Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Resumes
Business

Bagaimana Menulis Sebuah Resume Fungsional Atau Berbasis Skill (Dengan Contoh + Template)

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:
This post is part of a series called How to Create a Great Resume (Ultimate Guide).
How to Make Your First Job Resume Stand Out
How to Write a Professional Resume Summary Statement

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Yosef Andreas (you can also view the original English article)

Setiap pelamar kerja tahu bagaimana menulis sebuah resume. Beberapa tahu bagaimana melakukannya dengan benar. Lebih sedikit lagi merupakan kandidat yang tahu bagaimana memformat resume mereka secara strategis demi keuntungan mereka. Lagipula, sebuah resume adalah resume, bukan?

Tidak juga. Ada tiga jenis resume, masing-masing dengan kelebihan dan kekurangannya.

  • Resume kronologikal: Menyorot riwayat kerja dan judul posisi jabatan terbaru di awal. Itu adalah format resume yang paling sering digunakan.
  • Resume fungsional atau berbasis Skill: Memuat daftar skill dan pencapaian di awal, sambil memindahkan fokus dari riwayat pekerjaan.
  • Resume kombinasi: Sebuah rangkuman kualifikasi atau rangkuman pencapaian yang menyoroti bagian paling menonjol dalam karirmu, namun riwayat kerja akan tetap mencakup detail uraian kerja, skill, dan pencapaian lainnya yang tidak dicantumkan dalam rangkuman.

Apakah kamu memilih untuk menggunakan template resume profesional, atau memulai dari awal, hari ini kami akan mengajarimu beberapa pertimbangan utama untuk mencari tahu kapan harus menggunakan resume fungsional terhadap kronologikal atau kombinasinya. Pertama-tama, mari kita lihat manfaat resume fungsional.

One Page Resume Template
Template resume berbasis skill, fungsional, dijual di Graphic River.

Pahala Tanpa Tanda Jasa Sebuah Resume Fungsional

"Gaya fungsional menekankan skill dan kemampuan diatas progress karir", kata Erik Episcopo, Penasihat Karir Genius Itu menyoroti skill dan pencapaianmu, terlepas dari lamanya karir, nama jabatan yang kamu pegang, dan industri tempatmu berkerja. Pendeknya, itu memberikan pelamar batasan pengalaman, atau jalur karir non-tradisional kesempatan bersaing yang lebih baik.

5. Situasi Dimana Sebuah Resume Fungsional Berhasil Paling Baik

1. Transisi Karir

Resume fungsional bagus untuk menyoroti skill yang dapat ditransfer yang akan dapat diterapkan pada jalur kerja yang baru.

Nama jabatan dan uraian pekerjaan sebagai seorang desainer UX mungkin tidak dapat mengesankan sebagai posisi Pengembang Android/iOS. Namun pengalamanmu dengan pengembangan software dan pengetahuan akan bahasa pemrograman bisa.

2. Celah Resume

"Resume fungsional bagus ketika seorang kandidat entah kembali ke dimana mereka memulai karirnya, atau jika ada jeda dalam riwayat kerjanya, seperti jika mereka merawat orang tua yang sakit atau mengasuh anak", kata Bill Humbert, Recruiter and Talent Acquisition Consultant.

Itu juga bagus untuk secara diam-diam menyajikan riwayat pekerjaan dengan jeda karena PHK. Kamu dapat melakukan ini dengan membuat riwayat pekerjaan tanpa keterangan bulan, seperti perbandingan di bawah ini:

Dengan Bulan

  • Desainer Grafis, XYZ Productions, Mei 2009 - Oktober 2012.
  • Desainer Grafis, ABC Web Design LLC, April 2013 - Sekarang.

Versus Tanpa Bulan

  • Desainer Grafis, XYZ Productions, 2009 - 2012.
  • Desainer Grafis, ABC Web Design LLC, 2013 - Sekarang.

Pada contoh di atas, jeda lima hingga enam bulan tidak terlalu jelas karena hanya tahun yang ditampilkan. Sayangnya, ini bukanlah strategi yang sangat mudah, karena perekrut yang membaca ratusan resume sehari terbiasa dengan taktik ini. Itu hanyalah strategi band-aid untuk mengecilkan kesenjangan kerja cukup bagi perekrut untuk melihat potensimu.

