Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Resumes
Business

Bagaimana Memberi Penekanan Pada Pekerjaan Freelance di Resume Anda

by
Length:LongLanguages:
This post is part of a series called How to Create a Great Resume (Ultimate Guide).
10 Creative Resume Ideas to Stand Out Online in 2019

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Kurniawan Sugi Purwanto (you can also view the original English article)

Jika Anda freelance, apakah Anda butuh resume?

Sejumlah ahli akan berpendapat bahwa resume sudah ketinggalan zaman untuk urusan freelance. Menurut mereka website, protofolio, dan kehadiran di media sosial sudah mengandung cukup informasi bagi klien untuk mempekerjakan Anda.

Mungkin benar bahwa pekerjaan freelance bisa didapatkan tanpa resume, tapi jika Anda tidak punya resume mungkin Anda melewwarkan kesempatan akan sejumlah peluang yang menguntungkan. Bahkan jika anda tidak menggunakan resume freelance untuk tiap klien potensial, lebih baik menyiapkan satu resume apabila Anda membutuhkannya.

Satu alasan biasanya freelancer menghindari membuat resume, adalah bahwa membuat resume sebagai freeelancer adalah tantangan tersendiri. Kebanyakan format resume didesain dengan riwayat pekerjaan yang tradisional. Bisa jadi sulit untuk menyesuaikan karir freelancer ke struktur resume tradisional.

Working on Freelance Resume
Mengerjakan resume freelance (sumber grafik)

Di artikel ini, akan saya garis bawahi mengapa resume freelance itu penting. Saya juga akan menunjukkan pada Anda bagaimana mengatasi hambatan terkait resume yang dihadapi para freelancer. Bagaimana cara terbaik memasukkan kerja freelance ke resume Anda. Terakhir, saya akan membagikan sejumlah sumber templat yang cukup bagus untuk mendesain resume freelance Anda dengan cepat.

Untuk belajar lebih lanjut tentang membuat resume, pelajari panduan resume kami, dan jika Anda seorang freelancer, mari kita mulai sekarang.

Mengapa Resume Freelance Anda Masih Penting

Sebagai freelancer Anda sudah bekerja dengan hebat. Anda mendapatkan banyak proyek dan bekerja secara reguler. Sejauh ini, belum ada yang menanyakan resume Anda.

Itu hebat. Sekarang lah saat yang tepat untuk memperbarui resume Anda dengan memasukkan kerja freelance Anda—sebelum orang meminta Anda melakukannya.

Ketika seseorang benar-benar meminta resume Anda, pasti Anda ingin punya satu resume yang siap. Anda tentu tidak inginmenghabiskan beberapa hari untuk membuat resume freelancer di bawah tekanan waktu. Yang terbaik adalah menangani ini lebih awal dan bersiap-siap.

Berikut sejumlah skenario umum ketika Anda mungkin butuh resume sebagai freelancer:

  • Anda melamar kerja untuk klien yang lebih besar. Di perusahaan yang lebih besar, para freelanncer (sering disebut sebagai konsultan independen) sering diminta menyediakan resume. Suatu perusahaan besar juga lebih mungkin menggunakan Applicant Tracking System (ATS) untuk skrining resume.
  • Anda melamar kerja melalui agensi atau perekrut. Jika Anda mencari kerja melalui pihak ketiga, seperti agensi atau perekrut, mereka mungkin menanyakan resume Anda yang bisa didesain ulang untuk disajikan pada klien akhir mereka.
  • Anda kembali ke pekerjaan tradisional. Resume masih merupakan andalan untuk mencari pekerjaan tradisional. Jika Anda telah menjadi freelance untuk beberapa saat dan sedang mencari posisi tradisional, membuat resume untuk menampilkan semua pengalaman Anda bisa menjadi tantangan tersendiri.
  • Anda mendaftar untuk mendapat lisensi atau sertifikat profesional. Di sejumlah bidang, Anda mungkin butuh memasukkan resume. Bahkan jika Anda tidak langsung diminta melampirkannya, resume bisa menjadi referensi untuk membantu Anda menjelaskan pengalaman Anda.
  • Anda melamar untuk mendapat penghargaan industri. Terkadang panitia penghargaan ingin melihat daftar pencapaian Anda. Resume adalah cara yang mudah untuk merangkum prestasi-prestasi Anda dengan cepat.
  • Anda menjadi pembicara di suatu konferensi atau pertemuan. Jika Anda diminta untuk melakukan presentasi, penyelenggara konferensi atau pertemuan mungkin ingin mengenalkan Anda. Resume adalah satu cara untuk menyediakan informasi yang mereka inginkan.
  • Di lain waktu ada yang klien memintanya. Tiap klien berbeda-beda. Kebanyakan cukup senang hanya dengan tautan portfolio. Yang lain akan bersikeras meminta resume. Memalukan jika Anda melewatkan suatu proyek karena Anda tidak memberikan informasi yang diminta oleh klien.

