Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Brainstorming
Business

Starbursting: Bagaimana Menggunakan Pertanyaan-Pertanyaan Curah Pendapat untuk Mengevaluasi Berbagai Ide

by
Difficulty:BeginnerLength:MediumLanguages:
This post is part of a series called The Ultimate Guide to Better Brainstorming Techniques.
How to Use Brainwriting for Rapid Idea Generation
Brain-Netting: How to Brainstorm Online Better in a Distributed Team

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Jika Anda adalah seorang wirausahawan (atau bekerja untuk seorang wirausahawan), kemungkinan Anda pernah mengatakan atau mendengar hal seperti ini lebih dari sekali:

"Mari menciptakan produk baru yang akan melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan oleh produk yang lama!"

Hampir secara langsung, tim Anda akan masuk ke mode curah pendapat ide. Sally berpikir bahwa produknya harus kuning, Ralph menyukai ide widget Bluetooth, dan Alex tidak bisa menunggu untuk mendesain kemasan yang ramah lingkungan.

Sebelum melompat masuk ke curah pendapat, desain, dan produksi, ada baiknya menanyakan sejumlah pertanyaan untuk memperjelas visi di balik solusi baru tersebut. Lagipula – sesuatu yang dibangun berdasarkan apa yang paling disukai tim produksi kemungkinan tidak akan sesuai dengan kebutuhan, ketertarikan, atau selera audiens yang lebih besar atau basis pelanggan. Juga kelihatannya tidak sesuai dengan kekuatan anggaran.

Mudah saja mengabaikan pertanyaan, "Bukankah kita harus melakukan diskusi kelompok terfokus untuk mengembangkan fitur lainnya?" "Apakah kita akan mendapat bonus dengan mendesain ini, karena ini tidak ada dalam daftar sasaran kita tahun ini?" "Bukankah kompetitor kita mengembangkan perangkat yang serupa tahun lalu, yang jatuh lalu terbakar?"

Tetapi pertanyaan yang acak akan menghasilkan jawaban yang acak. "Mungkin", "Tidak" atau "Ya, tetapi ini berbed dari desain produk kita yang terakhir karena..."

Hasilnya adalah tumpukan informasi yang kacau yang kemungkinan tidak akan memberikan informasi pada pengambilan keputusan atau membantu mengklarifikasi visi, tujuan, atau proses proyek.

Dan di sinilah "starbursting" masuk.

Apa itu Starbursting?

Starbursting adalah perubahan pada curah pendapat yang akan mendorong para anggota tim untuk mulai mencurahkan pemikiran kreatifnya untuk dengan melontarkan pertanyaan daripada memberikan jawaban-jawaban instan.

Ini berguna ketika Anda berpikir bahwa tiap ide produk baru, layanan yang Anda pertimbangkan, atau satu set fitur yang tim Anda ingin mengejarnya. Ini bisa berlaku di sejumlah situasu curah pendapat konseptual.

Starbursting adalah proses yang sederhana. Tidak mengejutkkan bahwa konsep ini dimulai dengan sebuah bintang dan selanjutnya berkembang dari sana. Di tengah bintang adalah produk, layanan, atau konsep yang akan didiskusikan. Tiap bagian dari enam titik bintangnya dilabeli dengan pertanyaan dasar: siapa, apa, di mana, mengapa, kapan, dan bagaimana.

Suatu pertemuan starbursting ditujukan untuk menghasilkan tidak hanya satu pertanyaan dari tiap titik bintang, tetapi banyak pertanyaan yang berbeda. Begitu pertanyaannya dihasilkan (seringkali 50 pertanyaan atau lebih), kelompok tersebut akan diatur untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut. Di akhir rapat, kelompok telah menjawab pertanyaan-pertanyaan kunci dan menata panggung untuk rencana dan implementasi yang rasional dan terfokus.

Lembar Kerja Starbursting

Unduh lembar kerja starbursting gratis untuk dikerjakan dengan contoh di bawah ini dan digunakan dalam sesi curah pendpat. Lalu baca untuk mempelajari bagaimana mengimplementasikan sesi starbursting untuk curah pendapat dalam grup.

Starbursting Worksheet
Lembar kerja Starbursting.