Untuk menghindari kebingungan dan anggapan sepihak dari perekrut, cantumkan cover letter singkat yang menjelaskan kesenjangan masa kerja. Jangan takut untuk menceritakan kebenarannya. Perekrut itu juga manusia, jadi mereka mengerti PHK, restrukturisasi, dan kebutuhan untuk merawat orang tua.

3. Lulusan Baru Dengan Pengalaman Kerja Yang Terbatas

Resume kronologikal tidak cocok bagi lulusan baru karena mereka tidak memiliki banyak pengalaman. Dan dalam banyak kasus, apapun riwayat kerja yang mereka miliki tidak terkait dengan pekerjaan yang sedang mereka lamar, atau tidak dianggap sebagai 'pengalaman sambil berkerja' oleh perekrut karena itu bagian dari kuliah, dan bukan 'pekerjaan yang sebenarnya'.

Akan lebih baik bagi lulusan baru untuk memulai resume dengan daftar skill yang dipelajari selama proyek terkait course, pengalaman sukarelawan, aktivitas ekstra kurikuler dan magang, dan kemudian secara singkat membuat daftar pencapaian akademik dan riwayat pekerjaan. Menampilkan daftar 'fotografi' pada riwayat kerja kemudian mencantumkan koran sekolah sebagai 'pemberi kerja' tidak akan terlalu menarik perhatian pemberi kerja.

Creative skills-based resume template
Template resume fungsional yang kreatif.

4. Satu Pemberi Kerja, Berbagai Macam Peran

Mungkin kamu beruntung untuk mendapatkan pekerjaan yang bagus dalam sebuah perusahaan yang solid yang tahu bagaimana memperlakukan karyawannya. Jadi kamu bertahan di situ bertahun-tahun. Namun itu tidak berarti kamu tidak bertumbuh dalam bidangmu.

Kamu mungkin telah memegang posisi yang berbeda, berkerja dalam departemen yang berbeda dan memperoleh berbagai macam skill, bahkan jika kamu tetap berada dalam satu perusahaan.

Karena kamu hanya memiliki satu pemberi kerja, sebuah format kronologikal yang bergantung pada progress karir dan menyebutkan perusahaan yang berbeda-beda dalam riwayat pekerjaan tidak akan adil dengan itu. Sebuah resume yang berbasis skill, pada sisi yang lain, menekankan pencapaian dan skill. Itu juga membantumu mengesampingkan keraguan tentang apa yang 'mungkin kamu lewatkan', sebagai hasil berkerja sepenuhnya untuk satu perusahaan.

5. Kandidat Yang Bergantung Pada Portofolio

Marissa Klein, pendiri Choice Personnel Inc agen tenaga kerja, menjelaskan mengapa desainer harus menggunakan sebuah resume fungsional dan tidak terlalu bergantung pada portofolio saja:

Jika kamu mengirimkan sebuah resume dan portofolio langsung ke hiring manager—bukan ke perekrut yang memperkerjakan berbagai posisi dalam industri yang berbeda—ada kemungkinan besar bahwa hiring manager berpengalaman dalam memperkerjakan dalam basis sebuah portofolio. Namun jika kamu melamar secara online, mengupload ke dalam sebuah platform, atau mengirimkan ke perekrut, kamu HARUS memiliki resume fungsional untuk dilihat dan direview dengan benar.
Resume fungsional untuk desainer harus tampak lebih korporatdengan peran, skill, dan tanggal dimana HR secara tradisional berharap untuk melihatnya. Dan bukan hanya sebuah daftar proyek acak.

Sudut Pandang Perekrut

Perekrut yang saya ajak bicara tentang tutorial ini terbagi saat itu tentang resume fungsional. Beberapa perekrut mengatakan bahwa dengan menggunakan format ini, khususnya ketika kamu tidak berganti pekerjaan atau bidang kerja bukanlah sebuah keuntungan bagi pelamar. Yang lainnya mengatakan itu lebih sedikit dari format yang biasa dalam beberapa keadaan namun merupakan format yang tepat bagi beberapa posisi pada level tinggi.

