Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Interviews
Business

Bagaimana Mempersiapkan Jawaban Terbaik Untuk Tiap Pertanyaan Wawancara

by
Length:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Melatih jawaban terhadap pertanyaan potensial adalah langkah penting terhadap lamaran pekerjaan apa saja. Anda juga harus memiliki elevator pitch, termasuk juga beberapa kisah yang berkesan tentang karir Anda.

Berikut adalah kumpulan pertanyaan yang umum, terkait perilaku, dan rumit yang mungkin muncul dalam wawancara. Saya juga bertanya pada sejumlah perekrut dan pakar karir tentang tips-tips internal tentang bagaimana mereka menginginkan Anda menjawab pertanyaannya. Dengan cara ini, Anda akan siap menyampaikan jawaban-jawaban terbaik terhadap berbagai pertanyaan wawancara.

Prepare Best Answers to Interview Questions
Menjawab pertanyaan-pertanyaan wawancara (grafis)

5 Pertanyaan Umum Wawancara Kerja

Pertama Anda harus mempersiapkan aksi pemanasan, yang mencakup pertanyaan yang diajukan perekrut kepada para kandidat di semua level di industri-industri yang berbeda. Baik apakah Anda lulusan baru atau profesional yang bergerak ke industri yang berbeda, Anda harus tahu cara menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut.

1. Berapa Gaji yang Anda Cari?

HIndari menyebutkan angka selama mungkin sebisa Anda.

"Belokkan pertanyaannya dan katakan bahwa gaji bukanlah fokus utama Anda. Katakan pada mereka bahwa Anda lebih mementingkan pengamanan posisi dengan perusahaan yang tepat," saran Laurie Berenson, Certified Master Resume Writer.

Ekspektasikan perekrut menekan balik. Mereka ingin tahu apakah Anda masih di dalam batas anggaran mereka sedini mungkin. Untuk hal itu, berikan pada mereka kisaran gaji. Cara yang terbaik untuk menghindari uang diletakkan di meja; dalam hal tawarannya lebih tinggi dari angka yang diberikan, dan pada saat yang sama menghindari untuk melebihi batas gaji mereka.

2. Apa yang Paling Anda Banggakan dari Resume Anda dan Mengapa?

Jawabannya tergantung pekerjaan dan bidang Anda saat ini. "Kami menanyakan ini karena membantu kami untuk memahami apa yang penting bagi Anda, jadi jangan membuang kesempatan untuk tampil cemerlang," kata Sarah Dabby, Head of Talent at ClickTime.

Jawaban terbaik untuk pertanyaan wawancara seperti ini menjelaskan mengapa proyek atau tugas tersebut penting, tantangan yang Anda selesaikan, dan bagaimana hal tersebut secara positif mempengaruhi perusahaan dan tim Anda.

3. Apa Kelemahan Terbesar Anda?

Pertanyaan ini sangat umum sehingga banyak pelamar yang sudah tahu cara menjawabnya. Mereka memberikan kelemahan 'palsu' seperti "saya perfeksionis," atau "saya gila kerja" tidak mengetahui bahwa perekrut bisa melihat kebohongan ini.

Bidik keaslian dibandingkan tampil mengesankan. Yang pasti sampaikan kelemahan yang asli. Pastikan saja bahwa ini bukanlah sesuatu yang akan merusak kesepakatan dan Anda bekerja untuk meningkatkan ini.

Career Coach Mashaal Ahmed menyediakan contoh jawaban:

"Satu bidang yang harus saya tingkatkan adalah keterampilan saya berbicara di depan umum. Saya sering merasa gugup berbicara di depan sejumlah besar orang. Saya bergabung dengan chapter Toastmasters untuk menjadi lebih baik dalam berfokus pada pesan yang saya sampaikan dibandingkan pada kegugupan saya. Sampai saat ini, saya berhasil menyampaikan lima pidato dan bahkan saya menargetkan untuk mengikuti suatu  kompetisi di akhir tahun."

4. Apa yang Anda Lakukan untuk Bersenang-Senang di Luar Kerja?

Tidak ada jawaban benar atau salah di sini. "Para manajer rekrutmen di banyak perusahaan percaya bahwa kandidat yang mampu untuk bersenang-senang di luar pekerjaan adalah indikator yang bagus akan antusiasme dan kepuasan," ujar Sam McIntire, Pendiri Deskbright.