Perhatikan bahwa resume tidak menggantikan portofolio untuk kreativitas freelance. Malahan akan melengkapinya. Pastikan memasukkan tautan ke portofolio Anda di resume.

Penting pula untuk memperbaiki resume Anda tiap kali Anda mengirimkannya. Gunakan untuk menekankan bahwa pengalaman dan keahlian Anda memenuhi kebutuhan spesifik klien. Tidak ada resume freelancer yang bersifat "satu cocok untuk semua".

Bagaimana Menangani Masalah Umum Resume Freelance

Satu alasan freelancer tidak menggunakan resume adalah karena cukup sulit untuk mengetahui bagaimana cara memasukkan kerja freelance ke sebuah resume. Berikut adalah sejumlah dilema umum yang dihadapi freelancer ketika membuat resume mereka:

  1. Jabatan kerja apa yang saya berikan untuk diri saya sendiri?
  2. Apakah saya menuliskan klien freelance sesuai nama sebagai pekerjaan terpisah?
  3. Berapa banyak detail yang saya masukkan tentang proyek-proyek freelance saya?
  4. Bagaimana jika ada periode lambat dalam karir freelance saya? Apakah ini tampak seperti celah dalam riwayat pekerjaan saya?
  5. Apakah saya menyertakan tautan website saya atau portofolio online?
  6. Bagaimana jika saya melakukan kerja freelance bersamaan suatu pekerjaan purna waktu? Apakah saya masukkan keduanya?
  7. Bagaimana saya memformat resume saya?

Akan saya jawab tiap topik tersebut secara terpisah?

1.Nama Jabatan Kerja

Sebagai freelancer, klien Anda tidak memberikan Anda suatu nama jabatan pekerjaan (job title). Terserah Anda untuk mengisi nama jabatan pekerjaan Anda sendiri.

Karena bisnis freelance Anda adalah bisnis kecil, Anda mungkin tergoda untuk menuliskan nama jabatan yang merefleksikan hal-hal semacam "pemilik" atau bahkan "CEO". Meskioun secara teknis mungkin benar, menggunakan itu di resume tidak akan membantu Anda mendapatkan pekerjaan.

Banyak ahli yang menyarankan untuk menggunakan nama jabatan yang menjelaskan secara aktual pekerjaan yang Anda lakukan untuk klien. Sebagai contoh, nama jabatan "Independent Graphic Designer" lebih informatif bagi klien atau employer potensial daripada jabatan "Owner".

2. Mendaftar Klien Freelance

Akankah Anda mendaftar klien-klien Anda berdasarkan nama? Jika Anda punya banyak klien, apakah Anda perlu memasukkan masing-masing dalam daftar secara terpisah?

Pertama, pertimbanhkan tiap kesepakatan kontrak yang telah Anda buat Sebagai contoh, jika Anda penulis freelance yang melakukan pekerjaan menulis hantu, kontrak Anda mungkin menentukan bahwa Anda tidak boleh menyebutkan nama klien. Untuk hal itu, deskripsika pekerjaannya saja. Pertimbangkan sesuatu seperti ini misalnya:

  • Bekerja sebagai penulis hantu untuk blog suatu perusahaan. Menyediakan kiriman pekanan antara 500 hingga 1000 kata.

Jika kontraknya memungkinkan, masukkan ke dalam daftar nama klien sambil menegaskan bahwa Anda bukan karyawan di situ. Cukup menambahkan kata "kontraktor" atau "pekerja independen" setelah nama perusahaan.

Jika Anda melakukan banyak kerja freelance, Anda tidak perlu memasukkan semua klien yang Anda pernah bekerja dengannya satu per satu ke dalam daftar. Para pakar bidang karir sepakat bahwa yang lebih baik adalah menekankan pekerjaan yang Anda lakukan pada perusahaan atau merek yang terkenal dibanding perusahaan yang tidak begitu dikenal.

Ketika menuliskan klien ke dalam daftar, pastikan ada kontak di perusahaan tersebut yang bisa diajak bicara tentang pekerjaan yang Anda lakukan bagi klien tersebut. Para klien freelance benar-benar akan memeriksa referensi.

Solusi terbaik adalah menggunakan nama bisnis freelance Anda sebagai payung dan memasukkan ke dalam daftar nama-nama klien yang paling penting sebagai sub poin. Kumpulkan bersama klien yang kurang dikenal dan klien yang kadang-kadang saja memberikan pekerjaan.

Berikut adalah contoh resume seorang freelance bidang desain grafis.

