Unlimited WordPress themes, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Careers
Business

Bagaimana Menulis Sebuah Email Terima Kasih Setelah Wawancara

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Ratnawati (you can also view the original English article)

Kapan terakhir kali Anda mengucapkan terima kasih kepada seorang perekrut atau manajer perekrutan setelah wawancara?

Jika Anda tidak dapat mengingatnya, Anda sedang melihat peluang besar dalam proses aplikasi.

Dalam survei Accountemps terhadap 500+ manajer SDM di perusahaan dengan 20 atau lebih karyawan, 91% responden menemukan bahwa catatan wawancara dapat 'bermanfaat' setelah wawancara.

After Interview Thank You Email Statistics
Setelah wawancara statistik email terima kasih (Sumber: Accountemps)

Mengirimkan email ucapan terima kasih akan menunjukkan rasa terima kasih atas kesempatan itu-sesuatu yang banyak pelamar lupakan. Dengan tidak mengirimkan email tersebut manajer perekrutan berpikir Anda kurang 'menindaklanjuti,' berdasarkan sebuah survei dari CareerBuilder.

Catatan terima kasih yang tertera dengan baik mengingatkan pewawancara tentang kualifikasi Anda, dan meningkatkan peluang Anda untuk diterima pada tawaran pekerjaan tersebut.

Beginilah cara menulis email terima kasih setelah wawancara tanpa terdengar putus asa.

Persiapan: Saat Wawancara Kerja Berakhir dan Tepat Setelah Anda Pulang

Saat proses interview selesai dilaksanakan, pastikan Anda tidak lupa:

  • Mengucapkan terima kasih kepada pewawancara
  • Dapatkan kartu nama setiap orang yang Anda ajak bicara, terutama jika Anda memiliki bebrapa wawancara atau panel
  • Nyalakan kembali keinginan Anda untuk perusahaan dan posisinya
  • Tanyakan tentang langkah selanjutnya
  • Bila Anda bisa mendengarnya kembali, dan metode terbaik untuk menindaklanjutinya

Informasi ini akan memberi Anda gambaran berapa lama Anda akan menunggu kepastian, judul pekerjaan yang benar dan info kontak pewawancara, serta metode pengiriman yang paling tidak mengganggu untuk catatan terima kasih Anda.

Cantumkan semua hal yang dapat Anda ingat dari wawancara Anda segera setelah Anda tiba di rumah:

  • Jawaban atau komentar yang mereka sukai
  • Jawaban Anda di mana pewawancara mengungkapkan kekhawatiran atau kebingungan
  • Tindak lanjut pertanyaan yang lupa Anda tanyakan
  • Poin kepentingan bersama, belum tentu berhubungan dengan pekerjaan

Jangan mengandalkan ingatanmu. Ingatlah apa yang setiap komentar yang diberikan oleh pewawancara atau fokuskan untuk membuat surat ucapan terima kasih Anda menonjol.

Waktu yang Tepat untuk Mengirimkan Terima Kasih

"Pikirkanlah saat Anda membantu seseorang, mungkin Anda memberi mereka hadiah atau Anda membantu mereka dengan mengatasi masalah mereka. Beberapa hari berlalu, dan Anda tidak mendapat ucapan terima kasih. Apakah mereka akan berterima kasih? Bagaimana perasaan Anda terhadap orang yang jarnag bersyukur atau berterimakasih? Nah, mempekerjakan manajer tidaklah berbeda ", kata Sharon Schweitzer, seorang ahli etiket bisnis dan Pendiri Protocol and Etiquette Worldwide.

Pewawancara memberi Anda kesempatan selama pertemuan Anda-sesuatu yang juga bisa diberikan kepada orang lain. Berterimaksihlah pada mereka dalam jangka waktu 24 sampai 48 jam, tidak lebih. "Jika tidak, tampaknya Anda memiliki banyak hal yang lebih baik untuk dilakukan dengan waktu Anda, yang mana ini tidak memberikan kesan yang baik dalam perburuan pekerjaan", Schweitzer melanjutkan.