Singkat cerita, inilah cara yang bagus untuk menyampaikan bahwa kandidat memiliki cara untuk berurusan dengan hal-hal yang mengakibatkan tertekan dalam pekerjaan.

5. Mengapa Anda Ingin Bekerja untuk Kami?

Jawaban Anda mengungkapkan tiga hal, menurut Weiting Liu, Pendiri dan CEO Codementor:

  1. Apa yang diketahui kandidat tentang perusahaan Anda.
  2. Sebaik apa kandidat melakukan riset tentang perusahaan dan industri Anda.
  3. Kerajinan dan etos kerja kandidat. Kandidat yang rajin dan proaktif meriset perusahaan target mereka karena tahu bahwa informasi yang didapatkan akan membantu lamarannya.

Pelajari bagaimana cara melakukan riset latar belakang pada perusahaan yang wawancara dengan Anda untuk mendapatkan tips-tips profesional tambahan sebagai kartu as dalam wawancara:

4 Pertanyaan Perilaku Dalam Wawancara

Pertanyaan perilaku menyingkap bagaimana Anda berempati dan terhubung dengan orang-orang di sekitar Anda.

"Tujuan perekrut adalah mengevaluasi kekuatan dan kecerdasan emosional Anda sebagai kandidat—sudahkah Anda mengelaborasi kebijaksanaan tersebut. Artinya, banyak yang bisa disimpulkan ketika mengajukan pertanyaan-pertanyaan tersebut," ujar pengacara James Goodnow di Fennemore Craig Law Firm.

Berikut adalah beberapa pertanyaan perilaku dalam wawancara.

1. Jika Anda Bisa Mengatakan Apa Saja Pada Supervisor Terakhir Anda Sekarang Tanpa Konsekuensi, Apa Yang Akan Anda Katakan?

Pertanyaan ini mengungkapkan kecerdasan emosional kandidat dalam dua hal, Goodnow menjelaskan:

  • Kemampuan Anda membuat ikatan yang kuat dengan rekan kerja dan atasan. Pertanyaan itu juga menunjukkan jika Anda tidak menyukai hubungan di masa lampau, atau berterimakasih atas bimbingan yang telah diterima.
  • Sebaik apa Anda berkomunikasi dan mengelola emosi Anda. Apakah jawaban Anda mencakup hal-hal negatif tak terungkapkan tentang keputusan atasan sebelumnya? Hal itu menunjukkan adanya ketakutan dalam mengekspresikan pendapat yang berbeda, atau ketakutan mengacaukan status quo, yang bisa membawa lebih banyak masalah di kemudian hari.

Menunjukkan pada perekrut bahwa Anda memiliki hubungan yang baik dengan atasan Anda sebelumnya. Hubungan yang tidak dikotori dengan ketakutan, pembangkangan langsung, atau sakit hati.

2. Pada Skala 1 Sampai 10, Dengan 10 Sebagai yang Tertinggi, Seberapa Kompetitif Anda?

Perhatikan bahwa pertanyaan ini tidak meminta Anda bercerita secara langsung. Itu sebagai pemikatnya saja.

"Perekrut mengizinkan Anda menjawab, lalu meminta Anda untuk membagikan satu atau dua cerita yang membuktikan sifat kompetitif Anda," Mike Smith menjelaskan, Sales Recruiter dan Pendiri SalesCoaching1.

Ini adalah cara yang hebat untuk menyaring orang yang tidak bisa melaksanakan kata-katanya sendiri.

3. Beritahu Saya Saat Anda Gagal

Kesalahan adalah bagian integral karir apa saja dan perekrut sangat mengetahui hal ini. Mereka ingin tahu sebaik apa Anda menangani kesalahan, dan seberapa mungkin Anda lari dan berteriak ketika ada masalah muncul.

Jonathan Burston dari Interview Expert Academy menyarankan bahwa jawaban terbaik terhadap pertanyaan-pertanyaan wawancara semacam ini terdiri dari lima hal:

  1. Kegagalan: Sebutkan proyek, tugas, atau tujuan yang tidak sesuai rencana.
  2. Apa yang Terjadi: Pilih satu kegagalan lalu jelaskan apa yang Anda coba capai serta apa yang selanjutnya terjadi.
  3. Mengapa: Sebutkan alasan-alasan yang memungkinkan kegagalan Anda.
  4. Ulasan: Baca alasan-alasan yang Anda sebutkan. Apakah Anda menjelaskan apa yang terjadi dan apakah Anda akhirnya menyalahkan orang lain? Jika ada orang lain yang layak dipersalahkan, katakan dengan baik-baik. Sebagai contoh, "Saya bekerja sebagai bagian dari suatu tim" lebih baik dibandingkan "Ini kesalahan Bob." Hindari menyalahkan orang sebisa mungkin. Itu akan menjadikan Anda terlihat seperti seorang perengek yang mencari alasan untuk segalanya.
  5. Pelajaran: Jelaskan apa yang Anda pelajari dan apa yang akan Anda lakukan lebih baik di kemudian hari.

