Unlimited Powerpoint templates, graphics, videos & courses! Unlimited asset downloads! From $16.50/m
Advertisement
  1. Business
  2. Business
Business

Cara Untuk Mencipatakan Sebuah Lingkungan Kerja yang Positif untuk Bisnis Anda

by
Difficulty:BeginnerLength:LongLanguages:

Indonesian (Bahasa Indonesia) translation by Imam Firmansyah (you can also view the original English article)

Apakah perusahaan anda memiliki sebuah lingkungan kerja yang postif? Apakah pegawai anda bahagia dan bangga bekerja dengan anda?

Jika jawabannya adalah "tidak", atau anda tidak yakin, maka baca terus untuk menemukan apa yang membuat lingkungan kerja yang positif, mengapa ini menjadi penting, dan bagaimana cara yang dapat anda lakukan untuk menicptakan sebuah lingkungan yang lebih positif untuk pegawai anda, baik di kantor, eceran (retail) ataupun tempat kerja industri.

Dengan melakukannya akan memperoleh hasil yang jelas untuk bisnis anda, seperti produktifitas yang meningkat, pergantian karyawan yang lebih rendah, dan bahkan biaya tunjangan kesehatan yang lebih rendah.

Positive work environment
Pegawai yang bahagia cenderung untuk melakukan perkerjaan dengan lebih baik. (Sumber: Envato Elements)

Namun hal ini tidak semudah kedengarannya. sebagai seorang manajer, anda tidak dapat membujuk orang untuk tersenyum atau hanya dengan mengatakan kepada mereka untuk menjadi lebih positif. Anda perlu menggunakan seluruh pendekatan yang berbeda-beda itu, ketika disatukan, akan membantu menciptakan sebuah lingkungan kerja yang positif. dalam tutorial ini, anda akan mempelajari bagaiamana cara yang tepat untuk melakukannya.

Mengapa Sebuah Lingkungan Kerja yang Positif itu Penting?

Sebelum kita masuk ke dalam bagian-bagian yang spesifik dari menciptakan sebuah lingkungan kerja yang positif, mari kita lihat keuntungannya.

Ilmunya jelas ada disini : Sebuah lingkungan kerja yang lebih positif membawa produktifitas yang lebih besar. Seperti sebuah ulasan artikel Bisnis Harvard yang menyimpulkan:

"Sebuah badan penelitian yang besar dan terus berkembang mengenai psikologi organisasi positif menunjukkan bahwa bukan hanya lingkungan kejam yang berbahaya bagi produktivitas dari waktu ke waktu, tetapi lingkungan yang positif akan menghasilkan manfaat yang dramatis bagi pengusaha, pegawai, dan profit."

Keuntungan itu terbagi menjadi beberapa bentuk:

  1. Pegawai bahagia yang bekerja dalam sebuah lingkungan kerja yang positif cenderung lebih terikat dan menjalani pekerjaan dengan lebih baik.
  2. Tempat kerja yang positif memiliki tingkat ketidakhadiran yang lebih rendah.
  3. Orang-orang cenderung tidak pergi ketika mereka bekerja di suatu tempat dengan lingkungan kerja yang baik, yang artinya unutk bisnis biaya pergantian karyawan menjadi lebih rendah.
  4. Dalam sebuah tempat kerja yang positif, orang-orang lebih sedikit stres, artinya biaya tunjangan kesehatan lebih rendah jika anda menyediakan asuransi kesehatan bagi karyawan anda.
  5. Karyawan yang positif menyediakan pengalaman yang jauh lebih baik bagi pelanggan anda, membawa ke tingkat kepuasan pelanggan yang lebih tinggi dan bisnis yang berulang.

Serta manfaat profit, tentu saja, terdapat hadiah yang kurang terang / jelas. Saat anda membuat atau mengelola sebuah bisnis, anda bertanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang belasan atau mungkin ratusan orang akan menghabiskan sebagian besar hidup mereka.