Mengirimkan catatan tulisan tangan tradisional melalui pengiriman surat konvensional? Tidak apa-apa selama pewawancara menerimanya setelah tiga sampai tujuh hari setelah wawancara.

Gambaran Kasar untuk sebuah Catatan Terima Kasih

1. Subjek (untuk Penggunaan Email)

Buat sespesifik mungkin dan sesederhana mungkin.

  • Terima kasih, (nama)
  • Terima kasih atas kesempatannya, (Nama)
  • Senang belajar lebih banyak tentang (Nama Perusahaan)
  • Saya sangan menghargai waktu Anda untuk mendiskusikan (Job Title) dengan saya

2.Membuka

Anda menulis catatan ini untuk mengucapkan terima kasih, jadi katakanlah diawal surat. Berterimakasihlah untuk waktu mereka, dan wawasan yang mereka berikan tentang perusahaan dan posisinya.

3. Interview Key Points

Tekankan bagaimana kemampuan Anda adalah  yang paling sesuai untuk posisi tersebut, berdasarkan pada bagian tertentu dari wawancara Anda. Misalnya, pewawancara mungkin telah merespon dengan baik saat Anda membicarakan kemampuan analisis Anda, atau pengetahuan PhP. Bila mungkin, kutiplah contoh lain tentang bagaimana Anda telah menunjukkan keterampilan ini di pekerjaan Anda sebelumnya.

4. Opsional: Prestasi atau Keterampilan Tidak Tercakup Selama Wawancara

Wawancara jarang mencakup semua yang ingin didiskusikan para pemohon. Gunakanlah catatan terima kasih secara singkat untuk menyoroti kejadian penting tentang pencapaian yang tidak didskusikan selama wawancara Anda. Anda juga bisa menyebutkan hubungan timbal balik atau kepentingan bersama.

5. Penutupan

Berterimakasihlah sekali lagi pada pewawancara atas kesempatan yang diberikan. Tulislah bahwa Anda menunggu balasan dari mereka, dan Anda berharap mereka menemukan seseorang yang paling sesuai untuk posisi tersebut. Pada titik ini, Anda tidak akan mengatakan bahwa Anda adalah yang terbaik – secara langsung atau tidak langsung - hanya saja Anda berharap perusahaan memilih kandidat hebat, bahkan jika itu bukan Anda.

Terima Kasih Contoh Catatan untuk Skenario yang Berbeda

Berikut adalah beberapa contoh dengan skrip yang berguna untuk mengirimkan ucapan terimakasih setelah wawancara baik dengan email ataupun surat konvensional yang ditulis dengan tangan:

1. Terima Kasih Email Setelah Wawancara Telepon

Orang yang Anda ajak bicara disaat wawancara telepon dan wawancara langsung mungkin berbeda. Wawancara telepon sering dilakukan oleh rekan HRD untuk pelamar “pre-screen” dan biasanya mencakup pertanyaan yang lebih umum seperti minat Anda terhadap pekerjaan, harapan gaji, dan ketersediaan. Untuk alasan ini, tidak apa-apa mengirim catatan terima kasih yang lebih singkat melalui email.

Surat ucapan terimaksih tulisan tangan mungkin terlalu berlebihan dalam kasus ini, karena ini hanya awal dari kesepakatan sebenarnya. Akan lebih baik bila mengirim email terima kasih setelah wawancara telepon.

Di bawah ini adalah contoh ucapan terimakasih kepadan Ahli HR and Recruiting Strategist SDM dan Perekrut ahli stategi Rebecca Barnes-Hogg yang dia diterima setelah melakukan wawancara telepon.

"Terima kasih banyak telah meluangkan waktu untuk berbicara dengan saya tentang posisi Spesialis Komunikasi Pemasaran di [Perusahaan]. Saya merasa bahwa latar belakang saya dalam strategi konten digital, ditambah dengan aspirasi saya untuk memberikan dukungan komunikasi yang lebih tradisional, menjadikan saya kandidat ideal untuk peran ini. Silakan temukan contoh tulisan saya, lampirkan.
Selain itu, Anda dapat melihat halaman web penggalangan dana online yang saya tulis isi dan rancangan tata letaknya.