Berikut adalah jawaban yang bagus dari Ahmed:

"Di awal karir saya, secara mendadak saya dipindahkan ke suatu peran yang mencakup penulisan kueri SQL karena adanya restrukturisasi perusahaan. Tetapi saya belum pernah bekerja dengan SQL sejak kuliah!

Saya harus menyusun analisis dengan menggunakan banyak kueri SQL. Saya mencoba untuk mempelajarinya kembali dengan mengunakan Google, tetapi saya bergerak lebih lambat dari ekspektasi. Tetapi saya tidak minta bantuan tim saya, saya terlalu gugup.

Akhirnya, penyelia saya bertanya apa yang terjadi sehingga saya memberitahukannya berbagai kekhawatiran saya. Dia merekomendasikan agar saya bekerja dengan anggota tim saya, supaya saya bisa mengejar dan belajar dengan cepat pada saat yang sama. Pada akhirnya, saya bekerjasama dengan tim untuk mengatur ulang kueri-kueri lama dan menuntaskan proyeknya dalam beberapa hari saja.

Hal itu mengajarkan saya pentingnya bertanya, dan membuat saya sadar bahwa saya tidak bisa melakukan segalanya sendiri. Lain kali, saya akan meminta bantuan sebelum ada proyek yang tertunda."

4. Beritahu Saya Tentang Waktu Ketika Anda Harus Membuat Pilihan Sulit

Perekrut ingin tahu apakah Anda bekerja dengan baik di bawah tekanan. Lagipula itu adalah klaim yang umum di banyak surat lamaran dan resume. Tunjukkan pada mereka bahwa Anda mampu membuat keputusan yang tepat dengan waktu dan sumberdaya terbatas.

Pilih suatu cerita dari karir Anda yang mendukung bahwa Anda memang sesuai dengan budaya perusahaan mereka. Tetapi jika itu tidak memungkinkan, ambil sesuatu dari kehidupan pribadi Anda—tetapi tidak ada yang terlalu pribadi.

Hindari menggambarkan diri Anda sebagai korban suatu tragedi yang hebat. Pertanyaan ini adalah peluang yang bagus untuk menunjukkan keahlian kepemimpinan Anda, jangan sia-siakan. Ambil cerita yang menunjukkan maksud Anda.

Format Jawaban:

  1. Plot: Apa yang membuat keputusannya sulit? Apakah ada pihak-pihak yang berkonflik, prioritas yang berbeda, atau risiko yang tercakup?
  2. Resolusi: Jelaskan bagaimana Anda mengambil keputusan. Sebutkan faktor-faktor yang Anda pertimbangkan, data yang dikumpulkan, dan siapa atau apa lagi yang terlibat dalam mengambil keputusan itu.
  3. Akhir: Bagaimana keputusan Anda berjalan. Apa keluarannya untuk Anda dan orang lain yang terlibat? Jangan lupa menampilkan manfaat yang terukur dan bisa dikuantifikasi bagi perusahaan.

6 Pertanyaan Menjebak Dalam Wawancara

"Pertanyaan aneh didesain untuk secara artifisial menekan kandidat untuk mengukur reaksi mereka," ujar Dirk Spencer, Penasihat Rekrutmen dan Penulis Resume Psychology. Pertanyaan tersebut menguji kemampuan penalaran dan komunikasi Anda dalam skenario yang mendadak dan mengejutkan.

Berikut adalah beberapa pertanyaan menjebak atau tidak biasa yang diajukan para perekrut:

1. Ceritakan Pada Saya Tentang Keluarga Anda. Apakah Anda Menyukai Mereka? Apakah Anda Menyukai Mereka?

Seringkali ini adalah pertanyaan terakhir yang kami ajukan dalam wawancara, karena ini lebih banyak mengungkapkan karakter kandidat daripada pertanyaan yang lainnya," kata Jean H. Paldan, Managing Director di Rare Form New Media.