Anda dapat memilih seperti apa pengalaman itu nantinya. Apakah anda ingin menjadikannya menyedihkan dan tidak percaya diri, dengan sebuah budaya menyalahkan dan menyerahkan uang? saya meragukannya. Anda mungkin ingin orang - orang menikmati datang bekerja, untuk merasakan perasaan bangga dan loyalitas dalam bekerja dengan anda, dan untuk membentuk hubungan yang dekat dengan rekan-rekan mereka.

Bagaimana cara anda mencapainya? Kita akan melihat 12 Teknik yang telah dicoba dan dipakai pada bagian selanjutnya.

Apa yang Membuat sebuah Lingkungan Kerja menjadi Positif

Sekarang kita sudah melihat mengapa membuat sebuah lingkungan kerja yang positif itu penting, mari kita lihat bagaimana cara mencapainya. Di bagian ini, anda akan menemukan 12 teknik untuk membantu perkembangan sebuah lingkungan kerja yang positif dimana karyawan anda merasa bahagia, dihargai, dan sepenuhnya terlibat.

1. Menigkatkan Ruang Kerja Fisik

Berapa temperatur warna pencahayaan di kantor anda? Tidak apa-apa jika anda tidak tahu itu - hal itu bukanlah sesuatu yang dipikirkan oleh kebanyakan pemilik bisnis. Namun penelitian menunjukkan bahwa cahaya yang lebih dingin sejuk membuat orang lebih produktif, sementara cahaya yang lebih hangat membuat mereka merasa lebih nyaman dan rileks.

Jadi pertimbangkanlah memiliki pencahayaan yang lebih sejuk di ruang kerja utama, dan cahaya yang lebih hangat di ruang istirahat atau kafetaria. Anda dapat memperoleh cahaya yang lebih sejuk dengan meningkatkan jumlah cahaya alami atau dengan memasang bohlam khusus "kebiruan", sementara cahaya yang lebih hangat berasal dari lampu oranye atau kuning.

Pertimbangkan juga hal-hal seperti kualitas udara-apakah pendingin ruangan (AC) atau sistem pemanas ruangan anda sering diperiksa secara teratur, dan apakah filternya sudah dibersihkan? Kualitas udara yang buruk mempengaruhi konsentrasi dan mengurangi tingkat energi.

2. Menyediakan Fasilitas yang Ramah untuk Karyawan.

Serta memperbaiki lingkungan kerja utama, juga mempertimbangkan penyediaan fasilitas yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan. Contohnya, anda dapat menawarkan fasilitas perawatan anak, gym, kelas yoga, makanan dan minuman sehat, dan lain-lain.

Anda mungkin berpikir bahwa hal-hal itu terdengar mahal, namun anda dapat menerapkan beberapa dari hal itu bahkan dengan budget yang sedikit(kecil). Bahkan jika anda tidak dapat melakukan peregangan ke pusat kebugaran yang lengkap, contoh, anda dapat menggunakan ruang rapat dan menyesuaikannya dengan alas olahraga dan beberapa peralatan dasar dengan biaya yang rendah. Bahkan anda mungkin memiliki seorang staf yang dapat memimpin kelas yoga atau meditasi pada jam makan siang, atau anda dapat memperkerjakan seseorang tanpa menyalahi aturan perbankan. Dan bahkan jika anda tidak dapat membangun sebuah kantin yang lengkap, anda dapat memesan buah dan cemilan sehat dari pedagang lokal.

Sedikit berjalan jauh disini. Yang penting adalah meski tidak memiliki peralatan canggih, namun menunjukkan bahwa anda peduli pada karyawan anda sebagai manusia, bukan hanya sebagai alat produksi, dan melakukan yang terbaik untuk menyediakan fasilitas yang menjamin peningkatan kesejahteraan mereka.

3. Memberikan Otonomi

Salah satu cara terbaik untuk meciptakan lingkungan kerja yang positif adalah memberi otonomi kepada karyawan anda. Hindari mengatur mereka secara berlebihan, dan sebagai gantinya, beri mereka ruang dan kebebasan untuk membuat keputusan, menyumbang ide, mengelola beban kerja mereka sendiri, dan bekerjalan tanpa mengawasi terus-menerus. Hasilnya akan lebih bahagia, lebih mengikat karyawan yang berkontribusi dalam sebuah tempat kerja yang lebih positif.