Contoh Sesi Starbursting: Fokus Pada Aplikasi Baru yang Potensial

Sangat sering sesi starbursting berfokus pada detail-detail mendasar suatu proyek yang diusulkan. Lalu, pertanyaan pertama yang dilontarkan cenderung lumayan terang-terangan. Misalnya, bayangkan suatu bisnis mendiskusikan pengembangan sebuah aplikasi baru. Starbursting mungkin menghasilkan banyak tipe petanyaan seperti ini:

  • Siapa pasar yang disasar oleh aplikasi ini?
  • Apa fitur-fitur yang diharapkan dari aplikasi ini?
  • Di mana kita akan memproduksi aplikasinya?
  • Kapan kita ingin aplikasinya masuk pasaran?
  • Mengapa sekarang adalah waktu yang tepat khususnya untuk aplikasi baru ini?
  • Bagaimana kita akan menstrukturisasi proses desain dan produksi untuk memenuhi sasaran-sasaran kita?

Tetapi starbursting tidak berhenti pada pertanyaan--pertanyaan dasar. Partisipan selanjutnya diminta untuk melakukan curah pendapat berbagai pertanyaan yang terkait dengan kata kunci.

  • Siapa yang akan menyediakan dukungan teknis bagi aplikasinya begitu diproduksi?
  • Berapa batas keuntungan kita?
  • Di mana kita akan mengiklankan aplikasinya?
  • Kapan kita akan mulai proses desain aplikasinya?
  • Mengapa semua orang menginginkan aplikasi ini?
  • Bagaimana kita akan melakukan riset untuk memastikan jika ada pasar untuk aplikasi ini?

Starbursting juga bisa digunakan untuk mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan, arahan filosofis, atau ide. Letakkan saja konsep yang ingin dieksplorasi di tengah bintang, dan fasilitasi diskusi tim. Sebagai contoh, jika Anda meletakkan kata "mobile first" di tengah bintang Anda mungkin menghasilkan pertanyaan seperti:

  • Siapa pelanggan dengan tipe mobile-first?
  • Apa yang dicari pelanggan selular (mobile) ketika mereka melakukan pencaria online?
  • Di mana para pelanggan seluler berada ketika mereka melakukan pencarian di ponsel cerdas mereka?
  • Kapan kita mulai mendesain dengan filosofi mobile-first?
  • Mengapa filosofi mobile-first akan menguntungkan?
  • Bagaimana kita akan menarik pelanggan ke suatu platform selular?

Sebagaimana Anda lihat, pertanyaan-pertanyaan tersebut tidak terkait dengan menghasilkan suatu produk atau layanan. Melainkan terkait dengan pertanyaan yang lebih umum tentang apakah dan mengapa filosofi mobile-first mungkin lebih sesuai untuk perusahaan tertentu.

Kelebihan dan Kekurangan Starbursting

Starbursting adalah teknik yang hebat untuk mengeksplorasi produk, layanan, atau ide yang tengah diusulkan. Starbursting memudahkan untuk menghasilkan pertanyaan terfokus yang harus dijawab - dan seringkali menghadirkan berbagai pertanyaan yang tidak akan diajukan dalam sesi curah pendapat biasa. Selain itu, starbursting bisa membantu para anggota tim untuk mulai memikirkan pertanyaa yang mungkin tidak akan diajukan.

Di lain sisi, starbursting tidak dimaksudkan sebagai sarana perencanaan. Itu berarti bahwa meskipun semua pertanyaan telah dijawab, rapat Anda belum akan menghasilkan lini masa, struktur manajemen, dan sasaran-sasaran proyek. Anda harus melakukan tindak lanjut dengan sesi perencanaan berbasis jawaban yang Anda hasilkan sebelum melangkah dengan suatu solusi.