2. Wawancara Perorangan

Wawancara perorangan biasanya membutuhkan waktu satu jam atau lebih karena Anda memiliki lebih banyak hal rinci untuk dubahas. Anda bisa menulis catatan terima kasih yang rinci yang mencerminkan satu atau dua hal pokok wawancara.

Inilah Contoh Terimakasih Untuk Wawancara Email

"Dear (Bapak / Ibu Nama Terakhir),

Terima kasih atas perbincangan yang menyenangkan tentang (Job Title) pada (tanggal). Saya tahu wawancara bisa membuat stres, terutama jika Anda melakukan banyak wawancara dalam sehari, jadi saya sangat bersyukur atas bagaimana Anda telah menyesuaikan diri dengan saya.

Seperti yang telah kita diskusikan, saya memiliki (keterampilan, prestasi, atau kualifikasi lain yang difokuskan pewawancara selama wawancara), yang akan sesuai dengan keahlian tim Anda saat ini. Jawaban wawasan Anda atas pertanyaan saya tentang tugas pekerjaan sehari-hari juga meyakinkan saya bahwa ini adalah peran yang akan saya nikmati. Sesuatu yang akan membuat saya bisa tumbuh dan berkembang, sambil membantu dan memberikan kebaikan pada (nama departemen Anda).

Jangan ragu untuk menghubungi Anda jika ada pertanyaan. Terima kasih sekali lagi untuk waktu dan pertimbangan Anda. Senang bertemu dengan Anda dan tim Anda  selama wawancara.

Hormat kami,

(Namamu)"

Pada paragraf pertama, catatan ini berjalan lebih baik dari pada apa yang diharapkan dengan memuji pewawancara terhadap sesuatu yang spesifik. Hal ini juga dapat mencakup secara singkat tentang kesesuaian budaya dan keinginan pemohon untuk berkembang, dua hal yang dicari perekrut dalam setiap perekrutan.

Gunakan Contoh ini jika Anda Memiliki Ketertarikan yang Sama atau Koneksi Bersama

"Dear (Bapak / Ibu Nama Terakhir),

Saya bersyukur atas waktu berharga Anda yang untuk  berdiskusi dengan saya tentang (Judul Pekerjaan) di (Nama Perusahaan) terakhir kali pada (Tanggal).

Menjelang akhir percakapan kami, saya menyebutkan betapa senangnya saya (membuat/membantu atau kata kerja lain) sebuah (proyek saat ini, atau alasan mengapa mereka merekrut). Dengan latar belakang saya di (industri) dan keterampilan dalam (keterampilan kerja khusus, soft skill atau alat untuk pekerjaan), saya yakin, saya akan menjadi kontributor yang baik untuk tim Anda dengan cepat.

Saya juga senang bertemu dengan seorang (alumni/alumni/mantan karyawan) yang sukses (Nama Sekolah atau Nama Perusahaan).

Terima kasih lagi atas kesempatan yang Anda berikan kepada saya, dan saya menunggu kabar dari Anda (tanggal yang diberikan saat wawancara). Jangan ragu untuk menghubungi saya jika ada informasi yang bisa saya berikan.

Hormat kami,

(Namamu)

(LinkedIn atau URL Website)"

3. Berterima kasih kepada seorang perekrut eksternal

Mengapa berterima kasih kepada seorang perekrut eksternal? Karena jika perusahaan yang pertama Anda tuju tidak mempekerjakan Anda, ini akan menjadi keputusan perekrut yang menentukan apakah Anda dirujuk ke perusahaan lain untuk wawancara lain, atau sepenuhnya hilang dari daftar calon kandidat mereka. Ini dipandang sebagai sikap baik dan kooperatif terhadap mereka.

Berikut adalah kombinasi antara email ucapan terima kasih dan catatan tindak lanjut yang dapat Anda kirimkan pada perekrut eksternal. Karena banyak perekrut eksternal dibayar saat pemohon dipekerjakan, mereka akan menghargai pembaruan informasi tentang seberapa jauh Anda melangkah selama proses perekrutan.