Berikut Apa Yang Harus Mereka Katakan

Bill Humbert, Recruiter and Talent Acquisition Consultant berkata:

Secara umum, saya tidak terkesan dengan resume fungsional karena susah untuk menentukan kapan kandidat melakukan tugas yang spesifik. Namun, kebanyakan manager menyukai resume kronologikal untuk alasan yang sama.

Bernard Morgan, General Manager of Computer Recruiter berkata:

Resume fungsional berkerja dengan baik untuk posisi senior management, dimana apa yang dapat kamu lakukan lebih penting daripada apa yang telah kamu lakukan. Jelas bahwa latar belakang pekerjaan merupakan sebuah fondasi yang penting, jadi kamu harus cukup mencantumkan detail untuk mendukung lamaranmu.

Michelle Riklan, mantan Senior HR Manager dan kini Penulis Resume, setuju:

Uraian pekerjaan untuk CEO dan eksekutif senior bervariasi dan luas. Resume fungsional lebih disukai untuk peran senior karena itu memberikan mereka kebebasan untuk menampilkan pencapaian di depan dan pusat resume - entah itu peningkatan penjualan sebesar 25%, pertumbuhan dari 1 M menjadi 1 T, atau pembukaan kantor baru di luar negeri - jadi itu tidak hilang dan tenggelam di dalam uraian pekerjaan mereka yang luas.

Menuliskan Resume Fungsional Milikmu

Sekarang kita akan memasuki intisari penulisan resume. Dalam section ini, saya akan memecah bagian-bagian dasar sebuah resume berbasis skill kemudian menjelaskan tujuannya dan jenis pendekatannya. Ketika tersedia, saya juga akan menunjukkanmu snippet bagaimana elemen tersebut terlihat dalam resume sebenarnya. Nama dan informasi pribadi lainnya dikaburkan atau diubah.

Download lembar kerja Kata-Kata Ampuh Dalam Menulis Sebuah Resume Fungsional secara gratis sebelum memulai.

1. Informasi Kontak

Cantumkan nama, nomor telefon, alamat email profesional—tolong jangan gunakan username seperti partygirl_21. Kamu dapat juga mencantumkan URL website dan portofolio di sini.

2. Rangkuman

Itu adalah bagian kedua resume, ditempatkan langsung di bawah nama dan detail kontak. Itu juga disebut "Rangkuman Profesional", "Sorotan Karir" atau bahkan "Profil Pribadi" dalam hal tertentu. Karena kamu hanya memiliki enam detik untuk menangkap perhatian perekrut, rangkuman harus menjelaskan hal paling menarik perhatian dan paling mengesankan tentang kamu sebagai karyawan.

Kamu dapat menggunakan daftar bullet, narasi orang pertama, atau menulisnya dari sudut pandang orang ketiga. Yang terakhir direkomendasikan untuk posisi manajerial dan eksekutif.

Functional resume summary example
Tangkap perhatian perekrut dengan sebuah pertanyaan.

Perhatikan bagaimana contoh di atas menarik perhatianmu dengan menanyakan sebuah pertanyaan, sesuatu yang tidak dilakukan oleh banyak resume. Berdasarkan Riklan, yang disebutkan oleh penulis resume sebelumnya, Ned mendapatkan posisi level yang lebih senior dengan bantuan resume ini.

Skill-based resume first person summary example
Rangkuman resume untuk seorang profesional IT yang ditulis dengan pandangan orang pertama.
Functional Resume Summary Professional Designer
Rangkuman orang pertama casual untuk seorang desainer grafis dan fashion.

3. Skills

Skill dapat dikategorikan ke dalam tiga jenis:

  1. Terkait-pekerjaan: dipelajari di sekolah atau pada pekerjaan, dan terkait dengan posisi target. Sebagai contoh, skill seorang Desainer mungkin mencantumkan pengetahuan Adobe Creative Suite, pemahaman kompabilitas antar browser, dan kelancaran dalam HTML dan CSS.
  2. Skill yang dapat dipindahkan: Dapat diterapkan ke berbagai peran dan industri, dan secara umum ditekankan ketika kamu berada dalam transisi karir. Skill yang dapat dipindahkan dapat berupa terkait orang, seperti mengatur sebuah team, berkomunikasi dengan baik, atau bernegosiasi. Namun itu dapat juga berupa tugas umum, seperti mengumpulkan informasi, berkerja dengan vendor, dan manajemen perubahan. Periksa panduan ini jika kamu tidak yakin apa skill yang bisa dipindahkan itu.
  3. Skill Adaptif atau Personal: Cantumkan sifat karakter yang susah dibuktikan pada kertas namun itu penting dalam menunjukkan jenis karyawan, seperti 'seorang pemain tim yang jujur dengan sikap yang bisa-mampu'.