Bagaimana Melakukan Starburst

Untuk memfasilitasi suatu pertemuan starbursting, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Gambar atau cetak suatu bintang besar dengan enam titik. Letakkan pada papan tulis atau kertas grafik besar. Atau gunakan lembar kerja starbursting gratis untuk didistribusikan kepada para partisipan Anda.
  2. Di tengah bintang tersebut, tulis nama produk, layanan, atau konsep yang Anda ingin mengeksplorasinya.
  3. Tulis satu kata tanya di tiap titik ujung bintang: siapa, apa, di mana, kapan, mengapa, dan bagaimana.
  4. Lakukan curah pendapat dan tulis pertanyaann-pertanyaan yang dimulai dengan kata tanya pada tiap ujung bintang. Jangan mencoba untuk menjawabnya terlebih dahulu.
  5. Lanjutkan untuk curah pendapat pertanyaan-pertanyaan sampai Anda punya setidaknya tiga pertanyaan di tiap ujung bintang.
  6. Begitu Anda selesai menjawab pertanyaan untuk didiskusikan, mulailah secara sistematis menjawab pertanyaan-pertanyaannya. tuliskan versi pendek tiap jawaban di sebelah pertanyaannya.
Example starbursting session
Contoh sesi starbursting - dengan curah pendapat atas pertanyaan yang dimulai.

Mengelola Pertanyaan

Karena starbursting adalah proses dengan pertanyaan terbuka, mungkin agak sulit untuk menjaga agar anggota tim tetap terfokus. Tiap pertanyaan bisa dengan mudah mengarah ke jalan berliku yang panjang tanpa difasilitasi dengan tepat.

Sebagai contoh, mari kita kembali ke starburst "mari membuat aplikasi selular". Alex mungkin melihat ke titik "mengapa" di bintang dan bertanya "Mengapa kita tidak menyewa staf baru untuk membuat aplikasi ini daripada memberikan lebih banyak beban kerja pada staf pengembangan yang ada?"

Alex mungkin punya pendapat yang bagus dan dia dengan jelas menyampaikan pertanyaan menggunakan kata "mengapa". Sayangnya, jawaban terhadap pertanyaan tersebut kemungkinan akan membawa tim ke keputusan terkait SDM yang dalam dan bermasalah dan keuangan perusahaan—dan jauh dari topik yang didiskusikan.

Akan terserah pada fasilitator untuk memutuskan bagaimana menangani pertanyaan semacam itu, berusaha menanganinya hampir pasti akan membuat diskusi keluar jalur. Sedangkan mengabaikannya akan menimbulkan sikap non-kooperatif dalam prosesnya.

Fasilitator punya sedikit oposi untuk mengelola pertanyaan-pertanyaan yang keluar jalur (tapi signifikan). Dia mungkin membuat daftar terpisah berisi pertanyaan-pertanyaan non-relevan untuk ditanyakan di lain waktu.

Sebagai alternatif, dia bisa meminta anggota tim untuk menyatakan ulang pertanyaan dalam konteks topik yang sedang dibahas. Sehingga Alex mungkin akan mengubah redaksinya menjadi "Bagaimana staf kita bisa melakukan proyek baru ini tanpa harus kerja lembur?"

Mengelola Orang

Starbursting, seperti kebanyakan teknik curah pendapat, bisa menjadi suatu sarana bullying untuk individu tertentu yang suka menyuarakan pendapatnya sendiri. Untuk memastikan bahwa semua pendapat didengarkan—dan tidak ada pendapat yang sangat mendominasi—cobalah salah satu dari teknik-teknik berikut:

  • Gunakan alat pengatur waktu sehingga tak seorangpun bisa "bicara terlalu panjang" dalam rapat.
  • Panggil semua orang yang belum bicara, dan buat semua orang bicara dua kali.
  • Berkelilinglah ruangan begitu bintang tadi mulai dikerjakan, mintalah tiap orang untuk menulis pertanyaan terkait titik selanjutnya di bintang itu. Misalnya, Jean menanyakan pertanyaan "siapa", lalu Bob menanyakan "apa", dan sebagainya.
  • Alih-alih bertanya keras-keras, berikan waktu 10 menit bagi tiap peserta rapat untuk menuliskan satu pertanyaan untuk tiap titik bintang. Lalu kumpulkan dan tulis semua pertanyaannya.
  • Lakukan dua pertemuan terpisah - pertama untuk mengajukan pertanyaan dan kedua untuk menjawabnya.