Mau bukti untuk itu? Sebuah penelitian terhadap 20,000 pekerja selama dua tahun ditemukan bahwa mereka yang memiliki otonomi lebih banyak mengalami kepuasan dan kesejahteraan pekerjaan yang lebih besar.

Anda mungkin perlu melakukan perubahan ini secara bertahap. Jika orang sudah terbiasa dengan pengawasan ketat, perubahan mendadak untuk menyelesaikan otonomi dapat menyebabkan kebingungan dan hilangnya semangat kerja. Tetapi jika Anda secara bertahap melonggarkan kendali dan memungkinkan orang untuk lebih bertanggung jawab atas bagaimana mereka melakukan pekerjaan mereka sendiri, Anda akan melihat dampak positif pada budaya tempat kerja.

4. Meningkatkan Komunikasi

Komunikasi yang buruk adalah akar dari begitu banyak masalah untuk bisnis baik kecil maupun besar. Sebuah survey membuktikan bahwa 86% responden menyalahkan kurangnya kolaborasi atau komunikasi yang tidak efektif sebagai kegagalan di tempat kerja.

Ketika orang tidak tahu apa yang diharapkan dari mereka atau apa arah perusahaan, mereka menjadi ragu-ragu dan melepaskan diri. Ketika mereka tidak berkomunikasi dengan baik satu sama lain, kesalahpahaman terjadi, dan lingkungan tempat kerja akan menjadi sangat tidak akan positif.

Untungnya, ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan komunikasi, mulai dari menggunakan alat teknologi hingga membangun mekanisme umpan balik dan mempraktikkan resolusi konflik. Untuk mempelajari semua teknik tersebut, baca tutorial ini:

5. Membuat Pelatihan & Pengembangan Peluang

Tebak? Karyawan anda sangat tidak akan menjadi positif dalam bekerja untuk anda jika mereka kekurangan kesempatan untuk belajar dan mengembangkan keterampilan mereka.

Tunjukkan kepada mereka bahwa Anda menghargai mereka dan ingin membantu mereka meningkatkan dan bergerak maju dalam karir mereka, di sisi lain, dan Anda akan memiliki tenaga kerja yang lebih bahagia. Sebuah survey dari getbridge.com menemukan bahwa memiliki budaya belajar dalam suatu organisasi adalah penggerak keterlibatan dan loyalitas karyawan nomor satu.

Pelatihan juga tidak perlu mahal. Tentu, Anda dapat menyewa perusahaan pelatihan yang mahal atau mensponsori biaya kuliah karyawan jika Anda memiliki anggaran untuk itu. Tetapi jika Anda tidak melakukannya, Anda dapat mengejar opsi dengan biaya rendah seperti pelatihan internal, mentoring, dan program pelatihan online yang terjangkau seperti Envato Tuts+.

Untuk mempelajari lebih lanjut tentang semua opsi ini, serta langkah-langkah yang terlibat dalam pembuatan inventaris keterampilan individu dan rencana pelatihan untuk setiap karyawan, lihat tutorial berikut:

6. Kenali Prestasi

Ketika orang melakukan pekerjaan dengan baik, mereka ingin diakui untuk itu. Budaya kerja di mana baik manajer maupun rekan kerja secara teratur mengakui pencapaian orang cenderung menjadi tempat yang positif untuk bekerja.

Namun, berhati-hatilah bagaimana Anda melakukannya. Sebuah Studi dari Harvard Business School yang menarik menemukan bahwa program penghargaan untuk kehadiran yang baik di sebuah perusahaan industri menyebabkan 1,4% penurunan keseluruhan dalam produktivitas. Beberapa karyawan menemukan cara untuk memainkan sistem dan memenangkan penghargaan, sementara karyawan yang sudah memiliki kehadiran sempurna termotivasi dengan melihat orang lain memenangkan penghargaan atas apa yang mereka anggap normal.

Pelajaran: berhati-hatilah bagaimana Anda merancang program pengenalan, dan pertimbangkan pengaruhnya tidak hanya pada orang yang diakui tetapi juga pada mereka yang tidak diketahui.

