Berikutnya, kita memberikan function atribut "price" untuk menentukan bahwa kita menginginkan harga pada periode waktu tertentu.
  • Kemudian, kita akan menentukan tanggal awal dan akhir.
  • Terakhir, saya menempatkan "DAILY" dalam tanda kutip untuk memberitahu Sheets bahwa kita ingin mendapatkan hasil saham harian.

Di dalam screenshot di bawah, kamu akan melihat bahwa hasilnya berupa output pada baris spreadsheet.

Price History of Stock
Formula yang dimasukkan di atas membaca daftar harga saham harian sepanjang waktu.

Sekarang, kamu memiliki sebuah daftar harga saham pada periode waktu. Kamu dapat benar memasukkan panjang waktu berapa pun, dan Sheets akan secara otomatis mengambil data dari Google Finance. Dari sana, mudah untuk mengubah data ke dalam diagram secara langsung di dalam spreadsheetmu.

Stock history to chart

Kita mendapatkan pegangan harga saham yang bagus sekarang. Mari kita lihat beberapa data finansial ampuh lainnya yang dapat kita ambil di dalam Sheets.

Rasio Price-Earnings (P/E)

Rasio price-earnings, atau rasio P/E adalah metode umum untuk menilai perusahaan. Itu membagi harga saham perusahaan dengan penghasilannya. Sebuah prinsip yang umumnya diterima untuk menilai saham adalah bahwa rasio P/E yang tinggi untuk sebuah saham menandakan pertumbuhan mendatang.

Untuk mendapatkan rasio P/E sebuah saham dari Google Finance, gunakan formula berikut:

=GOOGLEFINANCE(stock symbol,"pe")

Di dalam contoh di bawah, saya akan mendapatkan rasio P/E untuk sebuah saham menggunakan cell reference, dengan contoh formula berupa:

=GOOGLEFINANCE(A3,"pe")

PE ratio typed

Kemudian, saya cukup menyeret formula ke bawah untuk menemukan rasio semua saham yang saya pilih.

PE Ratio for list of stocks

Bagaimana kamu membaca angka rasio P/E? Kamu harus mensurvei perusahaan serupa untuk membuatnya lebih bermakna. Untuk saham dalam industri yang pertumbuhannya lebih tinggi seperti teknologi (pikirkan Google atau Facebook) akan memiliki rasio P/E yang lebih tinggi daripada perusahaan utilitas, sebagai contoh.

Jika kamu tertarik dalam bagaimana rasio P/E dihitung, periksa definisi ini dari Investopedia.

Nilai Rendah dan Tinggi 52 Minggu Terakhir

Beberapa saham bergerak secara lebar sepanjang tahun. Itu membantu untuk memperhatikan bagaimana mereka berfluktuasi.

Untuk mendapatkan harga tertinggi yang dicapai sebuah saham dalam 52 minggu terakhir, gunakan formula berikut:

=GOOGLEFINANCE(stock symbol,"high52")

Kamu juga bisa mendapatkan harga terendah saham yang ditutup dalam 52 minggu terakhir:

=GOOGLEFINANCE(stock symbol,"low52")

Di dalam screenshot di bawah, kamu dapat melihat bagaimana saya menerapkan formula ini pada sebuah daftar saham:

Saya secara berkala memperhatikan dimana sebuah saham diperdagangkan terkait nilai tinggi dan rendahnya. Jika saya mencari untuk mengambil keuntungan dan menjual sebuah saham, saya mencoba memastikan itu tidak pada titik terendah.

Formula-formula ini hanya beberapa atribut yang tersedia yang dapat ditarik oleh Google Sheets dari Google Finance. Dengan menggunakan kombinasi faktor-faktor ini dapat membantumu memonitor rasio finansial utama dan meriset perusahaan—apakah untuk kesenangan atau profit.

Rekap dan Terus Belajar

Di dalam tutorial ini, kamu menggunakan Google Sheets untuk mempersiapkan sebuah spreadsheet pelacak saham. Apakah kamu melakukan pendekatan ini sebagai hobi, latihan pembelajaran, atau sumber potensi penghasilan, Sheets memiliki integrasi yang mudah dengan Google Finance untuk mengikuti saham pilihanmu.

Apakah kamu seorang pemilih saham? Apakah kamu menggunakan Google Sheets atau tool lainnya untuk melacak datamu? Silahkan beritahu saya dalam komentar.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.