Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Business Plans
Business

Bagaimana Menggunakan Seleksi Focus Area Dalam Adobe Photoshop

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

German (Deutsch) translation by Andreas Geibert (you can also view the original English article)

Dalam bulan Juni 2014, Adobe merilis update terbesarnya pada Photoshop sejak bermigrasi ke model langganan Creative Cloud. Di tengah-tengah kumpulan fitur dan update baru adalah fitur seleksi baru yang sangat menarik; Seleksi Focus Area. Tujuan fitur ini adalah mengijinkan seleksi otomatis elemen dalam sebuah gambar yang berada dalam fokus. Ini adalah metode unik dalam membuat sebuah seleksi karena tool seleksi lainnya bergantung pada kontras, deteksi tepi dan informasi warna. Fitur ini mencari pixel yang berada dalam fokus. Ide ini membuka kemungkinan seleksi yang baru yang mungkin sulit dilakukan sebelumnya. Mari kita lihat contohnya.

1. Buka Sebuah Gambar

Ambil sebuah gambar, diutamakan yang memiliki Depth of Field pendek sehingga ada perbedaan yang jelas antara elemen dalam fokus dan elemen di luar fokus. Kamu dapat mendownload gambar kami untuk mengikuti, atau gunakan punyamu sendiri.

2. Pertimbangkan Pilihan Seleksi

Komposisi gambar ini akan membuatnya sulit untuk mendapatkan seleksi yang tajam di sekitar kelompok bunga tengah dengan tool otomatis lainnya. Quick Selection Tool akan mengikuti tepi background, dan tidak ada cukup perbedaan dalam hue untuk tool Color Range untuk berkerja secara efektif. Magnetic Lasso tool mungkin menjadi pilihan, dan Pen Tool juga dapat diandalkan, namun keduanya memerlukan perlakuan manual secara hati-hati dan dapat memakan banyak waktu.

3. Seleksi Area Fokus Baru

Langkah 1

Sebagai gantinya kita akan menggunakan fitur CC 2014 yang baru, seleksi Focus Area. Pergi ke Select > Focus Area.

Langkah 2

Photoshop meluncurkan kotak dialog Focus Area dan menerapkan pengaturan Auto untuk In-Focus Range dan Image Noise Level. Gambar juga menunjukkan hasil seleksi tersebut.

Langkah 4

Pengaturan Auto cukup bagus, namun tidak sempurna. Sesuaikan slider In-Focus Range untuk mendapatkan tepi yang lebih baik dan membersihkan beberapa area seleksi yang tidak sesuai. Kita menggunakan pengaturan 2.05.

Langkah 5

Icon brush kecil pada sisi kiri mengijinkan penghalusan lebih lanjut pada tepi seleksi. Gunakan Focus Area Add Tool (E) ini untuk menyapukan pada area yang seharusnya dicantumkan di dalam seleksi, seperti cabang sepanjang kanan bawah. Kemudian gunakan Focus Area Subtract Tool (E) untuk menghilangkan area seleksi liar dan lubang kecil di dalam kelompok bunga yang tembus pada background. Ingat, dengan menekan tombol Bracket kiri ([) dan kanan (]) akan menyesuaikan ukuran ujung tool.

Langkah 6

Tekan tombol Refine Edge untuk menutup kotak Focus Area dan melanjutkan ke pengaturan Refine Edge. Gunakan sesuai di bawah ini untuk menyesuaikan detail tepi seleksi yang lebih kecil. Kita mencentang pilihan Smart Radius dan mengatur radius ke 2.3 px. Kemudian kita mengatur Smooth ke 6 dan Feather ke 0.5

Langkah 7

Tekan tombol OK dan Photoshop mengembalikan ke area kerja reguler dengan seleksi yang rapat dan cantik di sekitar bunga yang berada dalam fokus!

4. Edit Gambar Lainnya

Pada titik ini, fungsionalitas fitur seleksi baru ini selesai dan kamu didorong untuk melanjutkan dengan seleksi ini yang kamu rasa cocok. Kita akan secara cepat melalui tahapan untuk menghasilkan gambar akhir.

Langkah 1

Buat salinan layer Background dengan pergi ke Layer > Duplicate Layer. Kemudian gunakan seleksi sebagai layer mask pada layer baru dengan menekan icon Add Layer Mask pada bagian bawah panel Layers.

Langkah 2

Tambahkan Adjustment layer Hue/Saturation langsung pada layer Background. Turunkan Saturation ke -48 dan naikkan Lightness ke 15. Ini akan menghasilkan area background yang lebih cerah dan lebih kusam yang akan menekankan area bunga lebih jauh.

Langkah 3

Pilih layer Background copy dan pergi ke Filter > Camera Raw Filter. Atur slider Clarity ke +30 dan Vibrance ke +27.

Semudah Itu!

Dan sekarang kamu telah selesai! Lihat betapa mudahnya untuk menghasilkan sebuah seleksi yang rapat dan berguna di sekitar area focal sebuah gambar. Diakui, fitur ini memiliki beberapa penerapan yang sangat spesifik, namun itu merupakan tambahan yang bagus untuk pilihan seleksi yang lebih sempurna.

Desaturasi background adalah pilihan yang cukup kuat ketika memodifikasi foto, jadi selalu lakukan pendekatan ini dengan  hati-hati. Ini hanya digunakan untuk menunjukkan fitur baru yang mengagumkan ini!

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.