Mengelola Waktu

Starbursting bisa memakan waktu sebanyak yang Anda alokasikan. Tantangannya adalah memastikan bahwa tiap pertanyaan disampaikan dan ditangani. Opsi-opsi untuk mengelola waktu di antaranya adalah:

  1. Membatasi waktu yang tersedia untuk tiap bagian proses (misalnya lima menit untuk curah pertanyaan tiap titik bintang, tiga menit untuk menangani tiap pertanyaan, dan seterusnya).
  2. Membatasi jumlah pertanyaan yang ditanyakan untuk tiap titik bintang.
  3. Menugaskan pembahasan pertanyaan pada enam kelompok kerja yang terpisah (kelompok A menjawab pertanyaan "mengapa" sedangkan kelompok B menjawab pertanyaan "bagaimana", dan sebagainya).
  4. Memasang diagram starbursting dan pertanyaan-pertanyaannya di ruang umum dan meminta tiap orang untuk menulis dan mengirimkan potensi jawaban pada catatan tempel dalam kurun waktu beberapa hari.

Beberapa Variasi Starbursting

Selain menggunakan starbursting untuk keputusan tentang inisiatif-inisiatif baru, sejumlah korporasi menggunakan proses ini untuk menganalisis arahan perusahaan. Menurut artikel di situs web 99U, Instagram menggunakan teknik yang serupa untuk mengidentifikasi isu-isu utama dalam fotografi selular.

Begitu selesai melakukan curah pendapat atas pertanyaan yang akan dipertimbangkan, mereka memilih tiga yang akan difokuskan. Setelah diskusi panjang, mereka mampu menunjuk dengan tepat tiga isu paling signifikan yang terkait dengan fotografi selular saat itu: "foto yang kurang semarak, waktu mengunggah yang panjang, dan kemampuan berbagi."

Berdasarkan temuan-temuan tersebut mereka mengembangkan satu set pernyataan korporasi yang bisa dilaksanakan. 99U memparafrasekannya sebagaimana berikut:

  1. Visi - Kami ingin semua foto pengguna kami diunggah ke aplikasi kami dengan lancar, kelihatan sangat indah, yang mereka semua bisa mengomentari dan membagikannya tanpa gangguan apapun.
  2. Pernyataan Isu - Hari ini, sangat banyak aplikasi yang menangkap foto yang jelek sehingga melewatkan visi seorang fotografer. Butuh waktu yang panjang untuk mengungga atau mengirim foto-foto ini melalui pesan teks, menjadikannya sulit untuk dibagikan dengan teman dan keluarga.
  3. Metode - Kami akan menyingkapkan kebutuhan akhir para pengguna kami dengan proses desain kami yang berpusat pada manusia. Metodologi yang ramping akan membantu kami secara konstan meningkatkan produk kami.

Akhir cerita ini tentu saja sudah diketahui oleh umum bahwa Instagram mampu mengembangkan salah satu aplikasi dan situs berbagi fotografi paling terkemuka di dunia, mendemonstrasikan seberapa kuat proses pendalaman pertanyaan.

Ingat Hal-Hal Kunci Berikut

Starbursting adalah sarana yang bermanfaat untuk mengekplorasi ide, produk potensial, dan arah bisnis yang baru. Melalui starbursting, para anggota tim menghasilkan pertanyaan-pertanyaan untuk dipertimbangkan - dan menangani masalah-masalah yang mungkin muncul.

Sebagai kesimpulan:

  1. Starbursting adalah satu cara untuk curah pendapat yang berfokus pada pertanyaan-pertanyaan sebelum jawaban.
  2. Sesi ini dilakukan dengan menggunakan bintang enam titik; tiap titik dilabeli satu kata tanya (siapa, apa, di mana, mengapa, kapan, dan bagaimana).
  3. Para partisipan mengajukan berbagai pertanyaan yang dimulai dengan tiap kata tanya tersebut.
  4. Sekian pertanyaan diajukan untuk tiap kata tanya.
  5. Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh grup.
  6. Starbursting lebih kompleks dari kelihatannya, dan harus dikelola oleh seorang fasilitator.
  7. Ini adalah cara yang bagus untuk menghasilkan dan mempertimbangkan ide-ide, tetapi bukan solusi untuk menghasilkan rencana aksi.

Anda telah menjawab pertanyaan "apa itu starbursting?", mempelajari bagaimana mengimplementasikan proses ini untuk curah pendapat berbagai pertanyaan, dan bagaimana menghasilkan ide-ide baru sebagai suatu tim. Sekarang, melangkahlah dan ambil lembar kerja gratis starbursting dan gunakan dalam sesi curah pendapat Anda selanjutnya.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.