Kamu mungkin berpikir skill adaptif hanya penting jika kamu adalah seorang pemula dengan tidak terlalu banyak skill yang terkait kerja untuk dibanggakan. Namun dalam kenyataannya, banyak pemberi kerja mencari kandidat dengan sebuah campuran yang bagus akan tiga skill di atas. Lagipula, untuk banyak posisi tidak sulit untuk menemukan kandidat dengan skill terkait-kerja yang benar. Apa yang sulit adalah menemukan orang yang dapat berkerja dengan baik dengan tim mereka dan mengerti kebudayaan korporat perusahaan.

Skills-based cv resume
Template resume / cv fungsional, untuk menampilkan skillmu ke pemberi kerja potensial.

Di bawah adalah sebuah contoh resume berbasis skill untuk posisi Direktur IT, yang telah diubah untuk fokus pada kepemimpinan, negosiasi, dan kemampuan IT. Semua skill yang dapat dipindahkan dan kepemimpinan terkait IT berada di bagian atas, sementara skill teknis dirinci dan dikelompokkan di bawahnya.

Functional resume skills for IT director
Bagian skill sebuah resume fungsional untuk Direktur IT.

Resumemu harus dikaitkan dengan pekerjaan yang sedang kamu lamar sehingga pastikan skill yang berada dalam iklan juga dicantumkan dalam resumemu. Dan jika bisa, dukung dengan pengalaman spesifik dan 'kata-kata ampuh' sehingga itu tidak tampak seperti kamu menyalin dari iklan kerja.

Berikut adalah contoh uraian pekerjaan: "Pengetahuan ahli tentang Adobe Creative Suite, InVision, Sketch, atau tools sejenis"

Sekarang diubah dengan pengalaman pribadi dan 'kata-kata ampuh' dalam resumemu: "Membuat grafis dan desain untuk flyer restoran, brosur travel, dan acara marathon menggunakan Adobe Creative Suite, Sketch, dan InVision".

4. Pencapaian

Hanya cantumkan pencapaian yang terkait dengan posisi targetmu. Pemberi kerja tidak akan peduli jika kamu telah memenangkan kontes memakan hotdog dalam pekerjaan sebelumnya, namun mereka peduli tentang penghargaan untuk kepemimpinan, layanan yang baik kepada perusahaan dan hal-hal yang terkhusus dengan pekerjaan lainnya.

Jika kamu dalam transisi, katakanlah dari pelayanan kesehatan ke turisme, saya menyarankan mengganti kata-kata spesifik untuk industri dengan istilah umum. Kata-kata seperti 'pasien' dan 'dokter' dapat diganti dengan 'klien' sehingga perekrut tidak akan mengira pencapaianmu hanya dapat diterapkan dalam industri pelayanan kesehatan. Jangan lupa untuk mengkuantifikasi pencapaianmu melalui persentase, waktu yang dihemat, atau nilai moneter.

Formula Umum Dalam Menulis Pencapaian:

  • Situasi + Apa yang kamu lakukan + Hasil
  • Tantangan kerja + Tindakan + Hasil
  • Hasil akhir + Kenapa itu diperlukan (situasi) + Tindakan

Tanyakan Pertanyaan di Bawah Ini Untuk Menentukan Pencapaianmu:

  • Apakah saya pernah menerima penghargaan atau pengakuan khusus untuk pekerjaanku?
  • Apakah saya pernah meningkatkan efisiensi atau prosedur tertentu dalam pekerjaan saya?
  • Apakah saya membantu tim menghemat uang atau mencapai lebih banyak dengan pengeluaran lebih sedikit?
  • Apakah saya pernah memenangkan klien atau proyek baru untuk tim?
  • Apakah saya pernah memimpin atau mengatur sebuah tim untuk proyek tertentu?
  • Apakah saya mengidentifikasi sebuah masalah yang tidak disadari siapapun? Apakah saya pernah mencegah sebuah issue meningkat?
  • Apakah saya pernah dipromosikan?
  • Apakah saya pernah mengajarkan rekan tim saya skill baru?