Desainer Grafis, Anytown Consulting 2012-2016
Telah menyediakan layanan desain grafis untuk berbagai klien termasuk:

  • Perusahaan Besar No. 1 (Konsultan)
    Mendesain dan membuat desain laporan berkala
  • Perusahaan Besar No. 2 (Konsultan)
    Membuat logo dan desain kartu nama
  • Perusahaan yang Lebih Kecil No. 1 (Konsultan)
    Membuat banner iklan dan brosur
  • Memberikan konsultasi dengan klien tambahan tentang kebutuhan desain pemasaran
    dan corporate branding

3. Sejauh Apa Detail yang Harus Anda Berikan?

Ruang adalah sangat penting dalam resume Anda. Resume yang lebih panjang bukanlah resume yang lebih baik. Ini berlaku bagi freelancer dan maupun non-freelancer. Suatu resume untuk seorang profesional tingkat senior sekalipun tidak semestinya lebih dari tiga halaman. (Sejumlah pakar merekomendasikan tak lebih dari dua halaman.)

Untuk alasan itu, resume Anda harus diedit dengan ketat. Batasi diri Anda dengan kalimat tunggal untuk mendeskripsikan tiap kerja freelance yang Anda masukkan dalam daftar. Gunakan berbagai kata kunci yang menekankan keahlian dan pengalaman Anda.

Mengabaikan Bagian Tujuan Pekerjaan. Itu sudah tidak punya tempat di resume masa kini. Itu bisa menyebabkan resume Anda ditolak. Pelajari lebih lanjut tujuan resume versus bagaimana menggunakan pernyataan ringkasan (resume statement) Anda:

4. Berurusan dengan Periode Lambat dan Celah

Menjadi freelance dikenal adakalany naik dan terkadang turun. Pekerjaan Anda mungkin ramai dalam satu bulan dan melambat bulan depannya.

Anda mungkin khawatir bahwa naik dan turunnya kerja freelance akan tampak buruk di resume Anda. Jika Anda menggunakan nama bisnis freelance Anda sebagai payung, dan menuliskan proyek freelance Anda di bawahnya, Anda tak perlu khawatir bulan yang lambat tampak sebagai celah dalam riwayat kerja.

Jika memang benar ada celah dalam riwayat kerja, ketika Anda tidak bekerja atau tidak menjalankan usaha freelance, jujurlah. Lebih baik jujur daripada merekayasanya. Beberapa pakar merekomendasikan untuk menjelaskan celah yang panjang di resume itu sendiri.

Sebagai contoh:

  • Meninggalkan pekerjaan karena merawat anggota keluarga yang sakit, 2011-2012.

Kerja sukarelawan juga bisa jadi cara yang baik untuk mengisi celah di riwayat pekerjaan. Khusunya ini benar jika posisi sukarelawan terkait dengan pekerjaan yang Anda cari.

Baik Anda siap atau tidak untuk memasukkan alasan adanya celah di resume Anda, bersiaplah untuk membicarakan tentang itu ketika wawancara. Hampir pasti Anda akan ditanya tentang itu. Jika celahnya adalah karena Anda sedang mencari pekerjaan, jelaskan hal itu.

Jika Anda memiliki kualifikasi dan riwayat pekerjaan yang bagus, celah yang bisa dijelaskan di riwayat pekerjaan dapat diatasi.

5. Berbagai Informasi Online

Sebagai seorang freelance profesional, mungkin Anda punya portofolio online atau website yang ingin Anda tautkan ke resume Anda. Mungkin Anda juga ingin menambahkan tautan ke akun media sosial seperti LinkedIn.

Kebanyakan profesional bidang SDM setuju bahwa penting membagikan informasi online Anda jika itu profesional dan relevan dengan pekerjaan yang Anda cari. Masukkan tautan-tautan Anda setelah informasi kontak, di bagian atas resume.

Tetapi berhati-hatilah. Hanya karena Anda punya akun media sosial tidak berarti itu harus ada di resume freelance Anda. Hanya masukkan akun-akun yang kekinian.

6. Freelance Paruh-Waktu

Satu dilema unik bagi freelancer adalah apakah mereka harus memasukkan kerja freelance paruh waktu ke resume mereka. Berikut beberapa pertanyaan untuk membantu Anda mengambil keputusan:

  1. Apakah kerja paruh-waktu tersebut relevan dengan posisi yang sedang saya lamar?
  2. Apakah saya harus menulis pekerjaan paruh waktu untuk mengisi celah riwayat kerja?

Jika Anda harus memasukkan pekerjaan paruh waktu untuk mengisi celah riwayat pekerjaan, lakukan saja. Fokuslah pada apa saja yang relevan terhadap pekerjaan yang Anda lamar.

Jika pekerjaan tersebut tidak relevan dengan posisi yang Anda lamar dan Anda tidak butuh menutup celah riwayat kerja, Anda tidak perlu memasukkannya ke resume.