Untuk lebih lanjut tentang ini dan masalah SDM lainnya, lihat tutorial berikut:

7. Berikan Hadiah yang Berwujud

Penelitian menunjukkan bahwa banyak karyawan yang tidak termotivasi oleh uang, namun buka berarti bahwa uang itu tidak penting. Menghargai orang dengan benar untuk pekerjaan mereka adalah cara untuk menunjukkan rasa hormat terhadap apa yang mereka lakukan dan mengkomunikasikan kepada mereka bahwa mereka dihargai sebagai karyawan. Dan mendapatkan kenaikan atau bonus dijmin akan cukup membuat orang tersenyum!

Seperti halnya pengakuan, yang penting adalah melakukannya dengan cara yang benar. Jika Anda hanya memberikan kenaikan gaji, Anda dapat mengirim pesan bahwa kinerja tidaklah penting dan menurunkan motivasi karyawan Anda. Lebih baik menghubungkan pembayaran dengan kinerja, menggunakan kenaikan gaji dan bonus sebagai alat untuk menghadiahi kinerja yang baik. Anda juga dapat menghubungkannya dengan kinerja perusahaan secara keseluruhan. contoh, dengan memulai program bagi hasil sehingga karyawan mendapat manfaat ketika bisnis berjalan dengan baik.

Untuk lebih lanjut tentang memberikan pembayaran yang kompetitif, lihat tutorial berikut:

8. Mengizinkan Peraturan Kerja yang Fleksibel

Keseimbangan dalam kehidupan kerja merupakan isu yang hangat dalam bisnis, dan untuk alasan yang baik. Ketika orang-orang memiliki keseimbangan yang baik antara pekerjaan dan sisa hidup mereka, mereka cenderung memiliki kinerja yang lebih baik, berada dalam bentuk fisik yang lebih baik, dan menjadi lebih positif tentang pekerjaan mereka.

Ada banyak teknik untuk mencapai keseimbangan antara kehidupan kerja yang lebih baik, namun hal itu memungkinkan karyawan untuk memanfaatkan peraturan kerja yang sifatnya fleksibel adalah salah satu cara yang paling efektif. Degan membiarkan orang menyesuaikan pekerjaan mereka diantara komitmen mereka yang lain, anda dapat membantu mereka untuk menjalani kehidupan yang lebih total, lebih kaya, untuk melakukan apapun yang penting bagi mereka, dan untuk berkontribusi pada lingkungan kerja yang positif.

Untuk lebih lanjutnya, lihat tutorial berikut:

9. Mendorong Hubungan yang Lebih Kuat

Kita adalah makhluk sosial (bahkan mereka yang merupakan introvert sekalipun), dan kita berkembang ketika kita memiliki hubungan yang kuat dan sehat dengan anggota lain dari grup manapun yang kita ikuti. Jadi seharusnya bukan hal yang mengejutkan karena mendorong / mengajak karyawan anda untuk mengembangkan persahabatan akan memiliki dampak positif pada lingkungan di tempat kerja.

Ini tidak mudah dilakukan, tentu saja. Anda tidak bisa memaksa orang untuk saling menyukai. Tetapi Anda dapat menciptakan peluang untuk menjalin pertemanan. Anda dapat mengatur kegiatan dan acara tamasya, misalnya, atau mendorong karyawan untuk bertemu di agenda informal lain di luar tempat kerja. Anda dapat mentraktir tim makan siang bersama di sebuah restoran lokal yang enak (mungkin tanpa kehadiran manajer atau dalam grup yang lebih kecil jika itu bisa membantu orang-orang menjadi lebih rileks / santai).

Cobalah untuk mengatur berbagai acara untuk menarik orang yang berbeda. Misalnya, minuman setelah bekerja pada hari Jumat sangat bagus, tetapi juga cobalah untuk melayani orang-orang yang tidak minum alkohol atau yang memiliki komitmen keluarga yang membuat sulit untuk tetap keluar larut malam.