Letakkan pencapaianmu dalam sebuah daftar bullet, dan jika perlu, kelompokkan berdasarkan tiga atau empat skill paling top untuk pekerjaanmu. Pencapaianmu dapat juga digunakan untuk membuktikan skill yang berada dalam resumemu.

Functional Resume Accomplishments Example
Berikut adalah sebuah contoh dari seorang lulusan baru dengan beberapa proyek freelance yang dilakukannya.

5. Riwayat Pekerjaan

Jika kamu dalam transisi atau memiliki pengalaman kerja yang terbatas, jangan lupa untuk mencantumkan magang, proyek pribadi dan kerja sukarela dalam section ini. Tidak ada yang mengatakan riwayat kerjamu harus terbatas pada peran yang dibayar.

Clean skills-based functional resume template
Template resume fungsional, yang menekankan skill, pengalaman, dan proyek secara luas, dibandingkan riwayat pekerjaan.

Jika kamu seorang freelancer atau telah berkerja pada paruh waktu yang beragam atau pekerjaan berbasis proyek, kamu dapat membuat daftar riwayat pekerjaan secara kronologis. Cukup tuliskan nama organisasi tempatmu berkerja, durasi kerja, dan deskripsi singkat untuk tiap proyek atau pekerjaan.

6. Pendidikan dan Pelatihan

Buat daftar gelar yang kamu miliki, jurusan dan tempat kuliah. Cantumkan seminar, course online, dan pelatihan juga. Jika kamu berbicara bahasa yang lain, kamu dapat menambahkannya di sini atau pada section skill.

Education and training section example
Contoh section pendidikan dan pelatihan.

Apakah kamu memasukkan tanggal kelulusan atau tidak itu terserah padamu. Jika kamu lulus lebih dari 20 tahun yang lalu, beberapa perekrut mengatakan tidak memasukkan tanggal meminimalkan risiko tentang faktor usia.

Functional resume education without dates
Contoh section pendidikan tanpa tanggal.

Tambahkan Daya Tarik Dengan Ekstra Berikut

Resume fungsionalmu sekarang sudah lengkap. Kamu dapat mengirimkannya seperti itu, atau mempercantiknya dengan penguat kredibilitas ekstra berikut. Jangan takut untuk menjadi kreatif. Cukup ingatlah bahwa semua yang kamu tambahkan akan meningkatkan imagemu terhadap pemberi kerja potensial.

Pertimbangkan hal - hal berikut:

  • Portofolio: Thumbnail portofolio-mu atau link websitemu.
  • Testimonial: Referensia biasanya 'tersedia berdasarkan request' dan hanya ditanyakan jika kamu berada pada tahapan terakhir proses lamaran. Tetapi tidak ada yang mengatakan kamu tidak dapat meletakkan kata yang bagus tentang dirimu sendiri, lebih awal.
  • Link: Tambahkan link akun Github, LinkedIn, atau situs networking profesional lainnya.
  • Download lembar kerja tentang Kata-kata Ampuh Untuk Menulis Sebuah Resume Fungsional secara gratis, yang mencantumkan daftar periksa resume untuk memastikan kamu mengenai semua poin-poin yang benar.

Gunakan Sebuah Template Resume Fungsional

Kamu memiliki sejumlah template resume profesional yang tersedia untuk dibayar pada Graphic River. Mereka memiliki berbagai fitur untuk membuat sebuah resume kronologikal, resume fungsional, atau resume kombinasi.

Professional resume templates on GraphicRiver
Template resume profesional, tersedia untuk dibeli di Graphic River.

Banyak dari template ini juga memiliki pilihan kreatif tambahan untuk menampilkan portofolio, termasuk template cover letter yang didesain dengan baik, dan banyak lagi. Semua fitur ini dapat membantumu menonjol secara visual dan mendapatkan pekerjaan yang kamu lamar!

Skills-based resume template
Mono Resume: Sebuah template resume fungsional yang memuat skill, tersedia di Graphic River.

Sumber

Kredit Grafis: Icon Resume didesain oleh Nicholas Menghini, dari Noun Project.

Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.