Contoh Email Terimaksih kepada Perekrut Eksternal

"Subjek Email: Terima kasih atas rujukan Anda ke (Nama Perusahaan) untuk posisi (Jabatan).

Dear (nama depan Bapak/Ibu),

Terima kasih banyak telah mengajak saya untuk wawancara di (Nama Perusahaan). Saya diwawancarai pada (Date), dan saya pikir semua berjalan dengan lancar.

Saya berbicara dengan (Nama Pewawancara), (Judul Pekerjaan) dan (Nama Pewawancara Kedua), (Jabatan). Terima kasih atas tip Anda, saya melewati proses wawancara sepanjang hari; Saya tidak berpikir saya akan bertahan dari beberapa wawancara tanpa persiapan terlebih dahulu.

(Judul Pekerjaan) di (Nama Perusahaan) terasa sangat sesuai dengan keterampilan dan pengalaman kerja saya saat ini. Saya suka bekerja dengan atasan seperti ini karena (mengutip alasan spesifik Anda menyukai perusahaan, seperti budaya kantor mereka atau sikap bos). Saya juga akan dengan senang hati mewawancarai perusahaan sejenis yang mencari kandidat dengan keahlian saya.

Bila memungkinkan, saya akan sangat menghargai jika Anda memberi tahu saya tentang status aplikasi saya. Terima kasih atas semua bantuan Anda.

Salam,

(Namamu)"

Pada paragraf kedua, catat semua nama orang yang Anda ajak bicara dan jabatan mereka. Jika Anda hanya memiliki satu wawancara saja, maka sebutkan saja. Jika perekrut memberi petunjuk pada Anda, dengan cara apa pun, tentang proses wawancara, sebutkan juga.

Executive Recruiter Bruce Hurwitz memiliki perbedaan dalam hal ini:

"Saya tidak akan merekomendasikan mengirimkan ucapan terima kasih. Anda harus menghubungi perekrut segera setelah wawancara untuk memperbaruinya. Perekrut sering mengeluh tentang calon yang tidak melibatkan mereka. Jangan membuat kesalahan itu ", katanya.

4. Wawancara Kedua

Wawancara kedua biasanya dilakukan oleh seseorang yang lebih tinggi dalam lingkungan perusahaan, terutama jika Anda diwawancarai untuk posisi manajerial. Jika tidak, wawancara kedua sering dilakukan oleh anggota tim lainnya. Kirimkan catatan ini hanya jika Anda berbicara dengan orang berbeda dari pewawancara pertama Anda.

Contoh di bawah ini mengasumsikan Anda mendiskusikan tentang tanggung jawab pekerjaan, pekerjaan atau proyek saat ini, dan tujuan masa depan tim. Ini adalah diskusi yang lebih dalam dibandingkan dengan pertanyaan tentang 'apakah Anda memiliki keterampilan yang kita butuhkan' yang biasa terjadi pada wawancara pertama.

Contoh Email Terima Kasih untuk Wawancara Kedua

"Terima kasih telah meluangkan waktu pada jadwal sibuk Anda untuk berdiskusi dengan saya. Bekerja dengan tim Anda pada (proyek atau inisiatif kerja) terdengar luar biasa. Kesempatan untuk memberi dampak pada kesuksesan (Nama Perusahaan), saat bekerja dengan tim dan kolaborasi (peran pekerjaan) kolaboratif akan menjadi tonggak sejarah dalam karir saya.

Sebenarnya, beberapa ide muncul dalam pikiran setelah diskusi kita. Terlampir dalam email ini adalah usulan kasar dari gagasan saya. Entah ini adalah sesuatu yang sudah Anda pertimbangkan, atau sesusatu yang sedang anda kerjakan, saya ingin sekali bisa mendiskusikannya saat bergabung dengan tim Anda.

Mohon beritahu saya jika ada sesuatu yang Anda butuhkan mengenai aplikasi saya. Terima kasih atas waktumu dan saya selalu menanti kabar dari Anda.