"Seseorang mungkin punya keluarga dari neraka, tetapi jika dia membicarakan tentang mereka dengan penghormatan dan kebaikan, itu akan menunjukkan adanya loyalitas. Jika mereka merendahkan keluarga mereka, atau sungguh-sungguh kasar dalam membicarakannya, itu menunjukkan bahwa mereka mungkin juga bukan karyawan yang loyal. Dalam rekrutmen, Anda membutuhkan kandidat yang bisa melakukan pekerjaannya dengan baik tetapi juga cocok dengan keluarga tim," Paldan melanjutkan.

Hal ini datang dari pengalaman, karena Paldan mencatat bahwa pegawai sebelumnya yang tidak mendapatkan pertanyaan ini ternyata adalah rekan kerja yang sulit. "Saudaranya datang berkunjung, dan dia mencaci maki saudaranya itu selama dua jam di kantor," terangnya.

2. Apakah Anda Fans Kobe atau Lebron?

Tori Vaz, Account Executive Recruiter di Betts Recruiting, mengatakan bahwa suatu perusahaan rintisan bidang teknologi mengajukan pertanyaan itu pada seorang kandidat.

Pilihan Anda mengungkapkan bahwa Anda adalah pemain tim atau berfokus pada diri sendiri, tim satu orang. "Jika kandidat menjawab Kobe, mereka dianggap loyal pada satu perusahaan, orang yang membangun brand diri mereka dalam hubungannya dengan kerja mereka," kata Vaz.

Tetapi jika Anda memilih Lebron, Anda akan dipandang sebagai orang yang selalu mengejar tujuan besar berikutnya, pengambil risiko yang akan bertaruh hanya untuk mendapatkan skor. Mungkin ini hanya berlaku bagi para fans basket, atau setidaknya mereka yang cukup tahu untuk memberikan jawaban yang tepat.

3. Bagaimana Anda Akan Meyakinkan Orang untuk Mencoba Makanan Favorit Anda Jika Mereka Membenci Salah Satu Bahannya?

Pewawancara sedang menguji kemampuan Anda untuk membuat argumentasi yang meyakinkan dengan informasi yang ada. Hindari jawaban yang tidak bermutu dan tidak masuk akal seperti, "coba saja" atau "apakah kamu tidak penasaran?" atau yang lebih buruk, "ayolah, rasanya enak kok." Itu bukan cara yang bagus untuk menunjukkan keahlian menjual Anda.

Pertanyaan yang kreatif membutuhkan jawaban yang kreatif, jadi pikirkan sebelum melanjutkan omongan tentang bagaimana rasanya. Jelaskan teksturnya. Bandingkan dengan makanan lain yang citarasanya serupa. Kisahkan cerita tentang bagaimana masakan itu menjadi favorit Anda.

4. Pada Titik Apa Dalam Kehidupan Anda Tidak Mempertimbangkan Pekerjaan Pencuci Piring

"Kami mengajukan pertanyaan ini untuk melihat apakah Anda seorang penuh ambisi, jika Anda pikir Anda terlalu bagus untuk melakukan pekerjaan semacam itu", ujar Kristen Zierau, Direktur Esekutif Rekrutmen di Clark Caniff.

Percaya atau tidak, banyak kandidat yang mengatakan bahwa mereka hanya akan mengambil pekerjaan itu apabila usia mereka 16 atau 17 tahun. Tetapi Zierau mengatakan, "Jawaban yang baik menjelaskan bagaimana Anda bersedia melakukan pekerjaan itu di usia remaja, ketika Anda membutuhkan uang ekstra ketika kuliah, atau pada titik ketika dalam hidup Anda menemukan pekerjaan yang bagus."

Ketabahan adalah indikator utama etos kerja yang bagus dan keberhasilan di masa depan, itulah mengapa pemberi kerja mencari kandidat yang tidak masalah dengan mengotori tangan mereka.

5. Apa yang Mengesalkan Tentang Hewan Piaraan Anda?

Pertanyaan lain yang menguji kemampuan Anda untuk menangani frustrasi-frustrasi kecil:

"Beberapa kandidat akan mulai menggembar-gemborkan hal-hal yang menjengkelkan mereka, sembari menunjukkan perubahan bahasa tubuh. Ini juga merupakan indikator yang bagus akan kesesuaian budaya," Amy Medeiros menjelaskan, Analis Digital di Broadband Search.