10. Memupuk Keberagaman & Keikutsertaan.

Bagaimana Anda bisa memiliki lingkungan kerja yang positif ketika jenis orang tertentu dikecualikan atau dibuat merasa tidak diterima?

Penting untuk memastikan bahwa usaha anda dalam menciptakan tempat kerja yang lebih baik memperhitungkan kebutuhan semua karyawan anda, tanpa memandang usia, ras, jenis kelamin, dan dimensi keberagaman lainnya.

Mungkin pada awalnya tidaklah mudah, namun hal ini akan membawa kita ke tempat kerja yang lebih positif, terbuka dalam jangka waktu yang panjang. Ini adalah Topik yang besar, namun anda dapat mencari tahu lebih banyak tentang hal ini dalam serial kami tentang meningkatkan keberagaman dalam bisnis anda.

11. Sampaikan Alasannya

Penelitian menunjukkan bahwa makna dan tujuan adalah hal penting dalam memupuk lingkungan kerja yang positif. Dalam pekerjaan seperti dalam kehidupan, orang akan lebih bahagia dan lebih terlibat saat mereka memiliki visi masa depan yang penuh arti dan memiliki tujuan/arah.

Sehingga penting untuk memastikan bahwa karyawan mengerti bagaimana pekerjaan mereka cocok/sesuai dalam gambaran yang lebih besar. Artinya bukan hanya berkomunikasi dengan mereka prihal strategi, namun juga menjadikan target-target mereka selaras dengan target perusahaan yang lebih luas, sehingga setiap orang menyadari kontribusi mereka. Jika mereka memahami itu, mereka cenderung lebih positif terhadap pekerjaan mereka.

Contohnya, bekerja dalam memelihara dan memperbarui sistem komputer, bisa tampak abstrak dan tidak berarti, namun jika karyawan mengerti bahwa kesehatan sistem sangat penting bagi perusahaan untuk mencapai tujuannya dan bahwa banyak karyawan dan pelanggan yang bergantung pada hal tersebut, maka pekerjaan tersebut membutuhkan lebih banyak makna dan tujuan, dan karyawan cenderung mendekatinya dengan perilaku yang positif.

12. Dengarkan!

Di tutorial ini, saya sudah memberikan beberapa teknik utama untuk menciptakan sebuah lingkungan kerja yang positif. Teknik ini harus bekerja dalam variasi / ragam bentuk bisnis dan industri.

Namun juga terdaat beberapa hal spesifik yang akan meningkatkan lingkungan positif dalam bisnis khusus anda. Cara terbaik untuk mengetahui apakah itu adalah dengan mendengarkan karyawan Anda sendiri. Setidaknya memberikan mereka apa yang Anda pikir mereka inginkan, tanyakan apa yang mereka inginkan.

Anda dapat melakukannya melalui survei karyawan biasa, sesi umpan balik informal, saran anonim, dan teknik lainnya. Karyawan Anda adalah orang-orang yang merasakan tempat kerja Anda setiap hari dan tahu hal apa yang akan meningkatkannya, jadi dengarkan mereka dan biarkan saran mereka mengarahkan upaya Anda untuk memperbaiki lingkungan kerja.

Kesimpulan

Di tutorial ini, anda menemukan 12 teknik dalam menciptakan sebuah lingkungan kerja yang positif. Anda sudah melihat hal apa saja yang dapat membuat lingkungan kerja menjadi positif sebagai hal yang utama, dan mengapa memiliki satu dalam bisnis anda sangatlah penting.

Langkah selanjutnya adalah teruskan dan terapkan beberapa ide ini dalam bisnis Anda sendiri. Kebanyakan dari mereka cukup mudah dilakukan dengan biaya rendah, sementara yang lain mungkin membutuhkan waktu sedikit lebih lama tetapi dapat dimulai hari ini.

Jadi apa yang kamu tunggu? Cobalah beberapa gagasan ini dan lihat apakah Anda dapat menciptakan tempat kerja yang lebih baik, lebih bahagia, lebih produktif.

Advertisement
Advertisement
Looking for something to help kick start your next project?
Envato Market has a range of items for sale to help get you started.