Salam,

(Namamu)"

Catatan di atas menyebutkan 'beberapa gagasan' dan 'proposal kasar', yang hanya akan Anda dapatkan jika Anda cukup memperhatikan diskusi selama wawancara dan jika Anda bertanya tentang inisiatif tim saat ini. Jadi jangan lupa untuk melakukan itu. Pertimbangkan apa yang dapat Anda lakukan dalam 90 hari pertama Anda di tempat kerja untuk memberi dampak langsung pada proyek mereka.

Apa yang TIDAK Dimasukkan dalam Catatan Terimakasih Anda

1. Permintaan dan Bantuan

Meminta wawancara kedua, atau bantuan apa pun akan mengurangi kesan pesan terima kasih Anda. Hal ini hanya akan membuat Anda terlihat putus asa dan memaksa.

2. Kesalahan dan Justifikasi untuk Wawancara yang Buruk

"Pertahankan catatan Anda agar terdengan positif, dan jangan menggunakannya untuk membenarkan atau memberikan pembelaan tentang diri Anda setelah wawancara yang buruk," kata Scott Ledbury, Co-Founder of Slinky Productions.

Alih-alih mengulangi jawaban Anda yang canggung, Ledbury menyarankan, "menggunakan kesempatan ini untuk mengisi setiap celah dalam wawancara Anda, seperti menguraikan jawaban Anda kemudian menyadari jawaban yang lebih baik."

3. Pujian Umum

Apakah pewawancara itu baik? Cepat? Pujian ini tidak jelas dan tidak akan memenangkan pujian apapun. Berilah pujian tentang sesuatu yang spesifik seperti, tip yang mereka berikan kepada Anda, atau aspek percakapan yang Anda nikmati.

4. Gaji dan Harapan Moneter Anda

Anda baru saja melakukan wawancara. Anda belum yakin apakah pekerjaan itu milik Anda, jadi jangan gunakan catatan terima kasih untuk mengungkapkan gaji yang Anda harapkan. Jangan menyebutkan permintaan cuti yang akan datang ataupun pertanyaan tentang paket layanan kesehatan.

5. Permintaan Maaf atas Kurangnya Keterampilan atau Sertifikasi Anda

Apakah iklan pekerjaan menyebutkan keahlian atau sertifikasi yang tidak Anda miliki? Apakah pewawancara memanggil Anda untuk mengkonfirmasi hal tersebut? Tapi tidak apa-apa, Anda telah diwawancarai. Apakah mereka telah menandai dengan menolak Anda atau tidak, ini berada di luar kendali Anda. Yang terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan menghindari untuk mengingatkan mereka tentang hal ini.

Kekuatan untuk Memperkerjakan Anda di tengah-tengah Persaingan Ketat

Bagaimana tim perekrut, manajer yang memperkerjakan, pemilik bisnis, pendiri start-up, dan hampir semua orang yang memiliki profesi perekrutan memilih kandidat yang sama menjanjikan?

Terkadang, hal ini tergantung pada kesesuaian budaya, terkadang kepribadian menjadi faktor penentu. Namun bagaimana jika keduanya tampak sama bagus dan sempurna bagi tim?

Saat itulah ucapan terima kasih bisa membuat perbedaan. Leslie Saul, pemilik perusahaan arsitektur dan desain Leslie Saul and Associates, menceritakan kisah ini:

"Suatu saat, tim saya bingung memutuskan di antara tiga kandidat bagus. Saya bertemu semua kandidat, dan juga berpikir bahwa ketiganya akan menjadi anggota tim yang baik dan menjadi tim yang hebat.
Dua hari kemudian, saya menerima surat ucapan terima kasih yang ditulis tangan dari salah satu kandidat. Dia juga menulis sebuah catatan kepada staf yang mewawancarainya. Calon kedua mengirim catatan terima kasih melalui email, sementara yang ketiga tidak menghubungi salah satu dari kami. Pada akhirnya, saya memilih Mr. Handwritten Note Guy-  Dia ternyata sangat beruntung! "

Sekarang setelah Anda tahu bagaimana menulis email terima kasih setelah wawancara, inilah saatnya untuk mencoba contoh dan poin di atas agar bisa berguna-membantu Anda dalam mengamankan posisi baru Anda.

Kredit Garifk

Icon Huruf Email dirancang oleh Chameleon Design, dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.