6. Dalam Skala 1-10, yang Tertinggi Adalah 10, Bagaimana Anda Akan Menilai Saya Sebagai Pewawancara?

Seberapa nyaman Anda memulai pembicaraan profesional dengan atasan? Pertanyaan ini menunjukkan hal itu, termasuk bagaimana Anda menyediakan umpan balik atau membingkai suatu argumentasi.

Ada beberapa strategi untuk memberikan umpan balik, tetapi yang paling aman untuk digunakan dalam situasi ini adalah pendekatan roti isi. Berikan pujian, jelaskan hal-hal yang harus ditingkatkan, lalu berikan pujian lagi. Sebagai contoh,

"Saya suka cara Anda memberikan saya kemudahan sebelum wawancara. Meskipun demikian saya mendapati bahwa dalam beberapa bagian wawancara Anda hanya mencatat saja, jadi saya tidak yakin apakah Anda sudah benar-benar mendengar jawaban saya. Secara keseluruhan, saya bahagia dengan akhir wawancara ini, dan saya ingin mendengar jawaban Anda."

Ingat, Anda ingin pewawancaranya menyukai Anda. Jangan terlalu keras mengritik mereka, bisa jadi mereka akan tersinggung.

Bonus: Pertanyaan-Pertanyaan Set-Up

Pertanyaan set-up disebut demikian karena satu atau lebih pertanyaan tindak lanjut akan diajukan, tergantung jawaban pertama Anda. Pertanyaan ini menguji kreativitas, keahlian kuantitatif, dan ketajaman bisnis dari satu pertanyaan utama.

Apa yang Akan Anda Lakukan Jika Saya Memberi Anda Setengah Juta Dolar Hari Ini?

Jika kandidat menanyakan perincian lebih lanjut, mereka takkan mendapatkan apapun. Merekan harus menjawab berdasarkan informasi yang diberikan saja.

Kebanyakan kandidat akan meluncurkan cerita menarik tentang bagaimana mereka ingin menggunakan uangnya untuk  membeli rumah baru, pensiun dini atau jalan-jalan keliling dunia. Anda tidak akan mendapatkan pekerjaan atau promosi jika menjawab seperti ini.

"Hal terakhir yang Anda ingin katakan kepada pemberi kerja potensial adalah bahwa Anda ingin keluar dan hidup dengan penuh kemudahan," kata Zierau.

Tidak ada 'jawaban bagus' yang pasti, tetapi intinya adalah pemberi kerja mencari kandidat yang akan membuat keputusan yang bagus yang menunjukkan perencanaan jangka panjang, ketika dihadapkan dengan durian runtuh tak terduga.

Jawaban seperti, "Saya ingin memulai bisnis saya sendiri" atau "saya akan membayar semua utang dan menginvestasikan sebagiannya" akan membawa ke pertanyaan set-up bagian kedua. Jika Anda mengatakan bahwa Anda akan memulai suatu usaha, pertanyaan berikutnya yang mungkin adalah, "Bisnis apa yang akan Anda mulai dan mengapa?"

Dalam contoh ini, pewawancara ingin tahu "Seberapa jauh Anda sudah memikirkan ide Anda, dan mengapa bisnis tersebut ada dalam pemikiran Anda. Pertanyaan itu juga mengungkapkan keterampilan yang Anda punyai dan pewawancara tidak menyadarinya," kata Zierau.

Satu pertanyaan set-up bisa menghabiskan waktu sampai 10 menit atau lebih, menyingkap lapis demi lapis informasi. Berbagai pertanyaan set-up bisa berbahaya karena satu jawaban bisa membawa pertanyaan lain yang tidak Anda ekspektasikan. Tetapi tidak ada cara untuk mundur dan melangkah ke balakang akan membuat Anda terlihat tidak yakin akan jawaban terakhir Anda.

Jawaban Terbaik Terhadap Pertanyaan-Pertanyaan Wawancara yang Akan Membuat Anda Tampil Beda Secara Bagus

Seperti resume yang bagus, kunci jawaban yang bagus adalah mengubahsuainya dengan pekerjaan dan perusahaan yang Anda melamarnya. Cobalah untuk tidak terdengar seperti drone perusahaan yang menggemuruhkan satu jawaban yang telah dipersiapkan dengan baik untuk satu waktu. Tertawalah. Jeda. Tarik nafas. Jangan takut memasukkan porsi kepribadian Anda ke dalam jawaban Anda terhadap pertanyaan-pertanyaan wawancara kerja.

Jika Anda juga butuh untuk memperbarui resume, telusuri koleksi templat resume di Envato Market. Ada ratusan desain profesional yang bisa dipilih.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.