7. Bagaimana Pengaruh ATS Terhadap Resume Freelancer Anda

Banyak perusahaan menengah hingga besar yang menggunakan Sistem Pelacak Pelamar (Applicant Tracking System/ATS) untuk skrining resume. Artinya adalah resume Anda bisa ditolak bahkan sebelum dilihat seorang manusia pun. Sistem ini bisa mempengaruhi freelancer yang mencari proyek jangka panjang atau kembali ke kerja tradisional.

Berikut beberapa hal untuk membantu resume Anda lolos dari ATS:

  • Masukkan resume dalam format .Doc atau .TXT
  • Fokus pada kata-kata kunci yang digunakan di daftar pekerjaan
  • Gunakan label-label yang dapat diidentifikasi untuk bagian-bagian resume
  • Hindari penggunaan gambar, tabel, atau simbol
  • Perbaiki kesalahan ejaan atau salah ketik

Freelancer seringkali didorong untuk mengirimkan resume yang fungsional atau kreatif. Meskipun format resume sangatlah baik bagi resume yang akan dilihat manusia, format tersebut bisa mengakibatkan ATS menolak resume Anda.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang bagaimana membuat resume dan memformatnya dengan benar, silakan belajar dari tutorial-tutorial ini:

Masalah Lain yang Dihadapi Freelancer

Begitu resume Anda lolos proses skrining awal, Anda masih mungkin menghadapi sejumlah perjuangan.

Berikut beberapa hal yang dikhawatirkan para pemberi kerja pada freelancers:

  • Kesesuaian Budaya - Freelancer seringkali dipandang sebagai orang yang bekerja sendiri. Pemberi kerja bisa jadi khawatir bahwa seorang freelancer tidak akan menjalankan instruksi dengan baik. Mereka mungkin bertanya-tanya bagaimana Anda akan bekerja dengan orang lain.
  • Kesesuaian Kualifikasi - Di iklan lowongan, para pemberi kerja seringkali menginginkan orang dengan pengalaman kerja yang tepat sama. Sebagai seorang freelacer, pengalaman Anda mungkin lebih luas dan bervariasi dibandingkan yang sedang dicari oleh sang pemberi kerja.
  • Negosiasi Gaji - Jika selama ini Anda bekerja sendiri, negosiasi gaji bisa menyulitkan. Para pemberi kerja mendasarkan gaji yang mereka tawarkan berdasarkan gaji Anda di masa lampau.

Cara terbaik menangani isu-isu ini adalah dengan membuat ekspektasi tentangnya. Bersiap-siaplah ketika Anda akan wawancara.

Untuk berurusan dengan kekhawatiran tentang kesesuaian budaya, jelaskan mengapa Anda sangat sesuai untuk perusahaan tersebut. Tekankan bagaimana nilai-nilai Anda sesuai dengan nilai-nilai mereka. Berikan penekanan bahwa Anda adalah pemain tim yang bekerja dengan baik dengan orang lain.

Untuk kekhawatiran tentang kualifikasi, fokuslah pada proyek dan bagian proyek yang tanggung jawab Anda paling mendekati posisi yang Anda lamar.

Untuk mengetahui gaji yang harus Anda terima, lakukan sejumlah riset. Temukan nilai rata-rata kisaran gaji untuk jabatan pekerjaan yang Anda sedang dipertimbangkan di situ. Ini akan memberi Anda gambaran tentang berapa yang harus Anda minta. Jangan melupakan untuk mempertimbangkan berbagai manfaat yang ditawarkan pada Anda.

Bagaimana Membuat Resume Anda Tampak Beda

Di titik tertentu, resume Anda akan ditinjau oleh orang sungguhan. Inilah pentingnya untuk membuat resume Anda tampil beda. Penampilan juga diperhitungkan.

Templat bisa membantu Anda membuat resume yang menarik dan tampak profesional. Tidak terlalu sulit menggunakan templat. Untuk instruksi langkah demi langkah cara menggunakan templat resume Word, pelajari:

Berikut adalah daftar templat resume kreatif yang sudah dipilah dan dipilih yang bisa bermanfaat dengan baik bagi banyak freelancer:

Anda bahkan bisa menemukan dan memilih berbagai templat resume yang hebat di Envato Market (GraphicRiver), dengan sejumlah desain baru yang sedang tren

Kesimpulan

Ketika harus membuat resume, para freelancer menghadapi tantangan yang unik. Sebagai freelancer, mungkin Anda meyakini bahwa Anda tidak butuh resume pekerjaan freelance. Tetapi, baik Anda ingin meneruskan sebagai freelance atau transisi balik ke pekerjaan tradisional, membuat resume tetap terbarui adalah ide yang bagus.

Pernahkah Anda menghadapi tantangan dalam membuat resume freelance Anda? Bagikan pengalaman Anda di komentar.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.